Reinkarnasi Ninja Modern

Reinkarnasi Ninja Modern
Bujukan


__ADS_3

Untungnya Allen membawa senjata rahasia, orang yang baru saja keluar mungkin tidak sehebat dirinya sekarang. Tapi ini adalah kediaman Moldova, pasti banyak trik tersimpan di dalamnya.


Divisi pedang tingkat pertama sudah di hilangkan, muncul kembali divisi tombak tingkat pertama. Tangan mereka gemetar memegang tombaknya, mereka semua tahu Allen bukan orang biasa.


“Apa kalian memang prajurit?” tanya Allen meledek 21 orang di depannya.


Sekarang Allen mengerti, Keluarga Moldova membagi pasukannya menjadi 5 tingkat. Setelah selesai, mereka akan lulus dan boleh keluar untuk mencari pengalaman.


Tingkat pertama digunakan untuk mencari tahu seberapa kuat Allen. Tindakan itu membuat Allen semakin marah.


Pedang bekas divisi pedang di ambilnya, ia menatap tajam ke arah depan. Kaki kirinya melangkah satu kali, punggungnya menegang dan ayunan pedang diciptakan.


“Wus....”


Suara ayunan pedang terdengar, semua orang di depannya segera menutupi wajahnya dengan tombak dan menutup matanya.


Tetapi setelah beberapa saat, tidak terjadi apa-apa. Para prajurit membuka mata dan menggenggam tombaknya penuh keyakinan, mereka mengira Allen masih terlalu dini untuk membunuh orang sebanyak itu. Hingga tangannya gemetar dan kontrol kekuatannya menjadi buruk.


Sayangnya pikiran mereka salah, tepat setelah mereka yakin Allen bukan pembunuh. Sayatan pedang itu menyerang kediaman Moldova hingga menggetarkan bumi.


“Bam...” suara Aura pedang Allen bertabrakan dengan pelindung kediaman Moldova.


Tidak hanya kepala keluarga Moldova yang tercengang, tetapi kakeknya juga tidak bisa menyembunyikan ekspresi terkejutnya. Seorang pejuang tingkat 5 menengah berhasil menguasai teknik pedang yang begitu mengerikan.


Dalam dunia ini, seorang pendekar pedang punya 4 tingkatan yang harus di lalui, yaitu Perwujudan, Pengendalian, Penguasaan, dan Kesempurnaan. Keterampilan yang baru saja di tampilkan Allen adalah pengendalian yang sangat hebat, bisa di lihat 21 orang termasuk kapten divisi tombak tidak terkena serangannya. Serangan Allen hanya mengarah ke kediaman inti Moldova.


“Brengsek, siapa yang kau provokasi?” teriak Kakek Tua pelindung keluarga atau kakek kepala keluarga saat ini.


“Kek, ini semua berbeda dengan informasi yang kita dapatkan!.”


Kepala Keluarga juga bingung, dengan satu ayunan Allen berhasil merusak satu lapis pertahanan yang di susun oleh leluhurnya. Pertahanan otomatis itu melindungi kediaman Moldova dari semua serangan, tetapi hanya punya 3 lapis saja. Alasan keluarga Moldova tetap aktif selama ini karena pelindung kuat itu, jika tidak ada pasti Ular Naga akan memakannya.

__ADS_1


“Kita tidak punya kesempatan. Segera minta bantuan dari Baruch, minta pejuang tingkat 6 atau lebih.” Kakek tua itu mulai panik, dengan satu serangan sekuat tadi ia bisa terbelah tanpa bergerak sedikit pun.


“Baik, Kek.” Kepala Keluarga Moldova langsung lari ke belakang dan keluar dari rumah. Setelahnya ia mengambil telepon dan meminta bantuan dari keluarga Baruch tapi, permintaannya di tolak mentah-mentah.


“Sial, aku sudah mendukungmu ratusan tahun. Sekarang kau ingin membuangku!” teriak Kepala Keluarga Moldova dengan suara keras. Matanya melotot merah karena marah, kepala pelayan keluarga Baruch langsung menolak pengiriman bala bantuan.


“Kalian bergerak tanpa perintah, memangnya aku peduli dengan keluarga semut sepertimu?” ucap Kepala Pelayan Keluarga Baruch.


Perkataannya sangat tajam, dengan itu Keluarga Moldova resmi dibuang. Kedudukan Kepala Pelayan memang tidak tinggi, tapi ia punya kekuatan setara dengan pejuang tingkat 6 puncak.


“Jangan seenak jidat memutuskannya, panggil Ketua Baruch!”


“Beliau sedang keluar, keputusannya pasti sama denganku. Enyahlah,” jawab Kepala Pelayan Keluarga Baruch sambil menutup telepon.


“Sial, sial, sial!” umpat Kepala Keluarga Moldova sambil membanting teleponnya.


Nathan dan Nala baru sampai di ruang pertemuan, mereka tampak kelelahan karena di siksa. Tubuh mereka penuh dengan serangan benda tumpul yang panas hingga kulitnya meleleh.


“Siapa orang bernama Allen?” tanya Kakek Tua.


Kakek Tua mengusap ludah Nathan menggunakan tangannya, ia menahan amarahnya karena Allen dan Budi sekarang menggila di halaman. “Sangat berani, kau memang sangat setia. Tapi apa kau tahu orang bernama Allen akan segera di seret kesini dengan keadaan tak bernyawa?”


Nathan tampak termenung, ia merasa bersalah karena bosnya harus terlibat dengan masalah pribadinya. Ternyata Nathan dan Nala memang punya masalah pada keluarga Moldova, mereka meretas dan membuat skema untuk melarikan obat-obatan terlarang. Bahkan mereka bekerja sama dengan kepolisian dunia untuk menjebak anggota-anggotanya.


Kejadian itu terjadi 4 tahun yang lalu, kala itu Nathan dan Nala bekerja untuk bandar obat-obatan terlarang. Bandar itu adalah Keluarga Moldova yang sekarang sudah mulai bertobat dan menggeser bisnisnya ke ramuan berkhasiat tinggi, khusus untuk pejuang beladiri.


Karena mendengar jejak Nathan dan Nala, otomatis Keluarga Moldova menculiknya. Namun pada penglihatan Allen dengan Mata Dunia, Keluarga Moldova ingin mencuri teknik tingkat rendah di toko sistem miliknya. Makanya Allen sangat marah dan bersikeras membalas dendam.


Namun Nala justru tertawa keras mendengarnya. “Bodoh, apa kau pikir bisa mengalahkan bos dengan kekuatan semutmu!” teriaknya dengan mata melotot ingin membunuh.


Kakek Tua tidak tahu bagaimana Nala bisa melihat kekuatannya, ia hanya menebak bahwa perempuan menyedihkan itu sedang mengarang. “Memangnya kamu bisa melihat kekuatan kakek tua ini? Aku sangat kuat, Nak.”

__ADS_1


Nala menghentikan tawanya dan tersenyum. “Kau setara dengan Pejuang tingkat menengah, jangan berpura-pura membodohi Mata Ketenteraman Hati Es!” teriaknya penuh keyakinan. Teknik yang diberikan bosnya sangat kuat, berbeda dengan para petinggi keluarga Moldova.


Jika diperhatikan dengan seksama, ada beberapa orang yang melihat pertemuan Nathan, Nala dan Kakek Tua. Mereka itu adalah petinggi keluarga Moldova, tetapi tidak ada satu pun yang berhasil menjadi Pejuang tingkat 5.


“Jadi kau punya mata yang tajam. Baiklah, apa yang kau inginkan anggap saja ini sebagai permintaan perdamaian.” Kakek Tua ingin menyudahi pertengkaran ini, makanya ia harus mengamankan objek paling berpengaruh, yaitu Nathan dan Nala.


Setelah mendengar pernyataan Kakek Tuan, Nathan dan Nala sadar bahwa bosnya sudah menekannya. Kepala Keluarga juga datang dengan ekspresi kesal dan membisikkan situasinya pada kakek tua.


Sayangnya dia lupa keterampilan Nathan yang bisa mendengar dari jarak jauh, ia tersenyum dan mulai memberikan permintaan. “Karena bos kami membutuhkan tenaga pejuang beladiri, aku ingin keluarga Moldova melayaninya sampai mati!” ucap Nathan dengan ekspresi marah.


Nala menoleh ke arah kakaknya, ia tidak pernah melihat Nathan bisa seberani itu untuk meminta satu keluarga melayani bos. Namun kepercayaan Nathan terlihat dengan tatapan matanya. “Benar, aku setuju dengannya. Percayalah, Keluarga Moldova pasti pendapat kesempatan yang bagus.”


Divisi tombak langsung terjatuh setelah melihat serangan gila dari Allen, mereka tidak mungkin menang melawan monster seperti itu.


“Tuan, kami menyerah. Tolong ampuni nyawaku!” teriak Kapten Divisi Tombak.


Allen yang awalnya marah menggebu-gebu mulai padam, bukan karena melihat 20 orang bersujud meminta maaf padanya tapi karena energi Nathan dan Nala ia rasakan dari kejauhan.


“Minggir, aku tidak ingin berurusan dengan semut seperti kalian!.”


Allen dan Budi segera berjalan mendekati kediaman Moldova, tidak ada orang yang berani menghadangnya karena mereka semua tahu akan mati. Perjalanan Allen dan Budi sangat mulus hingga mereka sampai di depan lapisan pelindung keluarga.


“Sampai kapan kau berlindung di balik benda ini?” tanya Allen dengan suara keras.


Orang luar tidak bisa masuk, itu karena pelindung kediaman sangat kuat. beruntung saja ia bisa merusak lapisan pertama tadi, ia hanya mengayunkan kekuatan penuhnya.


Kepala Keluarga dan Kakeknya keluar dari pelindung, mereka membawa Nathan dan Nala tanpa ikatan apa pun. Mereka bahkan memerinya baju baru untuk menyatakan ketulusannya.


“Nak, kita tidak harus bertarung seperti ini. Kakek tua ini ingin memintamu menghentikan serangan!” ucap Kakek Tua dengan suara pelan dan sedikit serak.


“Kenapa aku harus melakukannya?”

__ADS_1


“Semua hanya salah paham, kami menanggap musuh keluarga 4 tahun yang lalu. Jadi jangan berlebihan menghancurkan keluargaku.” Kakek Tua mencoba mencari jalan keluar, mereka sudah di buang Keluarga Baruch dan harus pelindung lainnya.


Allen memandang Nathan dan Nala, ia mendapat konfirmasi dengan anggukan keduanya.


__ADS_2