
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Raja dan Ratu sudah sama-sama lulus SMP, Raja lulus lebih dulu dan baru tahun berikutnya Ratu menyusul lulus. Mereka tetap bersekolah di sekolah yang sama, bahkan di sekolah pun mereka tidak menunjukan siapa mereka sebenarnya.
Padahal mereka berdua adalah anak dari pemilik perusahaan STR Group. Sebuah perusahaan yang memang sangat besar dan terkenal, sekarang juga kerja sama dengan pihak asing sudah semakin melebar dan STR Group kini semakin berkembang dan maju.
" Raja, sekolah libur kan? Yuk ikut papa ke kantor, Raja harus belajar sedikit-sedikit dulu. Nah saat nanti papa pensiun Raja sudah bisa langsung gantiin papa. Sekarang Raja kan sudah kelas 2 SMA belajar bisnis dikit-dikit dulu. Ratu kalau mau ikut juga boleh."Seru Satria mengajak anak-anaknya untuk ke kantor.
" Ratu di rumah saja pa. Ratu tidak tertarik dengan dunia bisnis, pusing kepala Ratu kalau bicara soal bisnis Pa."Ucap Ratu menolak secara halus dengan berbagai alasan yang akurat.
Ratu memang tidak tertarik pada dunia bisnis, sehingga setiap kali papanya mengajak dia untuk ikut ke perusahaan pasti dia akan menolak dengan berbagai alasan.
__ADS_1
" Kamu ini, kalau di ajak ke perusahaan pasti tidak pernah mau. Ya sudah kamu di rumah saja temani mama kamu bikin kue tuh, nanti malam kak Hana sama suaminya mau datang kerumah. Jadi kami bantuin mama masak dan bikin kue saja."Seru Raja dengan wajah datarnya.
" Hahh.. Kak Hana mau datang? Wah-wah sepertinya aku ketinggalan info ini. Oke deh, sudah sana papa ajak kak Raja ke perusahaan saja biar tidak mengganggu aku masak."Seru Ratu dengan mendorong Raja untuk cepat - cepat pergi dari rumah.
Satria dan Dinda heran dengan kelakuan kedua anaknya itu. Ada saja topik yang membuat mereka untuk ribut dan berdebat. Namun biarpun mereka suka berselisih paham, mereka tetap kompak dan tidak pernah membuat orang tuanya marah.
" Iya papa sama kak Raja berangkat sekarang."Seru Satria lalu bangkit dan diikuti oleh Raja.
Satria mencium kening Dinda, lalu Dinda mencium tangan suaminya. Raja sendiri juga mencium tangan papanya, tak ketinggalan Ratu juga minta di cium kening sama papanya.
" Huhhh anak manja."Seru Raja.
" Raja, sudah sana berangkat. Itu papa sudah menunggu di mobil."Seru Dinda mengingatkan.
" Iya ma. Assalamualaikum."Ucap Raja.
" Waalaikumsalam."Jawab Dinda dan Ratu bersamaan.
__ADS_1
Setelah Satria dan Raja berangkat ke kantor, Dinda dan Ratu mulai bertempur dengan alat-alat dapurnya. Kali ini mereka berdua akan membuat brownis lumer, bolu pandan dan puding cokelat kesukaan Hana dan Raja.
Ratu sangat antusius membuat kue, Dinda tahu anak perempuannya ini memang hobi memasak dan membuat kue. Sehingga saat Ratu tidak ada kegiatan dia pasti akan ikut membantu mama nya memasak. Meskipun di rumah ada dua pembantu, urusan masak Dinda tetap ikut turun tangan.
" Nanti kalau kamu sudah punya suami pasti suami kamu senang mempunyai istri yang pandai memasak."Seru Dinda.
" Hemm.. Ratu ingin menikah muda Ma. Pengen punya suami yang seperti papa, baik dan setia."Ucapan Ratu membuat Dinda menggelengkan kepalanya.
Setelah berkutat di dapur selama dua jam, brownis lumer dan bolu pandan pun sudah matang. Puding cokelat buatan Ratu juga sudah matang, tinggal menunggu dingin saja.
Jarum jam menunjukan pukul 10 pagi, Dinda dan Hana mengistirahatkan tubuhnya dengan bersantai di ruang televisi sambil menonton drakon dengan di temani minuman cokelat panas dan bolu pandan yang tadi mereka buat bersama.
💕💕💕💕💕💕💕
*********
Kisah Ratu selanjtnya ada di Novel " MEREKA TIDAK TAHU AKU KAYA."
__ADS_1
Sudah AUTHOR UP ya kak. 🙏🙏🙏