
Jika kita menyukai seseorang tapi ada satu alasan yang membuat kita tidak bisa bersama orang itu,ada juga alasan lain yang mendukung kita kian menjauh.
Menyukai seseorang bukan berarti kita harus bersama orang itu juga.
Menyukai mempunyai artian banyak yang menjadikan kita harus berfikir ulang lagi buat memperjuangkan semuanya.
Kalau kita menyukai seseorang tapi orang itu lebih bahagia bersama orang lain maka kita tidak bisa memaksakan kehendak buat bersama orang itu.
Jika kebahagian dia akan tampak tulus jika bukan bersama kita,kita tidak bisa berbuat banyak.
Pagi ini masih sama seperti pagi yang lalu,dimana setiap pagi Kevin akan selalu menunggu Eva di luar rumah tanpa mau mampir dulu.
Kevin tau kalau pagi hari merupakan waktu buat semua keluarga berkumpul maka keputusan dia menunggu di luar sudah tepat.
Sarapan pagi semua anggota keluarga akan berkumpul sebelum memulai hari mereka masing masing.
"Kakek semuanya aku berangkat kuliah dulu assalamu'alaikum."
Eva pamit menyalami semua orang yang berada disana setelah selesai menghabiskan sarapannya.
"Kamu pergi sama siapa nak?."
Kakek belum tau aja kalau Eva sudah punya supir pribadi special yang akan mengantar Eva kemana pun pergi.
"Masa kakek ngak tau sih kalau tiap pagi Kevin yang akan mengantar Eva kuliah,kalau kakek ngak percaya liat aja di luar pasti udah ada Kevin nungguin."
Hampir semua orang sudah tau kalau tiap pagi Kevin mengantar Eva kuliah sejak zaman masih kos dulu hingga kini.
"Benar gitu nak?."
Kakek ingin memastikan lagi pada Eva.
"Iya kek,tiap pagi Kevin selalu nungguin aku buat antar ke kampus sejak dulu."
Jawab Eva malu malu sebab semua mata tertuju ke arah dia.
"Kenapa ngak di suruh masuk kalau dia ada di luar?."
"Kevin ngak mau ganggu waktu ngumpul pagi kita kek,aku berangkat dulu."
Eva keluar rumah membawa tas melangkah menuju mobil Kevin yang terparkir di depan gerbang rumah besar itu.
"Pagi sayang!lama nungguin ngak?."
Menghampiri Kevin yang lagi bersender di samping mobil menunggu Eva keluar.
"Nunggu kamu menerima cinta ku aja sanggup apa lagi ini cuma sebentar."
Gombal pagi dikit boleh kali ya sama pacar sendiri yang menjadikan wajah Eva menampilkan sedikit kemerahan.
"Pagi pagi udah gombal aja."
Eva masuk mobil Kevin tanpa menunggu di bukain pintu di susul Kevin juga.
Mereka berangkat di susul dengan mobil Bastian yang baru keluar juga dari arah rumah Sisi jadi mereka berangkat beriringan.
"Gombalin pacar sendiri ngak ada salahnya sayang."
Siapa juga yang bilang salah yang salah satu itu waktunya saja,pagi hari itu tidak baik makan gombalan karena tidak baik buat kesehatan jantung yang akan bekerja dua kali lipat dari biasanya.
"Udahlah ngak akan menang lawan kamu sayang."
Memilih mengalah ketimbang meladeni gombalan Kevin tidak mau kalah.
__ADS_1
"Kamu sudah menang sayang yaitu menenangkan hati ku."
Plis deh Vin jangan buat Eva makin salah tingkah tidak baik buat anak gadis orang makin nempel tidak mau berjauhan.
"Belajar gombal dari mana sayang?jangan keseringan gombal nanti lupa tempat lagi."
Lucu saja setelah mendapat asupan sarapan dari rumah buat tambah tenaga kini dapat asupan kasih sayang buat penambah semangat.
"Kan aku gombalnya hanya sama kamu sayang bukan sama yang lain.
Emang ada orang lain yang bisa menggetarkan hati ku selain kamu."
Hah kenyang sudah Eva pagi ini biarlah dia melakukan apa yang di suka asal selalu tertuju buat dirinya tidak apa apa sesuka hatinya Kevin saja.
"Terserah kamu sayang yang penting kamu bahagia."
Tutur Eva membiarkan Kevin terus menggombali dirinya,dia juga senang Kevin selalu berbuat manis sama dia bahkan sangat manis malahan.
"Aku selalu bahagia kalau berada di samping mu sayang apa lagi kalau tersenyum gitu bikin aku makin sayang aja."
Eva semakin malu mendengar ucapan Kevin yang semakin hari makin berbuat manis sama dia entah belajar dari mana Kevin mendapatkan kata kata seperti itu yang bisa membuat Eva terbang melayang.
"Gambal aja terus bikin aku terbang melayang terus di lepaskan begitu aja biar jatuh."
Mengalihkan pandangan keluar jendela tidak mau melihat wajah Kevin sekarang yang pasti akan melihat wajah memerah Eva maka akan semakin menggoda Eva.
"Kan ada aku yang akan menangkap kalau kamu jatuh sayang."
Mobil yang Kevin kendarai sampai di depan kampus Eva,sebelum keluar Kevin menahan supaya untuk tinggal sebentar lagi.
"Apa sayang jangan buang waktu ya,kamu juga harus kuliah."
Melirik tangannya yang di pegang Kevin menyerngir heran sama tingkah Kevin.
Ujar Kevin sambil tersenyum memandang Eva.
"Dan jangan rindu aku juga kita cuma ngak ketemu beberapa jam bukan beberapa tahun."
Balas Eva tidak mau kalah sama Kevin lalu keluar mobil meninggalkan Kevin yang masih mematung mendengar ucapan Eva yang sudah berani membalas gombalan dia.
"Makin cinta sama kamu sayang,belajar dari mana bisa gombal juga liat nanti aku balas balik."
Kevin memutar mobil menuju kampus yang sebentar lagi akan masuk jam pelajaran.
Di gerbang Sisi dan Sandra sudah menunggu kedatangan Eva padahal Eva duluan tadi dari Sisi tapi malah datang belakangan.
Mereka bertiga masuk kampus bersama tidak lama menunggu dosen masuk siap memulai pelajaran pagi ini.
Dua jam berlalu jam pelajaran berakhir ketiga cewek itu pergi ke kantin buat mengisi perut yang sudah demo dari tadi.
"Sejak kalian berdua pindah aku jadi ngak ada teman lagi."
Keluh Sandra sama kedua sahabatnya merasa kesepiydi tinggal pindah secara dadakan.
"Kamu juga bisa tinggal sama kita San tapi."
Jeda Sisi menghentikan ucapannya melihat reaksi Sandra dulu.
"Tapi apa Si?."
Sandra penasaran menunggu kelanjutan apa yang akan Sisi bilang.
"Tapi kamu nikah dulu sama bang David baru kita bisa dekat lagi."
__ADS_1
Sisi tersenyum setelah mengucapkan kata itu.
"Gimana mau nikah Si dia ngelamar aja belum."
Tanggapan Sandra membuat Sisi kaget dia fikir Sandra akan menolak tapi malah seperti memberi tanda buat ngasih tau sama David.
"Kode Si nanti ku bilang sama bang David kalau Sandra minta di lamar."
Eva ikutan juga,dia setuju kalau sahabatnya mempunyai hubungan lebih sama David yang notaben keluarga sendiri jadi sudah tau sifat David seperti apa dan kalau berani menyakiti sahabatnya Eva akan membela Sandra.
"Jangan di bilang juga,biar dia peka sendiri aja."
Kalau sampai Eva bilang sama David bisa malu dia,masa perempuan yang lebih agresif mau taro dimana wajah dia nanti.
"Terlambat San aku udah ngechat bang David."
Eva melihat isi chatnya sama David membuat Sandra menutup mukanya dengan kedua tangan menyembunyikan rasa malunya.
Apa yang akan dia bilang sama David nanti atau dia masih punya muka bertemu David,sungguh sahabatnya ini membuat dia malu bukan main sekarang.
Pulang kuliah mereka melangkah menuju gerbang di sana ketiga pria tampan itu sudah menunggu.
Kevin akan menyesuaikan jam kuliah dia sama Eva biar bisa berangkat dan pulang kuliah bersama.
Sedangkan David akan menyempatkan diri buat menjemput Sandra di jam makan siang dia untung kerja di perusahaan milik kakek sendiri jadi tidak ada orang yang berani menegur tapi dia tau diri juga tidak akan berbuat lebih.
"Ada yang malu malu mau nih."
Ledek Sisi memandang Sandra yang jalan menunduk tidak mau melihat David yang berada di depan mereka.
"Iya padahal tadi ngode lo tapi kenapa sekarang malu malu mau gini atau emang mau beneran."
Tambah Eva yang membuat Sandra makin malu karena ucapan kedua sahabatnya itu apa mereka tidak mengerti apa yang dia rasakan.
"Kenapa sayang?siapa yang malu malu mau."
Kevin penasaran sama ucapan kedua cewek itu yang mereka tidak mengerti hanya David yang tau maksud ucapan itu.
"Sandra tadi ngode mau di lamar bang David terus aku kasih tau langsung bang David makanya sekarang Sandra malu malu ketemu bang David."
Jelas Eva kini Kevin mengangguk mengerti arah pembicaraan cewek itu.
"Emang kamu ngak mau di lamar juga?."
Siapa yang tidak mau di lamar apa lagi sama orang tersayang pasti akan langsung menerima tanpa fikir panjang.
"Masalahnya yang lamar belum ada."
Balas Eva santai seolah mengatakan aku siap di lamar sekarang hanya saja melalui isyarat.
"Tunggu aja nanti."
"Kita makan dulu ya barengan aja biar rame."
Semua orang setuju makan siang bareng sebab saat di kantin tadi hanya ngemil buat mengganjal perut karena tau akan selalu makan siang walau tidak selalu bersama.
\=\=\=\=\=
*Like, komen and vote jangan lupa.
Makasih
I LOVE YOU ALL 💕💞💖💗💝😍😘😙😗🤗*
__ADS_1
Tbc.