World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Apa Yang Kalian Harapkan?


__ADS_3

Sudah satu hari berlalu sejak Noah kembali ke Silverstone. Pemuda itu langsung terbenam di dalam banyaknya berkas yang dia minta untuk di antarkan ke ruangan miliknya.


Sejak Jaringan ini didirikan, dan sejak Gedung pusat World Order di operasikan baru kali ini Noah terjun langsung ke dalam aktivitas Jaringan.


Hal itu membuat dua dari empat orang yang berjuluk A4, merasa cemas. Mereka seolah sedang berada dibawah mikroskop raksasa, sedangkan pemuda yang hanya diam di dalam ruangan dan terus memeriksa tumpukan file yang ada di mejanya itu, seperti sedang meneliti kemungkinan kesalahan kerja yang tidak sadar telah mereka lakukan.


"Alice ... Apa kau mengetahui bagaimana kejadian sebenarnya?"


Antonius tidak tahan untuk tidak bertanya. Hal itu dia lakukan agar tidak ada kesalahpahaman jika sewaktu-waktu Noah memberinya perintah.


Alice yang duduk di seberang pria itu, menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tau. Tapi, kita bisa menanyakan pada Julius Clar dan Ted Bowie ... Mereka sedang dalam perjalanan ke sini."


Keduanya melihat pada pintu di mana Noah berada di dalamnya. Kemudian, Antonius kembali bertanya.


"Aku juga sudah menghubungi Alex ... Dia akan akan segera tiba. Aku pikir, sebaiknya kita mengadakan pertemuan kecil terlebih dahulu, untuk berbagi informasi. Jujur saja, ini pertama kalinya aku benar-benar merasa gugup, setelah bergabung dibawahnya."


Alice tidak bisa menyangkalnya. Meski dia yakin memiliki hubungan lebih dekat dengan Noah daripada yang lainnya, dia juga merasakan hal yang sama.


"Aku setuju ... selama menunggu, sebaiknya kita melakukan sesuatu."


Keduanya mengangguk serentak, dan berjalan meninggalkan tempat itu. Namun, baru beberapa langkah mereka berjalan, Antonius melihat seorang gadis sedang duduk, dengan wajah sedikit kebingungan.


"Nona ... Siapa, kau?"


Menyadari itu, mata Alice langsung melebar. Karena tekanan yang dia rasakan sejak kepulangan Noah, wanita itu melupakan satu perintah pemuda itu pada dirinya.


"Oh, Sial ... Bagaimana bisa aku melupakan dia."


Cepat Alice berjalan mendekati gadis yang sudah berdiri saat Antonius bertanya padanya itu.


"Antonius ... Ini, Nona Laura Fanes. Teman Bigboss ... !"


Kali ini Antonius yang melebarkan matanya. Berpikir bahwa dia sudah bertanya, dengan nada yang sedikit tidak sopan. Cepat pria paruh baya itu menunduk sekali dan kembali berkata.

__ADS_1


"Oh, maafkan aku, Nona Fanes ... Aku Antonius."


Laura hanya tersenyum, dan ikut menunduk menanggapinya. "Tidak apa-apa Tuan Antonius ... Aku mengenalmu."


Antonius dan Alice saling bertatapan, seolah sedang saling memberi tanda. Namun, saat itu juga wanita itu langsung tersenyum dan berkata.


"Aku rasa, memang sebaiknya dia ikut ... Lagipula, Noah memintaku untuk menanyakan detil kejadian yang mereka ketahui, padanya ... "


Inilah yang membuat Alice tersentak saat baru saja mengingat keberadaan Laura di sana. Noah mengatakan padanya, jika ingin bertanya maka mereka bisa menanyakan apa yang terjadi pada Laura, karena beberapa waktu ini, hampir semua kejadian yang Noah lewati, ada gadis itu di sana.


Antonius langsung menganggukkan kepalanya, mengerti. "Baiklah, itu bagus ... Semakin banyak informasi yang kita miliki, maka semakin kecil bagi kita, membuka ruang untuk melakukan kesalahan."


Ketiga nya langsung berjalan, sementara Antonius dan Alice mulai mengajar ponsel mereka, dan menghubungi semua orang, yang mereka anggap harus hadir dalam pertemuan ini.


Satu jam berlalu, dan akhirnya semua orang hadir di sana. Namun, Alex hanya singgah sebentar dan mengatakan akan segera kembali lagi, setelah melaporkan sesuatu pada Noah.


Sementara itu, Ted Bowie datang dengan seorang wanita muda, dan mengenalkan diri sebagai Sarah Kingstone.


Julius Clark datang setelah terlebih dahulu ikut mengantarkan Ivy yang di pindahkan bersama empat orang lainnya, ke rumah sakit Internasional Silverstone, terlebih dahulu.


Kedatangan mereka membuat hampir semua orang di sana terkejut, karena di belakangnya ikut berjalan seseorang yang cukup di kenal oleh mereka.


Anson Haines turut datang bersama tangan kanannya, Bucky.


Setengah jam berlalu setelah setiap orang memperkenalkan diri mereka masing-masing, dan akhirnya semuanya duduk di meja yang memiliki ukuran cukup besar di salah satu ruang pertemuan yang ada di gedung tersebut.


Melihat semuanya sudah saling menunggu, akhirnya Alice Sanders menyalakan mic yang ada di depannya dan mulai bersuara.


"Selamat sore ... Aku Alice Sanders. Ini adalah pertemuan tidak resmi, sebelum pertemuan yang akan di jadwalkan pada esok hari. Aku rasa, kalian semua sudah mengerti kenapa pertemuan ini sangat penting, bukan?"


Tentu saja mereka semua sudah mengerti. Jadi, Alice hanya bisa tersenyum puas saat melihat semuanya mengangguk, dan kembali berbicara.


"Baiklah, Terimakasih ... Aku ingin kalian membagikan informasi yang akan ketahui dalam beberapa waktu terakhir yang melibatkan Bos kita atau World Order secara keseluruhan. Jadi, siapa yang ingin berbicara terlebih dahulu?"

__ADS_1


Saat itu, semua orang ingin menyampaikan apa yang mereka ketahui. Karena mereka merasa apapun itu, pasti yang mereka lalui adalah sebuah kejadian yang yang sangat penting untuk di ketahui semua orang.


Namun, saat mereka melihat Antonius menyalakan mic yang ada di depannya, semua orang mengurungkan niat, dan membiarkan satu dari A4 itu berbicara terlebih dahulu.


"Baiklah ... Aku ingin kalian tau ... Jaringan Kita memiliki prinsip untuk selalu berada di atas dan akan selalu bergerak ke arah sana. Jadi, saat seseorang datang dan meminta ku, dan Jaringan ini untuk bekerja di bawah mereka, aku langsung menolaknya. Dan karena aku menganggap itu sebagai sebuah bentuk penghinaan pada Jaringan ini, maka aku dan Nona Myra, menantang langsung keluarga itu ... Agar mereka tau, seberapa serius kita dalam hal ini."


Mereka semua mengangguk dan memahami maksud Antonius. Sekarang, semuanya penasaran dengan Jaringan yang mereka pikir, cukup konyol meminta World Order bekerja padanya itu.


"Baiklah, Antonius ... Jaringan Siapa yang kau maksud itu, dan kenapa menurutmu itu sangat penting untuk kita bicarakan?"


Mendengar pertanyaan Alice tersebut, Antonius mengangkat bahu dan sedikit mencebik, sebelum akhirnya berkata.


"Timothy Flare ... "


Saat dia kata itu dia ucapkan. Tiba-tiba saja ruangan itu menjadi hening seketika. Namun, diantara semuanya, hanya lima orang saja yang tampak tersenyum saat setelahnya.


Sementara yang lainnya, langsung terdiam seribu bahasa. Bahkan, satu orang yang pernah di anggap setara dengan orang yang dimaksud Antonius, juga ikut melebarkan mata, saat nama itu di sebut.


Anson Haines, menelan ludah, sebelum akhirnya menekan tombol mic yang ada di depannya. Dia memberanikan diri untuk bertanya, dan memastikan.


"Tuan Antonius ... Semoga apa yang aku pikirkan salah. Tapi, apa Timothy Flare yang kau bicarakan ini, adalah orang yang sama, dengan orang yang memiliki Jaringan yang berpusat di Blacksteel?"


Mendengar itu, Antonius langsung tersenyum. Namun, tak berapa lama, wajahnya langsung berubah serius. Dia mengedarkan pandangannya, pada semua orang di sana, sebelum akhirnya kembali berbicara.


"Tentu saja, Timothy F**kin Flare yang itu! ... Apakah kalian berharap aku membicarakan orang lain? Apa kalian meremehkan aku, atau Jaringan ini?!"


Berbahaya. Itulah apa yang ada di pikiran semua orang yang turut hadir di dalam pertemuan ini. Sebelumnya, mereka menganggap bahwa apa yang akan mereka katakan adalah yang terpenting dari apa yang akan di katakan oleh yang lainnya.


Akan tetapi, saat Antonius memulai semua ini, mereka semakin mengerti, kenapa pertemuan ini begitu penting.


Jelas, satu orang yang belum hadir dan masih berada di dalam salah satu ruangan di gedung ini, akan memulai sesuatu yang sangat besar, yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah perkembangan Bisnis dan Jaringan Mafia di Negara bagian ini.


Alice menganggukkan kepalanya, lalu berkata. "baiklah, ku rasa ... Kalian sudah mengetahui keluarga yang kita bicarakan. Apa ada yang ingin menanggapinya? ... "

__ADS_1


__ADS_2