
Allen tidak melihat sama sekali bunganya di tukar, dia sudah memastikan dengan Mata Dunia. "Kapan di tukar?" ucapnya kebingungan.
[Ilusi, perempuan itu menggunakan ilusi.]
Sistem mulai membantunya dalam kehidupan sehari-hari, sekarang dia tidak sendirian.
"Dimana dia meletakkannya?" tanya Allen.
[Gerobak yang di bawa Linda diselimuti Formasi Ilusi tingkat A. Mata Dunia sudah menunjukkan arah yang tepat, tapi tanganmu bergerak ke sisi lain.]
Penjelasan Sistem masuk akal, Allen merenung dan memikirkan gerakannya. Dia sama sekali tidak membuat kesalahan, tapi masih bisa kecolongan.
"Sudahlah, aku berhutang padanya. Besok atau lusa pasti dia datang lagi." Allen memalingkan badan dan keluar kantor.
Linda yang menyanar sebagai nenek tua masih berputar-putar di depan perusahan. Dia dihadang oleh penjaga keamanan yang juga Pejuang tingkat 2.
"Apa dia gila?" tanya Allen. Seharusnya seroang pembunuh tidak perlu menunjukkan dirinya ke depan publik.
Sebelum menemukan jawabannya, Linda melambaikan tangan padanya.
"Nak, aku disini. Cepat bayar hutangmu." Linda berteriak dengan suara keras hingga orang-orang disekitarnya mendengar.
Allen berjalan santai dan tersenyum tipis. "Ini Nek, terima kasih sudah menunggu. Tapi dompetku yang berisi uang ketinggalan."
Linda tersenyum manis dan segera mengambil uangnya. Dia memalingkan badannya dan segera pergi.
"Cih, ekspresinya sangat datar untuk seorang pemimpin perusahaan." kata Linda dalam hatinya.
Allen memang pemimpin perusahaan, tapi dia tidak dikenal banyak orang. Ditambah lagi semua urusan perusahaan sekarang dikendalikan pihak luar. Tiwi sendiri masih bermeditasi di pulau Nemo demi mencapai Prinsip Jiwa tingkat 5.
Allen memalingkan badan dan masuk kembali ke kantor, dia langsung menuju lantai lima dan melihat ke luar jendela.
"Benar-benar profesional. Dia bahkan menyiapkan puluhan jebakan untuk membunuhku." Allen berkata dengan tenang.
Meskipun Linda cukup lemah, penggunaan Racunnya sangat baik. Allen tidak bisa meremehkannya.
Allen meminum teh hijau di meja, itu disediakan oleh pramu saji di perusahan. Setelah minum satu tegukan, pemberitahuan sistem muncul.
[Tubuh Raja menyerap racun dan mengubahnya menjadi Energi Murni.]
[Selamat, Kebal Racun meningkat menjadi Tingkat Menengah.]
"Apa?." Allen langsung melihat cangkir tehnya dengan Mata Dunia.
[Teh Hijau
Terdapat racun ganas yang dibuat oleh Suku Sumeria.]
Allen segera mencari asal usul bangsa Sumeria melalui internet. Matanya gemetar karena tidak percaya Suku Sumeria masih ada di dunia ini.
__ADS_1
Suku Sumeria menyembah Dewa Racun, Gula. Suku mereka mengalami kehancuran oleh raja pada zaman itu, Aegeus.
Allen tidak percaya dengan matanya, dia melihat lagi racun yang ada di teh dan pengatarnya masih sama.
"Ini gila, mereka pembunuh masal masih hidup." Allen tidak bisa membiarkan Linda hidup, dia harus mencari tahu informasinya.
Tanpa pikir panjang, Allen membuka jendela dan melompat dari lantai 5. Matanya memancarkan cahaya ungu kehitaman, kakinya berjalan di atas udara.
Tujuannya sangat jelas, Allen langsung menerobos semua jebakan tanpa terluka sedikitpun. Tangan kanannya segera menangkap leher Linda dan mengangkatnya.
"Katakan padaku, dimana kau mempelajari racun teh di ruanganku?" tanyanya sambil mengeratkan giginya.
Linda tersenyum dan mengayunkan kaki kanannya. Ujung sepatunya mengeluarkan pisau dan mengiris pipi Allen.
"Kau pikir aku bodoh!." Linda mencoba melepaskan pegangan di lehernya. Namun usahanya tidak berhasil, matanya terbuka lebar ketika melihat Allen tidak bergeming sedikitpun.
Darahnya mulai menetas tapi luka di pipinya segera sembuh. Hal itu membuat Linda gemetar ketakutan.
"Monster, kau pasti monster!." Linda berontak dan mengeluarkan semua kartu yang dia sembunyikan.
Allen bisa menghentikan semuanya dengan mudah, sampai akhirnya Linda memakan racun di giginya demi menghilangkan jejak.
"Sial, apa dia mati?" tanya Allen sedikit panik.
[Gunakan pil Racun di Toko Sistem. Harganya cuma 10 Koin Emas.]
Tanpa pikir panjang Allen menekan beli dan memaksa masuk Pil Racun dari Toko Sistem. Efeknya cukup cepat, Linda muntah darah hitam dan matanya menatap tajam ke arah Allen.
Allen sigap dan langsung menghentikan lengannya, tangan kirinya segera menekan titik akupunktur sehingga membuat Linda tidak bisa bergerak.
"Jangan membuat gerakan sia-sia, sekarang hanya suaramu yang bisa keluar. Jadi jangan buang tenaganmu." Allen memberi perintah.
Meskipun sudah ditekan sedemikian rupa, Linda tetap berusaha membunuh dirinya sendiri. Padahal dia adalah talenta yang sangat baik.
Sampai akhirnya Allen merasakan kehadiran 3 orang pria bertelanjang dada serta otot kecil. Anehnya kaki mereka tidak menyentuh tanah seperti hantu.
Mata Dunia digunakan dan Allen terkejut setelah melihat informasinya.
[3 Jendral Hantu dari Suku Sumeria. Semuanya peringkat 7.]
"Terima kasih sudah membuatnya menjadi singkat, Sistem." Allen bergumam dalam hatinya.
Telapak tangan salah satu pejuang diarahkan padanya, Allen sedikit curiga dan membuat gerakan melompat ke belakang. Sayangnya itu tindakan bodoh, dua orang sudah menunggunya di belakang dan siap menusuk Allen.
Memanfaatkan Elemen Angin, Allen melompat sekali lagi dan menghindari serapan lawan. Tangan kanannya masih membawa Linda yang terikat tali.
"Siapa kalian?" tanya Allen seperti anak bodoh.
Namun tiga orang itu tidak menjawab dan segera melempar 30 jarum ke arahnya. Allen menggunakan Api dan Angin secara bersama untuk menghilang dari pandangan musuh.
__ADS_1
Tiga orang itu bergumam aneh, Allen tidak peduli dan berlari menjauh. Namun sebuah formasi raksasa mengurung mereka semua termasuk Allen dan Linda.
"Serahkan putri padaku!." Salah Seorang Pejuang berkata dengan angkuh.
"Langkahi dulu mayatku." Allen memprovokasi mereka bertiga dengan wajah jelek.
Tiga orang dari Suku Sumeria mengarahkan telapak tangan padanya, Allen tidak mungkin terjebak lagi. Dia berlari kesamping dan asap beracun berwarna hijau keluar.
Seluruh wilayah di dalam formasi tertutupi racun hijau. Tiga pejuang beladiri itu bukan orng bodoh, mereka menggunakan aura untuk memblokir racun ke dalam tubuhnya. Teknik ini hanya bisa dipraktekkan Suku Sumeria.
Allen tidak peduli dengan racun, dia menghirup dan Tubuh Raja menyergapnya. Tidak mau membuang banyak bahan bakar, Allen mengeluarkan Mahkota Raja di lengan kirinya.
Setelah beberapa menit, tiga pejuang beladiri mendekati Allen dan Linda tergeletak di tanah. Salah satu dari mereka langsung mengeluarkan masker dan menutupi wajah Linda.
Allen tersenyum dan melempar tiga jarum tepat ke tenggorokan musuhnya. Kecepatan dan kekuatannya sangat kuat, sehingga menembus targetnya dengan mudah.
"Bagaimana bisa?" ucap salah satu pejuang beladiri paling kuat.
Allen menyeret mereka dan langsung menggunakan Pelahap Jiwa pada tiga pria. Tumpukan ingatan tentang siapa mereka mulia masuk kedalam ingatan, perlahan Allen tahu siapa di balik bangkitnya Suku Sumeria.
"Keluarga Baruch bersembunyi sangat dalam. Mereka bahkan punya 3 suku kuno lainnya yang telah dibangkitkan." Allen mulai memikirkan langkah selanjutnya.
Linda yang sadar langsung memposisikan pedang dan melempar dirinya ke neraka. Allen hanya bisa menggelengkan kepala, dia memang berniat tanya baik-baik tapi Linda bersikap terlalu berlebihan.
Pelahap Jiwa digunakan lagi dan mencuri sebagian ingatan penting Linda dan hubungannya dengan Keluarga Baruch.
Allen sekarang tahu mengapa Keluarga Baruch terus bersembunyi setelah kelelahannya. Mereka berhasil meneliti suku kuno dan merekayasa DNA nya dan memasukkannya ke dalam tubuh manusia zaman sekarang.
Dengan pengorbanan puluhan ribu manusia, Keluarga Baruch berhasil menciptakan formula untuk membangkitkan orang-orang zaman kuno, salah satunya Suku Sumeria.
Rekayasa Genetik tidak diperbolehkan pemerintah dunia, oleh karena itu Keluarga David bersembunyi.
Ingatan yang didapatkan Allen hanya merujuk pada kebangkitan mereka di zaman modern. Dia tidak bisa menggali ingatan di zaman kuno.
"Informasi ini sudah lebih dari cukup. Menimbang kecepatan pembangkitan suko kuno, Keluarga Baruch hanya bisa membangkitkan satu orang setiap tahunnya." Allen bergumam dan merancang strategi untuk menggagalkan semua penelitiannya.
"Tidak ada celah, mereka terlalu kuat saat ini. Aku harus segera memahami Prinsip Jiwa tingkat 5." Allen tidak bisa menunda lagi, dia dan kelompoknya dalam masa krisis.
Menurut ingatan Linda, kakeknya juga akan dibangkitkan. Kakek Linda adalah orang yang sangat kejam dan bisa mengendalikan racun dengan sangat baik. Bahkan Linda pernah kalah hanya dengan kedip mata.
Allen tidak membersihkan tempat pertarungan, dia melakukan kesalahan. Seorang pria berpakaian rapi mengusap tanah dan berkata, "Darahnya masih segar. Ada pertarungan disini sebelumnya."
Orang lain yang bersamanya membawa pedang besar di punggungnya. "Artinya Suku Sumeria gagal?" tanyanya.
"Tidak tahu, yang pasti Allen itu punya kekuatan yang lebih dari tiga ketua Suku Sumeria."
"Mereka juga bodoh, pengguna racun ingin melawan pengguna otot di wilayahnya sendiri."
Mereka berdua malah mencela rekannya yang tewas di tangan musuh. Dua pria itu kembali dan melaporkan situasi terkini.
__ADS_1
Hujan lebat serta angin kencang turun ke bumi. Allen berlindung di bawah pohon sambil menghangatkan badannya menggunakan elemen api.
"Hujan ini tidak wajar, aku harus bergerak." Allen berlari terus menuju Gua Misterius dan masuk dengan santainya.