Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Ular Naga


__ADS_3

Jika Allen bertemu dengan pria berkacamata di kehidupan ini, mungkin saja ia akan mencekiknya hingga mati. Namun semuanya bisa terjadi tergantung dengan situasinya, mungkin saja dengan mental poin sebesar 15, Allen punya pemikiran berbeda.


Allen sudah sampai di Kota H, ia menggunakan pesawat paling cepat untuk berangkat. Tujuannya kesini mencari informasi tentang wilayah persembunyian Ular Naga.


Tepat setelah ia keluar dari bandara, matanya dimanjakan dengan pemandangan laut dan pohon yang sangat indah. Kota H atau sering disebut sebagai keindahan dunia adalah tujuan tempat liburan utama seluruh dunia. Tidak hanya bersih, para turis yang masuk harus menjaga kebersihan, karena itulah banyak kamera perekam di setiap sudut wilayah ini.


“Benar yang dikatakan orang, melihatnya langsung lebih baik daripada di depan komputer.” Allen bergumam pelan menikmati pemandangan.


Mendengar Allen mengatakan itu, seorang pria dengan kaos hijau mendekatinya. Senyumnya tampak sangat manis dan penuh dengan trik. “Tuan, sepertinya Anda baru saja ke Kota H. Aku bisa mengantar Anda ke mana pun!” katanya sambil menyentuh dadanya dan sedikit membungkukkan badannya.


Allen tidak terlalu mengerti dengan bahasa tubuh manusia, tapi ia bisa mengetahui modus-modus para penipu. “Aku sangat menghargai jasa Anda, tapi aku hanya ingin berjalan-jalan.”


“Baiklah, jika Anda membutuhkan sesuatu tolong hubungi saya.” Pria kaos hijau itu menyodorkan kartu nama yang mempunyai lambang bunga di pojok kanan atasnya.


“Bunga Mawar, apa Anda dari perusahaan itu?” tanya Allen dengan suara tenang. Aslinya Allen sangat senang bisa menemui salah satu anggota mereka dengan cepat.


“Benar, aku dari perusahaan bunga mawar!” ucap pria kaos hijau. Sebenarnya ia hanya menempelkan lambang acak di kartu namanya, itu dilakukan supaya tidak ada ruang kosong saja.


“Bagus, ayo masuk ke mobil. Aku ingin mengunjungi beberapa destinasi wisata.” Allen tampak senang, padahal ia sedang di tipu oleh pemandu wisata abal-abal.


Setelah masuk ke dalam mobil, Allen langsung mengajukan beberapa pertanyaan dasar untuk memastikan dirinya tidak salah. Anehnya semua pertanyaan Allen bisa di jawab oleh pemandu wisata dengan mudah, hal itu bisa dilakukan karena pemandu wisata itu selalu mendapat pertanyaan yang sama.


“Maaf, Tuan. 3 pertanyaan sebelumnya tidak gratis. Sebaiknya Anda jangan memainkan trik murahan lagi,” kata sopir dengan nada penuh percaya diri. Ia sudah melakukan ini puluhan kali, jadi suaranya tidak gemetar sama sekali.


Allen tersenyum tipis, ia mengangguk. “Aku tahu itu, berapa biayanya. Sebutkan saja!” katanya dengan santai.


“10 juta saja, kami harus mengikuti peraturan perusahaan. Tidak ada tawar menawar tentang harganya,” kata Pemandu Wisata.


Mata Allen terbuka lebar, ia tidak pernah menyangka informasi yang menurutnya penting ternyata hanya berharga 10 juta rupiah. “Baiklah, aku akan membayarnya. Untuk sekarang ayo ke tempat yang nyaman,” jawab Allen sambil menutup mata dan tersenyum tipis.


Pemandu Wisata tidak bisa memikirkan jawaban dari pertanyaan Allen, menurutnya tempat yang nyaman adalah keramaian di sebuah taman hiburan. Makanya ia langsung menancap gas dan menuju salah satu taman hiburan paling besar di dunia.

__ADS_1


Allen sama sekali tidak mengerti mengapa pemandu wisata itu mengajaknya ke tempat yang sangat ramai. Namun Allen masih tetap mengikuti permainan Pemandu Wisata dan membayar tiket masuk dengan harga yang sedikit lebih murah.


Setelah berjalan beberapa saat, pemandu wisata melihat komedi putar. “Sesungguhnya pengetahuan itu adalah pisau bermata dua, apa kau yakin dengan apa yang sedang kau cari?” tanyanya.


Allen sadar bahwa ia sedang di uji untuk kedua kalinya. Ia tersenyum tipis dan mengalihkan pandangannya ke langit. “Seperti yang Anda katakan, ada dua mata yang bisa menyakiti musuh dan diri kita sendiri. Tapi Anda lupa bahwa pisau itu bisa digunakan sebagai senjata rahasia.”


“Jawabanmu terlalu aneh, Tuan. Tapi aku mengakui itu suatu yang bisa membuka mataku. Aku ingin ke kamar mandi, tolong tunggu di sini!” kata Pemandu Wisata dengan santainya.


Allen mengangguk dan menatap komedi putar, karena hari sudah gelap, lampu komedi putar sangat indah. “Sampai kapan kau mengikutiku terus?” kata Allen melirik ke arah pohon.


“Seperti yang diceritakan pelanggan kami, kau adalah orang yang sangat mengerikan. Ayo ikuti aku!” kata pria misterius.


Pria misterius itu adalah agen resmi dari Bunga Mawar, siapa yang menduga Allen bertemu dengan agen resmi ketika pemandu wisata sedang berjalan ke kamar mandi.


Allen dan Agen Resmi berjalan menuju pintu belakang sebuah rumah hantu, Agen Resmi mengetuk pintunya 3 kali, kemudian ia berkata kode yang tidak bisa di dengar manusia biasa. Namun Allen sudah berkembang, ia tanpa sadar mendengar percakapan pelan agen resmi.


“Kepala singa mau masuk, ia sendiri tanpa taring.”


“Roger, Kurung dan biarkan. Raja sedikit lapar.”


Setelah mengatakan itu, seorang pria membuka pintu dari dalam. Allen bisa melihat pintu yang tampak seperti kayu biasa, tapi setelah dibuka ia menyadari bahwa pintu itu terdapat sebuah baja atau mungkin kaca anti peluru.


Agen Resmi mengundurkan diri, pria misterius lainnya membimbing jalan tanpa mengatakan apapun, Allen cukup polos kali ini. Ia datang ke markas penjual informasi dengan identitas asli.


Pria bertopeng putih kebiruan duduk di belakang meja, matanya memandang Allen dengan kekuatan seorang Pejuang Beladiri. Namun ia tidak menemukan sedikitpun trik untuk menyembunyikan identitas.


“Apa yang kau inginkan?” tanya pria bertopeng.


“Informasi.”


“Siapa?”

__ADS_1


“Ular Naga!” kata Allen dengan suara santai.


Mendengar lawan bicaranya dengan santai menyebut organisasi jahat, pria bertopeng langsung mencurigai identitas Allen. “Sial, mungkinkah kemampuan penerawanganku gagal, seberapa kuat bocah ini!” katanya dalam hati.


Melihat ekspresi penjual informasi terkejut, Allen segera sadar bahwa Ular Naga bukan tempat baik. Namun ia harus segera menemukan Silvy dan membuat kontrak.


“Aku siap membayar lebih.”


Pria bertopeng menggelengkan kepala. “Untuk apa kau mencari mereka?”


“Seingatku Bunga Mawar tidak pernah bertanya informasi digunakan untuk apa!” jawab Allen dengan naga tegas. Ia tahu bahwa lawan bicaranya sedang menyelidikinya.


Pria Bertopeng tampak membuat gestur tersenyum, Allen segera menyadari bahwa lawan bicaranya sedang membuat rencana lain.


“Tidak perlu mengikuti hal formal seperti itu. Aku menjual informasi hanya untuk senang-senang, jadi mari berteman.” Pria Bertopeng berdiri dan mengulurkan tangannya. Entah mengapa firasatnya mengatakan bahwa Allen adalah orang yang sangat tepat untuk dijadikan sekutu.


“Awalnya aku enggan berteman dengan kalian, tapi setelah mengalaminya sendiri aku berubah pikiran. Panggil saja aku Allen.” Siapa yang percaya Allen mengatakan nama aslinya dengan begitu mudah.


Pria bertopeng juga memperkenalkan dirinya sambil membuka topengnya. “Semua orang memanggilku, Tomy.” Tentu saja itu bukan nama asli, tapi Allen mempercayainya karena kurang berpengalaman di dunia nyata.


Namun sifat polosnya menghindarkan dia dari masalah lainnya, karena identitasnya sebagai Pala Kuning tidak akan bisa diungkap.


“Apa kau masih berminat dengan informasinya?”


“Tentu saja.”


Tomy menjelaskan sejarah Organisasi Ular Naga, mereka berdiri para tahun 1945, lebih tepatnya pada bulan september. Kala itu dunia berhasil menyepakati perdamaian dunia, tapi ada beberapa orang yang tidak setuju dengan perdamaian. Itulah awal dari berdirinya nama Ular dan Naga, ular mewakili mereka yang bertarung dengan lidahnya tapi tetap mematikan, sedangkan Naga mewakili anggotanya yang tak terkalahkan.


Seiring berjalannya waktu, Ular Naga mulai sombong dan menggunakan cara kotor untuk mencari kekuatan. Mereka tidak segan-segan membunuh manusia untuk dijadikan eksperimen.


Dunia mulai menyadari mereka pada tahun 1998, korban yang jatuh untuk eksperimen gila itu mencapai 100 ribu orang. Itu semua bisa terkuak karena salah satu peneliti kabur, kondisi mentalnya rusak tapi punya kekuatan yang tidak masuk akal.

__ADS_1


Kala itu Kota M menjadi eksekutor untuk menyelesaikan kerusuhan yang dilakukan peneliti dari Ular Naga. Pada tahun 1999, sebuah keluarga besar dari Kota S menyerang markas Ular Naga hingga rata dengan tanah. Penguasa Kota S kalah itu tutup mata dan membiarkan pelanggaran hak asasi manusia itu.


Setelah kejadian tahun 1999, semua anggota Ular Naga telah berpencar. Namun tahun 2007, tiba-tiba seorang pemimpin dari Ular Naga mengumpulkan semua anggota.


__ADS_2