World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Kuku dan Taring


__ADS_3

Antony dan Ted Bowie membiarkan Noah terbaring di lantai tak sadarkan diri, sementara mereka berbicara.


"Aku mengerti. Jadi, Tuanmu memintaku untuk membeli barang-barang milik keluarga Fargo dan menjualnya lada kalian, begitu?"


Old Ted mengangguk. "Ya, itulah rencananya. Apa kau tertarik?"


Antony Reyes mengelus dagunya tampak berfikir, namun tak lama dia menggelengkan kepalanya.


"Tidak, sepertinya aku tidak tertarik dalam permainan ini."


Ted Bowie menghela nafas panjang lalu melepasnya. Seperti yang dia duga sebelumnya, pria di depannya ini, bukalah orang yang mudah.


Akan tetapi, di antara semua Jaringan di Silverstone, jika ada yang bisa dia percaya, tentu saja orang ini.


Antony Reyes adalah komandannya saat masih sama-sama menjadi marinir, berbeda dengan Ted Bowie yang memulai jaringannya dengan keluarga Sanders, Antony membangun jaringannya sendiri.


Tidak terhitung berapa kali mantan komandannya itu mencoba menariknya dari keluarga Sanders untuk masuk ke Jaringan keluarganya.


Namun, bagi Ted Bowie sendiri, kesetiaan adalah harga mati dan tidak bisa di tawar lagi. Old Ted bahkan tetap menolak permintaan Antony Reyes saat Jaringan keluarga Sanders hancur.


"Baiklah, Antonio. Aku rasa tidak ada yang bisa aku lakukan, jika kau sudah berkata seperti itu bukan?"


Antony Reyes mengangguk dan segera menggeleng. "Kau tau aku akan membantu secara pribadi. Akan tetapi jika masalah Jaringan, setiap keluarga memiliki prinsip. Kau adalah salah satu orang yang aku yakin memegang prinsip itu."


Ted Bowie mengangkat bahu. "Yah, kau benar. Maaf telah membuang-buang waktumu."


Saat Ted Bowie hendak berdiri, tiba-tiba Antony menahannya. Saat mengungkit masalah prinsip, dia merasa ada yang salah disini.


"Ted, sebentar. ... Kau selalu menolak untuk bergabung dengan ku. Tapi, kau mau bergabung dengan Jaringan baru. Tentu saja aku tau bahwa kalian memiliki dendam dengan keluarga Fargo, tapi aku tau kau tidak sesederhana itu."


Ted Bowie mengangguk. "Ya, aku memiliki alasan ku sendiri."


Jawaban Ted Bowie itu sangat tidak memuaskan rasa penasarannya. "Aku bisa membantumu menghancurkan Fargo jika kalian mau, tapi sekarang kau bekerja pada seorang pengecut yang bersembunyi dalam kegelapan, dan dengan bangga menyebut dirinya The Ghost. Ini sangat tidak masuk akal."


Saat itu juga wajah Old Ted berubah dan menatap Antony Reyes tajam. Hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya.


"Bagaimana bisa kau menyebut satu-satunya orang yang bisa membuatmu mundur beberapa langkah dalam pertarungan, sebagai pengecut?"


Mata Antony langsung terbelalak. "Jadi ... Dia ... Anak ini ... Yang ... "

__ADS_1


Meski kata-kata mantan komandannya ini sangat berantakan, Ted Bowie bisa langsung mengerti apa yang ingin disampaikannya.


"Ya, dia orangnya ... "


Mendengar itu, Antony Reyes kehilangan kata-katanya. Padahal, karena potensi pemuda itu, sempat terlintas di kepalanya agar Ted Bowie mau memberikan Noah pada Jaringannya.


Akan tetapi, siapa yang menyangka bahwa pemuda itulah yang kini di ikuti mantan anggotanya ini.


"Pemuda itu tidak menyebut dirinya the Ghost, tapi orang-orang lah yang memanggilnya begitu. Dan ... Kau dengar sendiri, dia tidak meminta bantuanmu tapi dia memintamu bekerja untuknya, apa itu masih bisa kau katakan tindakan seorang pengecut?"


"Tidak, tidak. Itu sama sekali tidak bisa dikatakan pengecut. Itu ... dia sangat ... "


Saat itu, sebuah senyum bangga terukir di wajah Old Ted.


"Antonio, kau memiliki kesempatan untuk membunuhnya sekarang. Jika tidak, kau pasti sudah tau bagaimana dia di masa depan, bukan?"


Kepala Antony Reyes seketika diselubungi kegalauan. Dia tentu sangat mengerti apa yang di maksud oleh Ted Bowie itu.


Antony Reyes tampak berfikir keras mencoba mempertimbangkan sesuatu untuk dikatakan pada Ted Bowie, sebagai tanggapannya.


Namun, saat itu Ted Bowie sudah berdiri dan berjalan ketempat di mana Noah terbaring.


Masih tidak dapat mengatakan apapun, Ted Bowie kembali bersuara.


Saat Ted Bowie mengatakan itu, Antony Reyes langsung berdiri dan menunjuk Ted Bowie dengan wajah murka. Namun, saat itu dia tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk di ucapkan.


"Noah, di masa depan, akan menjadi penguasa ... kau tau itu. Namun, dia tidak seperti kita. Dia tidak akan puas hanya di Silverstone saja. Kami, bersama World Order akan mengantarkannya kepuncak tertinggi. Kau bisa ikut bersamanya atau, kau akan kami hancurkan seperti apa yang akan kami lakukan pada keluarga Fargo."


"TED BOWIE ... KAU MENGANCAMKU?! ... "


Old Ted hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"Kau tau ini bukanlah sebuah ancaman. Aku adalah orang yang sangat menghormatimu, dan kau tau yang aku katakan ini adalah sebuah peringatan."


Setelah mengatakan itu, Old Ted mengangkat tubuh Noah, dan berjalan meninggalkan Antony Reyes dalam keadaan terdiam.


Saat melangkah keluar, dia melihat wajah Noah dengan penuh kebanggaan. Saat itu, dia menggumamkan sebuah kalimat penuh keyakinan.


"Kerja bagus, Bos ... Kau baru saja membuat salah satu kekuatan besar di kota ini, akan tunduk padamu, dimasa depan."

__ADS_1


*****


Hal yang dicemaskan Alice, benar-benar terjadi.


Wanita itu, sangat panik mendapati Noah terbaring di Sofa dengan wajah bengkak dan pelipis mata terluka. Tentu saja, masih dalam keadaan tak sadarkan diri.


Dari bekas darah mengering yang ada di sudut mulutnya, jelas Alice mengerti apa yang baru saja terjadi.


"Old Ted, aku membawamu untuk menjaganya. Lalu, kenapa kau membiarkan seseorang memukulnya? Dan ... kenapa kau terlihat baik-baik saja?!"


Alice berseru histeris pada sahabat ayahnya itu. tentu saja Old Ted tidak akan mendebat gadis yang sedang panik ini. Hanya saja, senyuman tak juga hilang dari wajahnya.


"Alice, kadang ada saatnya Noah menunjukkan siapa dirinya. Dan hari ini, dia baru saja melakukannya."


Alice langsung menoleh pada Old Ted dan bertanya heran. "Apa maksudmu? ... kenapa kau terus tersenyum?"


Old Ted berdiri dan menatap Noah sekali lagi, sebelum berkata.


"Kadang, untuk menaklukkan lawan, seorang Raja akan menunjukkan sedikit kuku dan taringnya. Dan Noah baru saja melakukannya."


Alice yang merasa penjelasan Old Ted berbelit-belit, menjadi frustasi.


"Old Ted. Katakan saja padaku, apa yang sebenarnya terjadi pada Noah?!"


"Dia baru saja meminta Jaringan keluarga Reyes, bekerja padanya."


"Apa?! ... Jadi, dia...?"


Ted Bowie mengangguk.


"Ya, dia berhasil. Tentu saja, seperti seharusnya. Dan ... bukankah karena itu kita mengikutinya?"


Saat itu Alice menutup mulut saking terkejutnya. Dia tau benar siapa Antony Reyes dan Jaringannya.


Jika apa yang dikatakan Old Ted ini benar, maka sudah jelas. World Order benar-benar memiliki kesempatan untuk mendominasi Silverstone.


Namun, perbincangan mereka itu, tiba-tiba terpotong oleh suara Noah.


"Auch ... Pukulan orang tua itu, benar-benar mengerikan ... !"

__ADS_1


Keduanya melihat Noah baru saja terbangun, sambil meringis memegang pelipis nya yang masih sedikit mengeluarkan darah.


"Noah, sebentar ... aku akan membersihkan lukamu!"


__ADS_2