
Sesuai janji mereka tadi sore bahwa selesai maghrib akan berkumpul lagi maka satu persatu mereka datang sudah mulai berdatangan ke kos Efi dengan memasang wajah tanda tanya.
Bagaimana tidak bertanya tanya sudah mau malam di ajak berkumpul tanpa tau tujuan apa lagi Bastian yang baru sembuh harus ikut juga,kalau bukan karena Sisi yang mengajak mungkin tidak akan ikut dan juga sekalian akan melepas rindu ibarat pepatah sambil menyelam minum air.
Renal yang di ajak Efi buat datang ke kos dengan senang hati akan mengikuti sebab akan bertemu dengan sang tunangan yang hari ini belum bertemu.
Begitu juga dengan David menuruti permintaan Sandra buat datang ke kos Efi.
"Loh kalian pada di sini?."
Kaget David melihat sudah ada Bastian,Kevin dan Renal disana,di kiranya hanya dia saja yang di minta datang tapi ada yang lain juga.
"Iya lah kan ini kos tunangan gue kalau lo lupa Dave."
Jawab Renal,kenapa kaget melihat Renal berada di sana tidak ada yang salah smaa sama dia yang datang kesana.
Beda dengan David yang datang kesana sedangkan tempat tinggal Sandra berbeda dari Efi.
"Berarti lo doang bang yang salah alamat."
Tambah Bastian sebab mereka bertiga berada di kos kekasih masing masing beda dengan David.
"Gue kesini karena di suruh Sandra kalau ngak malas liat muka lo pada."
Sinis David kalau sudah bertemu Bastian pasti bawaannya emosi,entah ada dendam apa di antara mereka berdua tapi tidak pernah habis berdebat.
"Sama bang kalau habis liat muka lo nanti malam pasti gue mimpi buruk."
Timpal Bastian pasti akan memiliki banyak kata kata buat membalas ucapan David.
Dan apa kata Bastian kalau melihat wajah David dia akan mimpi buruk padahal dengan wajah tampan begitu lalu bagaimana kalau melihat wajah yang pas pasan pasti tidak akan tidur semalaman.
"Bisa diam ngak kalian ribut mulu tiap bertemu,ada dendam apa di antara kalian atau ada hutang yang belum di bayar?."
Renal melerai perdebatan yang selalu terjadi jika sudah ngumpul.
"Tau ngak sadar umur apa,ngak malu di liatin orang."
Tambah Kevin mulai jengah sama ulah mereka berdua yang tidak ada gunanya itu.
"Eh udah pada datang ya,pantesan udah terdengar keributan sampai ke dalam."
Efi keluar kos saat mendengar keributan dari luar padahal tadi adem adem saja sebelum kedatangan mereka.
__ADS_1
"Baru kok honey,ada apa sih nyuruh kita datang kesini?."
Jawab Renal sebab di antara mereka berempat hanya dua yang waras dan dua lagi perlu di periksa lebih lanjut.
"Nanti kalian akan tau kok,tunggu Sandra datang ya tadi di temani Sisi buat minta izin."
Efi membuat minum untuk mereka semua karena debat itu butuh air biar tenggorokan tidak kering dan debat tidak ada halangan.
"Itu mereka udah datang,sekarang kita bisa berangkat."
Sisi dan Sandra datang menghampiri mereka yang sudah menunggu.
"Kita mau kemana honey dan mana Eva kok ngak ada?."
Heran Renal,Efi mengajak semua orang pergi tapi tanpa Eva berada disana.
Pasti menjadi tanda tanya buat mereka kenapa pergi Eva nya tidak ada.
"Nanti akan tau sendiri yuk."
Mengajak semua orang menuju tempat tadi tapi sebelum mereka datang Efi sudah menyiapkan segala hal yang akan di bawa termasuk makanan jika saja nanti ada yang lapar karena di sana sepi tidak ada rumah orang.
Mereka semua menurut saja apa yang Efi bilang mereka berangkat menggunakan dua mobil saja dan selama di perjalanan Efi menjelaskan apa yang terjadi dengan Eva dan kenapa mengajak mereka semua.
Selama Efi bercerita mereka mendengar dengan seksama begitu juga dengan Kevin menceritakan juga pada sahabatnya itu,ya Efi dan Kevin beda mobil biar saat sampai nanti mereka tidak bingung lagi.
Jelas Efi mengakhiri ceritanya dengan pandangan lurus kedepan.
"Ini sungguh sulit di terima akal sehat tapi tidak menutup kemungkinan juga sebab sudah terjadi."
Respon David yang dari tadi mendengar cerita Efi,ada rasa tidak percaya tapi tidak bisa menyangkal juga karena sudah terjadi pada adiknya itu.
"Tapi siapa yang akan masuk ke dalam sana?apa kita semua?."
Tanya Renal sebab kalau masuk ke dalam semua pasti akan cepat menemukan Eva.
"Sesuai petunjuk tadi hanya aku dan Kevin yang akan masuk jadi kalian semua menunggu di luar sampai kamu keluar lagi."
Jelas Efi oleh sebab itu mengajak yang lain ikut biar bisa buat jaga jaga takut kalau nanti terjadi sesuatu sama mereka berdua di dalam sana.
Cukup lama berkendara mereka sampai di tempat itu tapi ada yang beda.
"Kenapa bisa begini?bukannya kita berangkat sudah gelap ya dan kenapa di sini masih siang?."
__ADS_1
Semua orang kaget melihat tempat itu masih terang belum ada tanda tanda mau malam dan matahari masih begitu terik walau tertutup daun pohon.
"Tadi sudah di bilang perbedaan kita beda dengan disini dan mungkin kita sudah berada di alam mereka tapi pandangan kita masih di batasi hanya bisa melihat pohon aja sekitar tempat ini."
Jelas Efi yang juga kaget tadi dia datang cuaca sama dengan sekarang,masa pergerakan waktu di sana begitu lambat.
"Mungkin memang benar putaran waktu di sini lambat jadi kita bisa punya waktu mencari Eva."
Mereka semua setuju,jika waktu disana berputar lambat jadi tidak akan takut kalau malam akan cepat menjelang.
"Ya udah aku sama Kevin mulai masuk sekarang tidak bisa menunda lebih lama lagi."
Efi mengambil barang yang di rasanya perlu buat di bawa ke dalam sana.
"Tapi kamu yakin honey masuk ke sana?aku takut kenapa napa."
Memegang tangan Efi yang mulai melangkah masuk,ada rasa tidak rela membiarkan Efi masuk tanpa bisa Renal temani.
"Ngak ada pilihan lain Re,bagi aku Eva adalah segalanya dan aku akan melakukan apapun buat dia termasuk mengorbankan nyawa ku sendiri dan doakan semoga kami keluar dengan selamat serta membawa Eva juga."
Mencoba menenangkan Renal yang terlihat sangat cemas,saat mendengar cerita tadi sebenarnya Renal tidak setuju membiarkan Efi masuk tapi tidak bisa juga mencegah.
"Doa ku pasti selalu menyertai mu honey,hati hati ya.
Vin jangan lepas pandangan dari kakak ya."
Pinta Renal supaya Kevin tidak lupa jika bersama Efi dan dengan berat hati membiarkan Efi masuk.
Langkah keduanya perlahan mulai mendekat ke arah dalam semakin dekat badan mereka terlihat kecil hingga.
"Kok mereka hilang ya,apa benar yang kakak katakan tadi kalau pandangan kita ada yang membatasi."
Sisi kaget melihat Efi dan Kevin tiba tiba hilang dari pandangan mereka,jika bisa di ukur mereka baru berjalan sekitar seratus meter tapi sudah hilang dari pandangan mereka.
"Yang bisa kita lakukan sekarang mendoakan keselamatan mereka."
Melihat hutan yang berada di depan mereka seperti hutan pada umumnya jika di lihat sekilas tapi tidak ada yang tau apa yang tersimpan dalam hutan sana.
Begitu juga kita bertemu orang atau menilai seseorang tidak bisa mengambil kesimpulan jika hanya baru bertemu atau menyapa sekilas saja.
Kita akan tau kalau sudah lama kenal atau mengenali orang itu secara dekat.
Begitu juga dengan hutan itu kita akan tau kalau masuk ke dalam sana dan melihat apa saja yang ada.
__ADS_1
\=\=\=\=\=
Tbc.