
Setelah kepergian Kevin,Efi menghubungi Sandra buat meminta bantuan mencari Eva.
Tidak membutuhkan waktu lama Sandra datang bersama Sisi dengan wajah panik setelah mendengar sedikit cerita Efi.
"Assalamu'alaikum kak,apa benar yang kakak bilang tadi?ngak lagi becandakan?sungguh ini ngak ada lucu lucunya sama sekali."
Semua orang yang mendengar cerita Efi pasti akan langsung tidak percaya dengan apa yang terjadi.
"Ini bukan waktunya becanda Si dan ngak ada yang lucu.Ini menyangkut nyawa lo ngak bisa di ajak becanda."
Efi mana pernah becanda kalau tentang adiknya itu,becanda juga ada batasnya dan melihat sikon dulu.
"Tapi Eva pergi sama Kevin kak?kenapa tiba tiba ngak lagi."
Sandra bingung juga,lagian agak sedikit sulit di percaya juga kalau misalnya ada dua orang yang mirip di zaman sekarang.
"Ngak San,tadi Kevin datang nanyain Eva dan dia bilang belum bertemu mereka selama dua hari ini."
"Ya udah kak kita cari sama sama ya tapi tunggu di sini ya Sisi ambil mobil dulu.
Ngak usah rame datang ke rumah yang ada semua orang curiga dan juga ini belum tentu benar benar terjadi."
Sisi pergi kerumah orang tuanya buat mengambil mobil yang sudah lama tidak dia gunakan dan bisa di bilang sejak dia mulai kuliah.
"Bagaimana ini San,kakak takut kalau terjadi sesuatu sama Eva apa lagi kalau kejadian dulu terulang lagi.
Tadi Kevin mengajak kakak mencarinya di sekitar hutan gitu dan dia bilang feeling dia mengatakan Eva berada di sekitar sana.
Hutan itu hampir sama seperti hutan dulu San hutannya terlihat seram gitu dan kalau dekat sana terasa lebih dingin padahal hari panas."
Mereka berdua duduk di teras kos sambil menunggu Sisi datang,bisa saja mereka menggunakan angkutan umum tapi akan sedikit kesulitan jika harus mencari angkutan sambil mencari Eva.
"Kakak jangan berfikir seperti itu,berfikir positif kak maka hasilnya juga akan baik.
Kita selalu di ajarkan berprasangka baik pada sang Pencipta yang sudah merencanakan semua ini.
Mungkin saja Eva lagi pergi sama teman yang lain tadi setelah pergi sama Kevin."
Sandra berusaha menenangkan Efi yang terlihat kalut sekali,ingatan Sandra berputar pada kejadian dulu sebab keteledoran dia juga yang tidak menemani Eva mengambil air hingga menyebabkan Eva menghilang.
"Kakak takut San,ini kota besar yang kalau mencari orang pasti akan lama menemukan dan juga bagi kakak Eva segalanya.
Nyawa kakak tergantung keselamatan dia,jika dia aman maka kakaknya bisa tenang juga tapi kalau ngak badan kakak rasanya ngak punya semangat hidup."
Efi bersender pada Sandra karena dia sudah menganggap Sandra seperti adik sendiri yang bisa bicara bebas tanpa harus takut.
"Kita harus percaya kak Eva akan baik baik aja dimana pun dia berada."
__ADS_1
Sandra memeluk Efi yang terlihat kusut merasa tidak tega tapi tidak tau harus berbuat apa sekarang selain menenangkan.
Hp Sandra bergetar di lihatnya nama David yang tertera di layar hp itu.
"Siapa San?."
Tanya Efi di lihatnya Sandra lagi megang hp.
"Bang David kak,mau angkat dulu ya.'
Jawab Sandra lalu mengangkat telpon David namun tetap duduk di samping Efi.
*Hallo assalamu'alaikum bang.
.......
Aku lagi sama kak Efi di kos.
......
Sekarang ngak sih tapi bentar lagi kami mau pergi bareng sama Sisi juga.
......
Biasa urusan perempuan,abang mana tau.
Iya nanti aku kabari lagi, waalaikumsalam*.
Sandra tidak memberi tau akan kehilangan Eva pada David,kalau David tau bisa saja orang rumah tau juga tidak mungkin David akan diam saja saat Eva tidak ada kabar.
" Makasih ya San,kamu ngak ngasih tau David kalau Eva ngak ada kabar."
Tersenyum samar ke arah Sandra padahal Efi belum ada bilang sama Sandra seperti itu dan tidak tau juga David akan menelpon disaat sekarang.
"Iya kak,kita coba cari dulu kalau sampai sore belum ada titik terang baru kita kasih tau yang lain biar lebih cepat ketemu Eva."
Cukup lama mereka berbincang hingga akhirnya Sisi datang membawa mobil.
"Yuk kak,San.Sekarang kita kemana dulu?."
Sisi menghampiri Efi dan Sandra yang lagi duduk.
"Kita cari ke tempat yang mungkin Eva datangi atau kalau ngak tanya ke teman yang Eva kenal."
Usul Sandra mengikuti Sisi masuk mobil dan duduk di kursi penumpang belakang.
Sisi melajukan mobilnya menuju tempat dekat sana yang sering mereka kunjungi bersama saat pulang kuliah.
__ADS_1
Kalau masih tidak ada juga mengunjungi rumah teman yang biasa dekat sama mereka.
Cukup banyak tempat yang mereka datangi tapi belum ada tanda tanda keberadaan Eva,mereka menghela nafas pelan saat tau Eva tidak ada di tempat itu.
Hanya rumah teman tujuan terakhir mereka dan berharap Eva berada di sana.
"Sekarang hanya ini harapan terakhir kita,semoga Eva ada di sana."
Sisi melajukan mobilnya menuju rumah temannya satu persatu mencari keberadaan Eva.
Tapi lagi dan lagi mereka harus menelan rasa kecewa itu lagi sebab Eva tidak ada berada disana bahkan sudah hampir semua rumah teman satu kelas mereka datangi.
"Bagaimana ini Eva ternyata ngak ada berada di rumah teman kita,apa yang harus kita lakukan sekarang?."
Sisi semakin cemas memikirkan di mana Eva berada dan ini sudah beberapa jam mereka mencari tapi belum ada titik terang juga.
Jika kedua sahabat Eva sudah secemas ini lalu bagaimana perasaan Efi sebagai kakak yang sudah bersama Eva dalam keadaan apa pun.
Mereka sudah mencari Eva kemana mana tapi belum ada yang tau satupun tentang kemana Eva pergi.
Kevin ya menunggu kabar Kevin yang mereka harapkan sekarang dan berharap membawa kabar baik nanti.
"Cuma kabar Kevin yang kita harapkan sekarang dan semoga Kevin sudah menemukan keberadaan Eva."
Berat rasanya harus mengalami hal itu lagi tapi harus bagaimana lagi semua sudah ada yang mengatur dan kita sebagai manusia hanya bisa menjalani serta sabar dalam menghadapi semua ujian ini.
"Iya kak semoga Kevin bawa kabar baik ya nanti."
Tambah Sandra yang kelihatan sangat cemas sebab sudah pernah berada dalam situasi seperti ini.
Kondisi yang mengharuskan dia tidak bisa berbuat apa apa saat sahabatnya membutuhkan bantuan seperti sekarang.
"Iya atau kita coba hubungi Kevin aja sekarang biar tau apa dia udah dapat kabar tentang Eva atau belum."
Usul Sisi dari pada menunggu Kevin yang menghubungi mereka lebih baik mereka yang menghubungi Kevin duluan.
"Ide bagus tapi tunggu ini ada pesan."
Efi mengambil hp di lihatnya isi pesan itu dan ternyata dari Kevin.
"Dari Kevin,sekarang dia lagi di kos nunggu kita,balik Si kayaknya Kevin udah tau dimana Eva."
Pinta Efi dengan semangat Sisi memutar mobil menuju kos lagi.
\=\=\=\=\=
Tbc.
__ADS_1