Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Kejutan


__ADS_3

Bernard Baruch sudah kehabisan kesabaran, dia hanya ingin melihat Raja Surgawi hancur bersama dengan Kota K.


Penasihat Keluarga Baruch hanya bisa menggelengkan kepala, dia sudah melayani kepala keluarga selama beberapa generasi tapi ini pertama kalinya kepala keluarga sangat bodoh.


Menjatuhkan Nuklir tidak hanya menghancurkan musuh dan wilayah, tapi juga akan menjauhkan diri dari tetangga. Bahkan mungkin mereka akan kehilangan dukungan dari para bangsawan kaya.


"Tuan, Nuklir siap dilepaskan." Pria Berbaju rapi mengatakannya kesiapannya.


"Bagus, jangan buang waktu lagi dan lepaskan bomnya!" teriak Bernard Baruch penuh dengan kepuasan.


David yang melihat ayahnya menjadi gila hanya bisa diam. Dia ingin melihat apa yang bisa dilakukan Raja Surgawi tanpa kehadiran Allen.


Sebuah bom raksasa dilepaskan ke udara, bom itu mengarah langsung ke Kota K yang punya penduduk puluhan ribu orang.


Allen yang merasakan ancaman langsung melihat keatas. "Bom Nuklir? Apa mereka sudah gila?" ucap Allen kebingungan.


Silvy dengan suara pelan mengatakan, "Energi Nuklir sangat membantu Lentera Hantu memurnikan jiwa jahat."


Allen mendengar suara itu dan langsung berlari ke tengah-tengah lapangan. Tanpa pikir panjang dia langsung mengeluarkan Lentera Hantu yang dibelinya dari lelang.


Simon, Tiwi, Pedro, Ye Mo, Shera dan semua anggota Raja Surgawi lainnya berdiri di belakang Allen. Mereka tahu ajal sudah mendekat, tapi tidak satupun darinya takut.


"Bos, sudah terlambat melarikan diri. Apa yang ingin kamu sampaikan?" tanya Simon dengan suara sedih.


"Melarikan diri? Apa yang kau katakan?." Allen malah kebingungan karena semua orang dari Raja Surgawi malah berkumpul di alun-alun kota.


Semua orang tersenyum dan melihat bom ke atas langit. Ledakan super besar meluluh lantakan semuanya. Gelombang udara mencabut pohon dari akarnya kemudian menbakar daunnya.


Asap ledakan bom menjulang tinggi ke langit hingga 500 meter jauhnya. Sema pepohonan dan hewan-hewan mati di tempat. Bahkan bau tak sedap muncul di sekitar Kota K.


Anehnya Kota K masih utuh, formasi raksasa yang disusun Allen masih berdiri tegap tanpa bergeser sedikitpun.


Debu-debu yang beterbangan mulai hilang, kubah raksasa yang melindungi Kota K mulai menghilang.


Semua orang yang melihatnya terkejut, ledakan nuklir sekuat itu tidak bisa menggores formasi raksasa Kota K. Bahkan Simon dan semua orang Raja Surgawi tidak percaya keajaiban ini.


Sebelum semua orang sadar dari ketidakpercayaannya. Allen justru senang dan berteriak, "Bagus serap semua fusi nuklirnya!" katanya sambil melihat Lentera Hantu.


Lentera Hantu bersinar dan mulai berubah bentukan menjadi Prisma Segi Lima setinggi 1 meter. Tangan Allen ingin menyentuh Lentera Hantu yang sudah berevolusi.

__ADS_1


"Jangan sentuh, itu punya energi yang belum stabil." Zahra mengingatkan ayahnya.


"Tidak masalah, energi kacau itu bisa menjadi stimulus Prinsip Jiwa." Silvy mengirim telepati dengan suara pelan.


Allen tidak ingin mengecewakan keduanya, jadi ia harus menyuruh seseorang untuk melakukannya. Tanpa diperintah Lembu Suro keluar dengan wujud peri. Wujudnya dapat dilihat semua anggota Raja Surgawi.


"Halo para manusia pecundang. Apa kabar? Aku harap kalian tidak baik-baik saja!" teriak Lembu Suro dengan gayanya yang sombong.


Tanpa menunggu jawaban Lembu Suro langsung terbang menuju Lentera Hantu dan menempelkan tangannya. Aura hitam muncul ke langit kemudian mengumpul menjadi monster bergigi tajam.


"Manusia rendahan sepertimu berani membangkitkanku. Terimalah kemarahanku!" teriak Monster Hitam dengan suara serak.


Aura hitam mulai muncul dan masuk ke tebuh Lembu Suro. Bukannya kesakitan, Lembu Suro justru bertambah kuat karena tubuhnya secara alami memperbaiki kekuatan hantu.


"Haha, terima kasih makannya. Sudah lama aku tidak memakan sesuatu seperti ini." Lembu Suro menepuk-nepuk perutnya.


"Tidak mungkin, bagaimana manusia sepertimu bisa menahan kekuatanku!" ucap Monster Hitam. Dia masih mengira Allen yang menyerap energi hantu, padahal Lembu Suro menyerpanya dengan ganas.


Allen dengan penuh percaya diri mengatakan. "Tidak perlu bingung, aku ditakdirkan akan menjadi tuanmu," katanya menunjuk monster hitam.


Bukannya tersanjung, Monster Hitam tertawa keras. "Bagus, bagus sangat menghibur manusia. Aku menunggumu di akhir zaman."


Allen sekarang mengerti mengapa Lentera Hantu membutuhkan fusi nuklir. Itu digunakan untuk mempercepat Kebangkitan Lucifer.


Karena semua pasukan Raja Surgawi punya kemampuan menyerap energi Hantu, ini bisa menjadi manfaat yang tiada tara.


Zahra dan Allen sekarang mengerti mengapa Silvy ingin Lentera Hantu ditamparkan di dekat Pohon Dunia. Prisma batu yang mengurung tubuh Lucifer terbuat dari energi alam, sedangkan Lucifer adalah hantu sekaligus iblis yang sangat kuat.


Setiap kali dia mendapatkan kekuatanku jahat, maka sebagian kekayaan Lucifer akan dipaksa keluar.


Dari sana Silvy ingin anggota yang berpotensi untuk menyerap aura Lucifer dan meningkatkan pemahamannya tentang Prinsip Jiwa.


Setelah serangan bom nuklir pertama, seluruh dunia mulai mengeritik kepemimpinan Keluarga Baruch. Bahkan Asosiasi Pejuang Beladiri juga ikut campur demi mendamaikan keduanya.


Namun Bernard Baruch menolak semua saean dari semua orang. Bahkan dia tidak membaca surat dari Asosiasi Pejuang Beladiri. Dia yakin dengan pasti keluarganya tidak akan mendapat masalah.


Setelah tempatkan bom nuklir pertama gagal, sehari setelahnya Bernard Baruch melemparkan serangan lagi. Namun hasilnya tetap sama, tidak ada sedikit kerusakan yang diderita Kota K dan Raja Surgawi.


Allen menyuruh para petinggi Raja Surgawi dan dirinya sendiri menyentuh Lentera Hantu. Sebelum monster hitam keluar, semua orang berebut menyerap energi hantu.

__ADS_1


"Manusia sialan, setelah aku bangun kalian akan menjadi sarapanku!" teriak Monster Hitam.


Anggota lainnya kembal ke Pulau Nemo, kemudian disusul Allen yang membawa Lentera Hantu berbentuk prisma segi tiga.


Tanpa rasa takut Allen menaruhnya di dekat Pohon Dunia. Setelah menunggu dua tarikan napas, pemberitahuan sistem muncul.


[Progres Pencairan : 70%.


Setelah berhasil mencapai 100%, maka Raja Hantu akan keluar dan membentuk tubuhnya. Meskipun sebutannya Raja Hantu, dia sebenarnya adalah Iblis kuat bernama Lucifer.]


Pemberitahuan sistem menandakan bahwa Lentera Hantu akan segera mencair. Namun setelah menunggu 10 tarikan napas, Allen mendapat pemberitahuan lagi.


[Progres Pencairan : 69%.]


Jumlahnya turun dari sebelumnya, artinya Lentera Hantu bertambah kuat setelah berisi di samping Pohon Dunia.


Tidak hanya menyerap Energi Alam, Lentera Hantu juga mengubah Energi Alam menjadi energi hantu. Allen dan semua pasukan Raja Surgawi duduk di depannya dan menyerap semua energi hantu.


Prinsip Jiwa memurnikan energi hantu dan mengubahnya menjadi Energi Murni. Tanpa disadari semua anggota Raja Surgawi bertambah kuat dengan sangat cepat.


Tembakan ketiga fusi nuklir dilancarkan lagi. Semua penduduk Kota K tidak terpengaruh dan melanjutkan pekerjaannya. Kubah pelindung menghalangi senyawa negatif yang dihasilkan dari nuklir. Akibatnya sekarang sekitar Kota K menjadi gersang dan tanahnya tidak layak huni.


Butuh 100 tahun untuk mengubah tanah bekas fusi nuklir menjadi subur seperti biasanya. Allen tidak peduli dengan area sekitar, jadi dia membiarkannya.


Namun Allen tidak tinggal diam, dia membeli banyak sekali Biji Besi untuk dijadikan senjata berat. Kemudian dia memesan banyak sekali beji untuk membangun alant transportasi ke luar kota.


Setelah di tekan oleh seluruh dunia, Keluarga Baruch tidak akan berani menyerang mereka sembarangan. Allen membuat sistem yang bisa membuka dan menutup formasi pertahanan.


Satu bulan berlalu tanpa ada kejadian yang penting. Allen duduk di tengah alun-alun bersama dengan sebodol air putih dan rokok sebungkus.


"Sudah lama aku tidak menikmati pemandangan yang indah ini." Allen melihat langit yang berwana putih sedikit jingga.


Seorang wanita cantik menghampirinya. "Kau masih saja seperti dulu, Allen."


Wanita itu adalah Clarissa yang baru masuk ke Kota K dengan susah payah. Tidak hanya harus melewati gurun sejauh 20 kilometer, Clarissa tampak sangat berkeringat.


"Keringat sangat tidak cocok denganmu." Allen dengan santai membalas pernyataan Clarissa. Tangan kanannya mengambil rokok dan kirinya mulai menyalakan korek api.


"Aku akan langsung keintinya. Jadilah suamiku."

__ADS_1


Allen tercengang hingga menjatuhkan rokok yang ada di mulutnya. "Hah?"


__ADS_2