Suami Yang Dianggap Miskin

Suami Yang Dianggap Miskin
Sarah dan Sinta ribut


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Sudah 3 hari Rudi mendekam sibalik jeruji besi, dan selama 3 hari itu juga para adik dan iparnya tidak ada yang menjenguknya. Rudi kesal dan marah dengan adik dan para iparnya, sedikitpun tidak ada yang perduli dengan dirinya. Rudi selalu marah dan uring - uringan didalam sel tahanan sehingga mengganggu teman yang lainnya.


Siang ini sinta istrinya yang datang menjenguknya dengan membawakan makan siang untuknya. Rudi tidak berselera makan, yang dia inginkan segera keluar dari penjara dan bisa memberi pelajaran satria yang sudah memenjarakannya.


" Aku tidak butuh makanan , yang aku butuhkan saat ini hanya segera keluar dari sini. Apa kamu ini tidak bisa mengeluarkanku dari sini ? Bergunalah sedikit jadi istri jangan bisanya cuma menghabiskan uangku saja !" Ucap rudi dengan kesal.


" Aku bisa apa mas ? Kamu kira sewa pengacara terus menjamin kebebasan kamu itu bisa dibayar pakai daun ? Ingat mas kita sekarang itu sudah tidak punya apa - apa lagi, uang hasil oper kredit rumah juga sudah lama habis. " Jawab sinta dengan marah - marah.


" Itu semua karena kamu boros. Kamu shopping dan menghambur - hamburkan uang tanpa tahu bagaimana cara untuk menabung. Kamu kan punya perhiasan ya kamu jual saja itu , barang - barang branded kamu itu juga jual saja" Ucap rudi lagi.


" Tidak bisa ! Kamu kira cukup dengan menjual perhiasan ku ? Kamu fikir cukup dalam 10 atau 20 juta, kita itu butuh uang ratusan juta mas. Belum lagi bayar pengacaranya, sudahlah lebih baik kamu tenang saja dalam penjara. Aku pusing mikirin masalah kamu, kamu sendiri yang berulah tapi kenapa aku yang harus repot. Lagipula satria itu juga memang tidak punya hati sama sekali. " Seru sinta justru semakin membuat rudi marah besar.


Braaaaakkkkk


Rudi menggebrak meja dengan keras sehingga salah satu polisi datang menghamiprinya. Polisi itu mengingatkan rudi untuk bersikap dengan baik, sebab saat ini dia ada dikantor polisi dan dalam pantauan anggota polisi. Jika dia berkelakuan buruk akan mempengaruhi masa tahanannya, bisa jadi hukum akan menuntutnya lebih lama.


" Kamu jangan tambah bikin masalah mas. Sudahlah lebih baik sekarang aku pulang saja, pusing aku ada didekat kamu " Sentak sinta dengan kesal.


Sinta pulang begitu saja tanpa memperdulikan rudi yang masih terus memanggilnya. Karena rudi sudah membuat keributan akhirnya rudi ditarik paksa masuk ke sel tahanan.


Sepulangnya dari kantor polisi, sinta mampir kerumah sarah dan reno ingin menanyakan kenapa sampai sekarang mereka belum pernah menjenguk rudi dikantor polisi. Begitupun dengan rena dan beni, sampai detik inupun tidak menampakkan batang hidungnya.


Taksi yang dinaiki oleh sinta sudah sampai di halaman rumah sarah dan reno. Setelah membayar tagihan taksi , sinta turun dari mobil dan berjalan mendekati rumah reno.

__ADS_1


Tok Tok Tok


Sinta mengetuk pintu namun sudah menunggu lumayan lama tidak ada yang membukakan pintu. Sinta terus mengetuk tanpa menyerah terus mengetuk pintu sampai pintu terbuka sembari meneriaki nama reno dan sarah secara bergantian.


" Sarah ! Reno ! Buka pintunya, kalian dimana sih !" Teriak sinta dari luar.


Cceekkleekk


Akhirnya pintu terbuka, dan muncullah sarah dengan wajah kusut seperti baru bangun dari tidur. Sarah mempersilahkan sinta untuk masuk dan duduk diruang tamu. Rumah reno dan sarah terlihat sedikit lenggang ada beberapa barang yang sudah tidak ada, sepertinya memang dia jual.


" Ada apa sih mbak ? Siang - siang ganggu orang tidur saja ?" Tanya sarah dengan malas.


" Barang - barang dirumah kamu kok pada tidak ada ? Kamu jual ?" Justru sinta balik bertanya sehingga membuat sarah semakin marah.


" Sudah tahu nanyak ! Sekarang mbak itu mau ngapain kesini ?" Tanya sarah lagi.


" Kenapa kalian ini selama mas rudi dipenjara tidak pernah kesana ? Boro - boro mau bantu cari solusi bagaimana agar mas rudi cepat keluar, tapi ini malah diam saja tidak mau muncul sama sekali " Ucap sinta dengan mencebikkan bibirnya karena kesal dengan kedua adik iparnya itu.


Sarah membuang nafas dengan kasar, apa yang diafikirkan ternyata benar. Jika kedatangan sinta pasti ada hubungannya dengan dipenjaranya rudi. Mereka memang sengaja tidak mau menemui rudi, sebab mereka tahu rudi akan meminta mereka untuk segera mengeluarkan dari penjara dan sudah pasti akan marah - marah tidak jelas.


" Mbak kan tahu kami ini sekarang juga susah. Terus kami harus bantu bagaimana ? Menemui mas rudi disana juga percuma,dia pasti akan marah - marah karena kita punya uang untuk menjamin dia" Jawaban sarah membuat sinta terdiam.


Sinta membenarkan perkataan sarah , tadi saja sama dia rudi juga marah. Bagaimana jika sama reno atau yang lainnya. Rudi memang orangnya pemarah dan tidak sabaran, jadi serba salah menghadapi manusia seperti rudi itu.


" Tapi setidaknya kalian tunjukan rasa perduli kaliab sama mas Rudi. Sudah 3 hari dia dipenjara tetapi kalian adik - adiknya tidak ada yang menjenguknya, kasih semangat gitu atau apalah " Ucap sinta membela sang suami.


" Percuma juga kami kesana dengan tangan kosong. Seperti tidak tahu bagaimana suamimu saja mbak " Ucap sarah ketus.


" Apa kalian itu tidak bisa membantu mas rudi, rena sama beni juga. Tolonglah kasihan mas rudi " Ucap sinta memohon.


Mata sarah semakin melotot, bagaimana dia mau membantu dia sendiri untuk harian saja susah harus jual ini dan itu. Apalagi kedua orang tua sarah memang sudah tidak ada semua, dan warisan juga sudah dibagikan semua. Jatah sarah untuk tambahan beli mobil dan rumah, beruntung beli tanpa mencicil.

__ADS_1


" Kamu jangan gila mbak ! Darimana kami dapat uang untuk membayar pengacara dan menjamin mas rudi. Untuk harian saja kami jual ini itu, uang tabungan juga minus mana anak sekolah sudah mau bayaran. Tabunganku hanya cukup bayar sekolah anakku saja !" Sentak sarah dengan penuh emosi.


" Kalian bisa jual mobil atau jika kurang jual rumah kalian saja. Nanti kita sama - sama bisa tinggal dirumah ibu " Jawab sinta seenaknya.


Sarah semakin tidak habis fikir dengan cara berfikir kakak iparnya. Mungkin saja saat ini sinta sudah tidak waras sehingga meminta sarah menjual mobil atau rumah untuk membayar pengacara.


" Semakin tidak waras kamu mbak. Kamu mau mengorbankan rumah yang aku jadikan tempat tinggal demi mengeluarkan suami mu yang bodoh itu. Kenapa tidak rumah ibu saja yang kamu jual !" Ucap sarah kesal.


" Haii.. Jaga mulut kamu ! Seenaknya saja kamu mengatai suamiku bodoh. Yang bodoh itu kamu, percuma aku datang kesini untuk meminta tolong kamu dan reno. Karena kamu juga miskin " Seru sinta bangkit lalu keluar rumah begitu saja tanpa pamit.


" Dasar wanita gila ! Jangan pernah kamu datang lagi kerumah ku . Makin blangsak saja hidup kamu Sinta " Ucap sarah memaki sinta yang sudah menjauh dari rumahnya.


Reno yang sedari tadi tidur akhirnya terbangun karena teriakan sarah , istrinya. Reno keluar kamar dengan wajah khas orang bangun tidur dan menanyakan apa yang terjadi sampai sarah marah - marah tidak jelas mengganggu tidur siangnya.


" Ada apa sih sarah ? Teriak - teriak seperti dihutan, ganggu orang tidur saja " Gerutu reno sambil membaringkan tubuhnya disamping sarah.


" Itu mbak sinta datang - datang bikin masalah saja. Masak dia memintaku untuk menjual mobil atau rumah ini, untuk membantu mengeluarkan mas rudi dari penjara. Memang tidak waras lagi itu kakak ipar kamu mas " Ucap sarah dengan kesal.


Reno yang tadinya masih mengantuk dan tiduran disamping sarah, tiba - tiba bangun dan melongo mendengar perkataan sarah. Dimana sinta meminta sarah untuk menjual rumahnya sendiri.


" Mbak sinta bicara seperti itu ? Dasar gila wanita itu, suaminya yang berulah kenapa harus kita yang repot. Sekarang lebih baik kita jauhi saja mbak sinta dan mas rudi. Tapi sebelumnya aku mau menemui mas rudi dulu dipenjara, ada yang harus aku sampaikan kepada dia " Ucap reno dengan kesal.


" Iya mas kamu temui kakak mu yang bodoh itu. Dan kasih tahu dia kalau kita tidak bisa membantu dia. Suruh mohon dan bersujud saja dia dikaki satria siapa tahu satria mau memaafkan dia " Ucap sarah memberikan solusi.


" Baiklah aku akan bersiap - siap ke kantor polisi dan mas pinjam mobilnya ya Sayang, masak mas naik ojek. Sayang uangnya " Ucap reno merayu sarah.


Sarah melengos dan akhirnya diapun memberi izin reno membawa mobil untuk menemui rudi di penjara. Setelah mendapat izin dari sarah, reno bangkit dan masuk kamar serta bersiap untuk menemui Rudi. Kali ini reno akan memarahi rudi atas kelakuan seenaknya sinta .


* Apa mbak sinta pikir aku ini orang yang berlebihan harta , untuk membeli mobil dan rumah saja masih dapat bantuan dari warisan sarah. Seenaknya mau main jual, kalau dia miskin ya cukup dia saja jangan membawaku dan istriku * Gumam rudi dalam batinnya.


**********

__ADS_1


__ADS_2