Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Persiapan


__ADS_3

Allen dan Nathan bukan kelompok besar, jadi mereka harus menghindari kerusuhan yang tidak penting.


Sesampainya di Kota K, Allen menyuruh Nathan untuk mengurus perusahaan bersama Tiwi. Sedangkan Allen ingin belanja beberapa perlengkapan komputer.


Toko tujuannya adalah Raja, salah satu toko langganannya di kehidupan sebelumnya. Namun siapa yang menyangka ternyata mereka mengalami hal yang sulit di tahun 2010.


"Bos, penurunan obset kita terlalu besar. Jika begini terus kita bisa tutup bulan depan." Seorang karyawan memberikan laporan keuangan pada pemilik toko.


Allen tidak bereaksi, ia hanya diam dan melihat beberapa perlengkapan yang dibutuhkan. Tujuannya membeli Kartu VGA, hal itu tentu saja untuk menambang Coin Bitcoin.


Akhirnya tahun 2010 akan menjadi awal mulanya Bitcoin di kenal masyarakat luas. Bulan ini sudah November, jadi Allen tidak bisa kehilangan momentum.


Bukan sebagai pembuat koin, tapi sebagai peraih keuntungan. Karena membuat sebuah koin berbasis Blockchain atau Bitcoin sangat memakan waktu dan tenaga. Allen memerlukan penghasilan yang cepat berputar untuk persiapan melawan 3 lawannya.


"VGA di tahun ini sungguh buruk, mending aku beli yang biasa. Seingatku tahun depan ada perkembangan pesat teknologi Kartu VGA."


Allen tidak tahu mengapa ia membeli VGA paling mahal, padahal ia tahu bahwa itu tidak akan bertahan lama. Entah mengapa ketika ia mendengar Toko Raja akan bangkrut, hati nuraninya bergetar dan ingin membantu.


"Selamat siang, Bos. Ada tambahan?" tanya kasir.


Sebelum menjawab, Allen sempat melirik Bos Toko Raja tampak murung. Usahanya benar-benar hancur dan mungkin tidak bisa bertahan lama.


Meskipun Allen tahu Toko Raja akan tetap eksis sampai tahun 2021, Allen tidak tega melihat seorang pemimpin sampai begitu murung.


"Sudah ini saja," jawab Allen ke kasir toko.


Sebelum membayar, Allen melambaikan tangannya ke arah bos Toko Raja. "Bos, aku punya ide brilian untuk membantu tokomu. Apa kau ingin mendengarnya?" tanyanya.


Bos Toko Raja melihat Allen, ia segera menunduk lagi karena orang yang meneriakinya hanyalah seorang pemuda.


"Jual saja semua VGA dan Hardisk yang sekarang dengan harga murah. Seingatku, tahun depan akan ada teknologi baru yang sangat bagus. Investasi di satu sektor khusus bisa meningkatkan penjualanmu!" ucap Allen dengan suara keras.


Tidak lupa Allen mengeluarkan kartu kredit dan memberikannya pada kasir. Kartu kreditnya baru, sedangkan kartu kredit yang di bawa Alona sudah dibekukan.


"Jangan sok pintar, aku sudah 12 tahun menjalankan bisnis ini. Teknologi baru tidak akan mengubah pasar Kota K."


Allen menggelengkan kepala. "Tidak, aku yakin akan ada perubahan karena Walikota yang baru akan segera lengser."


Bos Toko Raja juga tahu bahwa Walikota akan segera lengser, tapi lengsernya walikota tidak akan mempengaruhi pasar komputer.


"Jangan mengada-ada, tidak ada hubungannya pergantian walikota dengan..."


Bos Toko Raja menghentikan suaranya, ia membuka berita yang mengatakan bahwa Walikota selanjutnya sangat pro dengan pengusaha. Artinya teknologi yang akan dimasukkan ke Kota K pasti sangat baik.

__ADS_1


"Siapa namamu, Bro?" tanya Bos Toko Raja.


"Banyak orang memanggilku Allen."


Mendengar nama Allen, Bos Toko Raja dan Kasir terkejut. Mereka semua tahu siapa Allen, tidak hanya muda dan cerdas, ia berhasil mengembangkan perusahaannya dalam waktu singkat.


"Wah, Bos. Maaf yang sebelumnya kesalahpahaman, aku tidak berniat meremehkanmu." Bos Toko Raja langsung berdiri dan menangkap tangan Allen dan menjabatnya.


Pada dunia pebisnis, tidak ada namanya senior dan junior. Mereka berkompetisi untuk menciptakan produk terbaik, Allen seorang pria berumur 24 tahunan berhasil membangun bisnis yang menjanjikan. Bahkan dalam satu tahun, dia berhasil mengembangkan aset perusahaannya dari 0 ke triliun rupiah.


Meskipun tidak banyak yang tahu wajah Allen, para pebisnis di Kota K selalu mengingat namanya. Mereka semua bisa selamat karena perannya menekan 5 Perusahaan dari Kota R.


"Tidak perlu terlalu sopan, bos. Kalau VGA terbaru sudah datang hubungi aku di nomor ini. Berapapun jumlahnya aku akan mengambilnya." Allen memberikan kartu nama sebagai bentuk ketulusan.


"Baik, Bos. Aku akan menuruti nasehatmu."


"Baiklah, aku akan pergi dulu." Allen segera meninggalkan toko, ia menyewa taksi untuk mengantarnya ke tempat rahasianya.


Tempat untuk menambang koin Bitcoin disusun rapi di dalamnya. Untuk membangun ruangan ini, Allen telah menghabiskan lebih dari 400 juta.


"Tidak terasa uangku habis hanya untuk membeli peralatan rusak ini." Allen mengganti VGA rusak dengan yang baru.


Penambangan koin Bitcoin sangat menyiksa perangkat keras seperti VGA dan lainnya. Allen sendiri menciptakan program khusus untuk menambang hanya menggunakan VGA, jadi dana yang di keluarkan akan ditekan seminimal mungkin.


Sontak Allen langsung melompat, sistem mendeteksi bahwa uang Bitcoin bisa di deteksi sistemnya.


"Apa-apaan ini, bagaimana mungkin?"


["Jangan terlalu terkejut, Pemain. Setelah pembaruan anda dapat mengakses toko sistem. Tentu saja uangnya menggunakan Bitcoin, semoga harimu menyenangkan."]


Perkataan sistem membuat Allen semakin bingung. Namun pikirannya langsung tercerahkan, toko sistem dapat dipastikan akan menjadi pendorong peningkatan kekuatannya.


"Baiklah, ayo sedikit bermain lebih agresif." Allen membuka perdagangan global, ia membeli semua koin yang ada di pasar online.


Hanya dalam beberapa menit, Allen mendapat 1.000 Bitcoin. Bibirnya tampak tersenyum manis karena mendapat panen besar.


Dompet digitalnya di sebar, Allen tidak boleh dijadikan satu. Itu untuk mengurangi kemungkinan di ambil orang lain.


Setelah memikirkan beberapa cara, Allen membuat beberapa program khusus. Ia ingin memindahkan semua koinnya ke perangkat keras miliknya.


"Menggunakan Hardisk akan sangat berisiko. Lebih baik menggunakan Soliddisk. Tapi harganya di tahun ini bukan maen."


Allen melihat SSD kapasitas 64 GB dengan harga 7 juta rupiah. Ia hanya bisa bisa tersenyum kecut. Padahal di tahun 2010, SSD 128 GB hanya seharga 300 ribu.

__ADS_1


Sambil mengeratkan giginya Allen memesannya, ia harus punya SSD untuk menyimpan Bitcoin miliknya.


Setelah semua urusannya dengan koin selesai, Allen segera keluar dan mendapati bahwa dirinya sedang diikuti.


"Sejak kapan dia mengikutiku?" gumam Allen mulai panik. Ia terlalu fokus dengan komputer hingga tidak menyadari lingkungan sekitar, jadi Allen harus berhati-hati.


Setelah berjalan beberapa saat, Allen merasakan pergerakan musuh di belakang. Musuhnya segera menikamnya menggunakan pisau beracun.


Allen berbalik dan menangkap pergelangan tangannya, tanpa menunggu lama ia langsung memelintirnya dan membantingnya.


Kekuatan Allen tidak dapat di tahan manusia biasa, jadi ia mengontrolnya sebaik mungkin.


Ternyata orang yang ingin menikamnya adalah Yone. Kemampuan uniknya adalah menyamar menggunakan kulit buatan.


Karena tidak ingin membunuhnya, Allen membawa Yone ke pinggir dan langsung menghubungi Nathan.


"Segera jemput aku di taman, bawa mobil." Allen langsung menutup telepon setelah mengatakan permintaannya. Tidak lupa ia mengambil video untuk mengamankan bukti.


Seperti yang diharapkan, empat orang bergerak dan meninggalkan tempat kejadian. Bisa dipastikan empat orang itu adalah musuh.


"Sepertinya mereka belum menyerah, baiklah mari bermain dengannya." Allen segera mematikan kameranya.


Nathan datang dan membawa Yone masuk ke dalam mobil. "Bos, kenapa tidak menyingkirkannya? dia akan menjadi masalah di masa depan."


"Tidak, aku merasa masih ada ruang diskusi dengannya. Apa kau tahu mengapa aku tidak membunuhnya? itu karena kemampuan uniknya terlalu hebat."


"Kemampuan unik?"


"Pria tua ini bisa menyamar dengan sempurna, lihatlah kulit di wajahnya. Ini hanya kulit buatan biasa, tapi Yone bisa memanfaatkannya dengan baik."


Pembicaraan Allen dan Nathan di dengar Yone yang pura-pura pingsan. Ia tidak menyangka ternyata penyamarannya sudah diketahui sejak awal.


"Untuk sekarang fokuskan dirimu pada 2 bajingan yang mulai bergerak." 2 pemain perusahan besar di Kota R tidak mau mengikuti perintah David, makanya mereka membuat skenario khusus.


"Apa pendukung mereka menyadari pergerakan kita?"


"Tidak, dua orang itu akan berpindah kubu. Sebaiknya kita bertahan dan mengambil kesempatan seperti ini." Allen menunjuk Yone.


"Pria tua itu sebentar lagi selesai umurnya, apa yang baik darinya?"


"Dunia beladiri tidak sempit, aku punya cara untuk meningkatkan masa hidupnya. Sekarang aku butuh kesetiaannya, siapkan semua skenario untuk membuatnya setia padaku."


"Baik, Bos."

__ADS_1


Nathan dan Allen mengatakan itu dengan gamblang. Yone tentu saja mendengar pembicaraan mereka dan mengumpat dalam hatinya, "Bocah bau sialan!"


__ADS_2