
Menantang salah satu Raja merupakan hal besar. Tidak setiap minggu mereka bisa melihatnya.
Akan tetapi, cara noah menantang Byron sangat dramatis. Apalagi saat ini, dia adalah wajah baru di sana.
Kejadian ini benar-benar membuat heboh. karena, balapan yang akan di adakan sebentar lagi ini, akan mempertaruhkan sebuah LVR dan Gelar Raja.
Taruhan terbesar sepanjang sejarah dunia balap jalanan negara bagian Goldwest.
"Noah, kau bisa mundur sekarang. Byron sangat licik ... Kau benar-benar bisa kehilangan LVR mu."
Chris langsung cemas. Dia tidak berharap kejadiannya seperti ini. Memang, awalnya dia ingin Noah menantang Byron, tapi tidak dengan taruhan sebesar ini.
Saat itu, Mia tidak bisa berkata-kata. Dia juga memikirkan hal yang sama dengan apa yang di pikirkan Chris.
Gadis itu tidak menduga bahwa pemuda yang tidak sengaja dia temui di jalan ini, akan bertindak sejauh itu demi mereka. Terutama dirinya.
Jelas, saat ini mereka menyadari apa yang Noah lakukan, karena berusaha mempertahankan harga diri tim mereka.
"Noah, apa yang dikatakan Chris benar. Bahkan, kakakku ... Kakakku ... Saja ... "
Noah menggelengkan kepala. "Mia, kau bisa menceritakan hal itu nanti. Sekarang, bisakah kau membantuku?."
"Hah, apa itu. Katakan saja? Apa kau ingin membatalkan taruhan ini?"
"Tidak, bukan itu."
"Jadi?"
"Aku tidak begitu mengerti rute balapan di kota ini, maukah kau menjadi pemanduku?"
Meski Noah baru saja mengupgrade keahlian spesial mengemudinya ke level pembalap profesional, namun dia tetap tidak mengenal Area ini. Bahkan, bisa dikatakan ini pertama kalinya Noah ke kota ini.
"Baiklah, aku akan menjadi pemandumu."
Mia tentu saja tidak berani menolak
Permintaan Noah itu. bagaimanapun, dialah yang membuat pemuda itu terlibat semua ini.
"Baiklah, terimakasih. Tapi, ada satu hal lagi ... Tidak apa-apa jika kau tidak mengizinkannya."
"Katakan, apa itu?"
"Aku tidak akan memakai mobilku, sebaliknya aku ingin mengalahkan si brengsek itu, dengan mobil ini."
Saat Noah menunjuk ke mobil Mia, semua mata orang di sana terbelalak. Tentu saja ini lebih tak terduga lagi.
"Noah, aku rasa kau sudah gila. Mobil ini, memang sangat cepat. Faktanya, ini memang pernah menjadi tunggangan salah satu Raja, Tapi ... "
"Ya, tepat seperti itu. Bukankah, lebih baik mengambil kembali apa yang sudah dirampas dari kalian di saat bersamaan, membalas mereka dengan mobil ini?"
__ADS_1
Saat itu, teman-teman Mia langsung terdiam. Apa yang dikatakan Noah memang benar. Akan tetapi, untuk menguasai sebuah mobil, setidaknya, seseorang harus berlatih dengan mobil itu. Bahkan, saat ini Noah bekum sekalipun menaiki mobik itu.
"Baiklah, aku setuju—"
"Mia, ini terlalu beresiko, Noah bjsa kehilangan mobilnya."
"Chris, Noah melakukan ini untuk kita, tidakkah kau bisa mempercayainya? Atau, kau ingin menggantikannya?"
Chris langsung terdiam saat itu juga, bagaimanapun, Noah sedang melakukan sesuatu yang tak satupun dari mereka berani melakukannya.
"Baiklah, tentu saja ... Noah, maafkan aku."
"Tidak apa-apa. Aku mengerti ... Satu hal lagi."
"Apa itu?" Tanya mereka serentak.
Noah hanya tersenyum. "Setelah ini, persiapkan diri kalian. Karena, seorang Raja akan bertekuk lutut dan angkat tunggi wajah kalian, saat dia melakukannya."
Byron begitu bersemangat. Karena tidak sampai satu jam ke depan, seseorang yang sangat bodoh akan memberikannya sebuah LVR dengan cuma-cuma.
Di garis Start, kedua mobil mereka sudah bersiap-siap. Seorang gadis seksi sudah memegang kain berwarna merah di tangan, berdiri tepat di tengah jalur lintas kedua mobil itu.
Balapan ini, hanya satu putaran. Dengan hanya melewati sembilan tikungan saja, semuanya akan dipertaruhkan di sini.
"Hei, Mia ... Aku akan mengirim kalian, menyusul kakakmu ke rumah sakit. Hahahahaha! "
Mia menelan ludah menahan geram, lalu menoleh pada Noah. "Noah, aku percaya padamu. Tolong kalahkan bajingan ini."
Tak lama, gadis yang berdiri di sana, mengangkat tunggi kain di tangannya memberibtanda bahwa balapan akan segera di mulai.
Semua pemilik mata yang melihat, menelan ludah mereka. Siapa yang menyangka hari ini, mereka akan melihat balapan menarik seperti ini.
Seorang pendatang baru yang tak di kenal, menantang langsung salah satu Raja. Ini benar-benar mendebarkan. Apalagi taruhannya sebuah LVR.
"Ready ... "
"Steady ... "
"And ... "
"GOOoo ... !!"
Decit ban dari kedua mobil langsung memekak telinga sebelum keduanya, benar-benar melesat di jalan.
Saat itu, Noah langsung sedikit tertinggal dan Byron.
"Hahaha ... LVR itu, akan menjadi milikku ... "
"Noah, apa ada masalah?"
__ADS_1
Mia langsung merasa cemas saat Noah terlihat sedikit canggung di depan kemudi mobil kakaknya ini.
"Tidak, tidak ada. Aku perlu memundurkan sedikit joknya."
Mata Mia melebar, saat Noah mengatakan hal itu. Tentu saja Noah bisa melakukannya sejak tadi, kenapa baru sekarang setelah balapan di mulai.
Akan tetapi, dia tidak melayangkan protesnya itu dan langsung menatap ke depan. "Enam ratus meter ke depan, kita belok ke kiri."
"Baik ... Aku mengerti."
Saat itu, mereka tertinggal hampir sejauh lebih dari satu bodi mobil. Melihatnya saja, Chris langsung menutup wajah karena cemas.
Sedangkan yang lain menggelengkan kepala. Menurut mereka, karena balapan ini sangat singkat, memimpin saat start bisa menentukan segalanya.
Melihat bagaimana Noah memulai balapan, jelas bagi mereka bahwa pemuda yang menantang Byron itu, tidak mengerti hal ini.
Mereka merasa hasil balapan sudah diputuskan. Karena setelah tikungan pertama itu, mobil Noah yang berada di sisi luar, akan semakin jauh tertinggal.
Akan tetapi, yang mereka tidak ketahui adalah. Di dalam sana, Mia sedang berteriak histeris ketakutan. Karena, saat itu Noah menginjak pedal gas mobil yang di bawanya hingga kandas.
"Noah, apa yang kau lakukan? Tikungan itu hanya tinggal seratus meter, kurangi kecepatan ... !!"
Noah kini fokus, seluruh insting di tubuhnya sudah bekerja. Saat ini, Noah merasa bisa melakukan apa saja dengan mobil ini.
"Hahahaha, apa yang si bodoh itu ingin lakukan, apa dia ingin mati?"
Tiba-tiba saja Noah mensejajarinya, akan tetapi saat itu, Byron melihat Noah belum mengurangi kecepatan sama sekali, menurut perhitungannya, lawannya tidak akan sempat berbelok dan akan segera menabrak bangunan di seberang jalan.
Mia tidak bisa lagi menahan ketakutannya, bahkan air tiba-tiba terasa memenuhi kantung kemihnya.
"Noah, kau benar-benar gilaaaaaa ... "
Byron dengan senyum licik berusaha mempersempit ruang agar Mobil lawannya, benar-benar tidak memiliki kesempatan untuk berbelok.
Akan tetapi, saat dia mengurangi kecepatan untuk bersiap menikung, tiba-tiba matanya terbelalak.
Byron melihat mobil lawannya sedikit berayun ke kanan, sebelum akhirnya dengan cepat berbalik ke kiri.
"Ciiiiii.........tttt!"
Manuver yang di lakukan Noah benar-benar mengejutkan semua orang, apa lagi yang terjadi setelahnya. Hal itu membuat mulut semua orang terbuka lebar.
Mobil itu melakukan Drift di ruang sempit yang di sisakan Byron dengan kecepatan tinggi.
Hal lainnya yang membuat semua orang merasa balapan itu telah berakhir di tikungan pertama adalah, mobil Noah berakselerasi dengan sangat cepat.
Satu tikungan itu sudah membuat Byron jauh tertinggal di belakang. Noah langsung memukul mental salah satu Raja itu hanya dengan satu trik saja.
Kaki Byron gemetar dan tak lagi bisa menginjak gas dengan sempurna, saat mobil lawannya, sudah menghilang di tikungan selanjutnya, setelah melakukan hal yang sama.
__ADS_1
"Si-siapa ... Di-dia ... Se-se-sebenarnya ... !"