Pernikahan Suamiku

Pernikahan Suamiku
Kecewa


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang paling sulit untuk Zidan. Kasih sayang yang ia berikan pada Bian nyatanya terbalas oleh penghianatan yang sangat menyakitkan. Benci, kecewa dan sedih bercampur menjadi satu.


Sekian lama dia merawat sepupunya yang sudah dianggap adik kandungnya sediri nyatanya begitu tega mengambil nyawa serta kehormatan calon kakak iparnya sendiri.


Diingatnya kembali malam saat Arumi meregang nyawa, Bian datang dengan baju yang basah kuyup karena kehujanan serta wajahnya yang terlihat ketakutan.


Tak pernah dia bayangkan bahwa Bian akan berbuat sekeji itu pada Arumi yang malang. Tak sedikitpun ia menaruh curiga pada adik kesayangannya yang selalu ia banggakan perihal ialah yang menjadi pelaku pembunuhan.


Bian yang dulu seorang pemabuk, dan sudah menjadi lebih baik ketika mendapatkan Nayla, ternyata sebuah alibi saja. Nyatanya hati Bian yang busuk serta otaknya yang kotor telah merubahnya menjadi monster yang menakutkan.


"Baji*gan kau! set*an! " teriak Zidan seraya memukul foto keluarga yang terpampang diruang tamu.


"Ku kira kau adalah adikku yang baik. Tak pernah sedikitpun aku menyangka bahwa kau lah pembunuh Arumi yang selalu aku cari. Setiap hari aku selalu menangisi nasibku yang menyedihkan sedangkan kau hidup enak tanpa rasa bersalah sedikitpun. Kau adalah pria breng*sek! seta*n ! bahkan set*an pun malu melihat kelakuan bejadmu Bian"


Air mata menetes dipipi putih milik Zidan. Hatinya hancur ketika mengetahui bahwa Bian adalah orang yang selama ini ia cari.


"Akan ku buat hidupmu hancur Bian! tunggu saja. Kau akan memilih kematian sebagai pilihan terbaikmu. Bahkan saat kau menatap dirimu saja dicermin kau merasa kau melihat seorang ib*lis bertubuh manusia!"


Zidan lergi menuju kamarnya dan membuka laptop yang berisi video video Bian, Clara serta Ayah.


Akun Bian sudah dia dapatkan dengan bantuan Hamdi. Saat ini rencana Zidan adalah membuat reputasi seluruh keluarga Bian hancur dengan video mesum milik keluarganya.


Dering ponsel berdatangan yang entah siapa yang memanggilnya. Beribu komentar berisikan makian juga cacian dari seluruh pengguna media sosial kini tengah menyerang akun milik Bian yang sengaja dipakai Zidan.


Bian yang kala ini tengah tak sadarkan diri dirumah sakit, hanya tahu bahwa hanya satu video mesum antara istri dan ayah kandungnya.


Hingga saat ia terbangun, dirinya berada didalam ruang keamanan bersama beberapa polisi dan satpam rumah sakit.


Belum sempat ia mendapatkan kesadaran penuh, dengan cepat polisi memborgol tangannya lalu menyeret tubuh Bian untuk segera masuk kedalam mobil patroli.


"Kenapa saya diborgol pak? saya gak salah! jala*ng itu yang harusnya ditahan pak bukan saya" teriak Bian.


"Anda kami tahan karena telah menganiyaya sodara Clara hingga dia mengalami beberapa luka akibat pukulan yang anda lakukan. Silahkan ikut kami ke kantor untuk memberikan penjelasan"


"Sialan! kalian gak tahu bagaimana hancurnya saya ketika melihat jala*ng itu tidur dengan ayah saya sendiri. Dia istriku yang diberikan ayah ditempat kotor! kalian harusnya menahan wanita murah*an itu dan menghabisi nyawanya!"


Beberapa kali Bian berontak saat tangannya mulai diseret oleh polisi. Hentakan kaki serta teriakannya membuat orang orang yang berada di luar rumah sakit berkerumun serta meneriaki kelakuan Bian.


Tubuh Bian ditarik paksa dengan borgol yang melekat ditangannya. Matanya merah dan wajahnya yang terlihat kusut membuat dirinya seperti penjahat.


"Dasar pria edan! istri sendiri disiksa, gak punya hati banget jadi orang!" teriak ibu ibu tepat saat Bian melewati tubuhnya.

__ADS_1


"Diam kau gendut! kau tak tahu perkara ini jadi jangan kau ikut campur!"


Seluruh orang bersorak kearah Bian yang menatap nyalang pada mereka hingga akhirnya tubuh Bian masuk kedalam mobil patroli dengan polisi yang duduk disebelahnya.


Saat ini Clara tengah terbaring lemah didalam rumah sakit. Tubuh serta mukanya terdapat bekas pukulan dan tamparan yang membuat wajahnya bengakak tak berbentuk. Tangannya yang tertancap jarum infus semakin membuat dirinya terlihat menyedihkan.


Ibu Widya yang samoai saat ini belum mengetahui alasan Bian berbuat seanarkis ini kepada istrinya sendiri, dengan setia menemani Clara dengan Siska yang duduk disebelahnya.


Kondisi Siska yang sudah pulih membuatnya bisa pulang dan kembali beraktivitas seperti biasa.


"Ibu, kenapa Mas Bian pukulin Mbak Clara?" tanya Siska pada sang ibu.


"Entahlah nak. Ibu juga gak tahu, kenapa mas mu bisa setega ini menyakiti istrinya sendiri. Ibu kasihan sama Clara yang harus menderita luka dibeberapa bagian wajahnya. Mas mu benar benar pantas ditahan polisi"


Siska yang yakin bahwa kakaknya takan pernah berbuat seperti ini jika tak ada kesalahan yang diperbuat Clara. Dia memutuskan untuk membuka ponsel dan melihat akun sosial media milik kakaknya untuk mencari jawaban.


Hingga detik kemudian, mata Siska terbuka lebar saat melihat banyak sekali video mesum milik Clara dan kakaknya yang disebar oleh akun kakaknya sendiri di internet.


Kepalanya terasa pusing dan mual melihat adegan tak senonoh yang dilakukan Clara bersama kakaknya. Hingga saat dia akan mengakhiri video tersebut, tak sengaja jarinya menekan video Clara dengan sosok yang snagat ia hormati.


Mata Siska mulai berembun dengan tangan menutup mulut. Ibu yang melihat beberapa kali Siska menggelengkan kepalanya mulai mendekat dan melihat apa yang sedang putrinya lihat.


"It...itu pasti editankan ?" tanyan ibu dengaj air mata yang mulai mengalir.


Sering kali Ibu Widya tak peduli terhadap suaminya sendiri. Namun saat melihat video pergu*mulan antara menantunya dan suaminya, hatinya memanas dan kecewa melihat adegan ranjang keduanya.


"Ibu benar benar tak menyangka bahwa Clara akan berbuat serendah ini. Padahal ibu menyayanginya dibandingkan Nayla. Mengapa dia bisa setega ini pada ibu Siska ?! mengapa!"


Hati istri mana yang tak hancur jika melihat pria yang berstatus suaminya memiliki hubungan gelap bersama perempuan lain. Bahkan keduanya sudah melakukan hubungan suami istri tanpa memikirkan perasaan istri pertamanya.


Seolah takdir tengah mempermainkannya. Ibu Widya dengan kekesalan juga kekecewaannya kini jatuh kelaintai dan menangis tersedu sedu. Siska yang melihat sang ibu menangis kini mencoba menenangkannya dengan pelukan yang ia berikan.


Jujur, sebagai anak Siska pun merasa kecewa dan malu melihat ayahnya yang dengan tega menghianati ibunya sendiri, apalagi selingkuhannya itu adalah kakak iparnya yang selalu ia bela.


Disaat Clara membuka matanya. Ibu bangkit dan menghapus kasar air mata yang dari tadi mengalir deras. Matanya yang sembab membuatnya terlihat begitu menyedihkan saat ini.


"Ada hubungan apa kau dengan suami saya?" ucap ibu datar.


"Ma...maksud ibu apa?"


"Ada hubungan apa kamu dengan suami saya" diulangnya kalimat penuh penekanan.

__ADS_1


"Akk..aku..aku"


"Ada hubungan apa kamu sama ayah mertua kamu sendiri Clara!" bentak ibu yang membuat Clara ketakutan.


Siska yang geram dengan Clara yang tak menjawab pertanyaan ibunya berjalan dengan cepat dan menampar wajah Clara dengan keras.


"Dasar kau ja*ang sialan! wanita mura*han!" Dengan brutal Siska menjambak rambut Clara dengan sangat kencang.


Perih dan sakit yang masih dirasa, kini harus bertambah saat Siska meluapkan amarahnya.


"Kau tahu ibu sangat menyayangimu dibandingkan dengan perempuan kampung itu. Mengapa kau malah menggores luka dihati ibu hah! mengapa!"


"Ku kira kau adalah kakak ipar yang baik. nyatanya kau adalah seorang wanita penjual harga diri kepada pria. Kau begitu menikmati uang haram yang kau miliki dari hasil melayani pria tua bangka itu. Aku malu bahkan jijik melihat tubuhmu saat ini yang mungkin sudah dinikmati banyak laki laki diluaran sana" sambung Siska yang mulai perlahan menjauh dari tubuh Clara.


Ibu hanya diam melihat selingkuhan suaminya yang kini terlihat begitu menyedihkan. Hatinya sudah berantakan dan tak mungkin bisa kembali utuh. Kepercayaan yang dia miliki kepada Clara nyatanya dibalas dengan penghianatan.


Saat ini dia juga merasakan apa yang dulu Nayla rasakan sebab anaknya. Rasa sakit yang ia alami belum seberapa dibandingkan ke bohongan yang ia sembunyikan dari Nayla.


Dengan uang yang ada, ibu merogoh tas yang dia pakai, lalu lemparkan beberapa lembar uang berwarna merah kewajah Clara.


"Ambilah uang ini, dan bayarlah seluruh biaya pengobatanmu disini. Saya tak sudi menunggu wanita yang jelas jelas sudah berbagi peluh dengan suami saya. Ku harap kau segera pulih dan rawatlah pria tua itu yang memberikan kehangatan untukmu"


Langkah kaki Siska dan ibu terdengar saat berjalan meninggalkan Clara yang masih mematung dengan rambut yang sudah acak acakan. Amarahnya dan kekeselannya pada seluruh keluarga suaminya kini menggebu gebu.


"Kalian takan pernah hidup bahagia setelah melakukan hal ini kepadaku. Lihat saja, akan kubuat seluruh keluargamu hancur dan bersujud dikakiku!" umpat Clara.


Kehancuran yang tengah dirasakan keluarga Bian belum seberapa dengan luka yang mereka berikan pada Nayla dan Arumi. Kejahatan yang Bian lakukan pada Nayla dan Arumi takan pernah bisa terbayarkan walaupun kematian menjadi hadiah untuk Bian.


Bian yang dengan sengaja membunuh Arumi bahkan mengambil mahkotanya walaupun Arumi sudah menangis dan memohon pada Bian yang jelas jelas berhati ibli*s.


Saat ini, Bian tengah diintrogasi oleh beberapa anggota polisi karena kejahatan yang ia lakukan terhadap Clara.


"Saudara Bian, apa yang membuat anda melakukan kekerasan terhadap saudari Clara yang merupakan istri anda?"


"Istri saya seorang pela*ur pak. Dia dengan teganya telah berkhianat dengan pria yang tak lain adalah ayah kandung saya sendiri!"


"Darimana anda tahu bahwa istri anda melakukan hal itu dengan ayah anda sendiri?"


Tangan Bian mengepal dengan kuat kala mengingat video yang ia terima dari rekan kerjanya sendiri.


"Saya mendapatkan video itu dari teman kerja pak. Saya tidak tahu dari mana teman saya mendapatkan video mesum ayah dan Clara pak"

__ADS_1


Bulir bening mulai menetes dipipinya. Betapa hancur hatinya kala mengetahui bahwa tubuh sang istri juga dinikmati ayahnya sendiri.


Pantas saja ayahnya menyuruh dia menikahi Clara yang jelas jelas seorang wanita malam.


__ADS_2