TEMAN BEDA ALAM

TEMAN BEDA ALAM
Flashback.


__ADS_3

Flashback on.


"Maksud kedatangan kami kesini adalah ingin mengajak kalian berdua tinggal bersama kami.


Tapi sebelum itu biarkan saya menjelaskan dulu siapa kami berdua agar kalian tidak kaget kenapa saya bicara begitu.


Perkenalkan saya Sarah dan ini suami saya Sony.


Saya kakak Orang tua kalian lebih tepatnya kakak Mama kalian berdua.


Kami sudah lama mencari keberadaan dia sejak dia mau menikah sama Papa kalian tapi kami tidak bisa menemukan dia sebab rumah yang dulu dia tinggali sudah kosong dan kata tetangga disana mereka sudah lama pindah saat dia hamil muda, tidak ada satu pun di antara mereka kemana dia pindah.


(menjeda sebentar ceritanya sambil melihat ekpresi yang Efi dan Eva tampilkan sedikit berubah) Sena pergi dari rumah setelah menikah dengan suaminya pindah ke kota B tapi dia tinggal disana hanya sebentar setelah itu menghilang tidak ada yang tau dimana keberadaan dia.


Kami tau kalian ada di sini dari orang yang kami kirim untuk mencari keberadaan kalian. Kami ingin kalian ikut tinggal bersama kami biar kalian ada yang menjaga dan bisa hidup lebih baik lagi dari sekarang. "


Wanita bernama Sarah itu bercerita panjang lebar berusaha meyakinkan dua kakak beradik supaya percaya sama cerita dia.


Selain itu dia juga punya tujuan lain membawa Efi dan adiknya tinggal bersama.


Bukan tanpa tujuan dia mencari mereka berdua selama ini ada rasa yang membuat dia ingin cepat bertemu anak Sena itu.


"Maaf tante bukan kami tidak percaya tapi kasih kami waktu memikirkan ini dulu, ini dadakan sekali buat kami.


Sopan Efi memberitahu Sarah agar wanita itu tidak tersinggung sama ucapannya.


Dia bilang apa tadi supaya hidup lebih baik, sekarang kami sudah hidup jauh lebih baik dari dulu tanpa kehadiran dia seperti sekarang pun.


Dan dia juga bilang kalau dia adik Bunda berarti dia keluarga ku tapi kemana mereka selama ini alasan saja dia bilang sudah mencari kami selama ini kalau beneran mencari pasti tidak akan sulit ditemukan.


Bunda pergi dari rumah pasti punya alasan sendiri tidak mungkin meninggalkan keluarga yang sudah membesarkan Bunda selama ini.


Pokoknya jangan mudah terpengaruh.


" Kami mengeti posisi kalian saat ini, akan kami beri kalian waktu untuk memikirkan semua ini dulu supaya tidak ada paksaan jika nanti kalian ikut bersama kami. "


Sabar menghadapi anak dari adiknya itu, dia fikir akan mudah mengajak mereka ikut bersama ternyata tidak sifat mereka jauh berbeda dengan kedua orang tua mereka yang mempunyai sifat lembut pada semua orang.


"Kami harap jawaban kalian tidak mengecewakan saat kami datang lagi. Kalau gitu kami permisi dulu Assalamu'alaikum. "


Pamit undur diri meninggalkan kosan tempat tinggal Efi.


"Waalaikumsalam."

__ADS_1


Jawab serempak dua kakak beradik itu mengiringi mereka hingga keluar setelah mereka pergi dari sana Efi masuk lagi lalu menutup pintu.


Di dalam mobil itu pasangan paruh baya itu terdiam tidak menyangka anak Sena tumbuh menjadi gadis yang cantik dan juga mendiri.


Padahal dulu saat Sena meninggalkan rumah orang tua mereka dia tidak membawa apa pun dari keluarga itu kecuali hanya pakaian saja dan meninggalkan semua yang dia punya termasuk telephone genggam yang akan menyulitkan siapa pun mencari keberadaan dia.


"Aku tidak menyangka pa mereka akan jadi gadis cantik sama seperti Sena. Pokoknya mereka harus bisa kita dapatkan dulu. "


Ucap Sarah pada Sony suaminya biar bagaimana pun anak mereka hanya lagi laki tidak ada perempuan satu pun cucu perempuan dalam keluarga itu dalam mereka yang lima bersaudara.


"Iya mah kita harus bisa buat mereka ikut kita biar semuanya lancar. "


Mobil itu melaju meninggalkan pekarangan kosan itu menuju rumah mereka yang terbilang sangat mewah.


Mereka dari keluarga terpandang hanya saja dia anak satu satunya yang berani membantah apa kata orang tua mereka padahal didikan keluarga mereka sangat bagus tapi dia sangat berbeda dari kakak dan adiknya.


Sarah anak kedua dari lima bersaudara, anak pertama laki laki bernama Salman, yang ketiga laki laki lagi bernama Arta keempat Sena dan ke lima perempuan bernama Yona.


Diantara lima saudara itu Sarah lah yang paling berkuasa di rumah besar itu di akan menentang jika dia tidak suka lain hanya dengan yang lain akan gampang menerima hal baru walau butuh penyesuaian.


Sena anak yang sangat penurut di antara mereka juga tidak pernah bergantung pada keluarga dia akan berusaha mewujudkan apa yang menjadi keinginannya mungkin sifatnya ini yang menurun pada kedua anaknya.


Sifat painting menyerah dan tidak mau mengandalkan orang lain urusan apa pun jika masih bisa sendiri maka akan dia lakukan sendiri.


Flashback of.


Dulu ada kerabat Ayah dekat sama kami tapi hanya sebentar sudah itu hilang tidak tau dimana sekarang.


Dan tadi pagi dia ke rumah lagi menanyakan jawaban kami, jelas kami menolak mereka tapi sebelum mereka pergi dia sempat bilang jangan salahkan dia jika sesuatu terjadi sama kami. Maksudnya apa mereka mengancam kami karena tidak mau ikut, itu hak kami ingin menerima atau menolak. "


Jelas Eva panjang lebar pada Kevin yang duduk di sampingnya.


"Tapi jika dengar dari cerita lo, mereka kenal mama lo kan jadi bisa saja mereka tidak bohong sama lo. "


Kevin dari tadi mendengar cerita Eva dengan tenang biar jelas apa yang Eva ceritakan.


"Siapa tau mereka hanya sekedar kenal dan cerita itu hanya karangan saja, bisa jadikan. Di zaman sekarang jangan terlalu mudah percaya sama orang siapa tau itu hanya tipuan. "


Waspada boleh jika itu demi kebaikan dan Keselamatan diri tidak ada salahnya untuk waspada.


"Iya juga ya. Mungkin keputusan kalian sudah tepat. Udah jangan terlalu di fikirkan masalah itu nanti akan ada solusi lain kok. "


Menenangkan Eva supaya tidak terbawa suasana memikirkan kedatangan orang itu belum tentu punya niat jahat juga.

__ADS_1


"Makasih Vin sudah mau dengar cerita aku. Kamu paling tau kalau aku lagi ada fikiran. "


Teman baru dia itu pasti selalu kepo sama Eva apa lagi sampai melihat Eva duduk melamun sudah dia pastikan ada beban yang di tanggung.


"Lo kayak sama siapa aja bilang terima kasih segala, makanya punya masalah jangan di pendam sendiri yang ada hanya pusing dan tidak ada jalan keluar.


Sebagai teman kita harus saling berbagi jangan saat senang saja tapi saat susah juga. "


Kevin tidak mau orang yang dia suka bersedih seperti sekarang, masih ada dia tempat berbagi jika ragu anggap saja dia lagi tulis diary untuk mencurahkan segala kegundahan hati.


"Kamu hampir sama dengan dia yang selalu tau kalau aku banyak fikiran ups(Eva menutup mulutnya kelepasan membahas dia di depan Kevin) maaf Vin aku ngak sengaja. "


Sesal Eva entah mengapa disaat seperti ini malah ingat Evan dulu dia sering cerita banyak hal bersama Evan jadi kelepasan begini juga sama Kevin.


"Ngak apa Va gue sudah pernah bilang kalau lo boleh anggap gue ini seperti dia, ngak apa jika lo belum terbiasa. "


Kevin maklum sama sifat Eva yang belum terbiasa sama keadaan sekarang seakan masih menganggap Kevin orang sama yaitu Evan.


"Aku janji ngak akan bahas dia lagi depan kamu. Aku tau ngak enak rasanya jika ada orang yang menganggap kita orang lain. "


Eva hanya butuh waktu menyesuaikan diri sama keadaan sekarang.


Wajah sama tapi orang berbeda kadang masih suka salah saat bicara sama mereka itu biasa di lakukan yang tidak biasa itu sudah sering di ingatkan tapi masih di ulangi itu baru boleh di pertanyakan.


"Kayaknya aku harus balik deh Vin udah siang juga aku mau masuk kerja lagi. "


Di lihatnya sudah siang lama juga dia bercerita sama Kevin hingga lupa waktu.


"Mau aku antar ngak ? . "


Tawat Kevin basa basi sejak kapan di harus bertanya dulu untuk melakukan sesuatu.


"Sejak kapan kamu izin dulu jika mau mengantar aku, biasa langsung saja walau dapat penolakan. "


Sindir Eva beranjak berdiri dari tempat duduk itu sudah lama juga dia duduk disana jika kursi itu bisa bicara akan teriak menyuruh Eva pergi karena terlalu lama menahan berat beban badan Eva.


"Yuk balik Si udah siang juga aku mau kerja. "


Menggandeng Sisi berjalan di ikuti pengawal Eva dari belakang dengan setiap.


*Seharusnya gue yang di gandeng bukan dia kapan ya gue bisa gandengan sama Eva, sabar ada waktunya.


\=\=\=\=\=

__ADS_1


LOVE YOU ALL 😍😘😍😘❤*


Tbc.


__ADS_2