
Sandra lagi berkumpul sama teman teman kampusnya, karena pesta malam ini khusus buat yang muda maka sedikit santai dari pesta tadi siang.
"Va kok aku tiba tiba rasanya mual ya liat makanan."
Sandra sudah menutup hidung saking tidak menahan rasa mual dan siap meledak saat itu juga.
"Masa sih San, ini kan makanan biasa. Masa bisa mual gitu?."
Menelisik makanan itu dengan seksama apa benar makanan itu bisa bikin mual.
"Udah Va jauhin makanan itu, aku mau muntah jadin."
Belum sempat Sandra menyelesaikan ucapannya langsung berlari ke toilet buat mengeluarkan isi perutnya.
"Bang David, Sandra tolongin."
Teriak Eva sambil menyusul Sandra yang udah di kamar mandi.
Perhatian orang terarah pada suara teriakan Eva barusan,bagaimana tidak badan kecil gitu jika teriak bisa sekencang itu.
Nama yang di panggil seketika langsung berlari ke arah di mana berlari juga.
Di dalam kamar mandi Sandra terduduk di lantai setelah mengeluarkan isi perut dan wajah nya terlihat pucat.
"Hun kamu kenapa?."
Berjongkok di depan Sandra yang lagi duduk.
Membelai wajah Sandra yang tidak memancarkan semangat seperti tadi.
"Abang jauh jauh sana! abang bauk,abang jelek."
Mengibaskan tangan supaya David menjauh darinya.
Dan David jangan di tanya lagi, bagaimana bisa dia menuruti permintaan Sandra yang tidak masuk akal itu.
"Hun kalau becanda yang lucu napa?."
Mengusap wajah kasar sebab Sandra tidak mau di dekati.
"Va pulang yuk."
Mengajak Eva pulang padahal ke sana sama suaminya.
__ADS_1
"Abang stop jangan ikut in, nanti aku tidur sama Eva aja."
Melarang David mengikuti saat David berjalan di belakang mereka berdua.
"Udah ngak apa abang ikut."
Tidak tega juga melihat wajah lesu David yang tidak mau di dekati istri sendiri, baru satu bulan ini dekat masa dapat ujian lagi.
"Tapi aku ngak suka liat wajah abang."
Keluh Sandra entah mengapa wajah David membuat dia kesal.
Istri yang pucat, suami yang kusut dan satu lagi yang lagi bahagia.
Maaf bang, ngak tau kenapa aku lagi ngak mau dekat abang.
"Sayang kamu mau kemana sama Sandra? terus Sandra ini kenapa jadi pucat?."
Kevin menghampiri Eva yang lagi memapah Sandra berjalan.
"Sandra sakit kayaknya sayang, ini kita mau pulang.
Tolong pamitkan sama Bastian dan Sisi ya."
Sambil membawa Sandra jalan keluar.
Segera pamit sama yang punya pesta, tidak mungkin membiarkan dua perempuan itu pulang naik taksi tengah malam gini.
Dan untuk David hanya bisa ngikut dari belakang.
Apa salah dia sampai istri sendiri tidak mau dekat dekat sama dia.
\=\=
Pagi hari Sandra mengalami muntah muntah lagi, sejak bangun tidur sudag beberapa kali muntah tapi tidak ada isinya.
"Hiks,,, hiks,,,."
Kini Sandra malah menangis di dalam kamar mandi.
Kini Sandra menekuk kedua kali nya sambil menangis.
"Sandra kamu kenapa? loh kok nangis?."
__ADS_1
Marta yang lebih dulu datang menghampiri Sandra di kamar mandi.
Tadi niatnya mau ngajak buat sarapan bareng dan malah di suguhkan dengan Sandra yang lagi nangis.
"Mama abang ngak sayang lagi sama aku."
Menangis dalam pelukan Marta.
"Kenapa bisa gitu?."
Masa dari pagi aku ngak di samperin abang ma, apa dia udah ada yang lain ya."
Demi apa pun jika orang yang di bicarakan ada di sana, maka apa tanggapan dia ya.
"Ayo sini mama bantu."
Membawa Sandra menuju ruang keluarga.
"Nih orang nya yang udah bikin istri nangis pagi."
Membantu Sandra duduk lalu mendekati David yang lagi santai.
"Mama apa an sih, main jewer aja nih kuping abang."
Berusaha melepaskan tangan Marta dari kuping nya sudah mulai terasa panas.
"Kenapa mantu mama bisa nangis pagi pagi, apa benar kamu punya simpanan?."
Ini nih punya mama rasa mak tiri, suka sekali menyiksa anak sendiri.
Kapan juga dia punya simpanan, satu aja ngak bakalan habis.
"Siapa yang punya simpanan sih ma, tanya sama Eva sana! dari semalam abang di jauhin karena ngak mau abang dekatin katanya bauk dan kenapa pagi ini malah di fitnah gini."
Lega telinga David sudah bebas kalau tidak mungkin sebentar lagi bakal keluar asap mungkin.
"Iya ma, dari semalam Sandra ngak mau abang dekati sampai pulang aja sama aku di antar kevin."
Tidak bisa membiarkan David yang di tuduh melakukan yang tidak benar.
"Atau jangan jangan Sandra lagi isi ya ma."
Lanjut Eva karena melihat tanda tanda dari Sandra sejak semalam.
__ADS_1
\=\=\=\=\=
Tbc.