
Seminggu lagi pertunanganan Renal dan Efi,hari ini mereka akan pergi membeli Cincin pertunanganan buat mereka berdua.
Renal sengaja memilih hari Minggu biar sama sama libur kerja dan bisa lebih lama pergi bersama.
Renal sudah sampai di kos Efi dan lagi menunggu Efi siap siap di temani Sisi sebagai adik yang tidak bisa diam kalau sudah bertemu.
"Bang yakin mau tunangan?."
Pertanyaan Sisi seolah bukan pertanyaan lebih mengarah pada sebuah maksud tertentu.
"Iya kenapa emang kalau abang mau tunangan,bocil mana tau."
Jawab santai Renal tidak terlalu menanggapi ucapan Sisi.
"Abang ngak maksakan takutnya nanti sebelum acara kak Efi ngilang ngak ada kabar."
Seharusnya sebagai adik itu mendukung keputusan kakaknya bukan sebaliknya malah ingin menjatuhkan seperti Sisi sekarang.
"Eh bocil seharusnya sebagai adik itu mendukung bukan mendoakan yang tidak tidak."
Menjitak pelan kepala adik kesayangannya itu bukan marah tapi entah kenapa kalau bicara sama Sisi bawaannya ngegas.
"Atau lo mau gue doain juga tu si Bastian balik kayak dulu lagi."
Renal sudah tau kalau Bastian itu play boy dan rela berubah demi Sisi.
Bahkan para mantan Bastian banyak menyumpahi Bastian tidak langgeng sama pasangan sekarang.
"Abang durhaka doain adiknya menderita."
Kesal Sisi memilih masuk ke dalam kosnya dari pada debat lebih lama akan panjang lagi perdebatan mereka yang tidak ada gunanya.
"Bocil lupa lo juga doain gue juga tadi."
Teriak Renal tidak mau di salahkan begitu saja padahal Sisi yang mulai duluan tapi dia juga yang kesal dan pergi.
Efi keluar dengan sudah rapi dan sedikit berdandan tidak lupa menutup pintu lagi,karena Eva lagi di rumah tidak pergi keluat,Kevin tidak datang atau mungkin nanti.
"Kenapa sih Re setiap bertemu ngak pernah lupa debat,ngak bosan apa?."
Efi datang menegur Renal yang tidak mau mengalah sama adik sendiri.
"Dia itu memang seperti itu dari dulu diamnya kalau ngak ketemu ya tidur."
Jelas Renal yang tidak pernah marah jika Sisi selalu menjawab apa yang dia bilang itu lebih baik buat hubungan adik kakak dari pada bicara jika ada perlu.
__ADS_1
"Yuk berangkat takut kesiangan nanti,habis itu kita jalan jalan ya."
Membukakan pintu supaya bisa masuk dan di ikuti Renal di belakang kemudi mobil.
Inilah kehidupan Efi sekarang jauh berbeda sama yang dulu,jika dulu paling mentok naik ojek dan jalan kaki lalu sekarang selalu naik mobil mewah dan dapat pendamping yang perhatian.
Mobil yang Renal kendarai memasuki sebuah mall terbesar di kota itu,Renal sengaja memilih mall itu selain terbesar juga mall itu paling lengkap.
Renal menggandeng Efi masuk kedalam mall menuju sebuah toko perhiasan untuk membeli sekarang cincin.
"Mba kita mau beli cincin buat pertunanganan model terbaru ya."
Pinta Renal saat tiba di toko itu lalu pelayan toko mengambil beberapa pasang cincin lalu memperlihatkan pada Renal.
"Kamu suka yang mana honey?."
Tanya Renal sambil melihat cincin di depan mereka lalu menyuruh Efi memilih sendiri yang di suka.
"Yang ini aja Re."
Tunjuk Efi pada cincin yang bermodel simple lalu pelayan toko membungkus cincin itu dan Renal membayarnya.
"Sekarang kita beli gain ya."
Mereka melangkah menuju sebuah toko baju muslimah buat Efi.
Jika bahagia enggan menjelma maka kita sendiri yang akan mencari kebahagian itu sendiri,sama juga dengan rezeki kata orang rezeki itu tidak akan kemana tapi kalau kita tidak kemana mana bagaimana mungkin akan mendapatkan rezeki.
\=\=
Eva lagi mempersiapkan buat kuliah besok,sekarang dia lagi menyetrika baju dan merapikan kamar bukan karena berantakan tapi Eva suka saja beres beres mengisi waktu luang.
"Aku senan kalau kakak sudah menemukan kebahagian sendiri,setidaknya dia bisa menikmati hidup seperti orang kebanyakan pada umumnya.
Jodoh sudah ada yang mengatur dan aku senang orang itu bang Re walau di kampus dia galak minta di tonjok tapi kalau di rumah bisa ngoceh kayak emak emak.
Itu yang dinamakan dengan jangan nilai orang jika baru kenal bisa saja kita tertipu."
"Hidup kita tidak tau kedepannya seperti apa dan aku percaya itu.Dulu saja ngak nyangka bisa kuliah,tinggal di kota besar punya kekasih yang begitu menyayangi.
Dan paling ngak nyangka bertemu keluarga Bunda,dulu aku mengira ngak punya siapa siapa lagi selain kakak ternyata tuhan masih sayang kami."
"Perlahan kebahagian menghampiri kami secara pasti dan begitu banyak menyayangi kami di sini.Dulu aku hanya punya Sandra orang yang paling aku sayang karena hanya dia yang mau menerima keadaan kami dulu."
Eva terus membereskan kamarnya tidak sadar ada yang memperhatikan dia sedari tadi dengan sorot mata tajam.
__ADS_1
Mata itu melihat tanpa berkedip sama sekali,diam tanpa melakukan apa pun,apa tujuannya tidak tau.
Aku kan kembali jika sudah saatnya nanti dan akan membawa dia kembali.
Sosok itu menghilang dari kamar Eva setelah mengucapkan itu tidak tau siapa dia yang di maksud tadi.
Siapa dia yang akan di bawanya kembali dan kenapa Eva yang di datangi.
Hp Eva berdering ternyata Kevin yang menghubungi Eva.
"Hallo assalamu'alaikum sayang tumben nelpon ada apa?."
"Wa'alaikumsalam kamu aneh deh pacar nelpon aja harus punya alasan dulu."
"Ngak juga emang kamu ngak sibuk atau ngak ke caffe."
"Kamu nyuruh aku ke caffe atau ke kos kamu hhmm!."
"Siapa yang nyuruh kamu kesini sih,jangan pede."
"Kalau kangen bilang jangan ngode."
"Udah ah malas bicara sama kamu."
"Iya lah malas orang nya ngak ada disini."
"Ih bikin kesal udah lah assalamu'alaikum."
Eva mematikan telpon sepihak saja tanpa menunggu tanggapan Kevin.
Kevin makin kesini sudah makin pintar ngerayu mungkin belajar sama pakarnya jadi jago gitu.
"Aku kira ada apa nelpon ternyata ngerayu terus kerjaannya, makin kesini dia makin pintar ngerayu.Belajar sama Bastian mungkin."
Eva hanya geleng geleng kepala dengan tingkah Kevin sekarang dan merasa aneh saja dengan perubahan itu mungkin karena belum terbiasa.
Jika barang mewah tidak bisa membuat kita bahagia dan tersenyum maka dengan perhatian kecil kita merasa berharga.
Perhatian itu sudah lebih dari cukup tidak perlu kemewahan agar kita bahagia cukup memberi kabar dan tanyakan kamu lagi dimana dan lagi apa,itu sudah cukup bagi pasangan kita.
Luangkan waktu beberapa menit buat bicara dan bertukar kabar atau chat singkat menanyakan kita lagi dimana dan ingatkan makan supaya tidak sakit,bahagia memang sesederhana itu.
\=\=\=\=\=
LOVE YOU ALL 😍😘😍😘❤
__ADS_1
Tbc.