World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Dua Nama


__ADS_3

Jawaban bos nya itu, membuat dirinya tertegun. Menurutnya, apa yang di katakan pemimpin Jaringan Keluarga Mafia di mana dia mengabdi tersebut ada benarnya.


The Ghost, begitu orang-orang memanggilnya, memang sudah menaklukan Silverstone dengan cara luar biasa. Dan tentu saja point itu membuatnya pantas.


Akan tetapi, berbicara tentang luar biasa, Roney langsung mengingat satu lagi laporan yang ternyata tadi, lupa di sampaikannya.


"Tuan ... Berbicara tentang penaklukkan, aku juga ingin menyampaikan sebuah berita yang tak kalah menariknya dari Silverstone."


Bos nya hanya menggelengkan kepalanya, saat menanggapi hal tersebut. Baginya yang sudah malang melintang di dunia Mafia, tidak banyak hal yang bisa menarik perhatiannya.


"Jika kau hanya ingin mengatakan laporan tentang bagaimana si brengsek Haland yang begitu berambisi untuk posisi itu, maka sudahi saja. Aku sama sekali tidak tertarik ... "


Cepat Roney mengangkat tangan, menggelengkan kepala menanggapinya.


"Bukan, bukan ... Sebenarnya itu juga. Tapi, bukan itu yang ingin aku sampaikan."


"Lalu, apa?"


Roney menatik nafas dalam, lalu melepasnya. Dia tampak berfikir sebentar, lalu kembali bicara.


"Salah seorang di BronzeLand, Baru saja melakukan hal yang tak jauh berbeda dari apa yang di lakukan the Ghost dari World Order. Tapi, dia melakukannya dengan cara yang kejam dan sedikit ... Brutal."


Mata sang pemimpin langsung melebar. Selama menjadi bawahannya, dia sama sekali tidak pernah mendapati Roney melebih-lebihkan sebuah berita padanya


Jadi, saat bawahannya itu mengatakan bahwa ada satu lagi yang bisa melakukan hal yang sama, meski itu hanya di Bronzeland, tetap saja itu sangat mengejutkannya.


"Siapa dia ... Dan, apa kau baru saja mengatakan kata kejam dan, brutal?"


Roney bisa memaklumi bahwa Bos-nya akan bereaksi seperti ini. Karena sama dengan dirinya, Saat mendengar berita itu. Dia juga sama terkejutnya.


"Aku tidak yakin dengan siapa dia untuk saat ini. Akan tetapi, beberapa sumber yang bisa dipercaya, mengatakan bahwa orang itu, berhasil menghancurkan seluruh Jaringan yang ada di kota tersebut, hanya dalam satu malam saja."


Kali ini, pria tua itu benar-benar terkejut. The Ghost jelas berpotensi. Tapi, jika apa yang dikatakan anak buahnya ini benar, maka orang yang dimaksud juga pasti sama berpotensinya.

__ADS_1


Bahkan, jika dia memang bisa menghancurkan seluruh Jaringan mafia hanya dengan satu malam, meski di kota yang tertinggal, itu jelas sesuatu yang tak bisa di remehkan.


Masih seperti tidak percaya, dia kembali bertanya untuk memastikannya. "Satu malam katamu?"


Roney mengangguk, dan kembali bersuara. "Ya, satu malam. Dan ... "


Pria itu menggantung kata-katanya, seperti sedang mempertimbangkan sesuatu. Akan tetapi, bos-nya yang tiba-tiba sangat tertarik dengan laporannya tersebut, langsung mendesak.


"Dan, apa? ... Katakan saja!"


"Saat aku mengatakan bahwa dia menghancurkan Jaringan-jaringan tersebut. Maksudku, dia benar-benar melakukannya. Maksudku, secara harfiah."


Sang pria tua itu menelan ludah, dengan mata yang masih melebar. Di kepalanya sekarang dia mencoba mencerna kata-kata anak buahnya tersebut.


"Maksdumu ...?"


Tau apa yang ingin ditanyakan Bosnya, Roney menganggukkan kepala, lalu menegaskannya.


"Ya, dia membunuh seluruh ketua Jaringan Mafia yang ada di kota itu, lalu memusnahkan seluruh sisa-sisa dari mereka setelah ... Aku tidak percaya begitu saja. Tapi, aku menjamin berita ini benar. Pemuda itu—"


"F**k ... Pemuda? ... Apa kau mengatakan bahwa dia seorang, bocah?"


Sekali lagi Roney menganggukkan kepalanya, dan menjawab. "Ya, dia masih sangat muda. Dan pemuda itu, sebelumnya, juga mendominasi Gangster di sana, dan menjadi terror bagi seluruh Jaringan mafia BronzeLand, sebelum akhirnya dia benar-benar menghancurkan mereka, seperti yang aku katakan tadi ... "


"Siapa Lagi ini, dan ... Ah, maksudku ... "


Tidak tau apa yang akan dikatakan Bosnya yang seolah kehilangan kata-katanya tersebut. Roney menambahkan sekaligus mengakhiri laporannya terkait hal tersebut untuk saat ini.


"Jika di Silverstone saat ini di kuasai oleh seseorang yang di gelar sebagai the Ghost, maka di BronzeLand, orang-orang kini menyebut pemuda itu sebagai, The Madness ... "


Sempat tertegun untuk beberapa saat, namun detik kemudian, pria tua itu tersenyum. Entah kenapa, Roney yang telah lama mengikutinya, merasa saat ini bos-nya itu sedikit aneh.


Pria tua itu langsung bergerak dan duduk, lalu menatap kedua gadis cantik yang ada di dekatnya. Kemudian dia kembali menatap pada Roney, yang di balik kaca mata hitamnya itu, juga mentap pria tua itu heran.

__ADS_1


"Ini benar-benar menarik, hahahahhaa ... Orang-orang ini, benar-benar menarik."


Roney hanya bisa bersikap biasa saja seolah sedang tidak terjadi sesuatu, saat sang bos, menarik dua gadis itu kedalam rangkulannya.


"Munculnya dua nama itu, menjelaskan segala sesuatu cepat atau lambat, akan segera berubah. Dan itu, sangat menarik. Hahahhaa ... Ah, sial, ini membuatku bergairah ... Entah kenapa rasanya, aku sangat ingin bercinta saat ini juga ... "


Hanya itu kata-kata nya, sebelum menarik kepala gadis itu dan mendekatkan pada wajahnya.


Saat keduanya mulai berciuman, Roney langsung mengerti. Pria itu mengangguk sekali meski sang pemimpin tak lagi menghiraukannya.


Roney mulai melangkah pergi, saat satu tangan bosnya, juga menarik satu gadis lainnya, yang langsung mengerti apa yang harus dilakukannya, pada salah satu anggota tubuh bagian bawah pria tua tersebut.


Berita tentang tentang dua kota itu, juga jadi perbicangan hangat hampir seluruh Jaringan Mafia, di negara bagian Goldwest.


Berbagai macam reaksi mereka tunjukan saat mendengarnya. Bagi beberapa Jaringan yang masih berada di bawah rata-rata. Berita mengejutkan tersebut hanya sebagai bahan obrolan semata.


Akan tetapi, bagi Jaringan-jaringan besar serta memiliki tujuan yang lebih besar, mereka menyikapi berbeda.


Jelas, mereka sadar saat ini kemunculan the Ghost dan The Madness, menuat mereka harus cepat menentukan sikap, dan memikirkan apa yang harus mereka lakukan.


Semuanya yakin, tidak butuh waktu lama lagi, mereka akan memiliki kontak langsung dengan keduanya. Hanya saja, mereka harus menentukan akan menjadi sekutu, atau lawan dari dua nama tersebut.


Sementara itu, sepuluh hari setelah BronzeLand dia taklukkan. Noah, sudah berada di Silverstone.


Hanya saja, dengan keadaanya saat ini, dia belum berniat bertemu dengan Victoria. Apalagi, dia belum benar-benar memikirkan alasan atas semua yang terjadi atas dirinya pada wanita yang membesarkannya itu, juga pada saudara-saudaranya yang lain.


Akan tetapi, rumah yang telah dibangun Alice untuknya, telah selesai beberapa waktu yang lalu.


Sekarang, di sinilah Noah berada. Dimana saat ini, Alice baru saja selesai menghujani dirinya dengan berbagai pertanyaan yang tentu saja dijawab dengan sangat tidak memuaskan oleh pemuda itu.


Kesal, Alice memikirkan cara untuk membalas Noah, yang telah membuatnya sangat cemas itu.


Dan tak butuh waktu lama, Noah bisa langsung melihat wajah licik dari gadis cantik, dimana semua yang terjadi saat ini, di mulai dari pertemuan keduanya.

__ADS_1


"Baiklah, jika kau memang tidak mau menceritakan detilnya, sebagai gantinya, malam ini, kau harus tidur denganku ... "


__ADS_2