World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Tantangan


__ADS_3

Anson Haines, duduk di antara enam orang ahli yang bertanggung jawab untuk bidang hukum di perusahaan miliknya. Malam ini, di ballroom hotel Haines miliknya, semua aset dari keluarganya akan di lelang.


"Bucky ... Aku tidak menyangka hari ini benar-benar akan datang."


Masih sulit baginya untuk mempercayai bahwa sebentar lagi, jejak keberadaan keluarganya di kota ini hanya akan menjadi sejarah.


"Tuan Haines, maaf untuk mengatakan ini. Akan tetapi, hanya ini jalan yang terbaik yang bisa anda pilih, jika ingin keluar dari situasi yang sangat sulit ini."


Anson sempat menyesali keputusannya untuk menolak tawaran Nicholas Zargosky saat laki-laki itu pertama kali datang, dan menwarkan kerja sama dengannya.


Namun, sebagai salah satu pemilik kursi di The Elevens, Anson merasa Nicholas sangat merendahkan keluarganya. Karena Orang itu secara terang-terangan meminta agar keluarga Haines bekerja dibawah jaringan keluarganya.


Anson menggelengkan kepalanya, dan melepas nafas pasrah. "Harga yang cukup mahal, untuk harga diri sebuah keluarga ... "


Orang yang mengepalai bidang hukum yang ada di sebelahnya, hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia juga sulit mempercayai kenyataan bahwa Anson Haines yang telah lama diikutinya itu, akan menjual semua aset untuk menutupi hutang-hutangnya.


Di ballroom itu, di penuhi dengan meja, dengan setidaknya ada delapan kursi yang mengelilinginya.


Harapan terakhir dari Anson adalah hadirnya beberapa orang yang memiliki kekuatan keuangan yang sangat besar dan mampu menawar dengan harga tinggi, agar dia bisa menarik satu kakinya yang terasa sudah berada di sebalik gerbang neraka.


Hutang yang disebabkan banyaknya proyek yang gagal, serta turunnya nilai produksi perusahaan serta menghilangnya beberapa klien yang selalu bekerja sama dengan Jaringan Haines, membuat jatuhnya nilai perusahaannya.


"Tuan Haines ... Aku sudah mengundang hampir semua Jaringan serta asosiasi kecil yang di isi beberapa jaringan untuk hadir di acara ini. Jadi, aku berharap akan ada salah satu dari mereka sendiri atau bergabung untuk membeli semua aset dengan harga yang tinggi."


Bucky mengatakan itu, hanya untuk menenangkan Anson yang terlihat semakin gugup. Karena sudah lewat pukul tujuh malam, hanya ada beberapa perwakilan kecil yang hadir di sana.


Jika mereka bergabung, bahkan hotel tempat acara lelang ini saja, tidak akan mampu mereka beli.


"Aku sudah tau apa rencana Nicholas ... Anak itu memang sangat licik. Dia sudah terlebih dahulu menyebar terror pada yang lain, agar tidak ikut campur dalam masalah ini ... "


Bucky tidak ingin mengatakan ini, namu. Sepertinya Anson memang sudah menyadarinya.  Dia bahkan tidak yakin Alexander Reamus, sahabat bosnya ini akan datang.


Karena kepala Jaringan Mafia dari keluarga Reamus itu, terlihat akan bernasib sama dengan Anson.


Tau bahwa apapun yang akan dia katakan tidak akan membuat Anson lega, Bucky berpikir untuk mengatakan situasi  yang sebenarnya terjadi saat ini di kota yang telah bertahun-tahun mereka kuasai ini.

__ADS_1


"Aku dengar, dia meminta Tobias yang akan mengurus segala bisnis di wilayah ini ... Aku melihat perwakilan hukum mereka, baru saja mengakuisisi beberapa perusahaan ekspedisi untuk menyulitkan Julius Clark pemimpin Perusahaan yang baru berdiri itu."


Mendengar itu, Anson Haines hanya bisa tertawa hambar. Bahkan keluarganya yang sudah mendominasi kota ini untuk beberapa dekade saja, bisa Hancur apalagi hanya sebuah perusahaan baru.


"Aku rasa, Julius itu tidak mengerti situasi dan siapa yang mereka hadapi. Tapi, aku menaruh hormat padanya. Meski tidak sebesar jaringanku, Dia lebih memilih melawan daripada harus tunduk pada keluarga Zargosky brengsek itu ... "


Waktu terus berjalan, namun orang-orang yang datang jauh dari harapan mereka. Tidak ada satupun Jaringan yang menurut mereka memiliki kekayaan dan menawar bahkan pada harga dasar yang akan mereka tetapkan.


"Bukankah itu mereka? ... "


Bucky tiba-tiba melihat beberapa orang yang belum lama ini mereka bicarakan, tampak memasuki ballroom hotel itu.


Melihat Julius Clark dan keluarganya datang, membuat Anson Haines tersenyum. "Sial ... Pria ini benar-benar sesuatu ... "


Meski yakin kedatangan Julius Clark dan keluarganya hanya untuk memenuhi undangannya saja, namun dia harus mengakui bahkan di saat tersulit sekalipun Anson tidak melihat kepanikan pada wajah ketiga orang yang baru saja datang itu.


Melihat Anson Haines yang tiba-tiba saja berdiri, Bucky bertanya.


"Tuan Haines, apa anda akan ke sana?"


Bucky baru menyadari bahwa tak lama berselang setelah Julius Clark masuk, keluarga yang terkenal dengan perusahaan media yang terbesar di kota itu, berjalan di belakang dan masuk ke sana.


"Sial, apa dia ingin meliput kebangkrutan keluarga ini, dan menyiarkannya secara besar-besaran? ... Aku yakin, Zargosky juga sudah mendapatkan mereka."


Tidak mengindahkan kata-kata Bucky, Anson Haines melangkahkan kaki menyongsong kedatangan Julius Clark dan keluarganya itu.


Tentu saja dia juga menyadari bahwa kemungkinan Rick Langley merapat pada Jaringan Zargosky, sangat besar. Namun, dia sudah tidak peduli lagi dengan hal tersebut.


"Tuan Clark ... Selamat datang!"


Julius sempat sedikit merasa aneh, ketika melihat Anson datang ke arah mereka begitu dia dan dia Anggita keluarganya masuk ke sana.


Siapa yang menyangka pria yang dia ketahui telah lama mendominasi kota ini, akan datang menyambutnya secara langsung. Meskipun, keadaannya sekarang sudah berbanding terbalik.


"Tuan Haines, terimakasih karena telah mengundang keluarga kecilku ... " Jawab Julius, sambil menyambut jabat tangan Anson itu.

__ADS_1


"Hahahaha ... Tentu saja, aku akan menyambut satu-satunya orang yang memiliki nyali, untuk menantang langsung keluarga Zargosky ... Hahahaha ... "


Mendengar itu, Julius hanya bisa menggelengkan kepalanya. Tampaknya, masalah Perusahaannya dengan Tobias Zargosky sudah menjadi rahasia umum.


"Ah, tidak usah memuji ... Itu bukan apa-apa. Kami bisa mengatasinya ... "


Mendengar jawaban Julius, Anson langsung bereaksi. Hal tersebut bukan jawaban yang dia pikir, akan di katakan oleh orang yang ada di depannya ini.


Namun, saat dia ingin mengatakan maksudnya, Rick Langley datang mendekat.


"Tuan Haines ... Sepertinya malam ini, akan menjadi malam yang panjang ... "


Sementara itu, orang yang menjadi pembahasan mereka, sedang dalam perjalanan menuju hotel tersebut.


Tobias Zargosky, mendapat tugas dari Nicholas kakaknya, untuk mengambil alih seluruh Aset keluarga Haines saat acara lelang berlangsung.


Karena persiapan untuk memanipulasi acara tersebut sudah lama berjalan, dia yakin bahwa malam ini tidak akan menjadi begitu sulit.


Bahkan Nicholas mengatakan bahwa dia hanya perlu menaikkan satu juta dollar saja, di setiap harga yang akan ditawar peserta lainnya.


"Sial! Kau memang mengerikan kak ... Aku tidak yakin akan ada yang menawar setalah melihat keberadaan ku di sana ... "


Tobias menekan pedal gasnya dalam, untuk memacu mobilnya. Dia ingin segera menyelesaikan tugas yang di berikan kakaknya itu, dan segera pergi dari sana.


Lagipula, ada sesuatu yang lebih menarik yang membuat dia begitu merasa tertantang untuk melakukannya.


"Aku akan menghancurkan Perusahaan Satelite itu setelah ini dan—"


"Wuuuuuummmmffffff ... !!"


Gumamannya terpotong, karena baru saja mobil yang dia pacu dalam kecepatan tinggi itu, di lewati oleh sebuah mobil lainnya.


Menyadari bahwa mobil berwarna hitam  itu adalah Lamborghini Veneno Roadster, sebuah seringai muncul di wajahnya.


Merasa mendapat lawan yang pantas untuk mobilnya, Tiba-tiba saja nalurinya sebagai salah satu Raja jalanan di negara bagian ini, terpancing.

__ADS_1


"Hahaha ... LVR, Huh? Sayang sekali, Kau sedang tidak beruntung, bocah ... Aku akan menunjukkan padamu, bagaimana caranya melaju kencang di jalanan ini ... "


__ADS_2