TEMAN BEDA ALAM

TEMAN BEDA ALAM
Menjelang Kelulusan 2.


__ADS_3

Di dalam kelas kesibukan sudah mulai berkurang dan menuju kantor Guru mengumpulkan tugas tadi jika telat bukan kena marah saja tapi nilai akan jelek juga sebagai murid kita memiliki kewajiban menyelesaikan sagala tugas baik lisan, tulisan maupun prakarya harus selesai.


"Hhuufftt capek juga ngerjain ini tugas mana banyak juga ya, nyesel deh ngak dari kemarin kemarin aja di bikin. "


Keluh Sandra meregangkan otot yang terasa kaku lalu membereskan meja yang berantakan sedangkan tugasnya sudah di titipkan tadi pada teman sekelaanya tidak mau ribet buat jalan.


"Makanya kalau ada tugas tu kerjakan tepat waktu jangan main saja yang tau. "


Ejek Evan paling suka buat Sandra kesal mungkin untuk menutupi kekesalan sama Eva tadi tapi tidak boleh gitu juga masa Sandra kena dengan tanpa melakukan kesalahan tapi bukan Sandra namanya jika tidak membalas.


"Bodo, nih . "


Cuek Sandra lalu melemparkan botol minum kosong pada Evan dan BBUUKK tepat mengenai lengan Evan, cukuplah itu buat kasih Evan pelajaran yang suka bikin kesal.


"Ah rese lo San, main timpuk saja, lo kira gue tempat sampah apa . "


Bukan karena sakit tapi kaget dapat serangan dadakan tanpa persiapan.


"Eh Van tunggu deh Eva kok belum balik juga ya dari tad ?. "


Sudah cukup lama Eva pergi tapi belum kelihatan tanda tanda balik kelas lagi.


"Lagi toilet kali, diakan kalau lama balik pas di tanya pasti balik toilet. "


Tebak Evan apa dia cenayang sampai bisa tau Eva dimana tapi bukan cenayang emang dia kadang suka ikutin jangan salah sangka cuma ikutin sampai luar saja.


"Yuk susul gue kwatir kalau dia lama gini. "


Mengajak Evan menyusul Eva ke toilet untuk memastikan Eva baik baik saja.


"Ngapain gue ikut ke toilet cewek, ngak ngak lo aja San. "


Tolak Evan tidak mungkin dia ke sana di saat orang lain lihat mau tarok dimana muka tampan dia itu masa tampan gitu mainnya ke toilet cewek.


"Udah ikut aja, lo bisa tunggu di luar. "


Sanggah Sandra dia juga tidak mau ajak Evan masuk sana bisa si gebukin cewek satu Sekolah di sangka ngintip.


"Tapi San. "


Tolak Evan lagi masih tidak mau ikut walau kwatir sama Eva juga kalau dia sendiri tidak apa tidak ada yang lihat juga.


"Ngak ada tapian kelamaan lo kebanyakan mikir. "


Menarik langsung lengan Evan menuju toilet sepanjang jalan tidak melepaskan tangan Evan takut balik lagi ke kelas dan sampai toilet.

__ADS_1


"Loh Van itu suara teriakan siapa. "


Pas mereka berdua sampai toilet Eva teriak juga membuat Sandra cemas.


"Itu bukannya suara Eva ya Van ngapain dia teriak kamu tunggu disini aku masuk dulu. "


Baru melepaskan Evan dan masuk melihat Eva kenapa dia bisa teriak gitu sampai terdengar keluar.


"Va kamu kenapa ? kok teriak gitu wajah kamu pucat juga. "


Eva lagi berdiri du pintu toilet dengan belum melepaskan gagang pintu itu dia teriak ketakutan sama apa yang dia lihat.


"Sa san ndra itu ka mu ?. "


Bahkan bicara saja terbata bata saking takutnya untung Sandra datang kalau tidak bisa pingsan di tempat Eva.


"Iya ini aku, kamu kenapa ?. "


Mendekat ke arah Eva lalu melihat ke dalam bilik itu tidak ada siapa siapa dalam sana cuma kosong.


"Kamu lihat apa dalam sana kenapa ngak masuk ?. "


Memperhatikan sekeliling tidak ada orang selain Eva sendiri terus kenapa dia teriak tidak jelas gitu.


Melihat kedalam sana tidak ada apa apa lagi, kosong, sepi dan air kran juga mati perasaan pas Eva sendiri disana tadi kran air hidup.


Loh kok ngak ada apa ya, padahal tadi ada orang disana berlumur darah dan ngak sadarkan diri kemana pergi nya sekarang malah menghilang.


Kening Eva berkerut melihat itu kosong tidak ada siapa siapa padahal tadi dia ingat ada orang masuk sana lalu darah keluar terus dari celah pintu bahkan makin lama makin banyak kenapa pas Sandra masuk malah tidak ada apa apa.


"Lihat apa Va ?. "


Apa yang dia lihat semua kosong gitu tidak ada apa apa juga malah seperti orang ketakutan gitu.


"Itu itu aku aku tadi lihat tikus terus kaget makanya teriak San iya aku tadi lihat tikus. "


Mau jujur bingung cari alasan pun bingung, yang di jujurkan tidak ada bukti nyata dan cari alasan harus masuk akal juga.


"Oh cuma tikus doang. "


Cuma gitu saja tanggapan Sandra tidak lebih tidak kurang, wah parah nih jadi teman.


" Apa kata kamu San tikus doang ? Emang kamu berani sama tikus ?. "


Kesal Eva padahal cuma itu alasan yang dengan cepat Eva dapatkan tadi lalu dengan spontan bilang itu dan tanggapan Sandra bikin kesal.

__ADS_1


"Ngak juga sih he he. "


Cengengesan Sandra menggaruk kepalanya yang tidak gatal dari balik jilbab sambil tersenyum tanpa dosa.


"Yuk keluar Evan nungguin tadi di luar. "


Menggandeng tangan Eva keluar dari sana.


Ternyata Evan masih menunggu di tempat yang tadi Sandra tinggalkan.


"Eva kenapa San sampai teriak gitu tadi ?. "


Melihat Sandra dan Eva keluar membuat Evan lega melihat kedua temannya baik baik saja terutama Eva .


"Ngak apa Van katanya cuma liat tikus tadi. "


Jelas Sandra bicara apa adanya dengan apa yang Eva bilang tadi di dalam sana, tidak mungkin Eva bilang tikus pas Sandra kasih penjelasan malah berubah jadi kecoak jauh banget bedanya,power ranger saja berubah tidak jauh berbeda dari wujud asli masih kelihatan kalau itu manusia.


"Penakut banget sih Va, tikus kecil juga kalau liat tikus tu injak jangan teriak. "


Ejek Evan, dasar teman tidak ada akhlak teman takut bukannya nenangin malah di ledek boleh tidak tu si Evan di ceburin ke sungai biar bersih isi kepala.


"Pergi kamu sana bisanya cuma ledeken teman mulu,yuk San . "


Mendorong Evan lalu menarik tangan Sandra meninggalkan Evan sendiri tapi tetap menyusul juga ngapain dia di toilet cewek mau ngintip tidak ada orang juga dalam sana apa yang mau di lihat.


"Eh tungguin napa San, bukannya like tadi yang nyeret gue kesini kenapa sekarang malah di tinggal. "


Kesal Evan padahal tadi dia sudah nolak ikut nyusul Eva dan sekarang malah di tinggal lupa apa jika dia tadi di paksa ikut.


"Punya kakikan nyusul aja apa sudah nya Van. "


Sabar Van namanya juga cewek tidak pernah salah dan ingat semboyan bahwa cewek tidak pernah salah tapi jika cewek salah balik lagi pada semboyan dan keputusannya adalah cowok harus ngalah walau harus urut dada menahan kesal.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*Segini dulu buat hari ini ya.


Jangan lupa like, rate, komen and vote.


Makasih.


LOVE YOU ALL 😍😘😍😘❤*


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2