TEMAN BEDA ALAM

TEMAN BEDA ALAM
Kevin dan Eva 4.


__ADS_3

"Sekarang kamu sudah tau kan kenapa aku selalu sebut nama Kevin, kenapa wajah kalian begitu mirip bahkan tidak ada celah.


Lalu apa aku salah jika manggil kamu Evan jika iya maaf dan aku tidak akan nyebut nama dia lagi di depan kamu.


Apa ada yang ingin kamu tanyakan lagi ?. "


Yang Eva berikan tadi selembar foto Evan yang entah sejak kapan ada bersama Eva, walau kurang jelas di tangkap kamera tapi masih bisa di kenali.


"Lalu sekarang dia ada dimana, kenapa lo begitu mengarapkan kehadiran dia ?. "


Apa Evan itu tidak lagi berada di kota ini atau di luar Negeri , Kevin belum tau juga.


"Kamu ngak akan ngerti kalau aku cerita dan juga keberadaan dia tidak ada yang tau selain aku sendiri. "


Bagaimana bisa punya teman tapi cuma dia sendiri yang tau orang lain kan bisa lihat juga.


"Kenapa bisa gitu, apa dia melarang lo buat cerita ?. "


Tidak salah jika cerita siapa tau Kevin bisa bantu.


"Dia ngak pernah larang buat cerita sama siapa pun dan juga aku ngak tau dia dimana sekarang. "


Eva juga tidak tau Evan dimana, datang tanpa permisi pergi tanpa pamit.


"Apa dia sudah meninggal atau hilang . "


Kalau meninggal akan masih ada kuburan yang bisa di kunjungi suatu hari nanti dan kalau hilang berarti masih hidup bisa bertemu lagi.

__ADS_1


"Ngak dua duanya Vin. Dia datang begitu saja dulu dan pergi tanpa pamit. Kalau aku cerita apa kamu akan percaya dengan cerita ku Vin. "


Lirih Eva, harus bagaimana sekarang Kevin juga sudah terlanjur tau andai Evan manusia seperti dia dan ada disini mungkin Eva tidak akan kesulitan buat menjelaskan tinggal membawa orang yang bersangkutan dan masalah selesai.


"Kenapa gitu ? dia siapa sebenarnya ?. "


Makin kesini Kevin makin penasaran setelah mendengar kata tidak meninggal dan hilang lalu dia kemana.


"Kamu percaya kalau ada makhluk lain selain kita hidup di dunia ini (Kevin menganggukan kepala tanda mengerti) dulu itu yang aku rasakan berteman dengan makhluk lain entah itu musibah atau keberuntungan tapi yang jelas dia ada.


Ada yang bisa aku lihat yang selalu menemani ku bahkan di selalu menolongku saat sejenis dia ada yang mengganggu ku.


Hingga hari kelulusan itu dia tidak datang lagi hingga sekarang aku bertemu kamu.


Aku kira dia itu kamu yang wajahnya sangat mirip.


Eva menceritakan sambil membayangkan kejadian dulu bersama Evan saat pertama bertemu, kebaikan dia, selalu menemani, pertolongan dia sampai keusilan dia yang membuat Eva setengah mati saat itu.


Jika di ingat rasanya baru kemarin Eva bersama Evan mengukir kenangan memang setiap ada pertemuan pasti perpisahan menanti juga.


"Jadi dia bukan manusia (Anggukan kepala Eva sebagai tanda iya) lo ngak takut sama dia(Eva menggeleng) ngak habis fikir gue . "


Helaan nafas panjang Kevin menandakan dia pusing mendengar cerita Eva, bagaimana bisa dia hidup berdampingan bukan sesama dia.


"Aku rasa hanya itu yang perlu aku ceritakan sama kamu Vin, aku balik dulu . "


Eva ingin pulang di rasa tidak ada lagi yang perlu di ceritakan semua sudah jelas tidak ada lagi yang perlu di bicarakan.

__ADS_1


"Tunggu dulu(Eva melihat Evan sebentar) lo boleh anggap gue dia . "


Kevin mengizinkan Eva meanggap dirinya Evan bukannya wajah mereka mirip jadi tidak ada salah juga.


Dengan begitu dia bisa dekat juga pada gadis yang entah datang dari kota mana.


"Ngak perlu jadi orang lain Vin lebih baik jadi diri sendiri. "Ingin dekat seseorang tidak perlu menjadikan diri kita jadi orang lain.


Jadi diri sendiri saja sudah cukup buat saling kenal satu sama lain.


" Makasih Va, gue boleh minta kontak lo, sekarang kita kan temanan. "


Iya semua di mulai juga dari pertemanan biasa lalu dekat terus dekat lagi lalu makin dekat sudah itu dekat dekatan dan said.


Mereka saling tukar no hp .


Aku harap kamu ingat sesuatu Vin dan aku juga .Tidak melanjutkan ucapannya karena ingat kalau Kevin bisa dengar.


"Kenapa tidak di lanjut ucapannya anggap saja gue ngak bisa dengar. "


Bagaimana bisa gitu pasti dia akan dengar walau tidak ada niat ingin tau.


"Ngak apa aku balik dulu . "


Beranjak mengambil tas di atas kursi melangkah cepat meninggalkan Kevin sendiri menahan tawa melihat tingkah Eva.


\=\=\=\=\=

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2