
Kevin bergegas pergi dari tempat itu merasa bahwa tempat itu kian mencekam jika berlama lama berada di sana.
Aura yang keluar di sekitar tempat tempat itu seperti berada di sekitar kuburan terasa sunyi dan seperti ada bisikan bisikan kecil yang tidak jelas.
Jika bukan karena Eva belum tentu Kevin akan berada disana dan harus melawan rasa takut yang tidak bisa dia bayangkan.
Walau dia laki laki tetap saja akan merasa merinding berada disana seorang diri.
Apa lagi tadi harus bertemu sosok penunggu tempat itu jika tidak bertemu mungkin tidak akan merasa lebih takut lagi.
Tapi setidaknya ada petunjuk di mana Eva berada sekarang dan memikirkan bagaimana bisa masak ke dalam hutan sana dan bisa menemukan Eva sebab masuk dan mencari Eva tidak akan berjalan mudah.
"Bagaimana aku akan menjelaskan nanti sama kak Efi,ini bisa di bilang kurang masuk akal apa lagi di zaman yang sudah serba canggih masih ada hal seperti itu.
Mending aku minta kak Efi menunggu di kos biar bisa menyusun rencana buat mencari Eva kedalam hutan sana."
Kevin mengirim pesan pada Efi buat berkumpul lagi di kos buat bisa menyusun apa yang akan mereka lakukan nanti buat mencari Eva.
Kenapa sosok itu meminta orang terdekat yang masuk ke dalam sana dan cinta sejati apalagi saudara yang saling menyayangi karena hanya saudara yang saling menyayangi dan cinta sejati lah yang bisa melakukan itu dan tidak akan meninggalkan kita walau kita berada dalam kondisi sulit atau tempat bahaya sekali pun.
Di dunia ini tidak semua saudara atau cinta yang akan setia berada di sisi kita akan ada beberapa hal yang menyebabkan mereka memberi jarak di antara kita maka yang benar benar menyayangi yang bisa melakukan.
Hampir satu jam Kevin sampai kos Efi disana dia sudah menunggu kedatangan Kevin bersama Sisi dan Sandra.
Ada sedikit harapan terpancar di wajah Efi saat melihat Kevin datang.
"Assalamu'alaikum kak,udah lama ya kak?."
Kevin menghampiri Efi yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan Kevin dengan perasaan harap harap cemas.
"Wa'alaikumsalam Vin,belum lama juga kok.
Gimana Vin udah ada petunjuk ngak dimana Eva berada sekarang?."
Berharap Kevin membawa kabar baik dan Eva segera di temukan.
"Hhmm gimana ya kak ngomongnya aku juga bingung mau mulai dari mana."
"Takutnya kakak ngak percaya apa yang akan aku ungkapkan dan bisa di bilang agak susah di terima akal sehat tapi cuma itu yang aku dapat di tempat tadi."
__ADS_1
Kevin sedikit ragu buat memberi tau apa yang dia dapatkan tadi dan aka membuat siapa yang mendengar akan menganggap Kevin mengarang cerita.
"Cerita aja Vin ngak apa biar jelas dan kita tau juga apa yang akan kita lakukan."
Efi pasti akan bisa menerima apa yang akan Kevin bilang jika itu menyangkut adik satu satunya.
"Tadi aku liat ada sebuah rumah kecil dekat hutan tadi kak lalu aku hampiri dan ternyata ada orang dalam rumah itu,aku menanyakan apakah ada seorang gadis yang dia lihat sekitar sana dan aku menunjukkan foto Eva lalu dia jawab dia melihat dan gadis itu lagi masuk hutan seperti ada yang mengejar dia.
Tapi yang jadi yang masalah hanya kita berdua yang bisa masuk ke dalam hutan sana dan katanya waktu di dalam sana berbanding terbalik dengan kita jika disini siang berarti di sana malam.
Dan setelah dia mengasih tau orang itu,,."
Jelas Kevin panjang lebar pada ketiga orang yang ingin tau petunjuk yang Kevin bawa dan Kevin menjeda ucapannya apakah akan di lanjut atau tidak.
"Dan orang itu kenapa Vin?."
Penasaran Efi kenapa Kevin menjeda ucapannya yang tidak sampai itu.
"Dan setelah itu orangnya menghilang bersama dengan rumah itu di ganti dengan pohon besar kak."
Lanjut Kevin menghela nafas dalam jika mengingat tadi rasanya bulu bulu halus Kevin berdiri semua.
Sisi ikut merinding mendengar cerita Kevin barusan seumur hidupnya baru kali ini mendengar cerita seperti itu.
"Siapa yang ngelawak Si,kamu liat aku lagi becanda apa."
Kesal Kevin pada Sisi mana pernah dia becanda di saat lagi serius apa lagi menyangkut sang pujaan hati.
Bagi Kevin segala hal tentang Eva tidak ada yang bisa di jadikan bahan candaan walau itu ada yang terlihat lucu.
"Jadi gimana kita bisa mencari Eva ke dalam sana jika Kevin dan kak Efi aja yang bisa masuk.
Terus kalau Eva ngak ada disana gimana dan bisa aja ini sebuah jebakan buat kita."
Sela Sandra dia takut Eva yang belum bertemu dan di tambah menghilangnya Kevin dan Efi.
"Itu juga yang aku fikirkan tadi tapi kita ngak tau kalau ngak mencoba masukkan."
Sesuatu pasti akan ada hasilnya walau cuma kecil harapan tapi tidak ada salahnya buat di coba.
__ADS_1
Yang perlu di takutkan itu belum mencoba tapi takut hasil mengecewakan karena kita tidak akan tau hasilnya jika tidak bertindak.
"Iya juga tapi ngak ada salahnya kita masuk ke dalam sana,segala hal bisa aja terjadi dan mungkin kejadian itu mungkin terulang lagi sekarang."
Sedih Efi mengingat kejadian itu yang mengharuskan Efi berpisah dengan adiknya tanpa tau kabar berada di mana.
"Iya kak,aku juga setuju jadi kapan kita akan kesana?lebih cepat lebih baikkan."
Setuju Kevin kalau tidak bergerak cepat maka tidak akan tau apa hasilnya jika hanya menebak hal yang belum tentu benar.
"Gimana habis magrib aja kita siapkan apa aja yang akan kita bawa kesana."
Efi tidak mau menunggu lama buat menemukan Eva berpisah dari adiknya tanpa kabar seperti sekarang sama hal dengan hilang separuh dari nyawanya.
"Ya udah kita ikut ya nunggu di luar ajak yang lain juga buat jaga jaga."
Sisi tidak mau menunggu di rumah saja tanpa tau bagaimana kondisi disana.
"Iya ngak apa,biar kita bisa saling melindungi atau nanti butuh bantuan."
Tambah Sandra dan harus minta izin sama mamanya dengan alasan menginap di tempat Eva biar tidak curiga.
"Ya udah sekarang kita siap siap ini udah mau magrib setelah makan malam kita berangkat.
San ajak David ya dan jangan bilang kita mencari Eva takut orang rumah tau pake alasan lain aja."
Pinta Efi mengajak David biar ada laki laki yang menjaga di sana.
"Si,Bastian udah sembuh belum kalau udah ajak ya."
Menyuruh Sisi mengajak Bastian juga tidak mungkin David sendirian laki laki di sana.
"Iya kak."
Jawab Sisi dan Sandra bersamaan lalu menghubungi pasangan masing masing dan Efi juga akan mengajak Renal pergi buat menemani yang lain.
Setelah saling menghubungi Kevin pulang buat bersih bersih begitu juga dngan yang lain dan berkumpul lagi setelah magrib.
\=\=\=\=\=
__ADS_1
Tbc.