Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Kedatangan Yi Jing


__ADS_3

"Sebagai seorang Biksu, izinkan Yi Jing ini memberikan penghormatan terkahirku." Si Biksu menunduk dan memberi salam hormat.


Setelah itu dia berbalik tanpa melihat lagi ke belakang. Valencia yang mengetahui dia akan aman meskipun dikepung jutaan manusia segera memberi perintah.


"Guardian ke 7 telah membangkang perintah. Masukkan dia ke daftar hitam buronan kelas S." Valencia mereka nulis surat pada departemen keamanan dunia.


Waktu pengirimannya diatur esok hari, Valencia hanya bisa menghela napas. "Ini satu-satunya caraku menyelamatkanmu, Guru."


Valencia seorang putri terpandang dengan kekayaan yang tidak pernah habis. Bahkan kekayaannya menempati posisi 4 setelah Winsor Morgan, dan Baruch. Karena satu keluarga telah jatuh, keluarganya menempati posisi ketiga.


Yi Jin langsung berlari ke Kota K. Dia melihat kedamaian setelah melihat petani menanam padi dan orang-orang membajak sawah. Udara yang sejuk membuatnya menyadari bahwa rumor yang beredar di internet salah.


Tidak ada satupun penduduk asli Kota K yang merasa tertekan. Mereka semua suka rela menanam padi dan menikmati hidupnya.


"Jadi media luar itu hanya dibuat-buat. Sepertinya perusahaan Allen juga tidak seperti yang dirumuskan."


Yi Jing dihentikan seorang perempuan cantik, dia adalah Tiwi yang sudah lama tidak melihat perkembangan Perusahaan Allen.


"Wah, apa sekarang gedung ini sebagus ini." Tiwi kagum dengan pencapaian yang berhasil mencapai tingkat ini.


"Anak muda, apa kamu juga baru pertama kali disini?" tanya Yi Jing dengan suara lembut.


"Tidak Biksu, aku pernah bekerja disini. Tapi sudah lama mundur." Tiwi disapa hangat oleh seorang petinggi perusahaan.


"Nona Tiwi, sudah lama tidak berkunjung. Bolehkah aku tahu siapa kakek ini?" tanya wanita cantik dengan stelan formal.


"Biksu yang mungkin ingin bertemu dengan orang-orang kantor. Oh iya, berikan pelayanan pria untuk kakek ini. Dia berjalan cukup jauh." Tiwi berbalik dan menuju rumah mewah di sebelah perusahaan.


"Kakek, mari ikuti saya. Kalau boleh tahu siapa yang ingin ada temui, Kak?" tanya perempuan itu.


"Siapa dia, dengan penampilanmu seharusnya punya jabatan yang tinggi."


"Saya Wakil Direktur Perusahan, Kek. Dia Nona Tiwi, orang yang membesarkan perusahaan ini."


Yi Jing tanpa menjawab langsung berlari kencang mengejar Tiwi. Setelah sampai di langsung merentangkan tangannya menghentikan Tiwi.


"Tunggu, apa kamu tahu keberadaan Allen? Pemimpin perusahaan yang dulu?"


"Dia ada didalam, Kek."


Allen keluar dari rumah dan langsung menyapanya. "Yi Jing, aku sudah menunggu kedatanganmu. Sepertinya takdir tidak membuangmu."


Si Biksu langsung menatap tajam ke Allen, dia tidak tahu anak kecil di atas tangga adalah Allen. Dia teringat dengan penjelasan Topeng Misterius tentang kedudukan Allen dan mereka.


"Apa kamu tahu keberadaan Topeng Misterius?" tanya Yi Jing dengan cepat.

__ADS_1


"Aku tidak tahu, mereka akan datang kalah ada perlu. Sekarang masuk saja dulu, Si Code One mengatakan kau terkena Es Abadi."


Allen membatu Yi Jing menaiki tangga, dia mengizinkan Si Biksu duduk di kursi yang sangat mewah.


"Hyung, apa ada tugas? Sudah lama aku tidak keluar." Tiwi berhasil menstabilkan kekuatannya di tingkat 5 prinsip jiwa. Dia sekarang setara dengan Pejuang Tingkat 8.


"Keluarlah untuk liburan, bawa kelompokmu. Oh iya, carikan aku Batu Mana di Kota T. Aku dengar keluarga Morgan menguasai tambang itu." Allen memberi informasi singkat.


"Gua Misterius di Kota T juga cukup menarik. Bagaimana kalau kita menjelajahinya?"


Allen menutup mata, dia menggunakan Mata Dunia untuk mengintip masa depan.


Kesadarannya dibawa ke sebuah gua misterius, dia melihat Tiwi dan kelompoknya menghadapai Monster Ular raksasa. Monster ular itu punya mahkota berwarna emas di kepalanya.


Setelah bertarung, Tiwi mengambil Mahkotanya. Bukannya mendapat harta, Tiwi dan kelompoknya di lempar ke dimensi alternatif. Mereka berjuang terus menerus menghadapai monster ular.


Setelah beberapa detik, Allen membuka matanya menyampaikan penglihatannya.


"Hati hati dengan Mahkota ular. Daripada menggunakan tangan, gunakan saja energi jiwa." Allen memberi pesan, karena dia tidak ingin mengungkapkan penglihatannya secara gamblang.


"Baik, Hyung."


Tiwi sudah terbiasa dengan kode-kode yang dikatakan Allen sebelum pergi. Dua kalimat itu pasti mengandung makna yang dalam, jadi dia tidak akan melupakannya.


Setelah memberi pesan pada Tiwi, Allen mengalihkan pandangannya pada Si Biksu. "Kenapa Anda mencari Topeng Misterius?" tanyanya sopan.


"Tolong katakan yang sebenarnya, jika hanya untuk menyembuhkan penyakit itu, aku juga bisa."


Si Biksu tertawa mendengar pernyataan Allen, dia tanpa sadar mengatakan janjinya. "Jika kamu berhasil menyembuhkan penyakit ini, nyawa ini akan menjadi milikmu."


Allen tersenyum manis dan mengeluarkan obat yang sama dengan yang ditunjukkannya saat rapat. "Ini pil yang bisa menyembuhkan penyakit itu. Jangan tanya dari mana, yang pasti aku bisa membuatnya."


Karena ingin Si Biksu sembuh dan mengikutinya. Allen mengeluarkan obat tingkat tinggi yang bisa menyembuhkan Es Abadi.


"Apa?"


Yi Jing mulai menyesali perkataannya, tapi dia tidak bisa mengingkari janjinya. "Jadi kamu yang memberikan mereka obat itu?"


"Tidak, kami memang bekerja sama. Tapi keduanya memiliki kualitas yang berbeda. Obat ini punya kualitas yang lebih tinggi."


"Berikan padaku!" ucap Yi Jing tak sabar dengan kesembuhannya.


Allen menarik obatnya. "Seperti tradisi kelompok kami, setiap orang yang menerima obat atau ingin bergabung dengan Raja Surgawi harus mengucap Sumpah Darah."


Yi Jing membelalakkan matanya, dia menemukan sebuah celah dari perkataan Allen.

__ADS_1


"Mungkinkah?"


"Benar, kelompok Topeng Misterius hanyalah kebohongan. Sebenarnya Raja Surgawi yang menjadi dalang dari semua kejadian." Allen memasang topeng Misterius ketua kelompok. "Apa sekarang kamu sudah percaya?" lanjutnya.


"Aku tidak bisa mempercayainya. Jadi semua yang dikatakan orang di rapat salah?" ucap Yi Jing.


"Tidak, semuanya benar. Tapi ada sebagaian kebohongan untuk memanipulasi faktanya."


Yi Jing langsung menyerang Allen dengan telapak tangannya. Namun seseorang muncul dan menghentikannya. Dia mengibaskan baju di lengannya dan langsung berpindah ke ruang bawah tanah.


"Bos, bertarung di rumah sangat merugikan. Jadi lebih baik betarung di sana." Pria itu menunjuk sebuah formasi teleportasi ke Markas Raja Surgawi tingkat pertama.


Allen langsung berjalan menuju portal, disusul dengan Yi Jing yang ingin menguji kebenarannya. Sebuah kelompok yang di takuti dunia ternyata dipimpin bocah kemarin sore.


Setelah sampai, Yi Jing tidak percaya ada tempat dengan kepadatan energi seperti ini. Setelah semua orang puas menjelajahi Gua Misterius, energinya melonjak jauh.


Allen melepas topengnya. "Mari lakukan seperti yang kamu inginkan."


Yi Jing langsung menggunakan keterampilan telapak tangan. Sebuah telapak tangan raksasa muncul di langit dan menghantam Allen.


Bukannya menghindar, Allen justru menggunakan teknik telapak tangan yang lebih kuat. Targetnya ke teknik telapak tangan Yi Jing.


Ledakan besar terjadi, gelombang udara menghancurkan sekitar. Pohon-pohon mulai bergemuruh, daun-daun beterbangan.


Allen keluar dari pusat ledakan tanpa terluka. Dari jarak yang cukup jauh, Allen mengunakan teknik jari. Energi padat menciptakan tekana yang sangat kuat dan langsung menyerang Yi Jing.


Sebelum berhasil menghindar, Yi Jing diterbangkan puluhan meter. Bajunya compang-camping, tubuhnya penuh luka.


Namun karena kekuatan biksu terletak pada regenerasi tubuh, dalam sekali kedip lukanya sudah sembuh.


"Amitaba, kamu memang kuat. Tapi tidak seharusnya ketua Kelompok Topeng Misterius bocah sepertimu." Yi Jing melepaskan energi yang lebih mendominasi.


Energi berwarna kuning terang memadat dan membentuk sebuah patung dengan 100 tangan. "100 Telapak tangan Vajra."


Allen tersenyum dan membiarkan tubuhnya terkena seratus telapak tangan. Tubuhnya teluka parah dan pakaiannya compang-camping. Dia tergeletak di tanah yang cekung karena serangan bertubi-tubi.


"Rasanya lumayan sakit." Allen berdiri lagi dengan tubuh yang sehat, padahal beberapa detik lalu dia teluka.


"Tidak mungkin, kamu punya tubuh Budha!" teriak Yi Jing tidak percaya dengan matanya.


"Tidak, tubuh ilahi milik ku lebih baik darinya." Allen mulai meniru seratus telapak tangan milik Yi Jing.


Namun energinya memadat membentuk tubuh manusia berambut putih dengan mata putih. Ada Mahkota putih di dahinya, pakaiannya yang berwarna biru dengan aksen putih membuat tampilannya semakin mendominasi.


"100 Telapak Penghancuran Bumi!" ucap Allen dengan tatapan serius.

__ADS_1


Sebelum telapak tangannya mengenai Yi Jing, 10 orang menghentikannya dengan tekniknya masing-masing.


Yi Jing hanya membatu tidak percaya tekniknya menjadi sangat menakutkan dan penuh hawa membunuh. Ini tidak sesuai dengan pandangannya tentang kelompok Topeng Misterius.


__ADS_2