Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Shin Vs Allen


__ADS_3

Jamie Oliver menelan ludahnya, ia sebenarnya sudah tahu dari Shin Miyazaki. Dunia Pejuang Beladiri bukan tempat yang aman, tetapi ia sadar bahwa kekuatan adalah salah satu faktor yang dibutuhkan. Meskipun Shin Miyazaki seorang pejuang tingkat 4, ia merasa Allen jauh lebih kuat darinya.


“Baiklah, aku ingin bergabung denganmu. Tapi...”


Sebelum menyelesaikan perkataannya, Shin Miyazaki datang dan membuka pintu dengan keras. “Berhenti, aku tidak setuju Anda bergabung dengan mereka, Tuan. Dunia Beladiri sangat kejam!” teriaknya menolak.


“Shin, kenapa kau terus melarangku belajar beladiri?” tanya Jamie Oliver yang mulai penasaran. Sejak remaja, Shin Miyazaki sudah menjaganya jadi ia mulai penasaran.


Shin Miyazaki tidak punya alasan lagi untuk menutupi cerita sebenarnya. “Ibu Anda adalah seorang pemimpin organisasi bawah, dia adalah seorang pejuang tingkat 4 yang sangat kuat. Namun dia mati karena musuh lebih kuat, ibu Anda juga berpesan supaya melarang anaknya datang ke dunia bawah.”


Allen tidak pernah mendengar cerita ini, pada kehidupan sebelumnya Jamie Oliver juga seorang seniman beladiri yang cukup kuat. Keterampilannya dalam menggunakan pisau tidak dapat diremehkan, Allen menontonnya di televisi waktu itu.


“Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?” tanya Jamie Oliver yang tampak sedih.


Shin Miyazaki tidak punya alasan lagi untuk menyembunyikannya. “Ayah Anda melarangku untuk membahas ibu, karena itu ia ingin Anda berbisnis saja tanpa terlibat dengan pemerintahan dunia. Perlu Anda ketahui, pemerintah juga sangat kejam, banyak di antara mereka membawa seorang pejuang tingkat 4.”


Shin Miyazaki menceritakan detail kematian ibunya, orang yang membunuhnya sudah menemui ajalnya karena luka dalam. Ayah Jamie Oliver orang yang cerdas, ia membuat pengaturan supaya nama istrinya tidak dikenal siapa pun, karena ia adalah seorang pemimpin dari organisasi dunia bawah.


Sebenarnya seorang pegawai pemerintahan tidak diperbolehkan menikahi seseorang dari dunia bawah, hal itu untuk menjaga kepercayaan publik kepada pemerintahan. Namun ayah Jamie Oliver melanggarnya karena rasa cintanya, walaupun berakhir dengan kematian istrinya.


Allen seperti tidak di anggap, ia hanya mendengarkan dan mencerna setiap informasi yang dilemparkan. Entah mengapa setelah melakukan gerakan teknik jiwa setiap pagi, kemampuan memproses informasinya sangat cepat.


Setelah beberapa jam, akhirnya Jamie Oliver menundukkan kepala. Ia terlihat sangat terpukul mendengar cerita dari Shin Miyazaki, kekuatan memang bisa mengubah segalanya. Oleh karena itu ia memutuskan untuk tetap berdiri di dunia beladiri.


“Allen, bagaimana aku menjadi kuat?” tanyanya dengan mata tajam penuh tekad.


Shin Miyazaki berteriak, “Tuan! Jangan membantah lagi, aku tidak ingin kau celaka seperti ketua!”


Mendengar nama ketua, Allen dan Jamie Oliver segera sadar. Shin Miyazaki adalah anak buah dari Ibu Jamie Oliver di organisasi sebelumnya, tetapi mereka tetap meneruskan pembicaraan.


“Ada banyak cara, salah satunya adalah ikut denganku. Aku pastikan kau menjadi sangat kuat setelah 10 tahun.” Allen memberikan janji yang sangat manis. Sebenarnya tidak perlu waktu selama itu, Allen hanya ingin menguji kesabaran pria tampan di depannya.


“Jangankan 10 tahun, 100 tahun pun aku akan menunggunya. Allen, tunjukkan aku jalannya!” ucap Jamie Oliver dengan tatapan penuh tekad.

__ADS_1


Allen melirik ke arah Shin Miyazaki, ia memejamkan matanya dan menuntun Jamie Oliver mengucapkan sumpah darah. Awalnya ia tidak ingin menarik Jamie Oliver terlalu dalam, tetapi situasi sangat mendukung. Jadi Allen memanfaatkannya dan menambah pasukannya.


Setelah menyelesaikan sumpah darah, tubuh Jamie Oliver tampak memancarkan cahaya berwarna biru terang. Mata coklat kebiruannya mulai berubah menjadi biru terang seperti auranya.


Shin Miyazaki segera menutup matanya menggunakan lengan. “Tidak mungkin, itu kemampuan ledakan aura milik ketua!” ucapnya terkejut.


Jamie Oliver terus mengikuti instruksi Allen untuk mengendalikan auranya. Napasnya berhembus pelan, tangannya mulai gemetar, dan keringat mulai menetes ke lantai.


Bau tak sedap mulai tercium, Allen tidak bisa menahan senyumnya. “Sial, apa memang keberuntunganku terlalu tinggi. Setelah Tiwi sekarang ada Jamie Oliver yang punya bakat misterius.”


Jamie Oliver memang punya bakat, tetapi auranya tidak bisa menyesuaikan diri. Sehingga aura yang di pupuk bukan ungu kehitaman seperti halnya Allen dan Tiwi, tetapi biru yang sedikit lebih lemah darinya.


Butuh waktu seharian untuk membimbing Jamie Oliver mengendalikan auranya, Allen membiarkannya meditasi untuk menenangkan hatinya. Sebelumnya Jamie Oliver sudah memakan pil ketenangan, jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan.


Shin Miyazaki menghalangi Allen ketika ingin keluar. “Ikuti aku,” katanya singkat.


Allen tidak punya alasan untuk menolak, ia mengikuti Shin Miyazaki ke depan lukisan batik. Matanya terbuka karena melihat sebuah pintu muncul dari balik lukisan batik, Shin Miyazaki langsung masuk tanpa mengatakan apa-apa pada Allen.


Karena menghormati Shin Miyazaki, Allen mengikutinya dari belakang. Tidak lama setelahnya sebuah ruangan khusus tampak sangat luas tanpa halangan.


Allen menoleh ke kanan dan kiri, ia tidak melihat ada kursi penonton untuk menyaksikan pertarungan di bawah tanah ini. Setelah melihat kejanggalan, ia mengerutkan alisnya.


“Pasti kau bingung kenapa tidak ada kursi penonton? Itu karena pertarungan para petinggi tidak boleh di tonton siapa pun, hanya mereka yang masih berdiri yang pantas menjadi ketua.”


“Aku sudah mengerti maksudmu, intinya kau ingin menantangku, Kan?”


Shin Miyazaki tersenyum tipis. “Untuk anak muda sepertimu, kau sangat berani. Benar, aku menantangmu bertarung hingga salah satu dari kita mati. Jika kau menolak atau kalah, maka tinggalkan tuan dan menghilanglah dari Kota K!”


“Bagaimana jika aku menang?” tanya Allen.


“Nyawaku taruhannya, kau bisa membunuhku dan membawa tuan.”


“Hah, bukannya itu tidak adil. Setelah aku menang, tidak dapat apa-apa?” ucap Allen sambil menghela napas.

__ADS_1


“Semua kekayaanku akan jadi milikmu,” kata Shin Miyazaki dengan tekad kuat.


“Baiklah, ayo mulai.”


Sebelum Allen menyelesaikan persiapannya, Shin sudah sampai di depannya dan menyerangnya menggunakan tendangan. Allen menghela napas, ia tidak menduga orang yang beberapa bulan lalu sangat kuat sekarang gerakannya seperti semut.


Dengan gerakan ringan, Allen menghindari setiap tendangan Shin Miyazaki yang di lancarkan terus menerus. Setelah tiga puluh detik, Allen mulai membuat gerakan, kakinya maju satu langkah dan kepala tangannya mulai melayang tanpa hambatan.


Shin mencoba menghentikannya dengan kedua tangannya, tetapi tepat setelah tinju Allen dan telapak tangan Shin Miyazaki bertemu, suara retakan tulang terdengar. Shin Miyazaki mundur beberapa langkah dan melirik ke arah tangan kanannya.


“Sial, apa kau dari kuil. Tubuhmu keras sekali!”


Tepat setelah menyelesaikan perkataannya, Allen sudah berada di depan Shin dan menirukan setiap tendangan. Shin yang sadar gerakannya di tiru mencoba untuk menghindar, tetapi tendangan Allen lebih cepat dari perkiraannya.


“Elemen Angin, Aktifkan!” teriak Shin Miyazaki.


Tubuhnya di selimuti sebuah aura berwarna hijau, kakinya bergerak sangat cepat membuat sebuah pola hingga menciptakan momentum yang tepat. “Sekarang giliranku, Terbanglah Angin Agung!” teriaknya.


Lantai di kakinya retak, Shin Miyazaki mendorong udara ke arah Allen. Tekanan udara itu tidak hanya melukai musuh, tetapi juga melukai seluruh badannya. Makanya Shin Miyazaki harus menyelesaikan ini dengan satu serangan pamungkas.


“Apa ini?” tanya Allen dengan ekspresi santai.


Tekanan yang di arahkan ke lawan segera meledak, tetapi Allen hanya menghentakkan kakinya dan serangannya bubar. Shin Miyazaki membelalakkan matanya tidak percaya, ia berteriak histeris, “Tidak mungkin!”


“Heh?”


Allen sangat bingung dengan Shin Miyazaki yang menyerangnya dengan tekanan. Bukankah hanya orang bodoh yang menyerang pengguna angin dengan angin yang lebih lemah.


Kaki Allen tiba-tiba sudah sampai di pipi Shin Miyazaki, tanpa hambatan apapun ia menghantamnya dan membuat Shin Miyazaki terbang 5 meter jauhnya. Tidak sampai disitu, Allen mengejarnya dan menggunakan tendangan kaki kirinya untuk melengkapi serangannya.


Shin Miyazaki tidak punya harapan, mulutnya memuntahkan darah yang cukup banyak. “Sial, siapa kau sebenarnya. Pemuda umur 24 tahunan bisa melepaskan aura yang begitu kuat!”


“Aura? Jangan menyimpulkan sesuatu yang konyol dari mulutmu. Aku belum mengeluarkan aura sedikitpun!” kata Allen mengintimidasi harga diri Shin Miyazaki.

__ADS_1


“Apa?”


“Ya, aku hanya menggunakan kekuatan fisikku. Kalau aku menggunakan aura, pukulanmu tidak lebih dari di lempari kapas kering!” ejeknya. Allen akan terus menginjak harga dirinya supaya ia mengerti sekuat apa Jamie Oliver jika bersamanya.


__ADS_2