Aku, Apa Adanya

Aku, Apa Adanya
BAB 194 ~ Suka Sejak Dulu ~


__ADS_3

Ardy meraih tangan Nella dan mengajaknya untuk segera menghadiri acara reuni di sekolah SMA Nella dulu. Begitu tak percaya dengan apa yang terjadi, tubuh Nella hingga gemetar. Tak pernah terbayangkan laki-laki yang dulu hanya bisa dilirik-lirik dan ikut tertawa saat Ardy memberikan candaan saat mereka berkumpul.


Beberapa kali Nella bertemu dengan Ardy saat menjenguk Reana di rumah sakit. Nico dan kawan-kawannya hampir setiap hari datang berkunjung sementara Nella berganti dengan Bu Ridha Lia menginap di rumah sakit. Menurut Nella, tak akan ada yang menyadari, kalau dirinya selalu berharap bertemu dengan Ardy.


Mendengar kelakar keempat sahabat itu, Nella sangat suka terlebih lagi saat Ardy bicara. Sepertinya magnet pesona Ardy juga telah menarik hati gadis itu. Hanya saja, sikap Ardy masih tak peduli. Ardy masih suka berkumpul-kumpul dengan teman-temannya dibandingkan sibuk berpacaran.


Karena itu, lirikan mata Nella dan senyuman yang tak absen mengiringi candaan Ardy, tak disadari sedikit pun oleh laki-laki itu. Di saat satu sibuk dengan kehidupan masing-masing, barulah Ardy merasa sepi. Dito menikah pacarnya dan menjalani usaha. Rommy sibuk dengan karirnya sebagai orang kepercayaan di perusahaannya dan Nico telah menikahi gadis idamannya. 


Tinggallah Ardy yang merasa sepi. Usahanya lancar, setiap hari semakin banyak pelanggan. Namun, tak memiliki pendamping. Saat mantan adik kelasnya yang menjadi rekan kerjasamanya membuka menikah. Rasa sepi itu makin terasa. Puncaknya Ardy bercanda meminta dicarikan seorang gadis. Istri dari rekan bisnisnya itu pun mengenalkan Lisca.

__ADS_1


Melihat usaha Ardy yang begitu besar, Lisca langsung menunjukkan ketertarikannya pada Ardy. Hubungan mereka bahagia. Ardy memanjakan gadis yang masih tinggal di kost itu dengan membelikannya sebuah rumah minimalis. Semua itu belum, cukup Ardy membiayai seluruh kebutuhan hidup gadis itu.


Namun, perhatian Ardy tak cukup bagi Lisca. Begitu mengenal Nico, mengetahui apa yang dimiliki Nico membuat Lisca membandingkan apa yang didapatnya dengan apa yang didapat Reana. Rasa kagum Lisca berubah menjadi rasa ingin memiliki. Merasa dirinya pun pantas mendapatkan seorang seperti Nico. 


Hatinya pun berkhianat. Tak bisa lagi bertahan bersama Ardy. Meninggalkan laki-laki itu dan memilih pergi. Hatinya telah tertebak. Tak bisa lagi ditutupi. Lisca tak akan merasa nyaman untuk terus bersama Ardy selama Ardy masih bertemu dan berteman dengan Nico. Maka kisah pengkhianatan itu akan terus mengiringi perjalanan hubungan mereka.


Pengkhianatan itu membuat Ardy tak bernafsu lagi mencari pendamping hingga akhirnya Nico mengunjungi di kantornya. Nico meminta bantuan Ardy untuk adik kesayangan istrinya. Menemani Nella di acara reuni SMA nya.


"Aku cuma minta kamu temani dia di acara reuninya. Nggak suruh kamu jadi pacarnya. Nella itu banyak berjasa bagi kami. Jika bukan dia yang cerita pada Rommy alasan Reana menikah dengan Tn. Malvin. Mungkin saat ini kami tidak bisa bersama Dy. Setiap kali aku ada masalah, dia yang menjadi tempat curhatku. Tolonglah, aku sudah janji sama Reana. Dia anak yang baik. Nella itu …."

__ADS_1


"Siapa?" tanya Ardy seperti tertarik.


"Nella, dia pelayan …."


"Yang temani Reana di rumah sakit? Teman kerja Reana di restoran?" tanya Ardy mulai tertarik.


"Iya, dia itu. Dia tidak akan berani macam-macam. Dia anak yang baik," ucap Nico membujuk.


Ardy pura-pura berpikir. Nico tertawa melihat gaya sok serius temannya itu. Laki-laki itu melayang tinju perlahan di lengan Ardy. Mereka tertawa bersama. Tak lama kemudian Ardy menyanggupi. Mendengar itu, Nico langsung meminta Reana membantu menyiapkan penampilan Nella, agar sahabatnya terpesona oleh kecantikan Nella.

__ADS_1


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...


__ADS_2