
Eva membalikkan badan melihat orang yang dia pe gang tadi tapi ternyata orang itu sudah tidak ada lagi.
Kaget tentu saja karena tadi dia masih sempat memegang tangan itu namun sekarang sudah tidak ada lagi dan anehnya saat pegangan tangan itu lepas Eva tidak sadar.
Tangan Eva kosong seperti tidak lagi memegang apa apa padahal masih ingat tadi dia pegang tangan itu tapi terasa beda dengan yang lain.
Sekarang dia sadar kalau yang dia ikuti serta pegang tadi bukan tangan orang biasa tapi sudahlah mau apa lagi orang itu juga tidak ada di depan dia.
"Sayang kamu ngapain disini sendiri?."
Dari tadi Kevin mencari Eva di segala penjuru area pesta dan untung ada saudara Eva yang mengasih tau kalau Eva lagi berjalan ke taman belakang dengan cepat Kevin menyusul dan ternyata benar Eva di sana lagi sendiri.
Kevin berfikir sendiri ngapain Eva sendirian di taman belakang sedangkan pestanya masih berlangsung beberapa saat yang lalu dan akan selesai tangan malam nanti.
Dan anehnya ekpresi Eva barusan seperti kaget melihat Kevin yang berada di belakang dia atau ada yang Eva lakukan di taman malam malam gini.
"Eh ngak ngapain sayang aku lagi cari angin bentar aja,di dalam gerah."
Alasan itu yang bisa Eva lontarkan karena suasana taman cukup sejuk malam ini hingga Kevin tidak terlalu curiga.
Jika jujur sekarang Eva belum pasti apa yang dia lihat tadi beneran atau tidak.
Bisa juga Kevin tidak percaya karena cuma dia sendiri yang melihat jadi akan sedikit sulit untuk bercerita.
"Sekarang masuk yuk,masa kamu di sini yang lain di dalam."
Menggandeng tangan Eva masuk lagi bergabung dalam suasana pesta yang lagi meriah karena para tamu sudah memenuhi tempat yang sudah di sediakan.
Menurut itu lebih buat Eva lagian yang dia ikuti tadi sudah tidak ada lagi di sana begitu cepat orang itu menghilang.
Tidak sampai lima menit Eva berpaling tapi sudah menghilang saja sungguh cepat gerakan dia.
Sekarang di sini Eva berada berkumpul bersama yang lain yaitu pasangan muda mudi yang berkumpul pada satu meja bundar bersama pasangan masing masing.
Wajah mereka tampak bahagia sekali malam ini,apa kerena pesta yang di adakan,bisa berkumpul bersama atau ada sang kekasih yang berada di samping.
Mungkin di antara banyak alasan mungkin keberadaan sang kekasih yang membuat sangat bahagia,apa lagi kalau yang jarang bertemu pasti moment seperti ini selalu di tunggu.
Ternyata dugaan adik kesya salah dia kira kakaknya itu tidak punya gandengan tapi saat acara mau di mulai seorang lelaki tampan datang mencari kesya serta tidak lupa memperkenalkan diri kalau dia kekasih kesya pada semua orang.
Penuturan itu membuat semua orang kaget termasuk para adik kesya yang meledek kesya jomblo tapi apa yang mereka lihat di depan mata kalau kekasih kesya tidak kalau tampan sama kekasih mereka juga.
"Dari mana dek?di cari Kevin Dari tadi untung ngak cari yang lain juga."
David paling bisa meledek adiknya di antara banyak saudara mulut David yang sering lepas kontrol tapi mereka tidak pernah sakit hati sama ucapan yang keluar dari mulut David.
Di tambah lagi tidak perlu heran kenapa mulut David bisa lemes begitu tapi tanyakan saja pada kedua orang tuanya yang suka lepas kontrol juga kalau bicara maka itu yang di namakan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
__ADS_1
"Ya kalau dia cari yang lain aku juga bisa."
Bukan! bukan jawaban itu yang Kevin mau tapi sudah terlanjur atau Eva hanya ingin meladeni ucapan nyeleneh David buat menghidupkan suasana.
Anggap malam ini Kevin lagi sial mendengar jawaban sang kekasih pas mengenai hatinya walau tau Eva tidak akan pernah melakukan itu karena dia tau rasa sayang Eva pada dia sebesar apa.
"Tapi aku ngak mau."
Lanjut Eva pasti karena menurut dia hubungan itu bukan maianan yang bisa gonta ganti pasangan dan juga perasaan bukan hal untuk di permainkan.
Kevin tersenyum,dia sudah tau Eva tidak mungkin mempermainkan perasaan dia begitu juga sebaliknya karena dia begitu menyayangi Eva bahkan lebih malahan.
"Udah jangan jadi kompor bang,emang abang mau kak Sandra cari yang lain juga."
Telak pas mengenai hati David sekarang,ucapan Nana sungguh membuat David terdiam sesaat tapi tidak berlangsung lama hingga.
"Ngak mungkin dia udah cinta banget sama abang."
Balas David santai tidak tau saja kalau Sandra sudah mempersiapkan kata kata buat membalas David.
Enak saja kalau hanya dia yang di bilang cinta padanya secara tidak langsung dia menyatakan cinta sepihak.
"Kamu terlalu percaya diri bang,nanti tau kenyataan sakit loh."
Itu bukan suara Nana tapi suara orang yang menjadi objek pembahasan mereka yang membuat David terdiam lalu memandang Sandra secara intens meminta jawaban dari pancaran matanya seolah mengatakan apa maksud kamu hun.
Sandra pura pura polos melihat David ekpresi itu ingin rasanya tertawa keras tapi takut juga.
Andai hanya ada mereka berdua mungkin tawa Sandra sudah lepas dan bisa puas menertawakan David.
"Hun kamu jangan becanda,ini ngak lucu."
Tutur David lirih dia tidak sanggup menerima kenyataan yang dia dengar barusan apa selama ini Sandra menerima dia hanya buat mainan saja mengusir rasa sepi.
"Emang abang cinta sama aku?."
"Abang cinta banget sama kamu hun jadi jangan raguin perasaan abang ya."
Tidak ada kebohongan di mata David mengatakan itu pada Sandra,dia tulus mengatakan itu tidak ada yang di buat buat.
"Aku juga begitu bang,abang jangan kwatir."
Jawaban Sandra hanya David yang bisa mendengar karena Sandra berbisik pelan ke telinga David biar laki laki itu bisa jelas mendengar jawaban Sandra.
Senyum itu terbit di wajah David dia tidak salah memilih Sandra sebagai labuhan terakhir hatinya.
Sungguh manis dan David sangat menyayangi Sandra,sungguh pertemuan dia sama Eva membuat dia bertemu juga sama tambatan hati.
__ADS_1
"Aku mau kesana dulu."
Pamit Eva tiba tiba sebab dari tadi pandangan Eva tertuju pada orang yang lagi berdiri menghadap ke arah dia tapi pandangan orang itu terlihat berbeda.
Eva melangkah menghiraukan tatapan penuh tanda tanya di wajah mereka semua,Kevin juga hanya memperhatikan dulu ingin tau apa yang ingin Eva lakukan.
Orang yang di tuju mulai menjauh dari keramaian itu hingga hilang dari pandangan Eva,secara cepat Eva melangkah mencari keberadaan orang itu yang cepat sekali menghilang.
"Kemana dia? kenapa cepat sekali hilangnya?barusan tadi masih di sana."
Eva terus mencari hingga dia lupa kalau sudah meninggalkan tempat pesta dan berada di suatu tempat.
Tanpa Eva sadari orang yang dia cari sudah berdiri di belakangnya dengan senyuman yang entah apa maksudnya.
Sekarang posisi mereka terbalik jika tadi Eva yang mengikuti tapi kini malah Eva yang di ikuti.
Hingga sebuah tangan menutup mulut Eva dan menyeret ke sebuah tempat yang gelap menyebabkan Eva tidak bisa melihat secara jelas siapa orang yang membekap mulutnya itu.
Di dalam sana Kevin tersadar jika Eva sudah hilang dari pandangan lalu melangkah menuju tempat yang Eva tuju tadi tapi tidak menemukan keberadaan Eva hingga memutuskan mencari dimana keberadaan kekasihnya itu.
Belum acara selesai sudah dia kali dia mencari Eva dan yang ini kejadiannya dia lihat sendiri
"Vin mau kemana?."
Tadi Eva pergi sekarang Kevin juga pasti mereka semua berfikir kenapa sepasang kekasih itu bergantian saja pergi.
Atau mereka sudah janjian akan bertemu di suatu tempat dan tidak mau ada yang menganggu.
"Mau nyusul Eva barusan dia kesana tapi ngak kelihatan lagi."
Setelah menjawab Kevin melangkah pergi menyusul Eva meninggalkan mereka semua masih dalam tanda tanya.
Lagi dan lagi Eva tidak kelihatan di mana keberadaannya.
Apa sekarang Eva punya hobi baru yaitu suka menghilang secara tiba tiba atau suka main petak umpet.
Dengan perasaan gusar Kevin mencari Eva,kenapa tidak sejak awal Eva pergi dia ikuti kenapa saat Eva sudah menghilang baru dia sadar,sungguh ceroboh.
Takut kejadian beberapa bulan yang lalu terulang lagi.
\=\=\=\=\=
*Jangan lupa like komen and vote
Makasih.
I LOVE YOU ALL 😍😘😍😘❤😍😘😙😗🤗*
__ADS_1
Tbc.