Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Kebangkitan


__ADS_3

Wilson Muller, salah satu dari 4 pelindung Keluarga Muller. Berbeda dengan Keluarga Huben yang hanya punya satu pelindung, itupun juga hanya seorang pelayan.


"Kakek, aku membawanya karena butuh Tumbuhan dan Rumput Spiritual." Thomas menjawab dengan sopan.


Wilson melirik tiga orang di belakang Thomas, tidak satupun yang memenuhi kriterianya. "Baiklah, lakukan sesukamu, aku tidak akan menganggu."


Thomas memimpin jalan menuju taman yang punya banyak Rumput Spiritual. Allen berlari dan menyentuhnya segera.


"Ini yang aku mau, baiklah ayo selesai transaksinya." Allen sedikit kehilangan akal karena berhasil menemukan Rumput Spiritual yang bisa bertahan lebih dari 3 hari.


Untuk membuktikan bahwa kemampuannya nyata, Allen mengeluarkan sebuah kuali kecil dari Cincin Penyimpanan. Dua daun rumput dimasukkan, Allen mulai mengedarkan Energi Jiwa untuk membuat sebuah pil.


Tidak butuh waktu lama untuknya memadatkan ekstrak Rumput Spiritual. Allen tersenyum dan mengambil satu pil didalam kuali.


"Cobalah, ini pil yang bisa dihasilkan dari dua daun. Jika aku punya banyak Tumbuhan Spiritual, khasiatnya bisa berlipat ganda."


Thomas mengambil pil dan langsung menelannya. Setelah masuk ke dalam lambungnya pil itu meledak dan energi alam mulai menerobos keluar.


"Apa kamu bodoh, membiarkan energi seperti itu keluar semua?" tanya Allen yang bingung melihat Thomas.


Mendengar teriakan Allen, Thomas langsung bereaksi dan menyerap pil seperti biasanya.


Wilson keluar dari persembunyiannya dan mendekati Allen. "Keterampilan yang menarik, bagaimana kalau kamu menunjukkannya lagi."


"Sebuah kehormatan bisa menunjukkan pembuatan pil pada Senior." Allen langsung melakukan proses pembuatan pil sama seperti sebelumnya.


Wilson sudah memaksimalkan fokusnya untuk melihat trik apa yang digunakan. Namun dia tidak bisa menemukan trik aneh dalam pembauran pilnya.


Tepuk tangan terdengar, Wilson tidak bisa menahan rasa kagumnya. "Mengesankan, itu benar-benar teknik yang sangat hebat."


"Terima kasih, Senior. Sepertinya ada yang ingin Anda sampaikan?" tanya Allen dengan sopan.


"Kau memang pria yang menarik, ayo ikuti aku." Wilson Muller meminta pertemuan pribadi dengan Allen.


Thomas masih menyerap energi alam, Chris dan Gong Pu masih membatu. Mereka tidak tahu harus berbuat apa, berbeda dengan Shera dan Pedro yang duduk meditasi menyerap energi alam sekitar.


Allen berjalan menuju pohon besar, Wilson berhenti di depan pohon besar itu.

__ADS_1


"Apa yang kamu rasakan di depan pohon ini?" tanya Wilson.


"Pohonnya sekarat, energi Spiritual yang terkandung dalam batangnya semakin menipis." Allen membaca pengantar sistem.


"Apa kamu tahu nama pohon ini?" tanya Wilson dengan wajah serius.


"Pohon Mahuta, salah satu pohon tertua di dunia. Bisa dikatakan pohon ini sangat tidak beruntung karena gagal menjadi Roh Pohon." Allen membaca pengantar sistem.


"Seperti yang kuduga, kau pasti monster tua yang punya banyak pengetahuan. Jadi kenapa kau mendekati Keluarga Muller?" tanya Wilson sambil melepaskan aura mematikan.


Allen mengibaskan lengannya dan semua aura mematikan bubar. "Tidak perlu curiga, aku hanya anak kemarin sore yang mendapat beberapa teknik misterius. Kedatanganku kesini semata-mata ingin mencari sekutu. Kamu paati tahu Pemberontakan Pejuang Beladiri sudah dimulai."


"Kenapa Keluarga Muller?"


"Tidak ada yang spesial, aku hanya memanfaatkan semua situasi. Ditambah lagi sekutu sekarang tidak ada yang berkonflik dengan Keluarga Muller." Allen mengatakan kebenarannya.


Wilson melirik ke arah Pohon Mahuta, tidak ada respon darinya. "Baiklah, anggap saja kamu jujur. Sekarang mari bahas bisnis antara kita berdua."


Allen dan Wilson duduk berdua, mereka membahas cara memanfaatkan Tumbuhan Spiritual dan Rumput Spiritual di tanah Keluarga Muller. Semua tumbuhan dan rumput ada di bawah pengawasan Wilson, jadi Allen harus membuatnya percaya.


Setelah berdiskusi selama 1 jam, Allen berhasil meyakinkan Wilson dan bisa kebawa 10 ribu Rumput Spiritual dan 2000 Tumbuhan Spiritual. Sebagai gantinya Allen harus memberikan pil tingkat 5 dan pil dari Rumput Spiritual.


"Tidak perlu sungkan, aku sangat menghargai kemampuanmu dalam meramu Pil." Wilson meninggalkannya dan duduk di bawah Pohon Mahuta.


Allen kembali dan menyampaikan hasil diskusinya dengan Wilson Muller. Tumbuhan Spiritual dan Rumput Spiritual langsung dimasukkan ke Cincin Penyimpanan.


Shera dan Pedro juga memasukkan sebanyak mungkin, setelahnya Allen berpamitan karena Rumput Spiritual tidak tahan lama.


Chris melirik Gong Pu dan menghela napas. "Sungguh malang nasibmu. Padahal kamu punya kesempatan yang sangat bagus, tapi malah diam saja."


Gong Pu menjawab, "Aku tidak tahu harus mulai darimana. Jadi jangan salahkan aku."


"Pasti ada kesempatan lainnya. Ayo duduk dan minuk teh untuk merayakan hari jadi kelompok kita." Thomas Muller mengundang Chris dan Gong Pu ke ruang tengah.


Siapa yang menyangka ternyata Chris, Gong Pu, dan Thomas adalah teman dekat. Mereka saling mendukung untuk mendapatkan hasil maksimal.


Allen tidak langsung kembali ke Kota K, tapi langsung menuju Pulau Nemo yang ada di tengah hutan.

__ADS_1


"Son Hyuk, bantu kami menanam semua rumput dan tumbuhan Spiritual!." Allen berteriak tepat setelah masuk ke Pulau Nemo.


Son Hyuk melompat dan membantu Allen untuk menanam rumput. Mereka hanya 4 orang, jadi Allen membutuhkan waktu 3 jam. Tanpa melihat hasilnya mereka langsung menanam beberapa Tumbuhan Spiritual.


Setelah 6 jam bekerja keras Allen melihat Pulau Nemo mulai tumbuh hijau. "Ini sangat menyegarkan, aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika seluruh pulau tertanam Pohon Spiritual."


[Selamat pemain berhasil menyelesaikan misi, Pohon Dunia berhasil tumbuh. Perlahan energi alam di wilayah ini akan meningkat.]


Formasi yang mengelilingi Pulau Nemo berdengung dan kekuatannya bertambah puluhan kali lipat dari sebelumnya.


Allen dan semua orang kebingungan karena tiba-tiba tanah bergetar. Allen mendongak ke atas dan melihat langit malam penuh dengan bintang.


Tanah di sekitar Pulau Nemo juga menepi dan air mulai mengisi retakan tanah. Sekarang tempat ini benar-benar bisa disebut sebagai pulau.


Namun anehnya orang dari luar tidak bisa melihat keindahan Pulau Nemo karena Formasi yang mengelilinginya. Bahkan Pejuang Tingkat 10 tidak akan bisa melihatnya.


"Bagus, Pohon Dunia sudah tumbuh. Ayo ikuti aku semua." Allen berlari ke pusat Pulau Nemo.


Setelah melihat batang pohon yang dulunya berwarna hitam berubah menjadi coklat. Allen memberi hormat pada Pohon Dunia dengan cara membungkuk.


"Selamat datang kembali, Pohon Dunia. Saya Allen yang menjadi pemilik tempat ini." Allen memperkenalkan dirinya dengan sopan.


Siapa yang menyangka ternyata Pohon Dunia bisa menjawabnya. "Terima kasih, Anak Muda. Aku tidak menyangka hari ini akan tiba secepat ini."


Pohon Dunia langsung memancarkan cahaya hijau dan memberikan energi alam pada tumbuhan disekitarnya. Tidak lupa ia menyerap energi alam dari luar untuk memberi makan dirinya sendiri.


Tumbuhan yang tumbuh mulai rimbun, mereka tampak bisa bergerak sendiri memenuhi seluruh Pulau Nemo. Bahkan Rumput Spiritual yang awalnya hanya 10 ribu berlipat ganda hingga 10 kali lipat menjadi 100 ribu. Berbagai tumbuhan Spiritual juga mengikutinya.


Kejadian itu berlangsung dalam beberapa menit saja, semua orang tercengang melihat ada tumbuhan yang bisa besar dalam beberapa detik saja.


Allen berdiri tegap dan tersenyum kepada Pohon Dunia. "Terima kasih sudah memberikan kami kesempatan."


"Tidak perlu formalitas. Pekerjaanku memang seperti ini dari dulu. Jadi jangan ganggu, aku ingin menikmati indahnya akhir dari umurku."


Pohon Dunia tidur tapi kekuatannya terus terpancar dan mempengaruhi kepadatan energi alam di lingkungan Pulau Nemo.


"Kalian semua fokus pada latihan," kata Allen langsung duduk di depan Pohon Dunia.

__ADS_1


Pedro dan Shera berpencar, mereka harus bertambah kuat secepat mungkin karena musuh-musuhnya semakin kuat.


Som Hyuk tidak mau kalah, dia mencari tempat yang nyaman untuk mediasi.


__ADS_2