World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Perubahan


__ADS_3

Dalam satu malam, begitu banyak hal yang terjadi di Bronzeland. Hingga saat matahari terbit, barulah semuanya berakhir.


Namun, tiga hari pasca kejadian tersebut, barulah seluruh penduduk BronzeLand mulai merasakan dampak dari semuanya.


Gangster the Ravens menyisir seluruh Bronzeland, guna mencari sisa-sisa Jaringan Mafia kecil yang ada di sana. Mereka dipaksa bergabung dan tunduk, atau angkat kaki lalu pergi dari kota tersebut.


Franky dan Bearice yang masih sulit untuk mempercayai hal ini benar-benar sedang terjadi dua hari sebelumnya, mulai memainkan peran mereka.


Awalnya, seluruh penduduk Bronzeland merasa takut dengan pergerakan the Ravens yang masih terkesan sangat brutal dan sedikit kejam tersebut.


Akan tetapi, selama semuanya berlangsung, tidak satupun tindakan Gangster yang kini diyakini merupakan satu-satunya Gangster di kota itu, mengganggu atau merugikan usaha serta kegiatan penduduk.


Gangster yang memiliki sejarah panjang dan selalu menjadi momok bagi orang-orang di BronzeLand, kini terlihat sangat ramah dan cukup bersahabat.


Ini tidak sejalan dengan kabar berita yang mereka dengar beberapa waktu terakhir, di mana tersiar bahwa kelompok itu sedang dipimpin oleh seorang pemuda bengis dan kejam, yang bahkan membuat Jaringan mafia di sana sekalipun merasa getir.


Berbicara tentang mafia, pengusaha-pengusaha kecil di seluruh kota yang telah terbiasa dengan aturan-aturan yang diterapkan Jaringan keluarga Mafia itu di sana, di buat heran.


Sudah empat hari ini, tidak ada satupun berita tentang kaki tangan atau utusan yang mewakili Jaringan Mafia manapun terlihat di tengah kota.


Tentu saja mereka merasa asing dengan kejadian itu. Akan tetapi, karena itu sedikit mengurangi beban mereka setidaknya beberapa hari, maka mereka memilih tidak untuk terlalu mencari tahu. Walaupun sebenarnya rasa penasaran menghinggapi kepala setiap orang yang ada di sana.


Ini semua karena satu hal. Dax dari the Ravens dan beberapa orang yang tidak mereka diketahui dari mana asalnya, Benar-benar seperti sedang berburu untuk membersihkan hama di kota tersebut.


"Kalian, menurut kalian ... Apa yang sebenarnya terjadi di kota ini?"


Salah seorang pelanggan restoran, memulai perbincangan bersama teman-temannya, dengan sebuah pertanyaan.


Ada sekitar enam orang yang duduk di sana, namu semuanya menggelengkan kepala mereka serentak.


Salah seorang mendesah, lalu bersuara. "Aku yakin, telah terjadi sesuatu yang sangat besar beberapa hari yang lalu, tapi ... Orang-orang itu sepertinya tidak ingin kita atau siapapun mengetahuinya."


Tidak jauh dari restoran itu, dari sebalik dinding kaca, di luar, mereka melihat anggota the Ravens menyeret paksa keluar beberapa orang dan memasukkan mereka ke dalam mobil, lalu membawanya entah kemana.


"Sial ... Bukankah orang-orang itu, bagian dari Jaringan keluarga Briley?"


"Ya, aku tau dia ... Bahkan, polisi saja tidak berkutik di hadapannya. Bagaimana bisa ... "

__ADS_1


Di selah keterkejutan mereka, salah satu yang lainnya juga bersuara.


"Itu sudah tidak mengejutkanku. Tapi, kalian semua pasti akan terkejut dan tidak akan percaya, saat aku mengatakan apa yang aku lihat sehari yang lalu ... "


Saat itu juga, semua kepala yang melihat keluar, berbalik dan menatap rekan mereka yang baru saja mengatakan sesuatu yang sepertinya sangat hebat.


"Katakan, apa yang kau lihat"


Pria itu menggelengkan kepala sambil tersenyum. "Rumah Keluarga Cadman, di bakar lalu dihancurkan—"


Kata-katanya terputus, karena semua teman-temannya langsung berseru seolah tak percaya.


"APAAA ... ?!"


Dia memundurkan sedikit kepala karena juga terkejut mendengar seruan tersebut.


"Sudah aku katakan, bukan? ... Kalian akan terkejut, dan tidak akan percaya."


"Benarkah, tidak ... Tidak, baiklah aku percaya, tapi bagaimana, maksudku, siapa yang bisa melakukannya?"


"Orang-orang yang sama, dengan orang yang baru saja kita lihat tadi."


Pembicaraan seperti itu tadi, terjadi di hampir setiap tempat di seluruh penjuru kota.


The Ravens memang sangat menakutkan. Akan tetapi, Jaringan Mafia, bukanlah hal sederhana.


Jika kelompok Gangster di kota itu benar-benar berani melakukannya, maka Sekarang sudah bisa dipastikan bahwa memang sedang terjadi perubahan besar di kota mereka ini.


Sebenarnya, tidak hanya keluarga Cadman saja yang menjadi korban the Ravens. Tapi, seluruh Jaringan keluarga Mafia di kota itu bernasib sama.


Tidak ada ampunan bagi mereka saat ini, setidaknya begitulah yang terlihat oleh sebagian orang, yang mengetahuinya.


Selain itu, ada kejadian aneh lainnya. Di manapun di kota itu, semua orang bisa melihat Begitu banyaknya polisi yang datang dari ibukota negara bagian Goldwest.


Berbagai macam bentuk penyelidikan serta penangkapan juga menjadi bagian dari kejadian yang masih menjadi tanda tanya besar yang menyelimuti kota tersebut.


Namun begitu, seluruh penduduk sepertinya sangat senang saat mengetahui siapa-siapa saja yang terciduk dan di bawa pihak yang seharusnya memang bertugas melindungi mereka dari orang-orang tersebut.

__ADS_1


"Nona Myra ... Bagaimana keadaanya?"


Di sebuah ruangan di rumah sakit BronzeLand, Aiden dan Mia sedang duduk di depan Myra Collins.


"Sekarang sudah stabil, tapi aku tidak begitu yakin, kapan dia akan sadar."


Terlihat kecemasan dari kedua wajah adik kakak tersebut. Namun, begitu keduanya sudah tidak panik, saat seperti bagaimana mereka tiba disini, saat siang hari empat hari yang lalu.


Meski sudah tidak panik, tapi jawaban Myra terasa tidak memuaskannya. Dengan nada yang sedikit kesal, Mia bertanya.


"Nona, bagaimana kau bisa tidak yakin, bikankah kau seorang dokter?"


Pertanyaan Mia itu, langsung ditanggapi oleh Myra dengan gelengan kepala.


"Aku tau jawabanku tidak memuaskan kalian. Tapi ketahuilah, jika apa yang di alaminya itu terjadi pada orang lain, maka aku yakin saat ini orang itu sudah tidak lagi bernyawa."


Saat Myra mengatakan hal tersebut, mata Aiden dan Mia langsung melebar. Apa yang di ucapkan Myra, menandakan bahwa kondisi Noah benar-benar sangat parah.


Bagi Myra dan Phill Collins ayahnya, serta beberapa dokter yang menangani operasi penyelamatan sekalipun, saat melihat kondisi Noah sebelumnya, mereka tidak begitu yakin bahwa pemuda tersebut akan selamat.


Dua luka tembakan yang diterimanya, membuat Noah banyak kehilangan darah. Dimana seharusnya itu saja sudah bisa membunuhnya.


Apalagi di tambah dengan luka-luka lain serta bekas memar serta lebam yang menutupi hampir seluruh bagian tubuhnya. Jika keajaiban disebut berlebihan, maka keinginan untuk hidup pemuda itu, sangat tinggi. Setidaknya, jauh lebih tinggi dibandingkan manusia pada umumnya.


"Tuan Aiden dan Nona Mia, ketahuilah ... Tuan Evans, jauh lebih kuat dari yang kalian pikirkan. Jika ini bisa sedikit lebih menenangkan kalian, aku berani mengatakan bahwa orang itu tidak akan bisa mati dengan mudah."


"Nona Myra, apa maksudmu?" Tanya Aiden, heran.


"Tubuh Tuan Evans, memiliki kecepatan dalam pe—"


Myra ingin mengatakan bahwa Noah memiliki tubuh dengan kecepatan penyembuhan terhadap luka luar ataupun dalam dengan sangat cepat. Akan tetapi, sebuah panggilan telfon, memotong ucapannya.


Saat keduanya memberi tanda bajwa mereka mengerti situasinya, Myra mengangkat telfon dan menjawab panggilan tersebut.


"Helo, Myra Collins—"


Myra tidak sempat menyelesaikan kata-katanya, karena suara di seberang sana langsung menyela.

__ADS_1


"Nona Myra, aku Antonius dari World Order. Kami telah mengetahui dan mengambil alih situasinya. Dan Sekarang, dengarkan aku baik-baik ... Katakan pada dua orang di depanmu itu ... "


__ADS_2