Suami Yang Dianggap Miskin

Suami Yang Dianggap Miskin
Sinta yang boros


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Siang itu Sinta menemui Rudi dia kantor polisi, dia datang tanpa membawa apapun . Padahal rudi sudah berharap, jika sinta datang membawa makanan yang enak - enak dan bergizi yang bisa dimakan oleh rudi. Karena semenjak di penjara Rudi tidak pernah makan makanan enak, hanya menu seadaanya dari dapur sel tahanan.


" Datang bukannya membawa makanan, justru datang bawa tangan kosong. Kamu ini ke sini untuk menjengukku apa mau meledekku. Jadi istri tidak pengertian sekali kamu sinta ! " Hardik rudi ketus.


Bagaimana sinta mau membawa makanan yang enak, sedangkan duit saja dia tidak punya. Hanya cukup untuk membayar taksi online. Apalagi di rumah memang tidak memasak. Sebenarnya Ibu mertuanya sudah membelikan bahan makanan dan meminta Sinta yang memasak , tetapi dia tidak mau dan memilih pergi menemui Rudi di penjara.


" Aku tidak punya uang untuk membeli makanan, lagipula aku tidak mau memasak. Ibumu itu sekarang sudah berubah dia tidak seperti dulu lagi. Sekarang bentar-bentar marah bentar-bentar marah , dan selalu aku yang disalahkan . Dia tadi memintaku memasak tapi aku tidak mau, memang dikira aku ini pembantunya. Ngasih duit juga kagak tapi nyuruh-nyuruh" Seru sinta kesal karena pagi tadi dia kembali ribut dengan mertuanya hanya gara - gara soal memasak.


" Sinta ! Jangan kurangajar kamu, biar bagaimanapun mereka itu orang tuaku. Kamu seharusnya sadar diri, sudah ikut tinggal dengan orang tuaku dan makan dan minum ditanggung tapi malah malas. Kalau tidak mau memasak kamukan bisa membantu pekerjaan yang lain. Bisanya cuma menghabiskan uang saja, jual saja perhiasan dan barang branded kamu agar kamu punya uang !" Bentak rudi dengan pelan karena tidak mau mengganggu ketenangan yang lainnya.


" Enak saja menyuruhku menjual perhiasan dan barang-barang branded ku. Perhiasanku itu sudah berkurang mas akibat ibu kamu itu yang seenaknya menyuruhku untuk membayar hutang ke rentenir. Akhirnya perhiasanku yang jadi korban " Ucap sinta dengan kesal.


" Pasti hutang yang 15 juta itukan ? yang mau dipakai untuk modal usaha tidak jadi ? Itu kan salah kamu sendiri. Memang aku sudah meminta untuk mengembalikannya sama ibu agar segera dipulangkan kepada rentenir itu. Tapi malah kamu pakai untuk membeli perhiasan yaitu salah kamu dong. Perhiasan kamu itu banyak Sin, juallah beberapa untuk membeli makanan enak aku bosan makan tahu tempe disini " Ucap rudi dengan kesal.

__ADS_1


Sinta memicingkan matanya, diapun dengan cepat menggelengkan kepalanya. Seenaknya saja jual perhiasab untuk memberi makan enak rudi, jikapun menjual perhiasan akan dia gunakan untuk kebutuhannya sendiri. Tidak untuk rudi yang nyata tidak menghasilkan uang.


" Mas ada yang ingin aku bicarakan sama kamu ini soal Hana." Ucap sinta terdengar serius.


" Hana ? Ada apa dengan hana ?" Tanya rudi juga penasaran.


" Hana sekarang membangkang mas " Seru sinta singkat .


Sinta pun menjelaskan apa yang semalam terjadi, dia menceritakan semua perubahan Hana. Dan Sinta juga menceritakan jika dia mencurigai Dinda dan Satria yang sudah mencuci pikiran Hana. Sehingga Hana membangkang dan melawannya.


Dari dulu Hana itu anak yang baik anak yang tidak banyak bicara . Anak yang tidak mudah marah namun sekarang hana terlihat cuek dan tidak mau mendengar kata-kata ibunya.


" Beberapa hari yang lalu hana itu keluar rumah , dan pulang sore . Nah aku yakin saat itu dia menemui Dinda dan Dinda mencuci fikiran anak itu. Siapa lagi kalau bukan Dinda dan Satria yang mempengaruhi hana? sepertinya Satria itu punya dendam sama kamu mas." Ucap sinta memperkeruh suasana.


Bukannya mendinginkan suasana malah justru memperkeruh suasana. Menambah kebencian Rudi terhadap Satria dan Dinda. Rudi pun terpengaruh dengan perkataan sinta . Mulut sinta memang terkenal lemes dan tidak bisa direm. Akibat mulutnya yang tidak bisa ditahan itu , kini hubungannya dengan Sarah dan iparnya yang lain mulai renggang.


Bahkan Reno ,Sarah ,Rena dan Beni tidak pernah muncul untuk menjenguk Rudi . Mereka sudah tidak mau berurusan lagi dengan Rudi, apalagi di permasalahan dengan Satria . Mereka semua tahu sekarang Satria bukan lagi Satria yang mudah ditindas jadi mereka cari aman.


" Kamu nasehati anak agar jangan terpengaruh dengan perkataan Dinda dan Satria. " Ucap Rudi dengan tegas.


" Kalau itu sudah pasti mas. Tapi hana ini sepertinya sudah terkontaminasi dengan dinda. Dia tidak suka saat aku menjelekkan Dinda dan Satria ,dia akan marah saar tahu aku menjelekkan mereka. Anak kanu itu makin hari memang makin kurang ajar mas " Seru sinta dengan kesal.

__ADS_1


Jam besuk pun habis , dan Sinta diminta untuk segera pulang karena Rudi akan masuk ke dalam sel tahanan lagi. Sinta pulang dengan memesan kendaraan taksi online lagi. Dia tidak mau memesan ojek online, karena tidak tahan dengan panas . Takut kulitnya terbakar dan menghitam karena sengatan sinar matahari. Benar-benar wanita yang boros dan tidak tahu kondisi keuangan. Sifat borosnya masih saja terbawa sampai sekarang padahal sudah tidak punya apa-apa lagi. Tempat tinggal saja numpang dengan mertua.


" Aku lapar tapi uang juga cuma ada 100 ribu, belum buat ongkos taksi nanti 50 ribu. Tinggal 50 ribu dapat dua bungkus nasi padang pakai ayam atau rendang. Aku beli sajalah, malas makan dirumah. Wanita tua itu pasti cuma masak sambal telor sama tahu, soalnya tadi pagi aku lihat dia cuma belanja telor, tahu sama kangkug " Sinta bermonolog sendiri.


Sinta meminta sopir taksi untuk berhenti sebentar di depan rumah makan padang. Dia akan membeli dua bungkus nasi padang untuk dirinya dan hana. Masa bodoh sama kedua mertuanya, membiarkan saja mereka makan masakannya sendiri.


***********


Acara makan malam dirumah satria berjalan dengan lancar dan baik. Tuan Abraham bertambah senang karena bisa bertemu langsung dengan pendiri STR group yaitu nenek Murni. Tuan Abraham tidak menyangka jika pendiri perusahaan STR Group adalah seorang wanita yang tangguh kuat dan mandiri.


Setelah makan malam selesai, mereka semua sedang berkumpul di ruang keluarga dan berbincang-bincang seputar bisnis. Lili dan Dinda berbincang berdua, mereka tidak tahu menahu tentang bisnis suaminya.


" Jadi tadi itu semua masakan Dinda ? Wah pintar sekali Dinda memasak, apalagi tadi rendang dagingnya enak empuk dan bumbunya meresap. Boleh dong kapan-kapan ajari saya memasak . Suami saya sangat suka dengan masakan Indonesia. " Ucap Lili penuh semangat.


" Boleh nanti kalau ada kunjungan bisnis ke Indinesia, harus lebih lama agar kita bisa belajar memasak bersama. Emm... Kalau boleh tahu Tuan Abraham dan Lili ini asli orang Jerman ya ?" Tanya dinda ingin tahu.


" Kalau suamiku kelahiran Indonesia, saat umur 8 bulan dia baru ikut pindah ke Jerman bersama kedua orang tuanya. Kalau saya memang dari lahir sudah di jerman hanya saja Mama saya asli orang Indonesia. " Ucap Lili menjelaskan.


Dinda mengangguk paham , dia paham apa yang dikatakan oleh Lili. Perbincangan mereka pun berlanjut di seputar kehidupan keseharian mereka masing - masing. Lili dan Tuan Abraham sendiri sudah mempunyai seorang anak laki - laki yang saat ini berusia 15 tahun.


***********

__ADS_1


__ADS_2