Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Peri Pendukung


__ADS_3

Allen tidak pernah melihat peri di kehidupan sebelumnya, jadi ia tidak punya informasi sedikitpun. “Jadi apa yang harus aku lakukan?” tanyanya tanpa rasa bersalah, tujuannya sekarang adalah bertambah kuat.


Silvy tampak memalingkan wajahnya, ia tidak mau menjawab pertanyaan Allen. Tapi dalam hatinya ia ingin membantu manusia berpotensi seperti orang di depannya.


Merasa di abaikan, Allen meninggalkan Silvy. Tidak ada waktu untuknya menunggu sesuatu yang tidak pasti, sampai akhirnya ia bermeditasi di bawah pohon dan mengedarkan teknik beladirinya.


Aura yang awalnya berwarna putih dan hangat mulai menunjukkan warnanya, itu menandakan ia melangkah ke pejuang tingkat 4. Warna ungu terang terlihat, Allen terus mempraktikkan teknik meditasi.


Silvy melihatnya dari jauh, ia mulai panik karena peri api, peri tanah, dan peri air mulai tertarik pada Allen. Merasa akan tersaingi, Silvy dengan cepat terbang ke arah Allen untuk memastikan mengucap kontrak.


Melihat Silvy yang mulai bergerak, peri api tidak tinggal diam. Ia juga mendekat dengan kecepatan tinggi. Tanpa terasa pohon di sepanjang jalurnya terbakar dan hawa panas mulai terasa. Peri air dan tanah juga tidak mau kalah, mereka di sudut yang berbeda terbang mendekat.


Allen yang menjadi pusat dari 4 elemen merasakan perubahan pada auranya. Sekarang auranya tidak hanya hangat, tapi bisa dingin, keras, bahkan panas. Ia mulai berpikir tentang mereka yang punya kemampuan aneh seperti meledakkan diri.


Setelah beberapa saat, Allen membuka matanya perlahan. Ia melihat sisi timur semua pohon terbakar, sisi utara semua pohon terpotong, sisi barat semua pohon tumbang hingga akarnya keluar, dan sisi selatan semua pohon membeku.


Dilihat secara kasat mata, peri air adalah peri paling kuat dari keempatnya karena bisa mengubah air menjadi bentuk lainnya yaitu es. Namun peri kuat diiringi dengan persyaratan kontrak yang tidak masuk akal.


Keempat peri mengatakan hal yang sama. “Buatlah kontrak denganku!”


“Apa untungnya aku membuat kontrak dengan kalian?” tanya Allen mencoba menenangkan dirinya. Ia sama sekali tidak menduga para peri mendatanginya untuk membuat kontrak, hal itu selaras dengan Misi Khusus pembukaan level 3, memiliki Spirit Pendukung.


Jika seorang pejuang mempunyai spirit pendukung, mereka dapat menggunakan elemennya untuk menambah kekuatan. Budi sendiri tidak memiliki Spirit Pendukung, ia hanya mengandalkan tinjunya untuk bertarung.


Tidak hanya bisa menggunakan elemen Spirit Pendukung, seorang kontraktor bisa mendapat banyak informasi dari para peri. Sehingga perkembangan mereka tidak akan terbatas menjadi Pejuang tingkat 4.


Salah satu persyaratan seorang Pejuang tingkat 5 adalah Spirit Pendukung, makanya para pejuang tingkat 5 bisa menggunakan serangan dengan aura yang berwarna. Secara umum ada 4 elemen yang bisa digunakan manusia, mereka adalah api, angin, air, dan tanah. Namun ada beberapa peri langka yang punya elemen lain, contohnya logam, kayu, dan lain sebagainya.


Pria yang menyerang Allen dengan ledakan punya peri api yang mendukungnya. Makanya ia bisa meledakkan diri tanpa terluka sedikit pun setelah menggunakan tekniknya.


Silvy paling pertama maju. “Peri Angin bisa memberikanmu kecepatan yang tidak tertandingi, jika berhasil mengembangkannya kau bisa menyembunyikan tubuhnya di balik angin!” katanya dengan nada sombong.


Padahal sangat jelas Silvy hanyalah anak peri yang baru lahir, umurnya mungkin belum ada 200 tahun. Jadi Silvy adalah peri paling lemah di antara mereka berempat.

__ADS_1


Allen mengangguk, ia tidak dapat melihat kecepatan dalam statusnya. Jadi semua mulai masuk akal tentang kehadiran peri. “Semua orang bisa melakukan itu jika terus berlatih!” jawabnya dengan santai.


Mendengar jawaban santai Allen, Peri Api tidak mau membuang kesempatan. “Api bisa memberikanmu daya hancur yang sangat dahsyat. Jika dikembangkan lebih lanjut, Apimu bisa berubah menjadi biru dan melelehkan apapun!” katanya dengan penuh semangat.


Allen hanya mengangguk, ia tidak sempat menjawab dan Peri Tanah memotong.


“Tanah bisa membuat tubuhmu sangat kuat, jika dikembangkan lebih jauh kau bisa membuat sebuah pil dan menjadi orang terkaya di dunia.” Peri Tanah tidak sesemangat Peri Api, ia hanya menawarkan sesuai kemampuannya karena Peri Tanah paling tua di antara mereka. Walaupun paling tua, Peri Tanah tidak populer di kalangan manusia saat ini, jadi mereka sulit mendapatkan kontraktor.


“Sangat baik, kalian berdua memang mengesankan, tapi mari dengar dari Peri Air.” Allen mengalihkan pandangannya ke Peri Air yang masih sedingin es memperhatikannya.


“Tidak banyak, kau hanya akan menjadi pria kuat!” kata Peri Air singkat, padat, dan jelas.


Allen berpikir keras, ia harus menentukan pilihan untuk masa depannya. Angin dapat meningkatkan kecepatan, Api menambah kerusakan, Tanah menjadi keras, dan air menjadi kuat.


Pemikiran konyol mulai muncul di dalam otaknya, Allen mengangkat tangannya dan berteriak, “Aku akan mengontrak kalian berempat sebagai Spirit Pendukungku!”


Sayangnya tidak terjadi apa-apa, Peri Api dan Angin tertawa terbahak-bahak setelah mendengar jawaban Allen. Padahal sudah menjadi pengetahuan umum para manusia hanya bisa mengontrak satu Spirit Pendukung.


“Bodoh, manusia hanya bisa membuat satu kontrak Spirit Pendukung!” ucap Peri Angin sambil memegang perutnya.


Pada saat kedua peri tertawa sambil guling-guling di tanah, Peri Air mendekat dan menggigit jari Allen untuk membuat kontrak. Ia melangkah paling depan padahal raut wajahnya tidak berubah sama sekali.


Tubuh Allen memancarkan aura berwarna biru, kekuatan Peri Air mulai terserap masuk ke dalam tubuhnya. Tiba-tiba aura ungu terang menyelimutinya dan memakan aura berwarna biru.


“Kenapa kontraknya gagal?” teriak Peri Air yang tidak menyangka kontraknya gagal. Namun sebuah simbol muncul di dahi Allen, simbol itu berbentuk mahkota berwarna biru.


“Gagal?” tanya Allen kebingungan. Padahal sangat jelas ia merasakan kehadiran Peri Air di dalam pikirannya.


Peri Air mendekat dan mendekatkan dahinya ke dahi Allen, ia merasakan ikatan batin yang hanya bisa dimiliki oleh kontraktor. “Menarik, kau punya tubuh istimewa!” katanya sambil tersenyum misterius. Banyak yang mengatakan, Peri Air adalah wanita yang sangat haus akan pengetahuan, makanya simbolnya terukir di dahi.


Setelah mendekatkan dahinya, Peri Air mulai memudar dan menghilang. Ia masuk ke dalam ruangan khusus para kontraktor di bawah alam sadar tuannya, Allen.


“Sial!” teriak Peri Angin dan Peri Api.

__ADS_1


Peri Tanah hanya bisa menghela napas karena ia tidak mendapat kontraktor lagi. Namun sebelum meninggalkan tempatnya, Allen menghentikannya.


“Peri Tanah, mendekatlah!” kata Allen memberikan perintah.


Anehnya Peri Tanah tetap mendekat walaupun ia bukan kontraktornya. “Ada yang bisa aku bantu?” tanyanya.


“Buatlah kontrak denganku!” kata Allen sambil mengulurkan tangannya.


“Bukannya kau sudah membuat kontrak dengan Peri Air?”


Allen bisa mengendalikan simbol yang terukir dalam tubuhnya, simbol mahkota di dahinya mulai memudar dan ia sekarang seorang manusia tanpa kontraktor. “Apa sekarang kita bisa membuat kontrak?”


Peri Tanah tidak menduga Peri Air langsung dibuang setelah mendapatkan kekuatannya. “Sepertinya aku salah menilai orang,” katanya sambil menggelengkan kepala.


“Mungkin ada kesalahpahaman di sini,” kata Allen memunculkan simbol Air di dahinya lagi.


“Bagaimana...”


“Aku tidak menghapus kontrak dengan Peri Air, hanya saja tubuhnya cukup unik untuk menampung dua atau lebih Spirit Pendukung.” Allen memberitahu kemampuan uniknya.


Peri Tanah tidak mau kehilangan kesempatan langka seperti ini, ia langsung membuat kontrak dan sebuah simbol muncul di dada bagian atasnya. Simbol itu berbentuk 3 bongkahan batu berwarna coklat tua.


[Selamat, Pemain Allen berhasil membuat kontrak dengan Peri Air, Kecocokan 100%.]


[Aura akan berubah menjadi biru...]


[Sistem eror, aura akan tetap berwarna ungu.]


[Selamat, Pemain Allen berhasil membuat kontrak dengan Peri Tanah, Kecocokan 100%.]


[Aura akan berubah menjadi coklat...]


[Sistem eror, aura akan tetap berwarna ungu.]

__ADS_1


Allen sempat melirik pemberitahuan sistem, jadi ia percaya bahwa Teknik Jiwa pemberian sistem sangat kuat hingga bisa mengabaikan kekuatan para Spirit Pendukung. Ia belum mengerti bahwa sebenarnya Teknik Jiwa bukan milik sistem, tetapi sebuah metode yang diwariskan melalui garis darah seseorang. Semua akan terungkap setelah Allen mencapai puncak dari Pejuang Beladiri.


__ADS_2