
Peri Tanah menggelengkan kepala. “Mana mungkin aku tahu, bocah. Yang pasti mereka bisa memotong jarak 10 meter dengan sekali tarikan napas, kalau tidak salah namanya Langkah Bayangan,” katanya sambil mengelus jenggotnya.
“Langkah Bayangan?”
Allen tidak mendapatkan petunjuk sedikit pun, ia mencoba gerakan yang dipelajari dari Peri Tanah. Namun entah mengapa hatinya mengatakan bahwa pelajaran yang diberikan ada sebuah kecacatan.
Hari berlalu dengan cepat, tanpa terasa Allen sudah satu bulan di hutan dan berhasil mempelajari arti dari senjata. Tidak hanya bisa menggunakan pedang dan tongkat, sekarang ia bisa menggunakan dahan ranting untuk dijadikan senjata yang kuat.
Pemanfaatan aura Peri Tanah juga dimaksimalkan, tidak lupa Allen juga mempelajari teknik api untuk meningkatkan daya ledak serangannya. Semuanya berjalan dengan lancar, hambatan yang ada di sistem level 2 juga sudah diangkat, jadi Allen sekarang setara dengan Pejuang tingkat 4 puncak atau bahkan tingkat 5.
Waktu yang tersisa hanya 2 bulan, Allen belum mengetahui detail informasi dari Organisasi Ular Naga. Oleh karena itu ia memutuskan untuk kembali ke kota dan mencari informasinya.
Tujuan utamanya tidak lain adalah Jamie Oliver pemilik dari restoran mewah di Kota K. Ia mendatanginya di kantor lantai paling atas restoran mewah, tapi seperti biasa penampilannya yang terlalu santai dihadang oleh penjaga keamanan.
“Berhenti, Tuan. Anda tidak diperbolehkan menggunakan lift ini.” Seorang penjaga keamanan menghentikan Allen yang sudah menekan tombol untuk membuka pintu lift.
Sepasang suami istri mendekati Allen, mereka adalah pasangan kaya yang tampak sangat mendominasi.
“Lihatlah pria udik itu mencoba menggunakan lift khusus petinggi restoran,” ucap Sang Istri dengan suara ketus tapi keras.
“Haha, tidak mungkin orang sepertinya bisa menggunakan lift khusus. Berapa kali pun di pencet pintunya tidak akan terbuka!”
“Udik-udik!” hina Sang Istri.
Seorang pria berpakaian rapi mendekati Allen. “Tuan, ada urusan apa Anda datang ke sini?”
“Aku ingin menemui Jamie,” jawab Allen tanpa memperdulikan perkataan pasangan suami istri di belakangnya.
“Pintu ini tidak akan terbuka jika Anda tidak menggunakan kartu khusus seperti ini.” Pria tampan dan rapi itu menunjukkan kartu untuk membuka lift, ia menempelkannya di sensor dan pintu segera terbuka.
“Oh, aku tidak mempunyainya.”
“Tidak masalah, ayo ikut aku. Mungkin tuan sudah menunggumu,” kata pria tampan yang membantunya.
[Shin Miyazaki
Jabatan : Kepala Pelayan
__ADS_1
Elemen : Angin
Usia : 45 tahun
Total Kekuatan : 12.450.]
Shin Miyazaki, seorang pelayan dari Kota J. Kemampuannya berbahasa memang sangat tinggi, tapi tidak banyak yang tahu dia adalah seorang Pejuang Beladiri tingkat 4 dengan potensi naik ke tingkat 5 sebelum berumur 60 tahun.
Tidak hanya Allen yang bisa merasakan orang di sampingnya kuat, tapi Shin Miyazaki juga merasakannya. Keduanya tidak mau saling menyinggung dan melewati lift tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.
Akhirnya mereka sampai di depan pintu ruangan Jamie Oliver. Shin langsung mengetuk pintu dan membukanya tanpa menunggu jawaban dari tuannya.
“Tuan, ada yang mencari Anda.”
Jamie Oliver mengalihkan pandangannya dari kertas ke arah pintu masuk. Raut wajahnya langsung berubah ketika melihat Allen mengunjunginya, ia sangat lelah dan butuh seorang teman untuk membantunya.
“Allen, apa yang membawamu sampai ke sini?” tanya Jamie sambil berdiri.
“Aku hanya ingin bersenang-senang.” Allen menyembunyikan tujuan sebenarnya.
“Baiklah, ayo duduk dan mengobrol santai.”
Allen mencoba menghibur Jamie Oliver dengan kabar-kabar gembira, ia juga berusaha menjadikan restoran mewah milik Jamie bekerja sama dengan Perusahaan Allen yang saat ini dipimpin Tiwi.
Semua masalah yang dialami Jamie Oliver langsung bisa dipecahkan dengan sangat mudah. Meskipun Perusahaan Allen belum setara dengan Jamie Oliver, tapi mereka punya potensi yang sangat menjanjikan.
Setelah semua terselesaikan, Allen mulai menunjukkan tujuan sebenarnya. “Apa kamu punya seorang informan yang dapat dipercaya?” tanyanya dengan suara pelan.
Shin melirik tajam ke arah Allen, mendengar suaranya yang sedikit gemetar pasti ada perasaan dendam pada seseorang. Meskipun mendengarnya, ia tidak akan membuat pergerakan dan membongkar identitasnya.
“Tentu saja ada, siapa yang ingin kau cari?”
“Organisasi Ular Naga!” jawab Allen dengan wajah serius.
Shin Miyazaki dan Jamie Oliver terbelalak, mereka tahu seberapa mengerikan organisasi pembunuh Ular Naga. Siapa yang menyangka rekan kerjanya punya masalah dengan organisasi mengerikan itu.
“Aku sarankan Anda tidak melanjutkan dendam itu, Tuan.” Shin Miyazaki memberikan saran yang masuk akal, pasalnya Organisasi Ular Naga sangat mengerikan.
__ADS_1
Allen mengangguk dan menerima saran Shin Miyazaki, tapi ia tidak akan berhenti mencari keberadaan mereka dan mengambil Silvy. “Aku menghargai peringatanmu, tapi aku harus mencari mereka apapun yang terjadi,” katanya sambil meminum teh hijau di cangkir.
“Allen, aku tidak tahu dendam apa yang kau miliki. Tapi organisasi pembunuh itu sangat misterius, bahkan mereka bisa menghancurkan sebuah kota.” Jamie Oliver juga mengatakan hal yang sama, dia tidak ingin terlibat dengan para pembunuh kejam.
“Bagaimana jika dalang di balik lengsernya, kekuatan ayahmu adalah Organisasi Ular Naga?”
“Tidak mungkin, mereka hanya organisasi pembunuh dan tidak peduli dengan pemerintahan!”
“Baiklah, anggap saja kamu tidak percaya. Tapi apa kamu tahu lambang ini?” tanya Allen menunjukkan potongan baju dari pembunuh yang memburunya.
“Pembunuh Perak?” teriak Jamie Oliver terkejut melihatnya.
Selama ini hanya pembunuh perunggu yang menunjukkan wujudnya, mereka semua sangat kuat. Eksekusi mereka sangat rapi, bahkan para pasukan khusus tidak ada yang menyadarinya, makanya semua pembunuhan yang tidak bisa diungkap akan dikaitkan dengan Ular Naga.
Organisasi itu kadang meninggalkan jejak, yaitu selembar kain bergambar kepala ular dan naga. Warna menentukan tingkat pembunuh yang mereka kirim untuk menyelesaikan tugasnya, perunggu, perak, dan emas adalah tingkatannya.
Banyak kejadian yang melibatkan pembunuh tingkat perunggu, tapi untuk pembunuh perak hanya terjadi satu tahun sekali. Yang paling langka adalah pembunuh emas turun tangan, itu terjadi 10 tahun yang lalu ketika pasukan khusus mengungkap pembunuhan kakek terkaya di Kota K.
“Aku tidak tahu mengapa mereka mengincarku, tapi yang pasti mereka menculik salah satu teman dekatku!” ucap Allen mengatakan tujuannya.
Ia juga mengatakan bahwa tujuannya tidak untuk menghancurkan Ular Naga, tapi merebut kembali temannya bernama Silvy. Allen juga mengatakan temannya itu adalah seorang Spirit Pendukung yang dapat membantunya menembus tingkat 5.
“Sekarang aku tahu mengapa kau bersikeras mencari Ular Naga, Spirit Pendukung sangat sulit untuk ditemukan, untungnya aku sudah mendapatkan satu,” kata Shin Miyazaki.
Setelah mengobrol panjang lebar, Allen akhirnya mendapatkan kontak untuk mencari informasi. Jamie Oliver memberi saran untuk langsung mendatangi mereka, tapi jangan pernah menunjukkan identitas asli karena itu sangat berisiko.
“Terima kasih, aku tidak akan melupakan hutang ini.” Allen mengucapkan terima kasih dan meninggalkan restoran mewah.
Sebelum menuju Kota Z, Allen menjenguk perusahaannya di dekat alun-alun. Tiwi dan rekan-rekannya bekerja di kantor, mereka tampak sangat tegang karena perusahaan dalam masa krisis.
“Apa yang terjadi?” tanya Allen sedikit khawatir.
“Hyung, akhirnya kau datang. Banyak berita miring tentang produk susu kita, mereka mengeklaim kepemilikan dan menyeret kita ke meja hijau!” ucap Tiwi yang belum menguasai ilmu hukum dengan baik.
“Ceritakan rinciannya, aku akan mencari solusinya secepat mungkin.”
5 orang rekan Tiwi tampak merendahkan Allen yang sok menjadi pahlawan, mereka semua bekerja keras tapi Allen yang menikmati hasilnya. Tidak ada orang yang mempercayai Allen di jajaran petinggi kecuali Tiwi, Doni, Bobi, dan Tom.
__ADS_1
Setelah menceritakan rincian masalah, Allen hanya bisa mengerutkan kening. Seharusnya mereka tidak melakukan tindakan sembrono seperti itu, sudah jelas hak paten ada di tangan perusahaannya.
“Jadi mereka tidak hanya menyerang pemerintah, tapi mencoba menggulingkan orang yang tidak sependapat dengannya. Baiklah, mari kita mainkan dengan caranya!” kata Allen sambil tersenyum jahat.