
Antonius memutuskan untuk menemui orang yang mengaku sebagai utusan dari keluarga Flare itu.
"Baiklah ... Kalau begitu, aku akan turun dan membawanya ke sini."
Myra Collins ingin berbalik dan pergi, namun Antonius menahannya.
"Nona Collins, tidak perlu ... Hubungi saja seseorang di bawah sana, dan minta dia untuk mengantarkan orang itu ke sini."
Myra tidak tidak tau siapa itu Timothy Flare yang orang itu bicarakan. Namun, jika ada seseorang yang membuat Antonius, salah satu A4 dari World Order merubah keputusan dan memilih untuk menemui utusannya, sudah bisa di pastikan itu bukanlah orang biasa.
"Tapi, Tuan Antonius aku bisa—"
Antonius langsung menggelengkan kepalanya dan berkata. "Nona Collins ... Kau di sini saja, dan Kuta akan menemui orang itu bersama."
Myra sudah merasa jauh terlibat dalam pembangunan yang dilakukan Noah di kota ini. Hampir semua kegiatan yang dilakukan World Order di kota ini, di wakilkan pada dirinya.
Tentu saja Myra sama sekali tidak keberatan. Noah meletakkannya pada sebuah posisi yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.
Bahkan, Phill Collins ayahnya. Begitu bangga pada dirinya. Keluarga mereka tidak menyangka bahwa the Madness bisa mengangkat kedudukan keluarga Collins setinggi itu dengan sangat mudah.
Sekarang, sepertinya hal ini sudah berada diluar jangkauannya. Myra merasa sedikit gugup, namu Antonius yang memintanya untuk tetap tinggal, terlihat biasa saja.
Tak lama menunggu, pintu ruangan itu terbuka. Seorang pegawai mempersilahkan pria yang dia temui di bawah tadi masuk, dan kembali menutup pintu itu setelahnya.
"Hello Tuan Antonius ... Senang rasanya kau akhirnya memutuskan untuk mau bertemu denganku."
Antonius hanya tersenyum sambil berjalan memutari mejanya dan mengulurkan tangan. "Ah, tidak ... Aku hanya melakukan tugasku saja. Dan sekarang, sepertinya sudah saatnya bagi kami untuk bertemu dengan perwakilan keluarga Flare. Itu saja."
"Aku Rooney Barmayer, dari keluarga Flare ... "
Antonius menganggukkan kepalanya, dan menjawab "aku Antonius ... Dan sepertinya aku tidak perlu lagi menjelaskan dari mana aku berasal. Tentunya keluarga Flare sudah mengetahuinya, bukan?"
Rooney tersenyum menanggapi itu. "Ah, itu hanya bagian dari prosedur kerja saja. Tidak lebih."
Antonius hanya mengangkat bahunya seolah tidak begitu peduli. Namun, saat Rooney berpikir perkenalan mereka hanya sampai di sana saja, maka dia harus menerima bahwa itu salah.
"Tuan Rooney ... Ini Nona Myra Collins. Dia adalah pemegang keputusan tertinggi di kota ini ... "
__ADS_1
Myra terkejut dengan bagai mana cara Antonius memperkenalkan dirinya pada Laki-laki yang mengenakan jas hitam dan terlihat sangat rapi itu.
sama dengan Myra, pria itu juga memberikan reaksi terkejut. Meski menggunakan kacamata hitam, dari raut wajahnya saja sudah tergambar bahwa informasi itu sama sekali tidak ada dalam laporan yang dia terima.
"Tuan Antonius ... Aku pikir, kau adalah yang tertinggi di sini ... " Setelah mengatakan itu, Rooney berbalik dan mengulurkan tangan pada Myra. "Maaf Nona, aku tidak begitu tau bagaimana cara hierarki di Jaringan kalian. Sepertinya informasi yang aku terima, sedikit salah."
Meski begitu, Myra sudah bersiap bahkan berlatih untuk ini. Beberapa waktu yang lalu, sejak kedatangan Antonius di kota ini. Dia sudah mewakili laki-laki itu dalam banyak hal.
Sekarang, sepertinya World Order tetap dengan cara kerjanya, dan terus bergerak meski seseorang sudah mengetahui bahwa Antonius berada di kota ini.
"Ah, tidak perlu meminta maaf, ini bukan pertama kalinya buatku ... lagipula, keluarga hanya salah satu pemilik saham dan bekerja di rumah sakit di kota ini sebelumnya."
Sebagai seorang Dokter, Myra Cukup cerdas. Seperti apa yang dia dengar sendiri dari Antonius bahwa keluarga itu pasti sudah tau latar belakangnya, tentu tidak sulit bagi Rooney untuk mencari tau siapa dirinya.
Jadi, Myra memutuskan untuk tidak menyembunyikan latar belakangnya.
Mendengar penjelasan Myra, Rooney lagi-lagi memberi reaksi berbeda. Namun, saat keduanya tak melihat, Antonius tersenyum puas. Setidaknya, dia tau bahwa The Ghost memiliki alasan yang kuat kenapa bosnya itu menyukai wanita ini.
"Jadi Tuan Rooney, apa kau datang untuk melihat-lihat kota ini, atau ada sesuatu yang kau bawa untuk kami?"
Rooney sedikit bingung. Dia berharap berbicara hanya dengan satu orang saja, dan orang itu adalah Antonius.
"Oh, soal itu ... Sebenarnya tentu saja aku tidak hanya sekedar ingin melihat-lihat saja. Namun, aku harus mengakui bahwa cara kerja jaringan kalian, sangat cepat. Ini belum lama setelah kami mendapat kabar bahwa, seseorang bernama Noah Evans menaklukkannya. Sekarang, kota ini seolah sedang berubah menjadi penantang baru di kota bisnis di negara bagian ini dalam beberapa waktu ke depan."
Antonius tersenyum menanggapinya dan Myra melakukan hal yang sama. "Ya, itulah tujuan Bronzeland saat ini. Kami akan berkembang. Aku harap kehadiran perwakilan keluarga Flare disini, buka untuk menentangnya."
Keluarga Flare yang diikutinya bukan keluarga biasa bahkan, dia sangat yakin bahwa tidak ada keluarga yang sama luar biasanya di kota ini untuk menandingi mereka.
Rooney mengira, Ketika nama itu di sebut, seharusnya Antonius sedikit gugup atau menunjukkan nada hormat demi kebaikan bisnis jaringan mereka di masa depan.
Akan tetapi, melihat bagaimana pria itu membicarakan nama keluarga dari Timothy itu, seolah kata Flare bukan apa-apa bagi dirinya.
Tentu saja, Rooney tidak bisa menerima hal tersebut begitu saja. Dia ingin mengingatkan pada pria yang terlihat angkuh hanya karena bisa membangun sebuah kota ini saja, dengan siapa dirinya berhadapan.
"Hmm ... Tuan Antonius. Aku sudah bekerja untuk keluarga Flare, lebih dari separuh umurku. Aku akui, baru kali ini Tuanku, sangat tertarik dengan seseorang. Bahkan, Zargosky saja, sangat sulit hanya untuk sekedar bertemu dengannya."
Mendengar itu, Antonius menganggukkan kepalanya. "Zargosky ... Aku rasa keluarga itu cukup terkenal. Tapi, aku sama sekali tidak mempedulikan keluarga itu. Lalu, Tuan Rooney ... Kita tidak akan berbasa basi tentang siapa keluarga atau tuan yang kita ikuti, bukan?"
__ADS_1
Tekanan yang dia berikan, sama sekali tidak berdampak apapun. Bahkan wanita yang ada di sana, hanya diam seolah apa yang mereka bicarakan benar-benar tidak ada gunanya.
"Ya, tentu saja ... Aku tidak akan datang sejauh ini hanya untuk membanggakan keluarga Flare. Akan tetapi ... "
Rooney sengaja menggantung kata-katanya menunggu bagian mereka berdua bereaksi. Kemudian dia tersenyum sebelum akhirnya menyatakan tujuan utama keberadaannya di sini.
"Tuanku, Timothy Flare, menawarkan satu kursi di the Elevens untuk Jaringan kalian. Jadi, aku ke sini untuk menyampaikan kabar bahagia ini. Kalian berdua bisa menyampaikan itu pada pemimpin tertinggi kalian. Datang dan temui lah Tuan Flare untuk membicarakannya."
Rooney mengatakan itu, dengan penuh kebanggaan. Memang, di negara bagian ini, hanya Timothy Flare yang memiliki kekuatan untuk menempatkan secara langsung seseorang di the Elevens.
Hal itu menandakan betapa kuatnya pengaruh Jaringan yang dia ikuti, di seluruh negara bagian GoldWest ini.
Setelah mendengar itu, Antonius menatap Myra. Namun, gadis itu seperti kebingungan dan sedikit menggelengkan kepalanya.
Rooney yang melihat itu berpikir bahwa keduanya tidak mampu mewakili pemimpin mereka untuk menjawabnya.
"Aku tau kalian tidak memiliki wewenang untuk menjawabnya. Jadi, silahkan kali mengubungi orang itu dan kabari aku setelahnya."
Mendengar itu, Antonius tersenyum. "Tuan Rooney, perlu kau ketahui ... Kami tidak perlu wewenang sama sekali untuk menjawab ini. Kau bisa menanyakan hal ini pada semua orang yang bekerja dengannya, dan aku pastikan bahwa kau akan mendapatkan jawaban yang sama."
Berpikir bahwa dia akan mendapatkan reaksi berbeda, namun Rooney tiba-tiba merasakan tekanan yang tidak dia duga dari kedua orang ini.
"Apa maksudmu? ... Ini bukan penawaran biasa. Tidak semua keluarga mendapatkan tawaran ini langsung dari keluarga Flare ... "
Mendengar itu, Myra yang sejak tadi hanya diam, akhirnya angkat suara.
"Tuan Rooney ... Seperti kata tuan Antonius tadi ... Kau bisa bertanya pada semua orang di luar sana, bahkan tukang bersih-bersih di kantor ini sekalipun. Maka bisa kami pastikan, kau akan mendapatkan jawaban yang sama."
Wajah Rooney menjadi sedikit kebingungan dengan apa yang di katakan oleh kedua orang ini.
"Nona Myra, sepertinya kau tidak begitu mengerti apa yang aku bicarakan di sini. Ini—"
Namun, kata-kata Rooney menguap begitu saja, saat tiba-tiba Antonius berdiri di depannya.
Rooney bisa melihat wajah pria itu memerah. Seolah penawaran yang begitu dibanggakannya, merupakan sebuah penghinaan bagi orang di depannya ini.
"Kami ada World Order ... dan orang yang memimpin kami, akan berdiri di puncak tertinggi ... "
__ADS_1
"Pulang, dan katakan pada Timothy Flare ... Saat kita bertemu lagi, kalian hanya bisa memilih. Bekerja untuk kami, atau pergilah ke neraka ... !!"
"The Elevens, Huh?! ... Jangan bercanda, kau brengsek!!"