
Ruangan itu tiba-tiba terasa sangat hening dan dingin. Beberapa suara derap langkah samar, kini terdengar sedang mendekat.
Bagi mereka yang berada di ruangan tersebut, Waktu berjalan sangat lambat. Setiap detik yang terlewati, tidak terlalu mereka hiraukan.
Mata mereka saat ini terfokus ke satu arah. Tepatnya, mereka memandang kesebuah pintu, dimana mereka yakin bahwa seseorang akan segera masuk dari arah sana.
"Klik!"
Saat pintu terbuka, serentak semua orang menahan nafas mereka. Namun beberapa saat kemudian, kening mereka berkerut keheranan.
Seorang seorang pemuda yang sama sekali tidak mereka kenali baru saja masuk dengan senyuman meremehkan di wajahnya.
"Oh, aku rasa kita memasuki ruangan yang benar."
Saat pemuda itu masuk, satu orang pemuda lagi menyusul di belakang.
Melihat itu, Bourne Scout yang juga merasa tidak mengenali kedua pemuda tersebut angkat bicara.
"Siapa kalian? Dan ada urusan apa kalian kesini?"
Pemuda yang pertama masuk itu menganggukkan kepalanya, sambil berjalan ke kursi dimana beberapa waktu yang lalu, Eddy Faust duduk di sana.
"Maaf, jika aku datang dengan cara yang sedikit tidak sopan. Aku William Fane dan ini Dale ... Dale Kingstone."
Tidak pernah merasa mendengar kedua nama keluarga yang mereka sebutkan, Bourrne Scout kembali bicara.
"Aku bertanya, siapa kalian bukan nama kalian aku tidak peduli itu dan apa urusan kalian di sini?"
Saat William ingin menjawab, Dale terlebih dahulu bersuara.
"Yeah, kalian tentu tidak mengenal kami, karena kalian hanyalah Jaringan Kecil yang bermain-main di kota ini. Tapi, kami memiliki urusan dengan keluarga Faust. Tepatnya Randy Faust."
Saat itu juga, mata semua orang di sana terbelalak. Tidak ada satupun orang di kota ini yang mengetahui nama Randy Faust selain mereka.
Apa yang dikatakan pemuda itu, membawa mereka pada kesimpulan bahwa keduanya berasal dari Jaringan besar di kota lainnya, yang memiliki masa lalu dengan otak seluruh Jaringan di Bronzeland yang sudah mati itu.
Akan tetapi, meski sangat mengejutkan, saat ini Barbara tidak merasa harus takut pada keduanya.
__ADS_1
"Anak muda, kami tidak tau dan tidak peduli apa urusan kalian dengan Randy Faust. Asal kalian tau, orang itu sudah mati beberapa tahun yang lalu."
William menganggukkan kepalanya. "Begitukah? ... Jika memang begitu, maka itu bagus untuknya, namun itu juga pertanda bahwa semuanya tidak akan baik buat kalian semua."
Kata-kata William membuat semua orang semakin pemasaran. Namun, bermain kata di saat ini sungguh bukan waktu yang tepat.
"Hei, jangan bertele-tele ... Katakan pada kami, kenapa kalian kesini? Jika tidak ada, selagi aku masih bermurah hati maka sebaiknya kalian berdua pergi saja. Kami tidak memiliki waktu bermain-main dengan kalian."
Dale melemparkan satu buah map ke tengah meja dima semua orang itu duduk mengelilinginya.
"Apa ini?" Tanya salah satu ketua Jaringan di sana, yang tadi mengancam William dan Dale itu.
"Bukalah ... Kami hanya ingin kalian melihat semua isinya dengan jelas. Setelah itu, kalian akan tau kenapa kami berdua bisa berada di sini."
Saat mereka membuka map tersebut. Satu foto yang terlihat sudah sangat tua, membuat mata semua orang menajam.
Meski terlihat masih muda, jelas salah satu dari beberapa orang di sana adalah Randy Faust. Masalahnya, di sana Randy berdiri di belakang tiga orang yang terlihat seperti atasannya.
Saat kepala mereka dipenuhi tanda tanya, Dale Kingstone langsung menjawab apa yang saat itu mereka pikirkan.
Tidak ada satupun dari mereka yang menjawab karena jawabannya sudah jelas. Sekarang, mereka hanya penasaran dengan berkas-berkas yang ada di belakang foto tersebut.
William dan Dale membiarkan mereka melihat dan mempelajarinya. Keduanya hanya saling bertatapan dan tersenyum saat melihat semua ketua Jaringan di sana memasang ekspresi wajah yang berubah-ubah.
Tepat sebelum Barbara akan bersuara, William langsung menyela.
"Ya, Itu benar. Randy Faust telah berhasil menipu keluarga Kingstone, lalu membawa kabur beberapa aset serta uang yang saat itu berjumlah cukup banyak."
"Jadi maksud kalian, Keluarga Faust—"
Lagi-lagi kalimat Barbara di potong. Namun kali ini William yang buka suara.
"Apa aku harus menjelaskan semuanya? Bagi keluargaku, Randy Faust bukan apa-apa selain penipu licik yang bersembunyi di kota ini, selama empat puluh tahun."
Memang semua ketua jaringan di sana sangat terkejut mengetahui fakta tersebut.
Namun begitu, mereka tidak merasa semuanya adalah masalah besar kecuali mereka juga terlibat di dalamnya.
__ADS_1
"Huh, aku fikir ini tentang apa. Jadi begitu? Hmm ... Bukankah ini cukup bagus?"
Bourne Scout sempat merasa senang. Karena saat itu dia berfikir jika keluarga Faust Tidak ada, maka mereka semua akan berada di puncak Bisnis di BronzeLand.
Semua ketua Jaringan sempat mengangguk setuju, sebelum akhirnya Barbara berkata.
"Ini, sama sekali tidak baik. Jika semua aset Faust di ambil alih, maka akan ada Jaringan Baru yang menguasai kota ini."
Saat itu, semuanya langsung mengerti maksud Barbara. Sekarang, mata mereka semua melirik pada Dale.
Jika apa yang mereka pikirkan saat itu benar, maka pemuda itu atau keluarganya, akan otomatis menjadi pemilik saham terbesar hampir di seluruh Jaringan Bisnis di kota ini.
Namun Dale yang juga sudah mengetahui apa yang sedang mereka pikirkan, menggelengkan kepalanya.
"Tidak, tidak ... Aku dan keluargaku tidak berani lagi ikut campur dalam urusan ini. Karena kami masih cukup punya akal sehat untuk semua itu."
Mereka semua sudah mengetahui situasinya. Namun, mendengar kata-kata Dale, Barbara sedikit merendahkan suaranya saat ingin bertanya.
"Tuan Kingstone, meski aku dan yang lainnya tidak pernah mendengar nama keluargamu. Dengan bukti ini, aku rasa Jaringan keluargamu cukup besar. Lagipula kami tidak memiliki masalah dengan keluarga kalian sebelumnya."
Semua ketua Jaringan berfikir sama. Jika keluarga Kingstone memilih untuk mengambil alih seluruh aset Keluarga Faust, ini hanya akan mengantarkan mereka berada di bawah Jaringan yang lebih besar.
Akan tetapi saat mendengar penjelasan Dale, tentu saja semuanya terasa sangat aneh.
Mereka bisa saja bekerja sama, namun sepertinya Dale Kingstone merasa hal itu sangat berbahaya.
"Tentu saja kalian tidak memiliki masalah dengan keluargaku. Hanya saja, saat ini kalian bermasalah dengan seseorang yang baik keluargaku ataupun keluarga temanku ini, sama sekali tidak berani menyinggungnya apalagi keluarganya."
Saat itu kening mereka berkerut, namun jantung mereka tiba-tiba berdetak lebih kuat.
Penasaran, Bourne Scout yang mulai mengerti kemana arah percakapan ini, bertanya.
"Apa maksudmu? Dengan siapa sebenarnya kami bermasalah?"
William menarik nafas panjang dan melepasnya dengan kasar. Dia menggelengkan kepala seolah tidak percaya bahwa masih ada yang bertanya tentang hal tersebut.
"Ayahku, dan ayah Dale sepakat. Jika ada seseorang yang tidak boleh kami musuhi di negara bagian ini, maka orang itu hanya ada satu saja. Dia adalah pemuda yang beberapa saat yang lalu, salah satu dari kalian di sini, ingin membunuhnya."
__ADS_1