TEMAN BEDA ALAM

TEMAN BEDA ALAM
Sebelum Wisuda.


__ADS_3

Sebulan telah berlalu kini Eva dan para sahabat atau tunangannya hanya menunggu waktu wisuda saja.


Sudah banyak yang mereka lalui hingga sampai pada tahap akhir masa kuliah.


Masa inilah yang paling semua orang tunggu dalam masa pendidikan memakai baju kebanggaan saat wisuda serta toga yang bertengger di atas kepala.


Sampai pada tahap ini bukan hal mudah juga dan paatinya banyak usaha maupun perjuangan yang harus di tempuh.


Suatu kebanggaan bagi mereka bisa merayakan hari lulus di masa kuliah.


Setelah selesai sidang satu minggu yang lalu mereka kini bisa bersantai sambil menunggu hari wisuda dan yang bisa mereka lakukan hanya menikmati masa tenang setelah beberapa tahun sibuk kuliah dan magang.


Sedangkan buat pernikahan Eva dan Kevin akan di selenggarakan tiga bulan lagi,sebenarnya itu cukup lama tapi itu hanya kata Kevin yang merasa waktu berputar begitu lama dan ingin pernikahan dia segera terlaksana tapi sang mama ingin persiapan yang matang buat pernikahan Kevin.


Alhasil Kevin hanya bisa menghela nafas dalam menerima keputusan yang kedua keluarga besar itu ambil.


Lagian lagi lagi Kevin harus mengalah pada David yang akan melangsungkan pernikahan satu bulan lagi dan dia merasa ke colongan star sama David.


Di tambah lagi satu bulan kemudian harus mengalah lagi sama pernikahan Bastian dan Sisi bagaimana tidak akan kesal kalau dia yang terakhir menikah padahal hanya beda satu bulan saja.


Kevin sangat kesal saat tau kalau mereka sudah merencanakan semua itu dan untuk pernikahan David Sandra akan di langsungkan di kampung halaman Sandra sesuai permintaan keluarga Sandra.


Ingin rasanya Kevin mengirim bom ke rumah mereka yang seenaknya mendahului dia menikah (lagian nikah emang enak Vin coba aja nanti apa lagi tidur ngak sendiri lagi).


Siang ini mereka berkumpul di caffe Kevin hanya buat menghabiskan waktu bersama sebelum menikah nanti dan waktu mereka akan banyak habis bersama keluarga kecil mereka akan sulit buat nongkrong lagi.


"Sumpah ya waktu dengar kalian nikah duluan gue udah mesan bom."


Kekesalan Kevin sampai sekarang masih di rasakan.


Belum tuntas kalau tidak ngomong langsung sama yang bersangkutan.


"Buat apa bom Vin?mau bunuh diri."


Bastian tidak tua aja guna bom yang Kevin pesan.


"Lo jangan bunuh diri lah Vin,kasian Eva lo tinggal sendiri masih mudah di tinggal mati tunangannya terus lo masuk berita dengan judul begini 'seorang lelaki tampan bunuh diri karena di langkahi sahabatnya menikah duluan'."


Tambah David merasa Lucu membayangkan kalau Kevin bunuh diri hanya di duluin nikah.


Bakal jadi berita heboh nanti.

__ADS_1


"Lah yang mau bunuh diri siapa?itu bom buat kalian yang udah duluin gue nikah.


Ya kali gue bunuh diri mending gue bunuh kalian lah."


Jujur Kevin buat apa dia pesan bom.


Mana mau dia meninggalkan Eva yang sudah lama dia tunggu dan waktu itu tiba dia malah bunuh diri,emang dia udah tidak waras.


Gini gini dia masih bisa mikir jernih dan juga setiap insan itu yang paling di tunggu yang sebuah pernikahan bersatu sama orang tersayang.


"Wah minta di bom balik nih orang kalau gini ceritanya."


Kesal David mendengar jawaban Kevin yang malah di tujukan pada dia.


Untung calon adik ipar tiga bulan lagi baru resmi kalau tidak udah di ajak baku hantam kali ya.


"Ya ngak sempet lah lo udah keburu di bom bang gimana sih,tuh otak lo lama lama minta di ganti udah overlod ya?."


Mereka semua tertawa mendengar ocehan para pria tampan itu.


Tidak habis fikir sama jalan isi kepala mereka yang kadang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.


Bisa di bilang itu ocehan yang tidak ada gunanya dan lebih baik diam dari pada bicara tapi itu salah satu bentuk mengisi waktu dari pada boring.


Masa akan ribut terus ngak malu sama umur.


Abang juga suka banget meladeni ngak capek apa bang?ingat bang ntar lagi jadi kepala keluarga masa tuh mulut masih suka lemes."


Tegur Eva tidak habis fikir sama mereka semua mendebatkan hal yang tidak penting.


"Sayang jangan gitu ah aku belum tua ya kecuali bang David tuh ntar lagi uzur dia."


Masa masih tampan dan gagah di bilang udah tua.


"Lo emang tua ngak mau ngaku lagi,kalau gue emang tua dari kalian semua jadi ngak masalah tapi jangan bilang ntar lagi uzur juga kali gue belum punya anak.


Kalian kadang ngomong tuh mulut minta di tampol, tampol jangan tampol jangan?."


Kenapa ujung ujungnya dia juga yang kena,apa nasib dia udah gitu kali ya selalu jadi bahan ledekan dimana saja berada.


"Kalau abang udah tua aku tetap cinta dan juga jangan dengerin mulut netizen yang lebih lemes dari jeli."

__ADS_1


Bela Sandra pada David yang merasa sang tunangan tidak memasang wajah kesal.


"Kayaknya abang masih kuat di malam pertama kita."


Bisik Sandra pelan ketelinga David agar yang lain tidak mendengar bisikan itu,bisa jadi bahan ledekan kalau ada yang dengar.


"Hun kamu jangan mulai ya,kita nikah masih satu bulan lagi dan kita akan berpisah dua minggu lagi jadi jangan mancing ya."


Balas David berbisik juga ke telinga Sandra karena mendengar ucapan Sandra yang sudah mulai ceplos mengakibatkan sesuatu bangun tapi tidak bisa berbuat apa apa.


"Sabar bang cuma dua minggu setelah itu kita satu rumah bahkan satu kamar."


Terus menggoda David dan dapat di lihat wajah tegang David saat suara bisikan Sandra terdengar seksi di telinga David.


Ingin rasanya David teriak dan bilang nikah sekarang saja kalau begini caranya begitu kuat godaan menjelang pernikahan.


"Udah ah Hun,awas kamu nanti ya tunggu pembalasan abang setelah kita menikah."


Kini mereka saling bisik bisik melupakan empat orang di sana yang lagi memperhatikan mereka yang lagi bisik bisik tetangga.


"Aku tunggu bang."


Dua orang itu mulai ada yang tidak beres sama isi kepala mereka dan perlu di ruqiyah kayaknya sebelum terlambat.


"Woi,ngapain pada bisik bisik.


Di sini masih ada orang kalau kalian lupa."


Teriak Bastian menyadarkan dua orang yang lagi sibuk itu.


Entah apa yang mereka katakan tapi cukup membuat mereka semua kesal karena di abaikan.


"Pergi yuk sayang temanin aku ngecek laporan caffe dari pada kita ngak di anggap di sini."


Ajak Kevin menarik tangan Eva menuju ruangan yang ada di caffe,itu bukan pertama kali Eva ke sana sudah pernah beberapa kali dan juga karyawan Kevin sudah tau kalau Eva tunangan Kevin.


"Masih siang ngapain pada ngamar kalian."


Disana hanya para cewek yang cukup waras kalau yang cowok perlu di tanyakan lagi tingkat kewarasan mereka terutama David dan Bastian yang ikutan.


\=\=\=\=\=

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2