
Suasana di ruangan itu langsung berubah sangat drastis. Dalam sekejap mata saja, orang-orang mulai mengenali siapa pria yang kini berdiri di depan panggung itu.
"Oh, sial ... Ini buruk! Dia membawa anggotanya!"
Dari belakang, juga ikut berjalan belasan orang, yang ternyata sudah tersebar di tempat itu. Sekarang, mereka semua serentak menuju ke panggung.
Rob Grizzly terkenal dengan kebrutalannya. Jaringan yang dia pimpin, lebih terlihat seperti gangster, namun sudah berada di level berbeda.
"Bowie ... Sepertinya mengendorkan pengawalan untuk acara ini, adalah kesalahan. Kau mengerti maksudku, bukan?"
Antony Reyes dan Ted Bowie menatap sebentar pada Noah lalu, kembali melihat pada Rob yang kini berjalan menaiki tangga ke atas panggung.
Saat ini, keduanya bisa merasakan bahwa Rob memang sangat berbahaya. Di lihat dari mana saja, jelas bahwa pria itu telah siap dengan semua ini.
Terlebih, saat keduanya melihat bagaimana cara Rob mematahkan leher pria yang memiliki ukuran tubuh yang sama besar dengannya, seolah itu bukan apa-apa.
"Dia berada di level Raja, bukan?"
Antony Reyes menganggukkan kepalanya, kemudian berkata. "Ya, aku yakin dia berada di tingkat akhir ... Bahkan, mungkin sudah pada tahap selanjutnya."
Old Ted langsung mengangguk mengerti. Saat ini, demi membangun rasa kepercayaan, World Order sengaja mengendorkan keamanan. Namun, mereka tidak menyangka orang seperti Rob Grizzly, akan datang dan sekarang, sedang mengambil alih acara ini.
"Berapa orang yang bisa kau hadapi?"
Antony Reyes mengamati semua anggota Rob Grizzly yang sudah berdiri di bawah panggung, seolah mengepung tempat itu.
Dia tampak berpikir sejenak, lalu menggelengkan kepalanya. "Alex dan Antonius, mungkin bisa menghadapi beberapa. Aku dan kau bisa mengatasi sisanya. Masalah, bukan itu ... Mereka datang dengan persiapan."
Mendengar Antony Reyes mengatakan itu, Ted Bowie mengangguk mengerti. Dia mengedarkan pandangannya pada orang-orang yang ada di atas panggung.
Jika keributan terjadi, tentu saja prioritas mereka adalah keselamatan orang-orang tersebut.
"Sepertinya, jika kita memanggil, bantuan ... Mereka akan langsung bergerak. Bukankah begitu?"
Antony Reyes mendesah dan menggelengkan kepalanya. "Yah, aku juga memikirkan itu ... Jadi, bagaimana menurutmu?"
"Tuan Reyes ... Aku sudah berkomitmen menghabiskan sisa hidupku, untuk memastikan pemuda yang di sana, kepuncak tertinggi. Dan mereka yang ada di sana, adalah orang-orang yang akan membantunya. Jadi aku tidak perlu mengatakan sisanya, bukan?"
Antony Reyes menggelengkan kepalanya, dan tersenyum. "Ya, tentu saja ... Bahkan, Jia kita berakhir dengan sangat buruk hari ini, jangan biarkan siapapun menyentuh mereka ... "
Setelah mengatakan itu, Ted Bowie dan Antony Reyes sudah menetapkan prioritas utama mereka saat ini.
__ADS_1
Mereka menatap pada Antonius dan Alex. Ted Bowie langsung memberi tanda, yang langsung di jawab dengan Sedikit anggukan tanda keduanya sudah mengerti.
"Oh, benar-benar menggelikan ... "
Rob Grizzly kembali bicara dengan ketus, begitu dirinya berada di atas. Dia mengedarkan pandangnya pada semua petinggi World Order yang ada di sana, lalu berbalik untuk menatap pada semua orang yang ada di tribun?"
"Apa kalian benar-benar akan bekerja untuk para pecundang ini? ... Apa kalian tidak punya rasa malu, Huh?"
Mata semua orang terpaku pada Rob yang terlihat sangat kesal, menunjuk pada Semua yang berada di balik meja di atas panggung.
Noah mengedarkan pandangannya, memperhatikan semua orang yang ada di atas panggung, di tribun, lalu semua anggota Rob yang berada di bawah.
Terakhir, dia melihat pada Rob Grizzly yang tengah berbicara dengan membelakanginya.
"Sial ... Aku tak menyangka sebuah jaringan tidak memiliki kebanggaan, dan memilih untuk menjadi pengasuh bocah ingusan, hanya karena dia punya uang ... Kalian, benar-benar idiot yang memalukan!"
Saat mengatakan itu, Rob berbalik dan menunjuk langsung pada Noah. Tatapan pria itu terlihat begitu merendahkannya. Semua itu, disaksikan oleh semua orang tanpa berkedip.
Sebagian dari mereka, mulai memikirkan apa kata Rob Grizzly itu. Beberapa jaringan mafia memang mencari keuntungan sebesar-besarnya dalam bisnis. Akan tetapi, sebagian lainnya di bentuk dengan sebuah kebanggaan dan membawa kehormatan keluarga mereka.
Bekerja sama dengan pihak manapun, tidak penting itu baik atau buruk, asalkan mendapatkan keutungan, dan bisa membuat keluarga mereka tetap di pandang serta mendapat rasa hormat dari yang lain, tentu saja bukan masalah.
Menyadari perubahan raut wajah dari banyak orang bahkan sampai ada yang menunduk malu, Rob Grizzly mendengus kesal.
"Huh, benar-benar memalukan ... !!"
Setelah mengatakan itu, Rob akhirnya berjalan mendekat pada Noah. Pria itu hanya menatap padanya sebentar, lalu melihat pada Alice.
Sementara, Noah sempat melirik pada orang-orang Rob Grizzly yang tersenyum meremehkan, setelah mendengar pidato dari pemimpin mereka tersebut.
"Nona Alice Sanders ... Aku tidak sebodoh yang lainnya. Sekarang, suruh orang itu keluar dan kita selesaikan ini secepatnya!"
Kalimat yang di ucapkan Rob, membuat Alice mengernyitkan keningnya. Meski tidak bersuara menanggapinya, namun jelas wajahnya menyimpan tanda tanya.
"Hei, Jallang! ... Aku bilang, suruh orang yang berada di balik ini semua keluar dan selesaikan ini denganku. Jika dia bisa mengalahkanku, maka kalian bisa berbicara tentang Goldwest. Jika, tidak ... "
Rob Grizzly menggantung kata-katanya. Sekarang, dia tampak berpikir sambil menggelengkan kepalanya.
"Tidak, tidak ... Pengecut yang meminta seorang bocah untuk menjadi topeng di sini, tentu saja tidak akan berani keluar, apalagi menghadapi hal seperti ini ... "
Setelah mengatakan itu, dia kembali menatap pada Alice. "Ah, sudahlah aku akan mengurusnya nanti ... Kemari kau, B*****h ... !! Setidaknya, kau akan selamat, karena seseorang menginginkanmu ... !"
__ADS_1
Saat itu, semua orang yang ada di tribun, berusaha mencerna kata-kata Rob Grizzly. Tak lama, mereka mulai mengerti maksudnya.
Pria itu coba mengatakan bahwa, pemuda yang ada di atas podium itu, bukanlah the Ghost yang sebenarnya. Lagipula, hal itu terlalu luar biasa untuk seorang pemuda.
Sebagian besar menganggukkan kepalanya, menyetujui kesimpulan itu. Pasti ada seseorang yang tetap berada di belakang layar sedang menonton pertunjukkan ini, dan Rob Grizzly sedang mencoba memberi pesan agar orang itu menunjukkan diri.
Namun, sepertinya Rob Grizzly lagi-lagi benar tentang satu hal. Orang seperti itu pasti tidak akan keluar begitu saja.
Sibuk dengan pikirannya sendiri, dan hanya terfokus pada Alice dan kesimpulannya, Rob Grizzly tidak begitu memperdulikan keberadaan Noah di sana.
Hingga akhirnya dia sedikit terkejut, saat tiba-tiba saja pemuda tersebut sudah berdiri begitu dekat dengannya.
Rob Grizzly menatap tajam pada pemuda itu beberapa lama. Namun, tiba-tiba matanya sedikit melebar.
"Oh, sial ... Ini benar-benar lelucon menggelikan. Jadi, ternyata kau memang orangnya ... "
Noah hanya mengangkat sedikit dagunya, untuk menanggapi itu. Namun, sesaat kemudian, matanya menajam.
Rob Grizzly memang sudah berada level yang jauh berbeda dalam beladiri. Dia langsung tau dengan sedikit gerakan saja, seseorang akan menyerangnya.
Jadi, dia tidak menganggap Noah sebagai ancaman. Namun begitu, melihat gerakan pemuda di depannya ini, dia juga tau bahwa itu bukan kuda-kuda biasa.
"Sial ... Kau pikir, siapa yang kau hadapi bocah!"
Reflek, Rob Grizzly bergerak mencoba menepis serang itu. Dan sesaat kemudian, benturan langsung terjadi.
"Buk!!"
Dia berhasil mem-block pukulan yang di lancarkan Noah cepat cepat itu, dengan menyilangkan tangan di depan dada.
Rob Grizzly tersenyum, lalu kembali melihat pada pemuda itu sekali lagi. Akan tetapi senyumnya langsung hilang, karena saat itu Noah menatapnya sangat rendah.
"Lancang sekali kau dengan mulut busukmu itu, memanggil Alice-ku dengan sebutan seperti itu, brengsek ... !!"
Rob Grizzly langsung melirik ke kiri, dan menyadari sebuah kaki datang melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, mengarah langsung tepat ke wajahnya.
Matanya langsung terbelalak, sebelum akhirnya hanya sempat mengumpat.
"Oh, Sial ... !!"
"Brukk ... !!"
__ADS_1