World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Tidak Hanya Keluargamu Saja


__ADS_3

Tentu saja pertanyaan dari kakaknya itu, mengejutkan Tobias. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang di maksud oleh Nicholas.


"Kakak, apa maksudmu? Bukankah sudah aku katakan padamu apa yang ingin aku lakukan di sini?"


Sejenak, Tidak ada suara di seberang sana. Tobias sempat melirik pada William yang juga sedang melihatnya menerima panggilan itu.


"Tobias, dengarkan aku ... Cepat cari di mana dua brengsek itu menyimpan hasil rekamannya. Setelah itu, terserah padamu ... "


Akhirnya Toby mengerti apa yang dimaksud kakaknya. Setidaknya, baginya sekarang hal tersebut lebih masuk akal.


"William ... Kita bicara lain kali. Ada sesuatu yang harus aku selesaikan terlebih dahulu ... "


Tobias meninggalkan William begitu saja. Sementara itu,  William sendiri tampak tak peduli. Sekarang dia hanya bisa menyimpulkan bahwa Toby, mungkin saja sudah bertemu dengan Noah.


"Yah, aku rasa memang tidak akan mudah ... Lagipula, mereka sangat jauh berbeda."


William akhirnya berbalik dan meninggalkan tempat itu.


Dua hari berlalu, tinggal dua hari lagi sebelum acara Lelang di adakan. Isu tentang dominasi keluarga Zargosky yang akan memenangkan acara tersebut, semakin menguat.


Apalagi sekarang hampir semua orang sudah tau bahwa Tobias, Adik dari Nicholas mengendalikan langsung cabang perusahaan mereka yang ada di HighCopper.


Di university of HighCopper sendiri, suasana sedikit berubah. Hal tersebut tentu saja terjadi karena Stella, gadis yang terbiasa diam di wilayah kelompoknya, kini terlihat memasuki salah satu dari tiga wilayah kelompok lainnya.


"Hei, coba lihat ... Bukankah ini tidak biasa."


Saat berjalan di koridor gedung fakultas otomotif, seseorang berdiri menghadang arah kedatangan gadis itu, seperti ingin menghentikan langkahnya.


Tau siapa yang ada di depannya, Stella terus berjalan sambil berkata.


"Fredrick ... Menyingkir atau kau akan merasakan akibatnya."


Mendengar itu, wajah Fredrick berubah. Mungkin, selama ini dia sedikit memberi muka pada gadis itu. Tapi tidak untuk kali ini.

__ADS_1


Ada sesuatu yang telah terjadi, Diaman dia tidak lagi harus merasa rendah di hadapan cucu pemilik universitas ini.


"Aku penasaran, apa yang akan kau lakukan jika aku tetap berdiri di sini, dan seperti ini."


Stella berhenti dan memutar bola matanya sebelum akhirnya melipat kedua tangan di dadanya.


Di depannya, sekarang berdiri seorang mahasiswa bernama Fredrick Roteman, Putra dari pengusaha Jasa ekspedisi Danis Roteman.


"Sepertinya, telah terjadi sesuatu yang membuatmu berani mengangkat kepala persegi mu itu, di depanku ... "


Fredrick tentu saja tau bahwa apa yang dilakukannya, tidak akan membuat gadis di depannya ini takut begitu saja. Namun, momen ini telah dia tunggu selama lebih dari tiga tahun.


Awalnya, Fredrick berkuliah di jurusan yang sama dengan Stella, di fakultas Bisnis. Namun, saat dia baru mulai belajar di sana, dan Karena tidak tau siapa gadis di depannya ini, dia dipermalukan hingga membuat hari-harinya seperti mimpi buruk.


Saat dia mencoba membicarakan hal tersebut pada ayahnya, Danis Roteman, Fredrick hanya di minta setuju untuk pindah fakultas dan menghindari apapun masalah yang melibatkan dia dan keluarga gadis ini.


Dengan tersenyum bangga, Fredrick menjawab. "Hmm ... Sepertinya orang-orang di fakultas Bisnis, sudah tau apa yang sedang dan akan terjadi, bukan?"


Ayahnya memutuskan bergabung dengan Jaringan yang mampu meruntuhkan satu keluarga yang memiliki kursi di the Elevens.


"Yah, harus aku akui bahwa kau dan ayahmu, bisa menyulitkan perusahaan gadis itu ... Tapi, sepertinya ada banyak hal yang belum kau ketahui. Jadi sebaiknya singkirkan wajah busuk mu itu dan biarkan aku lewat."


Keluarga Fredrick Roteman akhir-akhir ini mengejutkan banyak orang. Ayahnya, Danis Roteman berani memutus kontrak secara sepihak dengan Jaringan perusahaan yang di pimpin oleh Julius Clark, dan membayar ganti rugi sebagai konsekuensinya.


Hal itu berakibat pada goyahnya perusahaan Julius Clark, sehingga perusahaan itu harus mencari Perusahaan jasa ekspedisi lain, agar bisa terus berjalan.


Namun sayang, Tobias tidak memberi Julius kesempatan sama sekali, Pemuda itu menunjuk Danis Roteman untuk mengumpulkan semua perusahaan ekspedisi dan bergabung dengannya.


Tawaran yang sama juga mereka dapatkan, hingga semuanya langsung menyetujuinya. Namun, Danis Roteman sendiri, mendapatkan perhatian berbeda.


Tobias langsung menjadikannya, ketua dari asosiasi perusahaan Jasa ekspedisi yang berada di bawah bendera Jaringan Keluarga Zargosky.


Hal itu tentu membuat Fredrick di sebut-sebut memiliki kekuatan di Ivy Clark, gadis yang secara mengejutkan mampu membuat satu kelompok baru yang sama kuatnya dengan tigak kelompok lainnya, di universitas itu, hanya beberapa waktu setelah dia pindah dan berkuliah di sana.

__ADS_1


Akan tetapi, reaksi Stella membuatnya sedikit heran. Gadis ini jelas sudah tau apa yang bisa dilakukan keluarganya saat ini.


Bahkan, dia yakin jika ayahnya juga bisa memberi tekanan pada Pemilik kampus ini, jika dia memintanya.


"Stella, sepertinya aku memang harus menunjukkan padamu, dengan siapa kau berhadapan saat ini ... "


Saat mereka berdua mulai berbicara, beberapa orang sudah berkumpul di sana. Sekarang, jumlah mereka semakin banyak saja.


Semuanya ingin melihat akan seperti apa Fredrick Roteman, Menghadapi gadis itu untuk membalaskan dendamnya.


Mendengar itu, Stella hanya menggelengkan kepalanya, lalu berkata.


"Jika kau berniat menelfon pemilik universitas ini, sebaiknya lupakan. Karena ayahmu sendiri tidak akan tau siapa pemilik University of HighCopper ini, saat ini ... "


Tidak hanya Fredrick saja, tapi semua orang yang mendengarnya, menarik nafas dalam secara bersamaan saat mendengar kalimat yang di ucapkan Stella itu.


Fredrik dengan ponsel yang masih berada di tangannya, menjadi bingung. Karena tidak mungkin rasanya gadis ini berbohong. Karena kekuatan yang dibanggakan Stella adalah, keluarganya adalah pemilik tempat ini.


Tau bahwa Fredrick terkejut, Stella sekali lagi memutar bola matanya, meremehkan.


"Fredrick ... Tidak hanya keluargamu saja yang memiliki rencana. Tapi, keluargaku juga ... Kalau kau ingin mencobanya. Silahkan hubungi ayahmu, dan katakan padanya untuk berbicara dengan Pemiliki Universitas ini ... "


Stella berjalan mendekat, sementara Fredrick mulai semakin ragu. Dan memundurkan kakinya sedikit.


"Jika Ayahmu berhasil berbicara dengannya ... Maka aku akan membuka seluruh pakaianku di sini, saat ini juga. Tapi, jika tidak ... "


Stella kembali menggantung kata-katanya, sambil melihat Fredrick dari ujung kaki hingga ujung kepala.


"Huh, tidak tidak ada yang menarik meski kau tidak memakai apapun ... Aku bahkan jijik memikirkan nya. Tapi, jika ayahmu gagal ... Katakan saja padanya, bahwa aku mengucapkan selamat, karena sudah berhasil membuat seluruh keluarganya satu langkah, di dalam gerbang neraka ... "


Setelah mengatakan itu, Stella melihat seseorang yang menjadi alasan kenapa dia bisa berada di gedung ini.


Meninggalkan Fredrick yang sekarang terdiam membisu berdiri seperti orang bodoh, Stella menghampiri dia orang gadis yang berjalan melintasi koridor itu.

__ADS_1


"Hei, apa kau yang bernama Mia?!"


__ADS_2