
Hari yang di tunggu kini dapat Eva rasakan dimana kini dia lagi berada di dalam kamar dan juga lagi di rias sama Kesya yang memang suka dandan.
Eva hanya tinggal duduk diam sambil menunggu hasil riasan Kesya ya memang dari awal Kesya lah yang kekeh mau dandani Eva.
Dan juga Eva kuraang suka dandan hanya make up seadanya dan juga tidak terlalu ribet dalam urusan penampilan yang penting sopan dan rapi.
Tapi akhir akhir ini dia sudah mulai membeli alat make up tapi belum seutuhnya di gunakan hanya belajar sedikit secara otodidak.
"Kak jangan tebal tebal ya dan juga jangan menor."
Ini ucapan Eva yang sudah kesekian kali di ucapkan tapi hanya di tanggapi seadanya sama Kesya yang tetap fokus sama wajah Eva.
"Udah terima aja dek,mana mungkin kak Kesya membuat kamu jelek di jamin bakal cantik."
Tegur Kesyi yang ikut menemani Kesya karena ini masih pagi jadi belum ada yang mau berangkat kerja dan juga ada juga yang mengambil libur demi untuk menghadiri acara wisuda Eva.
"Kak Eva cantik banget ya,pasti bang Kevin akan klepek klepek kalau liat nanti."
Nana masuk kamar Eva sudah rapi menggunakan baju seragam putih abu.
"Eva mau di apain aja tetap cantik,udah Nana sama sarapan nanti telat Sekolah lagi."
Mengingatkan Nana buat sarapan supaya tidak telat berangkat Sekolah,memang jadwal wisuda Eva bukan hari libur jadi tidak semua orang bisa hadir.
Hanya malam nanti akan di adakan acara kecil kecilan buat merayakan kelulusan sarjana Eva dan itu berlaku buat semua orang yang menjalani pendidikan atau kegiatan lain.
"Udah selesai sekarang tinggal pakai baju."
__ADS_1
Membantu Eva ganti baju sama seragam yang telah di sediakan satu minggu yang lalu dan itu sama dengan anggota keluarga yang ikut.
Setelah selesai membantu Eva Kesya maupun Kesyi ikut siap siap yang ikut juga menghadapi acara itu.
Hanya yang masih Sekolah saja yang tidak ikut selain itu mereka semua ikut.
Ini hanya acara wisuda kampus Eva saja dan untuk kampus Kevin sudah di adakan dua hari yang lalu dan pastinya Eva ikut hadir dalam acara itu atas permintaan Kevin juga mamanya bagaimana Eva bisa menolak jika dua orang itu yang meminta.
"Semua sudah siapkan?sekarang kita berangkat ya."
Mereka semua masuk mobil dan jangan lupa supir pribadi yang selalu di hati serta spesial Eva sudah datang menjemput siapa lagi kalau bukan Kevin yang menggunakan seragam sama dengan Eva.
"Sayang kamu makin cantik aja aku liat."
Di mobil itu hanya ada Eva dan Kevin saja tidak ada orang lain.
"Ini kan cuma di make up in aja cantik,kalau ngak kan biasa aja."
Walau sudah sering mendengar Kevin memuji tetap saja jantung Eva berdegub kencang dan juga hubungan mereka bukan baru lagi tapi salah tingkah di puji itu selalu Eva rasakan.
"Ngak sayang,kamu tanpa di make up aja emang udah cantik."
Kevin fokus menyetir sesekali melihat Eva yang salah tingkah.
Kalau begini caranya ingin Kevin mempercepat acara pernikahan dia.
Mengingat pernikahan mereka lagi mengurusnya dan yang kecil kecil sudah di selesaikan tinggal keperluan yang besar yang belum.
__ADS_1
"Sayang besok kita beli gaun ya sekalian milih undangan."
Pernikahan mereka hanya tinggal dua bulan lagi dan itu bisa di bilang waktu nya sudah singkat buat menyiapkan semuanya.
"Iya sayang,besok kabari aja kalau mau jemput ya."
Ngak terasa hubungan ini sudah sampai tahap pernikahan saja.
Aku harap semuanya berjalan lancar serta hubungan kami sampai maut memisahkan kami.
Aku juga tidak menyangka ke berangkatan aku ke sini buat kuliah malah membuka jalan buat aku bisa bertemu keluarga bunda serta menemukan pasangan yang begitu menyayangi aku.
Makasih tuhan buat segala nya dan rencana mu sungguh indah dari yang pernah aku bayangkan.
"Amin sayang."
Lanjut Kevin terharu mendengar ucapan Eva.
"Maaf aku lupa sayang."
Malu Eva kalau semua ucapan dia di dengar Kevin.
Mobil mereka memasuki area kampus yang sudah mulai di padati sama mobil lain yang datang duluan tapi belum semua.
Mereka menuju aula tempat dimana di adakan acara wisuda.
\=\=\=\=\=
__ADS_1
Tbc