
eits jangan lupa vote nya dong kak sebagai hadiah gitu.udah?makasi😊
selamat membaca...
"SETANNN"
Resty teriak kencang ketika melihat wajah bocah itu yang mengelupas,belum lagi bagian kaki yang patah ditamabah lagi seluruh tubuh yang hangus dan berlumuran darah.Syukurlah saat berteriak tidak ada siswi lain yang berada di toilet tersebut.
"buset dah gua bilang juga apa,gausa disamperin" ucap deni.
"yah den gua mana tau kalo dia setan" jawab resty sambil menutup matanya.
"Hai kak,mau main sama aku ga?"ajak bocah itu.
" dek mba nya ini takut sama kamu,makanya kalo mau muncul tuh yang cakepan dikit lah keg kakak nih"ucap deni sambil menunjuk dirinya sendiri.
"oh berarti kalo aku jadi cakep,kakak cantik ini mau main kan sama aku?" ucap bocah itu.
"i iya dek,c - coba kamu berubah dulu" ucap resty terbata.
Anak itu pun mengikuti yang diperintahkan resty.Benar saja,tubuh yang awalnya tidak enak dilihat,sekarang berubah menjadi bersih tanpa luka.Wajah anak itu sangat cantik dengan kulit putih dan rambut sedikit ikal,hanya saja wajahnya terlihat pucat seperti deni saat pertama kali bertemu resty.
"gimana kak?udah ga jelek kan?"tanya bocah itu.
__ADS_1
resty perlahan menggeser tangan yang menutupi wajahnya seraya berkata " wah kamu cantik dek,nah keg gini kan enak diliatnya"ucap resty.
"oh iya nama kamu siapa dek?kita belum kenalan lho" tambah resty.
"namaku sasa kak,kalo nama kakak siapa?terus nama kakak yang cerewet itu siapa?" tanya sasa sambil menunjuk deni.
"heh enak aja ganteng ganteng gini dibilang cerewet" ketus deni
"hehe nama kakak resty,dan ini kak deni" ucap resty.
"wahh kak resty sama kak deni cocok deh,pacaran ya?cie cie duhh keselek linggis nih tenggorokan sasa" ledek sasa.
"kamu bisa aja deh,oh iya sasa kenapa bisa ada disini?" tanya resty langsung to the point.
"kok bisa sa?" tanya deni yang merasa iba.
Flashback
Sasa dan bunda menghadiri acara kelulusan kakaknya.Saat itu sasa kebelet pipis,dan sasa meminta izin ke toilet pada bunda nya
"bun,sasa ke toilet dulu ya pengen pipis nih" ucap sasa.
"jangan lama lama yah sayang,bentar lagi acaranya mau dimulai.Klo udah selesai langsung kesini jangan kemana mana" pesan bunda.
__ADS_1
"oke bun"
Sasa pun berlari menuju toilet wanita.Saat selesai pipis,sasa mencium aroma asap yang sangat menyengat.Saat sasa ingin membasuh wajah nya di wastafel,toilet itu sudah dipenuhi asap hitam yang mengepul dan api yang berkobaran.
Sasa berusaha keluar dari toilet tersebut,tetapi sasa terpeleset di lantai karena sabun cair untuk mencuci tangan itu tersenggol dan tumpah.Kaki sasa tidak bisa di gerakkan.Sasa masih berusaha berdiri tetapi ia tertimpa kayu berlumuran api yang jatuh dari plafon tersebut.
Sasa pun pasrah dan tubuhkan hangus terbakar dan di lahap si jago merah.
"maafin sasa bun maafin sasa kak,sasa gabisa kembali untuk melihat kelulusan kakak" kata kata terakhir sasa.
Di luar toilet,ibunda sasa menangis histeris karena anak nya masih didalam toilet.
"udah bun yang sabar,ikhlasin adek bun" ucap kakak berusaha tegar.
"bunda mau masuk kak,kasian adek kamu masih di dalam.Dia pasti ketakutan" histeris bunda yang berusaha menerobos toilet.
Syukurlah para wali murid yang lain bisa menghalangi bunda untuk masuk.Setelah beberapa menit,api tersebut padam dan bunda mendapati sasa sudah tidak bernyawa.
•
•
•
__ADS_1
bersambung guys..