Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Kota M


__ADS_3

Pertama kali pemimpin itu muncul dari Kota M, bisa dipastikan markas besar mereka ada di sana. Bukannya mengusir organisasi jahat, para petinggi di Kota M memanfaatkannya untuk memperkaya diri. Penguasa Kota R punya relasi yang cukup baik di Kota M, karena itulah mereka bisa menyewa beberapa pejuang didikan organisasi Ular Naga.


Tepat setelah satu tahun mereka berdiri, dunia di hebohkan dengan jatuhnya ekonomi. Padahal pada tahun 2007 tidak ada tanda-tanda dunia akan krisis ekonomi, beberapa orang bijak menganggap bahwa organisasi Ular Naga adalah penyebabnya.


Sayangnya tebakannya salah, Organisasi Ular Naga hanya bagian kecil dari sebuah organisasi jahat utama. Mereka dijadikan kambing hitam untuk meredam perampokan dunia.


Dari krisis tahun 2008, organisasi Ular Naga juga mendapatkan keuntungan yang lumayan. Membiarkan mereka berkembang  2 tahun adalah kesalahan besar, tapi tidak ada satu pun pemimpin yang ingin mengusik keberadaan mereka.


“Aku merasa organisasi itu juga sudah menyusup ke kepolisian internasional. Makanya mereka sangat susah untuk dicari,” kata Tomy menceritakan pengetahuannya tentang Ular Naga. Tentu saja ia menyembunyikan fakta kejam yang di praktikkan organisasi yang tergila-gila dengan kekuatan itu.


“Jadi Kota M menjadi markas besar mereka. Ini akan semakin sulit untukku menyelamatkan temanku!” kata Allen pelan.


Tomy segera mengerti mengapa Allen ingin sekali mencari organisasi ular naga. Karena sekarang organisasi itu mengurangi penculikan orang, mereka fokus pada penangkapan Peri Pendukung.


“Aku tahu kau sedih kehilangan Peri Pendukungmu, sebaiknya kau melupakannya. Laboratorium pengambilan kekuatan dari peri terletak di sebelah ujung selatan dari Kota M.”


Ujung kota M berbatasan langsung dengan laut, jadi tidak ada yang bisa mengusiknya dari selatan. Manusia biasa tidak akan mengambil risiko untuk menyelamatkan temannya, tapi Allen berpikir lain.


“Terima kasih peringatannya, tapi aku harus menyelamatkan peri itu.” Allen dapat memeriksa identitas orang di depannya, tapi ia tidak mengungkapkannya karena alasan pribadi.


Setelah cukup lama berbincang, Allen akhirnya berdiri dan ingin meninggalkan ruangan. Ia menaruh setumpuk uang kertas berjumlah 20 juta rupiah, ia masih menganggap Pemandu Wisata adalah agen resmi.


[Ferdy


Jabatan : Bunga Mawar (Junior 3)


Usia : 60 tahun.

__ADS_1


Elemen : Angin


Total Kekuatan : 15.430.]


Allen tidak mau mengganggu perusahaan Bunga Mawar, mereka mempunyai mata dimana-mana hampir sama dengan David dan Reza. Meskipun Bunga Mawar jauh dari kekuatan mereka berdua, setidaknya Allen punya informan yang dapat dipercaya.


Jabatan pada perusahaan bunga mawar terdiri dari 3 jenis, mereka adalah Junior, Senior, dan Superior. Setelah itu juga ada 5 tingkat di setiap jenis. Ferdy atau orang yang memperkenalkan dirinya sebagai Tomy hanya informan tingkat Junior 3, artinya banyak orang yang masih ada di atasnya.


Allen harus puas dengan informasi yang dia dapatkan. Tanpa pikir panjang ia segera menuju Kota M untuk menemukan tempat yang dimaksud Tomy, perjalanan kesana memakan waktu 2 hari karena kota itu tidak punya bandara umum. Allen harus turun di kota sebelah untuk kemudian ikut kendaraan umum menuju Kota M, jadi sudah sewajarnya memakan waktu dua hari.


Setelah sampai di kota M, Allen hanya bisa terperangah melihat kotanya yang sangat bersih. Namun ia segera menyadari bahwa kedatangannya tidak disambut hangat oleh penduduk, hampir semua orang menatap padanya. Padahal bukan itu yang mereka maksud, tatapan mata itu hanya untuk sapaan sopan dari para penduduk lokal.


Tujuan pertamanya yaitu penginapan, Allen langsung mengambil ponsel dan mengetikkan penginapan terdekat. Pada tahun 2010 aplikasi peta belum terlalu populer, makanya titik yang menunjukkan penginapan masih sedikit. Meskipun begitu, Allen tergolong beruntung karena ada penginapan di 300 meter di depan.


“Sepertinya ini hari keberuntunganku.” Allen mencoba menghibur diri karena para orang-orang di Kota M tampak sangat serius ketika berjalan. Mereka seperti seorang yang di doktrin untuk terus bekerja seperti robot tanpa berbincang satu sama lain.


“Tuan, ada yang bisa saya bantu?” tanya seorang petugas keamanan sambil membukakan pintu penginapan.


Allen merasa dirinya disambut dengan baik, makanya menjawab dengan sopan. “Apa masih ada kamar kosong?” tanyanya.


“Untuk pendaftaran ada di sana, saya kira masih ada beberapa kamar kosong.” Petugas keamanan itu menunjuk seorang wanita yang berdiri untuk menyambutnya.


“Baik, terima kasih.” Bukannya senang, Allen merasa ada yang aneh dengan penginapan ini. Dari tadi ia berjalan tidak ada orang, terlebih lagi pendingin ruangan tidak nyala. Menurut akal sehat, bangunan semegah ini harusnya tidak melupakan pendingin ruangan.


Kekhawatiran Allen terbukti benar, ia melihat percikan darah di pojok ruang resepsionis. Meskipun samar Allen bisa melihatnya karena kekuatan fisiknya sudah mencapai 40 poin. Namun Allen tidak ingin membuat suasana kacau, ia mendaftar sesuai prosedur.


“Terima kasih, Tuan. Kamar Anda sudah siap di lantai 3.” Resepsionis memberikan informasi kamar sekaligus menunjuk tangga di sebelah kanan.

__ADS_1


Allen sedikit melirik lift yang ada di sebelah kiri. Pertama pendingin ruangan, kemudian darah, sekarang lift tidak boleh digunakan. Ditambah lagi Allen yakin dirinya tamu baru tapi kamarnya sudah siap, hal ini sangat mencurigakan. Namun Allen terus melanjutkan langkah kakinya, ia masuk ke kamar.


Aura berwarna ungu dikeluarkan, Allen mencoba memeriksa kamarnya. Ternyata benar, ada 10 kamera pengintai yang ada di dalam kamar. Untuk membuat dirinya lebih aman, Allen mencoba mematikan kamera tanpa menggunakan kekerasan.


Untungnya para kamera tersembunyi itu menggunakan kabel, jadi Allen bisa sabotase kabel dan mengubah tampilan gambar dengan sangat mudah. Di dalam penginapan ada komputer yang bisa di manfaatkan, tapi Allen memilih menggunakan ponsel untuk memulai aksinya.


Mula-mula Allen mendekati satu kamera pengintai di dekat pintu masuk, dengan gestur ingin melepas sepatu. Allen merangkak dan mencari saluran kabel, tidak butuh waktu lama untuknya menemukannya.


Setelah ditemukan, Allen memulai aksinya, ia segera mengganti gambar sesuai tampilan awal. Jadi ruangnya tidak akan di ganggu para pengintip. Tidak lupa Allen mengakali 9 kamera pengintai lainnya.


Ada dua sendal yang biasa sediakan untuk para tamu, Allen mengambilnya dan menggunakan elemen tanah untuk mengubah menjadi benda keras. Karena tidak puas dengan sendal, Allen mengambil sapu dan menjadikannya logam yang sangat kuat untuk menahan pintu.


Merasa persiapannya sudah selesai, Allen segera bermeditasi untuk meningkatkan aura power miliknya. Untuk sementara Allen tidak akan di ganggu para penjaga penginapan.


Setelah hari mulai malam, Allen tidak merasakan pergerakan dari para penjaga penginapan. Jadi ia mencoba untuk tidur, tapi ia membatalkannya karena mencium bau yang tidak biasa.


Kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri. Bau yang wangi ini tidak biasa, Allen segera mengedarkan auranya untuk menghalangi udara wangi masuk ke dalam hidungnya. Benar saja bau wangi itu adalah sebuah racun yang digunakan untuk mengelabuhi musuh.


Allen mengedarkan teknik beladiri miliknya, siapa yang menyangka ternyata racun tidak dapat mempengaruhinya. Pernapasannya berjalan seperti biasa, ototnya tidak mengalami kelainan dan semua organ dalamnya bekerja dengan baik.


Setelah 20 menit, suara pintu di buka dari luar terdengar. Karena di ganjal sapu kuat, mereka tidak bisa membukanya. Merasa ada yang salah, dua pria dengan kekuatan penuh menendang pintu yang terkunci, tapi hasilnya tetap nihil.


Allen tidak hanya mengganjal pintu dengan sapu, kekuatan tanah miliknya membuat pintu itu menjadi sangat keras dan kuat. Jadi mereka tidak akan bisa membukanya kecuali seorang Pejuang Beladiri yang lebih baik darinya.


Tidak mau mempermasalahkan para penjaga yang ingin berbuat jahat, Allen tidur dan menikmati harinya tidur di penginapan mewah hanya dengan 200 ribu satu malam. Allen menyewa penginapan ini selama 7 hari, jadi ia akan terus bertahan dan mencari informasi Ular Naga. Waktunya tidak banyak, Silvy hanya punya waktu 1 bulan 1 minggu, Allen harus cepat.


Setelah 10 menit pintu tidak bisa dibuka, para penjaga akhirnya menyerah dan membiarkan Allen beristirahat dengan tenang.

__ADS_1


__ADS_2