
Lusa empat pasang pasangan muda akan liburan sesuai rencana mereka seminggu yang lalu,mereka akan menikmati masa liburan dengan tour bersama tapi bukan empat pasang melainkan enam pasang sekarang karena Kesyi dan Nana ikut bersama.
Banyak ikut jadi lebih baik maka akan ramai juga nanti disana dan juga mereka bisa saling lindungi nanti.
Pulang kuliah Eva langsung pergi ke rumah kakek buat minta izin bagaimana pun sekarang dia menjadi tanggung jawab keluarga Bundanya sekarang.
Untuk Sandra David sudah minta izin di temani Eva dan Sisi juga dan dapat izin sebab ada Eva yang meyakinkan orang tua Sandra karena mereka sudah saling kenal.
Teringat waktu mereka minta izin ke rumah Sandra pulang dari kuliah kemarin yang membuat mereka semua geleng kepala mendengar ucapan Sisi.
"Silahkan di minum dulu,jangan sungkan anggap rumah sendiri aja."
Mama Sandra membawa minuman serta cemilan buat mereka bertiga karena Kevin dan Bastian tidak ikut belum pulang kuliah.
"Iya tante ngapain juga harus sungkan kalau sudah di suruh anggap rumah sendiri.Tuh dengar tante udah izin jadi kalau sudah seperti rumah sendiri kita bisa apa kan saja rumah ini termasuk menjualnya juga. "
Sisi langsung meminum minuman itu tanpa sungkan seperti kata mama Sandra yang hanya tersenyum melihat tingkah teman anaknya.
Sisi tidak sadar sama ucapannya barusan yang sengaja atau tidak yang jelas mereka yang ada disana hanya bisa urut dada.
"Jangan malu malu bang kan ngak lama akan gabung juga sama keluarga Sandra."
Lanjut Sisi setelah minum,jika sudah minum mulut Sisi bisa kayak motor habis isi bensin dan ganti oli jalannya lancar tidak ada hambatan.
"Malu malu yang ada abang di tolak sebelum bicara."
Tambah Eva ikut mengolok abang yang sudah bertemu gede itu,sudah takdir David harus terima ejekan walau di depan calon mertua
Ini kali pertama David bertemu mama Sandra padahal Sandra sudah duluan pernah bertemu keluarganya saat pertunanganan Renal dan Efi.
"Anggap saja ngak ada yang ngomong ma,mereka memang selalu gitu kalau sudah ngumpul."
Sandra menjelaskan kalau mereka sudah biasa seperti itu maka jangan kaget atau syok melihat kejadian itu.
"Maksud kami datang kesini ingin minta izin sama tante untuk mengajak Sandra liburan bareng nanti sama kami."
David sudah tidak bisa lama lama disana,di depan keluarga dia masih terima tapi jika sekarang dia tidak mau terjadi.
"Kalian pergi berdua atau bersama."
Mama Sandra memastikan lagi jika anaknya tidak pergi berdua saja dan tentu saja tidak akan mengizinkan pergi.
"Ngak lah Ma kami pergi bareng ada sekitar dua belas orang sama sepupu aku juga."
Eva tidak mau mama Sandra salah sangka jika anaknya pergi berdua saja sama lawan jenis.
Eva sudah lama memanggil mama juga sama mama Sandra dan itu membuat dia senang karena seperti mempunyai sosok Bunda yang sudah lama meninggalkan dia.
Selesai urusan perizinan Sandra mereka pulang dan David melanjutkan kerja yang harus meeting dengan rekannya,seperti itu David yang menyempatkan untuk mengunjungi sang kekasih jika ada waktu luang jauh sebelum Sandra menerima David.
\=\=
__ADS_1
Malam menjelang semua anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan,sudah ada Efi juga yang pulang kerja langsung kesana.
Makan malam kali ini sedikit tenang karena yang jadi bahan ledekan mereka sudah kekasih jadi mereka diam saja.
"Baru kali ini makan terasa nikmat dari hari biasa,kayak makan sama keluarga sendiri."
Setelah mengucapkan kata itu pergi beranjak dari sana menghiraukan mereka memandang aneh David.
Jadi selama ini dia makan sama siapa begitu kira kira isi pemikiran semua orang yang masih duduk di meja makan walau sudah selesai.
Selesai membereskan meja semua berkumpul di ruang keluarga seperti biasa jika lagi ngumpul gini.
"Kek,ma,pa,tante,om kita izin ya lusa kita mau liburan bareng kepuncak."
David buka suara buat minta izin,dia yang tua disana di antar adiknya yang lain.
"Kenapa minta izin sama kita?."
David bingung mendengar jawaban tante Yona yang menanyakan kenapa David izin sama mereka.
"Terus sama siapa lagi?."
David balik nanya tidak ngerti sama ucapan tantenya,sudah jelas dia kalau ada apa apa bilang sama mereka dulu.
"Tadi aja ngak ngakuin kita keluarga!."
Mama Marta ikut bicara rasanya selama makan tadi kurang lengkap jika belum membuat anak tampannya kesal.
"Oh iya lupa aku kan ada pungut."
Untung stok sabar David banyak kalau tidak mungkin sudah meledak ledak emosinya.
"Kalian berlima saja,terus siapa lagi yang ikut?."
Tanya kakek yang tidak mau mengejek cucu tampannya itu.
Kakek akan ikut mengejek jika situasi makin panas dan itu akan menjadi senyum bahagia di wajah keluarganya tapi tidak buat David.
"Sama pasangan masing masing kek."
Ujar David lagi jika mereka pergi bersama sama nanti.
"Apa perlu kakek sediakan mobil agar kalian semua muat."
Tawar kakek yang tidak tau jika mereka akan menggunakan motor buat liburan.
"Ngak makasih kek,kami pakai motor."
Efi ikut bicara kasian David bicara sedari tadi sendiri padahal mereka pergi bersama.
"Bahaya kalian pake motor apa lagi yang cewek pake gamis gini."
__ADS_1
Kakek melihat pakaian cucu perempuannya yang menggunakan gamis bisa bahaya menggunakan motor begitu fikir kakek.
"Siapa bilang mereka akan pakai gamis,mereka sudah beli baju buat nanti."
Jelas David yang tau jika para cewek sudah beli baju yang pas buat naik motor dan David ikut menemani Sandra belanja.
"Oh iya tente masih penasaran sama cewek kamu bang,dia ngak salah pilih kamu kan atau kamu yang maksa dia buat nerima kamu."
Yona kepo saja sama cewek David,mereka sudah pernah bertemu dan kenal juga maka ingin memastikan lagi jika tidak ada unsur paksaan disana.
"Tante kira aku segitu ngak lakunya sampai harus maksa cewek sama aku."
Kesal David jika harus berdebat sama tantenya itu,apa sebegitunya dia senang kalau David ngejomblo selamanya.
"Kok kamu jadi kesal gitu?tante kan cuma nanya takut anak orang terpaksa sama kamu."
"Makasih tante perhatiannya tapi tante ngak penasaran sama calon mantu tante juga"
Tunjuk David sama Nana anak tante Yona hingga pandangan orang menuju ke arah Nana.
"Lah kenapa sekarang melihat ke arah Nana?."
Nana yang lagi asik main hp sampai tidak sadar jika kini giliran dia yang jadi sasaran semua orang.
"Sayang kamu kapan mau ngenalin calon mantu mama?."
Tanya Yona pada anak gadisnya itu,semua orang setuju sama ucapan Yona yang ingin tau cowok pilihan anaknya.
"Nanti ma ya saat mau liburan,udah Nana minta buat jemput ke rumah."
Memang Nana sudah minta pacarnya buat datang ke rumah buat jemput dia,tidak mungkin ketemu di jalan.
Masa kalah sama kang ojol yang jemput langsung ke rumah.
"Kak Keysi ngak mau juga ngenalin cowoknya."
Nana tidak mau kena sendiri saja setiap orang harus dapat giliran.
"Sama kayak kamu Na."
Sesimple itu jawaban Keysi padahal ada orang yang berharap kalau dia akan jadi bahan ledekan selanjutnya.
"Sudah malam kita istirahat saja."
Kakek beranjak dulu lalu di susul yang lain menuju kamar masing masing.
\=\=\=\=\=
*Author hanya minta jangan pelit like dan komennya biar tambah semangat buat up lagi.
Cuma itu yang author minta dan juga itu gratis.
__ADS_1
I LOVE YOU ALL 💕💞💖💗💝😍😘😍😘❤*
Tbc.