
Dua hari berlalu. Sekarang, tiba saatnya bagi Noah untuk menghadiri undangan langsung keluarga Faust, dalam pertemuan seluruh Jaringan Bisnis di kota itu.
Pertemuan itu sendiri, secara mengejutkan di jadwalkan akan di adakan di gedung pusat perusahaan jaringan keluarga Cadman.
Seperti biasanya sejak puluhan tahun yang lalu, dengan kehadiran keluarga Faust. Pertemuan itu akan di adakan secara tertutup dan tentu saja sangat rahasia.
Akan tetapi, tidak seperti biasanya di saat mereka semua termasuk Eddy Faust telah berkumpul, mereka belum memulai apapun.
Karena saat ini semua irang menunggu kehadiran satu orang baru lagi di sana. Seseorang yang beberapa waktu terakhir telah menimbulkan kekacauan dan merusak kestabilan Jaringan bisnis kota BronzeLand, yang sudah berjalan selama lebih dari tiga puluh tahun lamanya.
"Eddy, apa kau yakin akan membawa anak muda itu? ... Ini tidak pernah terjadi sebelumnya."
"Tuan Briley, sudah aku katakan. Jika sejak awal kalian menggunakan sedikit saja otak kalian, aku tidak perlu turun tangan untuk mengurus masalah sepele seperti ini."
Saat mendengar itu, Lil Briley tidak lagi bersuara dan langsung melirik pada Bourne Scout. Menurutnya, Jaringan yang kini di pimpin oleh anak temannya inilah yang menyebabkan semua ini terjadi.
"Tuan Briley, jangan menatapku seolah-olah semua ini salahku. Kau sudah tau kenyataannya seperti apa, bukan?"
"Sudahlah kalian, aku tidak akan terlibat jika kalian berdua tidak sebodoh itu. Sekarang lihat, bocah itu bertindak seolah dia sudah menguasai jaringanku."
"Barbara, dimana dia? Dia pikir siapa dirinya hingga bisa membuat kita menunggu?"
"Tuan Scout, dia bisa dan sekarang buktinya. Kenapa kau masih bertanya?"
"Aku rasa, dia tidak akan datang."
Saat itu semua orang melihat pada Lil Briley, yang tiba-tiba saja mengatakan hal tersebut.
"Tuan Briley, apa maksudmu?"
Lil Briley mengedarkan pandangannya pada semua orang, lalu menoleh pada Eddy Faust yang bertanya padanya.
"Ya, seperti kataku ... Dia tidak akan datang."
Saat itu juga mata semua orang melebar. Jika pria tua itu telah mengatakan hal tersebut, maka pasti dia telah melakukan sesuatu yang tidak satupun dari seluruh ketua Jaringan yang ada di sana, mengetahuinya.
Berbeda dengan yang lainnya, wajah Eddy Faust berubah tidak senang. "Tuan Briley, apa kau sudah bertindak di luar rencanaku?"
__ADS_1
Lil Briley menarik nafas panjang, lalu melepasnya dengan kasar. Dia mengangguk, lalu menjelaskan.
"Setelah aku fikir-fikir, semua memang berawal dari Jaringanku. Jadi, aku berinisiatif untuk mengatasinya."
"Braaaaaaakkkkkk ... !"
Eddy Faust baru saja menggebrak meja di depannya, lalu berdiri dan langsung menunjuk wajah Lil Briley.
"F**k ... Lil Tua, apa yang kau lakukan?"
Lil Briley tersenyum miring seolah kata-kata serta tatapan tajam Eddy Faust itu, tidak berarti apapun baginya.
"Eddy, jauh sebelum keluargamu di sini. Aku dan Cadman, ayah Barbara lah yang mengendalikan kota ini. Jangan salah faham, tentu aku menghormati ayahmu. Tapi, sepertinya kau terlalu meremehkanku."
"Bangsat! ... Kau ... Kau ingin mengatakan bahwa sekarang kau ingin berdiri sendiri?"
Lil Briley, menepis tangan Eddy Faust yang menunjuknya. "Aku bilang jangan salah faham. Aku melakukan ini untuk mu dan kalian semua."
Lil Briley berdiri dan kembali menatap semua orang yang ada di sana. "Aku Lil Briley ... Akan menangani masalah ini. Kalian cukup lanjutkan saja pertemuan ini, sementara aku memastikan hama busuk pengganggu itu, menghilang dari kota ini secepatnya."
"Eddy ... Aku akan tunjukkan padamu bagaimana sebenarnya keluarga Briley. Setelah ini, aku ingin kau mempertimbangkan kembali cara kau memandang keluarga kami, setelah ayahmu Randy Faust mati."
Meski terkesan bergumam, namun kata-kata Lil Briley terdengar sangat kelas oleh semua orang di sana.
Bukan rahasia lagi bahwa sebelum Randy Faust datang ke kota ini, Lil Briley nyaris menguasai BronzeLand beberapa dekade yang lalu.
Tentu saja bagaimana perlakuan Eddy Faust pada Jaringannya saat ini, berbeda jauh dengan apa yang Randy Faust tunjukkan.
Semua orang melihat Lil Briley berjalan meninggalkan ruangan tersebut. Namun, saay dia baru ingin membuka pintu, dia mendengar suara Eddy Faust yang memperingatkannya.
"Lil Tua ... Ayahku pernah mengatakan ini padaku ... Di antara semua Jaringan yang ada di kota ini, Jaringan keluargamu lah yang paling berbahaya. Itu bukan karena kalian kuat, tapi itu karena kalian sangat bodoh."
"Huh ... ! Kebodohonan inilah yang mengantarkanku pada posisi seperti ini. Mungkin saja, jika saat itu aku tetap memilih menjadi bodoh, bahkan ayahmu itu tidak akan pernah memimpin kota ini."
"Praaaang ... "
Sebuah gelas yang di lemparkan oleh Eddy Faust, menghantam pintu yang baru saja tertutup setelah Lil Briley meninggalkan mereka semua dalam keadaan sedikit tercengang.
__ADS_1
Semua orang di sana sekarang sudah tau. Meski masalah the Ravens selesai, tatanan Jaringan bisnis di Bronzeland ke depan tidak akan lagi sama.
Jaringan keluarga Lil Briley memang tidak sebesar yang lainnya. Namun begitu, Jaringan itulah yang tertua dia kota ini.
Para pengikut keluarga Briley terkenal sangat Loyal. Mereka terus mengikuti keluarga itu, meski dalam tekaman besar keluarga Faust dan Jaringan lainnya.
Sekarang tidak hanya satu saja, melainkan ada dua pihak yang akan menunjukkan kekuatan mereka yang Sesungguhnya
Mendengar apa yang dikatakan Lil Briley sebelum dia pergi, tentu saja mereka semua sudah tau bahwa pria tua itu memiliki rencana.
Dan tentu saja rencana tersebut pasti ditujukan untuk menghancurkan Noah dan The Ravens. Jika Keluarha Briley mampu menundukkan the Ravens, maka Jaringannya otimatis akan menjadi yang terbesar di kota tersebut.
"Sial ... Pria tua itu sengaja menunggu ini."
"Barbara, apa maksudmu?"
"Kalian tau maksudku ... "
Meski tidak jelas, semua ketua jaringan di sana sedikit menganggukkan kepala mereka.
Melihat bagaimana murkanya Eddy Faust, Tentu saja mereka kini sudah tau bahwa orang yang pertama kali menyadari rencana terselubung Lil Briley adalah pria itu.
"F**k ... Aku benar-benar sudah terlalu meremehkannya."
Sejak Beberapa saat yang lalu, di markas The Ravens, sebuah kejadian yang sangat menghebohkan sedang berlangsung.
Entah dari mana datangnya, Namun kini tempat itu sudah di kepung oleh setidaknya seribu orang.
"Ayah, kami sudah mengepung tempat ini dan sepertinya pemuda itu masih berada di dalam sana. Sekarang, apa yang harus kami lakukan?"
Kurt Briley yang sejak beberapa hari yang lalu pergi dari Bronzeland, tiba-tiba kembali membawa pasukan yang lanhsung menatangi markas The Ravens.
Sekarang hanya menunggu satu perintah lagi dari ayahnya, maka mereka akan menghancurkan Markas dan seluruh anggota the Ravens saat itu Juga.
Saat itu, Kurt Briley bisa mendengar nafas Ayahnya di seberang sana. Beberapa saat kemudian, Lil Briley pun memberi perintah yang sangat jelas padanya.
"Kurt ... Pastikan bocah brengsek itu mati, dan bawa mayatnya kehadapanku."
__ADS_1