World Order System : The Mafia

World Order System : The Mafia
Informasi Yang Tak Terduga


__ADS_3

Sempat menikmati keterkejutan keduanya, akhirnya Antony Reyes berjalan mendekat sambil merentangkan tangannya dan tertawa.


"Hahahaha ... sungguh sangat mengejutkan, bukan? Sebenarnya, aku juga sangat terkejut mengetahui nama Jacky dan perusahaan ini, dia sebut ... "


Tentu saja keduanya terkejut dengan kedatangan sosok yang sudah sangat lama sekali tidak mereka lihat itu.


Antony Reyes, benar-benar seperti orang gila saat mendapati istrinya meninggal dunia karena sel-sel kanker yang menginfeksi darahnya.


Setelah mengebumikan istrinya, pria yang terakhir kali di dengar oleh Rick Langley telah keluar dari marinir itu, memilih untuk mendirikan jaringannya sendiri, dan tak pernah datang lagi ke kota ini.


"Paman, apa maksudmu saat mengatakan bahwa kau akan menjagaku?"


Tidak langsung menjawab pertanyaan Jack, Antony Reyes mengulurkan tangan, yang di sambut oleh Rick Langley.


"Sukurlah, tampaknya kalian semua baik-baik saja ... Hahahaha!"


Rick Langley jelas tau bahwa pasti ada sesuatu yang membuat orang seperti Antony Reyes bisa berada di kota ini, apalagi di kantornya ini.


"Antonio, pertanyaanku sama dengan Jack ... Apa maksudmu mengatakan itu?"


Masih mengabaikan pertanyaan Rick, kini Antony Reyes berbalik menoleh pada Jack Langley yang menatapnya dengan wajah kebingungan.


"Kau sudah besar Jack ... Biar ku tebak, baru-baru ini, kau pasti bertemu dengan seorang pemuda, yang sangat menakutkan, bukan? Hahahahahaha ... "


Mata Jack langsung melebar saat mendengar kata-kata dan melihat bagaimana ekspresi Antony Reyes saat mengatakan itu.


"Ja-jadi ... K-kau ... Kau, mengenalnya?"


Sambil menepuk bahu Jack, Antony Reyes mengangguk. "Ya, dan dia lah yang mengutusku ke sini ... Hahahaha ... "


Melihat keduanya, Rick Langley mengerutkan kening, tampak kebingungan. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang dua orang ini bicarakan.


"Kenal? ... Maksud kalian apa?" Sempat menatap pada Jack dan Antony Reyes bergantian untuk beberapa kali, akhirnya tatapannya berhenti pada suami kakaknya itu. "Antonio ... Siapa orang yang kalian bicarakan ini?"

__ADS_1


Saat Rick menanyakan itu, senyuman langsung menghilang dan wajah Antony Reyes langsung berubah serius.


"Dia adalah seseorang, yang akan membawa kita ke tempat yang belum pernah di raih oleh satu orangpun, di negara bagian ini ... "


Dua hari berlalu, dan semua yang di rencanakan Noah berjalan seperti apa yang dia harapkan. Setidaknya begitulah yang kini sedang dia pikirkan.


Mengambil alih University of HighCopper, ternyata memberinya informasi lebih dari yang dia harapkan.


Dia harus mengakui kemampuan Stella dan kelompoknya dalam mengumpulkan data, sangat-sangat baik.


Saat ini saja, dia dalam ponsel yang selalu dipegangnya, Noah sudah melihat garis besar kemana arus pergerakan bisnis serta ekonomi di HighCopper bergerak.


"Zargosky ... Apa sebenarnya yang keluarga itu rencanakan."


Stella yang berada di dekatnya, mendengar gumaman yang tak sengaja Noah suarakan itu.


Sejak mengetahui bahwa Noah benar-benar telah mengambil alih kampus ini dengan begitu mudahnya, dan mendengar dari kakeknya bahwa Noah adalah orang yang mampu menggerakkan firma hukum besar di Negara Goldwest dengan satu panggilan telfon untuk mengurus semua berkas dan selesai hanya dalam tempo waktu lima belas menit saja, membuat gadis itu bahkan merasa kesulitan hanya sekedar untuk bernafas, saat berada di dekat pemuda ini.


Noah tersenyum saat mendengar bagaimana cara gadis itu kini bicara dengannya.


"Stella, ada apa denganmu? ... Sudah aku katakan, bersikaplah seperti biasanya. Lagipula, aku tidak memikirkan hal itu lagi."


Meski Noah mengatakan bahwa dia telah melupakannya, tentu saja tidak mudah bagi gadis itu untuk melakukan hal yang sama. Tidak pernah sekalipun dalam hidupnya seseorang dia biarkan mempermalukannya.


Namun, pemuda yang ada di dekatnya ini, melakukan dengan cara yang sangat luar biasa. Meski meminta semua orang yang menyaksikan kejadian itu merahasiakannya. Stella tetap gugup, jika dia akan melakukan sesuatu yang konyol lagi.


"Ya, ya ... Aku akan berusaha ... "


Noah mengangguk, mengerti. Jika dia ingat kembali, tentu saja akan sangat sulit bagi gadis ini untuk melupakan bagaimana seseorang bisa dengan mudah membeli apa yang selalu dibanggakannya tanpa dia sadari sebelumnya.


"Lalu, apa yang ingin kau kau katakan?"


Stella benar-benar tidak tau apakah ini penting. Karen Noah sama sekali tidak terlihat begitu berminat dengan hal ini.

__ADS_1


"Aku tidak tau apa hubungan mereka, tapi sepertinya hubungan Tobias, adik dari Nicholas Zargosky dengan salah satu gadis di kampus ini, tidak berjalan baik ... Beberapa orang sempat melihat pemuda itu menghancurkan sebuah mobil di yang terparkir di sebuah restoran sesaat setelah keduanya bertemu ... "


Saat mendengar Stella mengatakan itu, tiba-tiba saja otak Noah bekerja dengan cepat, seolah sedang mencari salah satu di dalam ingatannya tentang seseorang dengan nama keluarga Zargosky, dengan seorang gadis.


Stella langsung menyadari saat setelah dia mengatakan hal tersebut, Wajah Noah berubah menjadi sangat serius. Dia tidak tau apakah wajah tampan itu sedang marah, atau apa. Yang jelas, menatapnya saja membuat gadis itu merinding.


Sebelum dia sempat mengatakan bahwa mungkin memang apa yang dia katakan sangat tak berguna, dan ingin langsung meminta maaf karena telah mengatakan sesuatu yang konyol. Akan tetapi, pemuda itu langsung menyela dan bertanya dengan suara sedikit rendah.


"Katakan, siapa gadis yang kau maksud? ... "


Stella menelan ludah, sebelum akhirnya menjelaskan siapa gadis itu.


"Dia adalah ketua salah satu kelompok besar yang baru saja berdiri di kampus ini setelah dia pindah ke sini. Dia adalah anak dari pemimpin sebuah perusahaan yang berkembang dengan sangat cepat di kota ini. Nama gadis itu Ivy ... Ivy Clark ...  "


Pupil mata Noah sempat melebar, saat mendengar penjelasan dan nama gadis yang di sebutkan oleh Stella. Namun, dia tidak menunjukkan keterkejutannya saat itu.


Dia mengingat saat dia melihat Ivy dengan seorang pemuda masuk ke restoran, dimana saat itu dia dan Jack untuk pertama kalinya berbicara.


Berfikir mungkin bahwa Ivy memiliki hubungan dengan orang itu. Noah berpikir kehadirannya mungkin saja akan membuat Ivy menjadi terbebani jika gadi itu mengetahui bahwa dia juga di sana.


sebenarnya, Noah merasa heran karena sejak dia di sini, tak sekalipun dia melihat Ivy. Padahal, dia berniat menemui gadis itu sebelumnya.


Karena dia sudah mengetahui informasi ini dari Stella, Noah Berpikir untuk tidak memberi tahu bahwa dia sebenarnya mengenal Ivy. Sebaliknya, Noah bertanya.


"Jadi, apa yang terjadi dengan gadis itu?"


Stella merasa heran, karena Noah terlihat tertarik dengan informasi yang dia katakan. Tidak tau apa yang menarik dari ceritanya, namun gadis itu tetap menjawab dengan panjang lebar.


"Sejak saat itu, Ivy Clark tidak lagi terlihat ... Aku rasa, dia pasti sedang kesulitan. Lagipula, orang bodoh mana yang berani bermasalah dengan Tobias ... Gadis itu, terlihat sangat pintar, namun ternyata cukup konyol ... "


Noah ingin mengatakan sesuatu pada Stella, namun di saat bersamaan, ponsel yang sejak tadi dia pegang, tiba-tiba saja bergetar. Saat dia melihat nama pemanggil di layar benda itu, keningnya sedikit berkerut.


"Alice ... Ada apa?"

__ADS_1


__ADS_2