
Seorang lagi duduk di sebuah Danau yang sangat indah membuat siapa saja yang berada di sana akan betah berlama lama di tempat itu.
Di mana tempat itu jauh berada dari keramaian hanya orang tertentu saja yang bisa kesana.
Orang itu duduk di sebuah batang pohon yang tumbang dengan memandang jauh ke arah Danau.
Pandangan yang sulit di artikan apakah dia lagi senang atau sedih tidak ada yang tau selain dirinya sendiri.
Disana tidak ada orang lain selain dia sendiri,mengapa dia berada disana sedangkan tidak ada yang menemani atau lagi menyendiri mencari ketenangan.
Tempat indah seperti itu sayang di lewatkan hanya seorang diri tapi apa daya dia yang tidak bisa membawa teman kesana,ada pun teman yang akan di ajak tapi ragu apa orang itu masih ingat dengan dia atau tidak.
"Aku rindu kamu."
Satu kata yang banyak mengandung arti dan pada orang yang di maksud saja bisa mengobati rasa rindu itu tapi apa orang itu merasakan rindu juga pada dirinya.
"Apa kamu baik baik saja selama ini."
Dia tidak tau kabar orang itu lagi sejak hari itu lagi,banyak alasan yang menyebabkan dia harus pergi.
Apa yang harus dia lakukan sekarang kembali pada orang itu atau tetap berada disana dan membiarkan orang itu bahagia menjalani hidup tanpa kehadiran dia lagi.
Masih ada sedikit rasa malu dalam dirinya jika kembali lagi tapi dia juga rindu pada temannya itu.
Malu karena dulu dia pergi tanpa pamit namun rasa ingin bertemu begitu besar dalam dirinya.
"Aku liat kamu sudah bahagia dengan kehidupan mu sekarang.
Kalau Aku datang lagi apa ngak apa?atau akan merusak kebahagian kamu?."
Bimbang sama pilihan sekarang atau memilih memantau dari jauh seperti yang sudah di lakukannya beberapa saat yang lalu.
"Apa kamu masih ingat aku atau sudah melupakan ku."
__ADS_1
Ingin segera dia pergi menemui orang itu tapi apa dia akan sanggup mengutarakan alasan apa kenapa dia pergi dulu.
"Apa kamu ngak akan marah sama aku,sudah banyak hal yang aku lalui untuk bisa berada di sini tapi saat kita semakin dekat seperti ada sebuah ikatan yang membuat ku tetap berada di sini tanpa mau beranjak."
Wajah itu tampak gusar memikirkan apa yang harus dia lakukan.
Sudah banyak yang dia lalui dan kini sudah berada disana apa dia akan tetap pada pendiriannya atau memilih pergi.
"Kalau aku datang lagi ngak menutup kemungkinan kalau kejadian awal kita berjumpa dulu akan terulang kembali.
Aku akan menerima semua resiko yang ada tapi cuma satu yang aku takutkan yaitu penolakan kamu terhadap ku nanti."
Salah dia juga dulu pergi tanpa pamit atau mengucapkan kata perpisahan.
Kalau dulu dia pergi secara baik baik maka saat kembali lagi akan sangat mudah tidak perlu banyak berfikir buat menemui orang itu.
Ada kalanya sebuah alasan yang tidak bisa di sampaikan,ada juga sebuah alasan yang sulit di terima.
Semua itu tergantung pada diri kita yang menyampaikan dan bagaimana caranya suatu alasan itu bisa di terima.
Berdiri dari tempat duduk itu lalu melangkah ke tepi Danau hingga kaki itu menyentuh air.
"Mungkin akan seperti ini jika aku datang pada mu lagi."
Air yang mulanya tenang akan berubah sedikit bergelombang saat kaki itu menyentuh air dan akan kembali tenang saat kaki itu keluar dari sana setelah beberapa saat.
Itu juga yang akan terjadi jika dia kembali suasana yang mulanya damai akan sedikit terusik dengan kedatangan dia.
"Apa aku akan melihat mu dari jauh saja dan mungkin itu yang terbaik buat kita supaya ngak ada yang terusik atau yang mengusik."
Melangkah menjauh dari tepi Danau itu lalu memilih duduk di atas rumput dan merebahkan diri dengan menjadikan tangan sebagai bantal.
"Langit itu indah jika di pandang dari sini tapi jika di dekati terasa sangat jauh sekali.
__ADS_1
Burung yang bisa terbang saja belum tentu bisa kesana,lalu bagaimana dengan aku yang ngak punya sayap ini hanya bisa memandangi dari sini."
Semua terasa berat perbedaan yang begitu besar membuat dia semakin bimbang.
Dulu saat hubungan itu terjalin sangat indah malah dia sendiri yang menghancurkan tapi kini datang kembali mengharapkan hubungan itu kembali utuh itu sangat kecil kemungkinan.
"Maaf dulu aku pergi tanpa bicara dan kini aku datang berharap bisa di terima,apa aku ini egois mengharapkan hubungan kita seperti dulu.
Jika keegoisan ku bisa membuat kita dekat lagi maka aku akan melakukan itu."
"Aku datang bukan ingin merusak kebahagian mu yang sekarang tapi aku hanya ingin kita seperti dulu.
Aku kamu yang suka berbagi cerita bahkan sering menghabiskan waktu bersama.
Tapi kalau menghabiskan waktu bersama ngak mungkin lagi karena sudah ada orang yang menggantikan posisi ku dulu."
Tersenyum kecut saat mengingat apa yang dia ucapkan barusan sungguh keinginan dia berlebihan tapi berharap lebih itu tidak ada salahnya.
Kadang keinginan kita terlalu besar berbanding terbalik sama kesempatan yang ada,jika keinginan tidak terpenuhi maka keegoisan yang mengambil alih hingga banyak orang yang mencari jalan pintas buat mewujudkan keinginan itu.
"Aku masih bingung sekarang apa yang harus aku lakukan.
Mungkin aku masih butuh waktu sedikit lagi buat memikirkan ini."
Melangkah pergi dari sana masuk ke dalam hutan yang rindang itu.
Ya Danau itu berada di tengah tengah hutan yang sangat rindang,jika di lihat dari luar maka sama sekali tidak ada tanda tanda ada Danau di dalam sana.
\=\=\=\=\=
Makasih yang sampai eps ini masih setia sama cerita author dan semoga masih stay sampai akhir ya.
Jangan lupa like komen and vote
__ADS_1
I LOVE YOU ALL 💕💞💖💗💝😍😘😙😗🤗
tbc.