World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Satu Orang Lainnya


__ADS_3

Noah langsung disambut oleh Liam yang langsung melihat kedatangannya. Dia tersenyum dan langsung mendekat pada temannya itu.


"Dimana Henry?"


Dia menanyakan satu lagi temannya, setelah merangkul Liam.


"Dia keluar ... Mungkin akan kembali sebentar lagi."


Noah mengangguk mengerti, "Oh, begitu... Jadi bagaimana keadaanmu."


Liam mengakar sedikit bahunya dan melihat pada kakinya yang kini terlilit perban. "Sudah jauh lebih baik. Aku beruntung karena hanya retak ... Selain ini, aku baik-baik saja."


"Noah, kapan kau datang?"


Noah berbalik, dan melihat Henry sudah berada di pintu di mana tadi dia masuk. "Baru saja, bagiamana keadaanmu?"


Noah bangkit dan merangkul temannya itu sedikit hati-hati. Berbeda dengan Liam, Henry mengalami patah tulang lengan dan pergelangan tangan kirinya terluka sedikit parah.


"Yah, aku rasa kau sudah melihatnya, bukan?"


Henry di beritahu oleh Jack, begitu dia sadar bahwa Noah yang mengangkatnya sambil berlari ke mobil, sebelum membawa mereka berdua pergi dari gudang itu.


Saat itu, keadaan Henry terlihat jauh lebih parah dari pada Liam. Hampir sekujur tubuhnya terdapat luka lebam, dan beberapa luka gores hingga di wajahnya.


Noah sempat panik, saat dokter mengatakan bahwa luka Henry cukup parah. Dia tidak bisa berkata-kata dan langsung pergi untuk memenangkan diri.


Melihat wajah Noah seperti seseorang yang sedang menyesal, Henry dan Liam bertatapan dan tersenyum.


"Noah, tidak perlu cemas. Ini sudah resiko pekerjaaan kami."


Tidak ini yang diharapkan Noah yang akan terjadi pada kedua sahabatnya ini, saat memikirkan sebuah perusahaan yang paling cocok untuk mereka kelola.


Saat Henry mengatakan itu, beban rasa bersalah di hati Noah, seolah bertambah. Akan tetapi, dia berusaha mengendalikan diri, dan tersenyum saat kembali menatap wajah Henry yang baru saja menepuk bahunya, dengan satu lengannya yang bebas.


"Aku hanya tidak menyangka, kalian akan berakhir seperti ini. Jika saja ... "


Liam langsung menggeleng dan menegaskan pada temannya itu. "Noah, seperti kata Henry, ini sama sekali bukan salahmu. Malah, sampai saat ini kami sama terus bersukur karena kau, kami bisa sejauh ini."


Saat ini, keduanya sudah duduk di sofa, sementara Liam di atas tempat tidur.


"Noah, aku sempat memikirkan ini sebelumnya. Bagaimana kau bisa menemukan kami? ... Padahal, kami berada di sebuah gudang, dan itu di HighCopper."


Henry menganggukkan kepalanya, menyetujui pertanyaan liam. Karena dia ingin menanyakan hal yang sama.


"Bukankah, kalian sudah bertemu dengan Jack Langley? Apa dia tidak menceritakannya?"

__ADS_1


Keduanya langsung menggelengkan kepalanya, namun Henry bersuara.


"Dia hanya berkata, apapun yang ingin kami tanyakan, sebaiknya kami tanyakan langsung padamu. Orang itu, sepertinya sangat gugup, hanya untuk menyebut namamu saja."


Noah mengangkat bahunya, dan berkata pasrah. "Yah, ceritanya sedikit rumit. Tapi, kalian berada di bawah World Order, bukan? Jadi, aku rasa semua bisa terjawab dengan mudah. Akan tetapi, aku tidak datang hanya untuk ini saja."


Keduanya bertatapan dan saling nengekngkan kepala mereka. Namun, Henry kembali bertanya.


"Bukankah, kau datang karena mencemaskan kami?"


Noah menganggukkan kepalanya, "Tentu saja ... Aku datang, karena ingin memastikan kalian berdua baik-baik saja. Aku sudah melihatnya sekarang."


"Lalu, apa hal lainnya?"


Saat itu, Noah menatap Liam dan Henry bergantian. Dia berpikir sejenak, lalu beberapa saat kemudian dia bertanya.


"Sebenarnya, apa yang terjadi, hingga kalian berakhir berurusan dan tertangkap oleh keluarga Zargosky?"


Saat itu, Henry dan Liam kembali bertatapan. Keduanya tampak saling bertanya hanya dengan tatapan mata, dan kemudian Liam menganggukkan kepalanya.


"Noah, sebenarnya ini ingin aku sampaikan pada Nona Alice atau Tuan Antonius ... Ini sedikit, hmmm ... Berbahaya."


Kening Noah langsung berkerut, dan matanya menajam. "Henry ... Katakan saja."


Henry mengajar bahu pasrah, sebelum akhirnya berkata. "Yah, tidak ada bedanya. Aku rasa, kau mungkin tidak terlalu mengerti. Tapi, ketahuilah meski kau tau Zargosky siapa, tapi mereka belum ada apa-apanya jika aku memberitahumu, bahwa sebenarnya ada satu keluarga yang jauh lebih berbahaya dari keluarga itu."


"Henry, bagaimana kau bisa mengatakan satu. Bukankah seharusnya lima?"


Saat itu, Henry tersentak. Di saat bersamaan Noah juga merasakan hal yang sama.


"Lima?"


Henry langsung mengangguk. "Ya, ada lima ... Tapi, sebelumnya, apa kau pernah mendengar sebuah organisasi yang di bentuk oleh keluarga-keluarga terkuat di negara bagian ini?"


"Sebentar ... Katakan padaku, kenapa lima? Aku pikir, keluarga yang akan kalian katakan padaku, adalah keluarga Flare."


Mendengar nama itu di sebut, keduanya langsung menatap Noah, dan serentak bertanya.


"Bagaimana kau tau?"


"Bagaimana kau tau?"


Noah menatap keduanya bergantian. "Jadi, memang keluarga itu?"


Keduanya menjawab dengan menggelengkan kepala bersamaan.

__ADS_1


"Oh, S**t .. kalian membuatku bingung!"


Henry tersenyum, lalu kembali berkata. "Itu kenapa aku bertanya, apa kau mengetahui tentang The Elevens. Jadi, tidak akan sulit bagi aku dan Liam menjelaskannya."


Noah mengangguk mengerti. "Baiklah, aku mengetahui tentang itu, jadi kita lewati saja bagian penjelasan tentang organisasi itu. Katakan apa yang kalian ketahui."


Henry menganggukkan kepalanya. Lagipula, dia tau bahwa Noah bukan pemuda bodoh dan memiliki banyak rahasia. Apalagi, Noah terlihat sangat dekat dengan A4 dari World Order.


"Baiklah kita lewati bagian itu. Aku akan memulai dari pergerakan keluarga Zargosky ... "


Mulailah Henry menjelaskan bagaimana mereka bisa terlibat dengan semua keluarga itu.


Saat itu, dia dan tim nya mencoba mecari berita tentang perkembangan dunia bisnis di negara bagian GoldWest ini.


Untuk awal, karena mereka di biayai oleh World Order, Mereka memutuskan untuk membangun perusahaan media, yang memantau perkembangan tentang ekonomi dan hal-hal yang menyangkut dengan itu.


Hinga akhirnya, pada saat mereka mempelajari fakta di lapangan, Henry melihat banyak keganjilan dalam arus ekonomi di negara bagian ini.


Perkembangan pembangunan, terlihat sangat tidak merata. Jadi, mereka tertarik untuk meliput, penyebab tidak meratanya ekonomi di seluruh wilayah Goldwest.


Mereka memutuskan untuk masuk dan menyelediki berbagai macam hal, hingga akhirnya mereka melihat lima Jaringan yang ada di The Elevens, melakukan pergerakan yang jauh lebih maju dari yang lainnya.


"Jadi maksudmu, lima Jaringan ini, bergerak diluar pengetahuan The Elevens?"


Keduanya mengangguk, dan Hendri kembali melanjutkan.


Zargosky sudah mengetahui hal tersebut. Namun, dia berusaha menutupinya, hingga dia ingin menguasai empat wilayah tersisa.


Secara mengejutkan, Nicholas Zargosky memang mampu membawa dua Jaringan lain, yaitu Keluarga Shelby dan Zille untuk menumbangkan satu Jaringan Haines, dan mengambil wilayah mereka.


Namun, liputan Henry dan Liam semakin dalam. Hingga akhirnya, kesimpulan mereka berubah.


Faktanya, secara kebetulan Henry dan Liam, berhasil merekam pertemuan rahasia lima Jaringan itu, dan mengundang Nicholas Zargosky.


Hal ini, membuat Noah sedikit bingung, dan kemudian bertanya. "Apa yang mereka bicarakan? Bukankah seharusnya Zargosky bukan bagian dari mereka?"


Henry dan Liam saling berpandangan lalu menggeleng bersama. Kemudian kali ini Liam berkata.


"Lima keluarga itu, mengajak Zargosky bergabung. Namun, saat itu Nicholas menolaknya. Karena dia merasa bahwa kekuatannya sudah dibatasi mereka. Namun saat itu terjadi, satu orang lainnya muncul dan langsung membuat Nicholas terdiam dan ketakutan ... Dan lima kepala keluarga lainnya, tampak sangat menghormatinya. "


"Aku yakin, itu adalah kepala keluarga Flare, Timothy Flare, benarkan?"


Keduanya langsung menggelengkan kepala mereka, cepat.


Hal itu, membuat Noah semakin penasaran. Karena jika bukan Timothy Flare, berarti ada satu orang lagi yang sangat kuat, yang mampu membuat lima Jaringan berada di bawahnya, dan Nicholas Zargosky bungkam.

__ADS_1


"Lalu, siapa dia?"


__ADS_2