Suami Yang Dianggap Miskin

Suami Yang Dianggap Miskin
Siapa dia ?


__ADS_3

.


.


.


💞 HAPPY READING 💞


Disela - sela kesibukannya satria mendapat panggilan telepon dari sang nenek yang meminta satria untuk datang kerumahnya segera dan saat itu juga harus segera datang, nenek satria tidak memberitahu apa alasannya.


[ Baik nek , satria akan segera kerumah nenek ] Jawab satria sebelum sambungan telepon diputus.


Dengan segera satria datang kerumah neneknya, dia meninggalkan meeting yang 15 menit lagi akan dimulai. Namun dia meminta Indra untuk menggantikannya terlebih dahulu, Ada hal yang lebih penting daripada meeting. Apalagi itu soal nenek murni dan Dinda, pasti satria akan meninggalkan pekerjaannya langsung.


Dengan kecepatan penuh satria mengendarai mobilnya, hanya butuh 15 menit mobil satria sudah sampai dihalaman rumah nenek murni yang mewah dan megah. Dengan cepat satria turun dari mobil dan berlari masuk kerumah sambil memanggil - manggil neneknya.


" Nenek... Nek, Nenek !" Teriak satria memanggil neneknya.


" Nenek ada di teras belakang mas " Ucap ART dirumah nenek,dirumah nenek ada 3 ART dan satria sendiri tidak hafal siapa saja namanya. Yang dia hafal ART yang bernama Bik Jum ,dia seorang ART sekigus ibu kedua bagi satria. Sebab Bik Jum yang sudah merawat satria dari kecil sampai satria dewasa, namun sayang saat ini bik Jum sudah pulang kampung dan menikmati masa tuanya bersama anak cucunya dikampung.


Namun untuk urusan biaya hidup bik Jum sepenuhnya ditanggung oleh nenek murni dan satria. Bahkan dikampung juga sudah dibuatkan hunian yang layang untuk bik Jum dan keluarganya.


Kembali kecerita satria yang saat ini berada dirumah neneknya.


Satria berjalan dengan cepat menuju teras belakang untuk menemui neneknya. Namun langkah nya terhenti saat satria melihat ada sepasang pria dan wanita yang umuranya sekitar 50 tahun sedang berbincang dengan nenek, namun nenek terlihat akrab dengan tamunya itu yang satria sendiri tidak mengenalnya.


" Assalamualaikum Nek " Sapa satria dengan sopan lalu menghampiri neneknya dan memcium tangannya dengan takzim.

__ADS_1


" Wa'alaikumsalam " Semua yang ada disana menjawab salam dari satria.


Satria tidak mengenali kedua tamu neneknya, namu dia tetap menyalami tamu neneknya. Tidak tahu kenapa saat bersalaman daengan kedua tamu neneknya hati satria tiba - tiba menghangat dan dari pancaran matanya seolah merasa dekat dan pernah dekat.


" Satria ! Kamu satria ?" Seru seorang wanita uang bernama Rahma.


Deg...


Satria tiba - tiba jantungnya berdetak tidak karuan, dia merasa pernah dekat dengan wanita itu tapi lupa entah kapan dan dimanan. Satria mencoba menepis perasaannya sendiri , dia berfikir mungkin hanya sekedar terbawa suasana saja.


" Benarkah kamu ini satria ? Lalu memeluk satria dengan secara tiba - tiba. Kamu sudah sebesar ini nak ?" Tanya seorang pria yang duduk disamping tamu wanita tadi.


Satria memandang kearah neneknya untuk mencari jawaban dari sang nenek. Nenek murni tersenyum dan mengangguk lalu meminta satria untuk duduk disampingnya dengan memberi kode menepuk kursi yang ada disampingnya.


Tiba - tiba kedua tamu neneknya itu menangis dan itu semakin membuat satria penasaran. Siapakah tamu nenek ini, dan kenapa dia menangis ? Pertanyaan itu yang saat ini berkeliling di kepala Satria.


" Nek, maaf tadi nenek menghubungi satria dan meminta satria untuk datang kesini ada apa nek ? Apa nenek sakit atau gimana ?" Tanya satria masih dalam keadaan khawatirkan.


Satri dengan cepat menggelengkan kepalanya, dia sama sekali tidak mengenal atau mengingat mereka. Satria tetap memasang wajah dan senyum ramah meskipun tamunya saat ini sedang menangis, tidak tahu apa hal yang membuat mereka menangis.


" Aku tidak mengenalnya nek, memang nya dia siapa ?" Tanya satria segera ingin mengetahui siapa orang yang saat ini ada dihadapannga.


" Kamu benar - benar tidak mengenalinya satria ? Tapi itu hal yang wajar karena kamu bertemu mereka sekitar 29 tahun yang lalu saat umur mu genap 1tahun. Mereka berdua adalah Kandar dan Rahma, mereka kedua orang tua kandungmu. Rahmawati , anak nenek satu - satunya.


Jdeerrr....


Satria langsung bangkit dan memandang tajam kerah dua tamunya itu. Tatapannya penuh selidik, apakah benar orang yang saat ini ada dihadapannya adalah kedua orang tuanya ? Tapi kenapa mereka baru datang saat ini, tidak dari dulu saat satria masih kecil.

__ADS_1


" Apa benar kalian itu orang tua kandung ku ? " Tanya satria penuh selidik.


" Iya nak ini mama dan papa kamu, mama kangen sama kamu nak. Apakah mama boleh memeluk kamu nal ?" Tanya rahma sambil menangis.


Bukannya mendekat , satria justru malah menjauhi kedua orang tuanya. Dia tidak mau dipeluk oleh Rahma, dia menolak karena ada yang janggal dengan kedatangan kedua orang tuanya yang sudah puluhan tahun tidak tahu ada dimana dan sekarang datang dan mengakui dirinya sebagai orang tuanya.


" Ini mama kamu satria " Seru Rahma sambil terisak.


" Mama dan papaku sudah mati 28 tahun yang lalu, dan aku hanya punya nenek dan Bik Jum. Karena selama ini hanya nenek dan bil jum yang merawatku dari kecil sampai aku dewasa. Aku tidak punya papa dan mama paham !" Bentak satria dengan suara bergetar.


Rasa yang tadi sempat menghangat saat berjumpa dengan keduanya, namun rasa itu tiba - tiba saja hilang begitu saja saat mereka mengatakan jika mereka adalah orang tua kandungnya.


" Satria, maafkan kami. Selama ini kami memang tidak pernah menjengukmu karena kami sendiri mengalami kecelakaan dan kami sama - sama koma selama hampir 1 tahun. Dan saat kami tersadar, kami sudah tidak ada di kota ini. Seseorang yang menolong kami membawa kami kekota asalnya dimana mereka tinggal dan merawat kami dirumah sakit. " Ucap rahma mulai bercerita tetapu sepertinya apa yang dia ceritaksn itu tidaklah benar atau kata lainnya berbohong.


" Benar satria, mereka memang merawat dan membiayai rumah sakit kami selama hampir 2 tahun sampai kami benar - benar sehat. Namun ternyata saat kami sudah sehat dan ingin kembali pulang, mereka tidak mrngizinkan dan meminta kami untuk bekerja. Tetapi kami tidak digaji. Gaji kami lamgsung dipotong untuk mengganti biaya perawatan kami. " Ucap Kandar ikut menambahi cerita istrinya.


Tapi entah kenapa seeakan cerita mereka itu palsu , sama sekali tidak membuat satria iba. Saat ini mata satria sudah mulai mengembun, dia tidak pernah menyangka jika kedua orang tuanya masih hidup.


* Sebenarnya ada rahasia apa antara mama dan papa, aku yakin mereka ini berbohong, sepertinya ada sesuatu dibalik menghilangnya mereka berdua. Aku akan mencari tahu dan sekarang aku harus pura - pura menerima mereka agar mereka tidak curiga.* Gumam satria dalan hatinya.


Kandar dan rahma mendekati satria dan memeluk satria bersama - sama. Kali ini satria tidak menolaknya, dia membiarkan kedua orang tuanya memeluk tubuhnya.


* Bagus , Satria sudah masuk dalam perangkap. Ternyata mudah menaklukkan satria, kalau tahu satria dab ibu sudah kaya pasti aku akan kembali dari dulu sehingga aku bisa merasakan harta mereka * Gumam kandar dalam hatinya.


*******


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.

__ADS_1


LIKE,KOMEN,VOTE,FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️❤️


__ADS_2