
Mereka semua masuk aula tempat di adakan wisuda Eva,di dalam ruangan itu sudah mulai ramai sama peserta wisuda serta keluarga mereka yang ikut hadir dalam wisuda hari ini.
Semua tempat yang di sediakan sudah mulai penuh terisi dan acara akan segera di mulai.
Sungguh perasaan Eva kali ini deg degan,tidak menyangka masa pendidikannya bisa sampai pada tahap sarjana walau dulu impian buat kuliah ada tapi buat mewujudkannya itu dia bingung tapi tuhan memberi dia jalan hingga di sini dia berada sekarang yang akan melaksanakan wisuda sarjananya.
Semua anggota keluarga yang ikut tidak bisa masuk ke dalam hanya beberapa saja karena tidak cukup muat tempat duduk dan juga tempat yang di sediakan buat anggota keluarga yang ikut di batasi jadi hanya beberapa saja yang bisa masuk.
Sisanya mereka menunggu di luar saja bersantai sambil menunggu acara selesai.
Rangkaian acara demi acara sudah di lewati kini tiba giliran Eva yang maju ke depan,rasa tidak percaya diri itu menghampiri diri nya,gugup sekali gus nerves bercampur aduk menjadi satu.
Eva di beri kesempatan buat menyampaikan beberapa patah kata karena Eva termasuk dalam mahasiswa berpreatasi seangkatannya sekali gus sedikit memberi kata motivasi buat adik tingkatnya yang masih berusaha menyelesaikan studi mereka.
"Assallamu'alaikum wr.wb.sebelumnya perkenalkan nama saya Reva Sadiva Saputri
panggil saja Eva,sebenarnya saya juga bingung mau bilang apa sebab dari awal belum ada pemberitahuan tentang hal ini dan bisa di bilang ini dadakan sekali.
Mau bilang apa ya, hhmm buat adik adik yang lagi atau mau menyelesaikan studinya semangat terus ya jangan pantang menyerah dan giat belajar.
Bersyukur bisa kuliah sampai saat sekarang karena di luar sana masih banyak orang yang bisa kuliah tapi terkendala biaya serta kemampuan,maka dari itu manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya.
__ADS_1
Untuk saya sendiri bisa di bilang ini adalah suatu ke beruntung bisa kuliah melalui jalur beasiswa yang di dapat tidak dengan cara mudah,awalnya tidak menyangka bisa kuliah sebab dulu bisa buat makan saja sudah bersyukur apa lagi bisa kuliah dan bisa di bilang ini seperti mimpi tapi sebenarnya inilah kenyataannya.
Sedikit cerita dari saya,dulu sebelum saya bertemu keluarga Bunda saya di sini,saya cuma hidup berdua bersama kakak saya yang jauh dari kata cukup karena kedua orang tua saya sudah pergi lama meninggalkan kami berdua saja dan saat itu saya belum masuk Sekolah dasar maka buat yang masih punya orang tua maka manfaatkan waktu yang ada bisa membuat dia bangga memiliki anak seperti kalian karena jika mereka sudah tiada kesuksesan kita tidak berguna lagi.
Dulu buat makan saja kakak saya harus Sekolah sambil kerja sampingan buat kebutuhan kami sehari hari dan saya di larang buat membantu kakak saya bilang cukup fokus sama Sekolah saja.
Maka dari itu saya giat belajar agar bisa kuliah dan akan membuat dia bahagia suatu hari nanti,usaha saya tidak sia sia saya bisa kuliah tapi tidak pernah terbayang kuliah disini karena dulu bisa kuliah dalam kota sudah bersyukur tapi tuhan mengasih lebih.
Tapi sebelum sempat saya membahagiakan dia justru ke bahagiaan itu datang menjemput dia,ke bahagiaan bisa berjumpa pendamping hidup nya yang bisa menerima apa adanya tanpa memandang status,sebagian pasti sudah tau kan bahwa dosen tampan di sini sudah menikah tapi tidak banyak yang tau siapa istri desen tampan kita,kakak saya lah istrinya.
Jadi buat adik adik yang masih dalam masa berjuang menyelesaikan kuliah semangat lah karena di rumah orang tua kalian menunggu kabar bahagia kalian wisuda nanti.
Kalau saya mungkin Bunda sama Ayah lagi melihat saya dari atas sana kalau anak kecil yang dulu di tinggalkan sudah besar dan sudah selesai masa pendidikan.
Assallamu'alaikum."
Eva turun setelah memberi kata motivasi yang tidak tau kalau hari ini dia di minta berdiri di depan semua orang buat bicara.
Rasa gugup tadi bertambah dua kali lipat saat di suruh bicara.
Lega juga karena sudah selesai bicara dan kembali duduk lagi bersama mereka.
__ADS_1
"Sayang kamu hebat banget,aku bangga sama kamu."
Bisik Kevin yang yang duduk di samping Eva.
Eva di dampingi cuma sama saudara Bundanya saja dan juga Kevin.
"Makasih sayang,aku sebenarnya gugup banget tadi karena ngak ada pemberitahuan sebelumnya malah di suruh dadakan bicara di depan semua orang.
" Tapi tadi kamu bagus banget,bicaranya tadi juga lancar banget ngak kelihatan kalau lagi gugup."
Kini acara wisuda sudah selesai menjelang sore hari,kini mereka lagi berkumpul di parkiran siap buat pulang lagi dan malam hari akan di adakan acara syukuran kecil kecilan.
"Tante semuanya aku izin bawa Eva ke rumah dulu,tadi udah janji juga sama mama."
Izin Kevin membawa Eva ke rumah mungkin mama Kevin lagi ada sesuatu sama Eva atau mau memberi sesuatu kerena kelulusan calon menantunya.
"Iya ngak apa Vin, tapi usahakan sebelum makan malam sudah balik ya sekalian ajak papa mama ke rumah ya."
Mereka berpisah di parkiran dengan pulang ke rumah dan mempersiapkan makanan buat nanti malam.
\=\=\=\=\=
__ADS_1
Tbc.