
Tentu saja semua orang mendengar suara yang keluar dari ponsel Aiden. Hal tersebut langsung membuat mereka terkejut.
Belum lama rasanya mereka meninggalkan Noah di BronzeLand untuk menyelesaikan urusannya di sana, sekarang ketua sekaligus orang yang menyandang status sebagai satu dari empat Raja jalanan itu, mengatakan bahwa sekarang dia sedang berada di kota ini.
Sempat terdiam sejenak, Aiden langsung menanggapinya.
"Noah, apa yang ... Oh, tidak. Maksudku ... Tepatnya kau sekarang ada di mana? Kami akan ke sana."
Semua orang yang melihat bagaimana Aiden bereaksi, tentu saja dapat memakluminya. Gugup karena ini pertama kalinya mereka berbicara setelah mengetahui bagaimana sebenarnya ketua mereka itu bertindak di Bronzeland, bukan sesuatu yang dapat di tertawakan.
Pemuda di seberang sana, membantai seluruh ketua Jaringan yang ada di kota tersebut, seorang diri. Hal yang sekarang sudah tersebar hampir ke seluruh negara bagian Goldwest.
"Tidak, kalian tidak perlu ke tempatku. Tapi, aku yang akan ke sana. Beritahu aku, di mana basecamp Sattelite ... "
Sebuah Ironi. Sejak mereka mengangkat Noah sebagai ketua, pemuda itu bahkan tidak mengetahui dimana Basecamp Tim yang dia pimpin.
Akan tetapi, saat itu juga Aiden dan yang lainnya berubah bersemangat. Jika Noah benar-benar ingin datang, maka itu berita bagus.
Akan tetapi, bersamaan itu pula muncul pikiran lain di kepala mereka masing-masing. Jika Noah bergerak, berarti telah terjadi sesuatu.
"Baiklah, aku akan mengirimkan lokasinya ... "
"Oke, terimakasih ... "
Sebelum Noah memutus sambungan, Aiden yang penasaran, bertanya cepat.
"Noah, apa terjadi sesuatu? ... Maksudku, ya tentu saja kau harus kesini, tapi ... "
Saat ingin bertanya, Aiden berpikir bahwa pertanyaan itu tidak tepat dia lontarkan sekarang. Hasilnya, mantan dari salah satu Raja jalanan itu, terjebak dengan kata-katanya sendiri, tanpa tau bagaimana cara mengakhirinya.
Namun, Noah yang berada di seberang sana dapat memaklumi hal tersebut. Bagaimanapun, dia menghubungi Aiden secara tiba-tiba. Tau bahwa Aiden akan kesulitan meneruskan pertanyaannya, Noah langsung menjawabnya dengan tegas.
"Ya, sesuatu telah terjadi pada teman-temanku di kota ini ... Aku akan menjelaskan situasinya, setelah sampai Di sana."
Sambungan yang benar-benar terputus sesaat setelah Noah mengatakan hal tersebut, meninggalkan Basecamp Sattelite dalam keheningan.
Entah kenapa, saat pemuda itu mengatakan telah terjadi sesuatu pada teman-temannya, semua orang berfirasat bahwa tidak lama lagi, sesuatu yang besar akan terjadi di kota ini.
"Aiden, sebaiknya kau tidak membuatnya menunggu. Bukankah kau mengatakan bahwa akan memberikan lokasi ini padanya?"
__ADS_1
Aiden sedikit terperanjat saat Mia menarik paksa dirinya dari dalam lamunan, untuk mengingatkannya.
"Ya, ya ... Aku kirim ... Aku kirim."
Belum pernah Mia dan yang lainnya melihat Aiden begitu paniknya. Apa yang dilakukan Noah, ternyata berdampak besar bahkan bagi mental seorang manta Raja jalanan seperti dirinya sekalipun.
Setelah memastikan dia telah mengirimkan lokasi Basecamp pada Noah. Aiden langsung mengangkat wajah dan menatap pada semua orang.
"Kalian semua sudah mendengarnya, bukan? Telah terjadi sesuatu dan Noah akan ke sini. Sebaiknya, apapun yang akan dikatakannya jangan ada yangbsalah menanggapinya. Bersiaplah."
Serentak mereka. Semua menganggukkan kepala, dan dimulailah penantian kedatangan ketua mereka itu, untuk pertama kalinya ke Basecamp Sattelite.
Satu hal yang benar-benar mereka sadari saat ini adalah, kapanpun dan di manapun Noah muncul, maka akan terjadi sesuatu yang besar.
Pertama kali mereka bertemu saja. Itu dimana pemuda itu mendapatkan gelar Raja jalanan yang begitu di impikan seluruh pembalap-pembalap jalanan, dengan sangat dramatis.
Padahal, saat mereka mengingat kembali kejadian tersebut, pemuda itu bahkan tidak tertarik dengan gelar kehormatan yang membuat dirinya mampu menggerakkan tim-tim hebat yang berada di bawah otoritas gelar tersebut, di negara bagian Goldwest.
Akan tetapi, kecemasan mereka saat ini sangat beralasan. Karena Noah sendiri yang mengatakan bahwa dia datang dengan alasan, yang membuat mereka bertanya-tanya.
Apa yang terjadi pada teman-temannya, yang membuat satu dari empat Raja jalanan yang bergelar the Madness itu, harus turun langsung untuk mengurusnya.
Meskipun tidak banyak yang mengetahuinya. Namun, ini sangat-sangat jarang terjadi. Sekarang, William dan Dale, sedang bertatap muka dengan seseorang yang memiliki sejarah panjang dari keduanya.
William yang terkenal ramah dibandingkan Dale, menunjukkan wajah tak beraahabat saat berhadapan dengan orang ini.
"Toby ... setelah sekian lama, apa yang membawa kau untuk menunjukkan wajah brengsek seperti itu, di kota ini?"
Toby, yang mendengar itu hanya menggelengkan kepala sambil menatap Dale dan kembali menatap William.
"Dua pecundang yang di akui sebagai Raja, sepertinya benar-benar sudah besar kepala ... "
Dale, tidak sekedar diam. Dia sedikit waspada. Bukan tanpa alasan kenapa dia bersikap seperti itu.
Sama seperti dia dan William, Toby juga salah satu dari empat Raja jalanan. Bahkan, bisa dikatakan sejak pertama kali empat kekuatan ini ada. Belum ada satupun yang berhasil mengalahkan dan mengkudeta posisinya itu. Itu karena, Pemuda yang berdiri di depan mereka ini tidak hanya kuat, tapi juga sangat licik.
Tanggapan Toby, membuat William terdiam. Banyak yang mengira bahwa pemuda itu menghilang setelah kejadian beberapa waktu tahun yang lalu, karena mengalami cidera yang sangat parah.
Perang besar yang melibatkan empat Raja, sempat menggemparkan negara bagian Goldwest. Berita yang tersebar membawa kesimpulan tiga Raja telah mengalahkan satu yang lainnya.
__ADS_1
Akan tetapi, sebenarnya tidak seperti itu kejadiannya. Sebuah kekuatan yang jauh lebih besar, memaksa pertempuran itu di hentikan.
Kejadian yang menjadi terror tersendiri di jalanan-jalanan yang ada di setiap kota di negara bagian Goldwest itu, memaksa the Elevens turun tangan.
Akibatnya, dengan tekanan mereka, pemuda pemuda ini di paksa berdamai dibawah sebuah perjanjian. Dimana tiga Raja dan tidak boleh memasuki wilayah satu raja lainnya dan begitu juga sebaliknya.
Namun secara misterius, setelah perjanjian damai itu terjadi, Tobias, menghilang. Hal yang membuat semua orang berspekulasi bahwa dia dalam keadaan yang sangat buruk, seperti yang diketahui hampir seluruh tim-tim jalanan saat ini.
"Dengan berada di sini, apa kau ingin menyatakan bahwa perjanjian itu tidak lagi berlaku, begitu?"
Kata-kata William, membuat mata Toby melebar. Dan mundur selangkah.
"Wah, apakah akuntelah melakukan pelanggaran? ... Sial! Bagaimana ini?!"
Baik William dan Dale tau, bahwa pemuda itu hanya berpura-pura terkejut. Sebenarnya, William tidak perlu menanyakan hal itu lagi. Karena seperti yang telah mereka ketahui, Toby sangat Licik.
"Sudahi sandiwaramu, brengsek! ... Katakan saja langsung, apa maumu, bajingan."
Tidak seperti biasanya, Dale berbicara seperti itu. Akan tetapi, khusus untuk Toby, dia membuat pengecualian. Dale, secara pribadi memiliki dendam pada pemuda itu.
"Oh, Dale Kingstone ... Aku pikir, kau telah kehilangan suaramu. Mengejutkanku saja ... Bagaimana kabar kakak perempuanmu?"
Dale yang mendengar itu, langsung tersulut emosi. Dengan cepat dia menarik kerah baju Toby dan sedikit mengangkatnya.
"Jangan berbelit-belit, bajingan ... "
Toby sama sekali tidak menunjukkan gelagat akan melawan. Namun, sebuah senyuman miring muncul di wajahnya.
"Sial ... Ternyata memang benar. Kalian tidak berubah ... Persis seperti dulu ... "
Tau bahwa pemuda itu sedang memprovokasinya, Dale melepaskan sambil sedikit mendorongnya kebelakang.
"Jika kau masih mengungkit masa lalu, kaulah yang tidak berubah, Toby ... "
Toby yang baru saja lepas, mengambil rokok dari sakunya. Saat dia telah menyalakan rokok tersebut, dia menghembuskan asap tinggi ke udara, sebelum akhirnya berbalik menatap keduanya.
"William, harus kuakui Kau benar ... Aku tidak datang untuk masa lalu. Tapi ... "
Satu hisapan lagi, Toby langsung membuang rokoknya bersamaan dengan kepulan asap yang keluar dari mulutnya.
__ADS_1
"Kalian berdua, lupakan tentang permainan anak-anak menjadi Raja ini, dan Bekerjalah padaku ... "