
"Ayo, ayo maju orang tua. Ku patahkan tulang keroposmu itu…!" hardik Ferdy tertawa devil. Membuat ancang-ancang dengan gerakan-gerakan jingkatnya. Kali ini dia yakin bisa mengalahkan Ezra.
Ezra merasa perlu memberi pelajaran pada ingusan di hadapannya. Ia tak mengindahkan ucapan Zahra untuk pergi dsri tempat itu. Lagian bocah tengil di hadapannya tak akan membiarkan mereka pergi. Karena bocah tengil ini sedang dirasuki setan.
"By...!" Protes Zahra, tidak terima dirinya disuruh menjauh dari mereka. Dan Ezra siapa bertarung saat ini. Jangan salahkan dia, karena dia dari tadi sudah sabar dan tak mau meladeni bocah tengil di hadapannya.
"Terima ini..!"
Kaki panjangnya Ferdy langsung menyerang Ezra dengan tendangan mautnya. Saking kuatnya kakinya itu menerjang, menghasilkan angin yang membuat daun-daun kering melayang.
Hiyak
Hiyak
Hiyak
Tiga tendangan bisa dielakkan Ezra dengan memundurkan tubuhnya dari tendangan Ferdy. Ferdy yang kesal, terus saja maju menendang Ezra. Dan kali ini dia akan membuat tendangan tinggi.
Ezra tak mau berlama-lama dalam perkelahian ini. Dia menangkap, memblok tendangan Ferdy dan dengan cepat membalas tendangan itu dengan sekuat tenaganya Ezra, sehingga Ferdy terlempar jauh sejauh-jauhnya dan kini bocah tengil itu nyangkut sudah di atap pondok yang terbuat dari alang-alang.
__ADS_1
Waaaaww.....
Tepuk tangan sorak penuh kekaguman terdengar sudah di taman belakang itu. Ternyata siswa/i sudah pada berkerumun menyaksikan perkelahian singkat, menegangkan dan sangat kren itu.
Ezra tidak menyadari kalau mereka sudah jadi tontonan. Dia juga tak tahu, bahwa aksi krennya sudah disiarkan langsung diberbagai media sosial.
"Waaaaww.... Amazing.. Kren... Sumpah!" ujar seorang siswa berwajah oriental. Anak itu memberi empat jempol pada Ezra. Gaya Ezra melumpuhkan lawan sangat keren.
Dan Ferdy yang masih nyangkut di atap pondok itu, jadi bahan olok-olok an. Ditertawakan, harusnya dikasihani dan dibantu untuk turun. Tapi ini malah ditertawakan.
Zahra yang sempat mematung melihat adegan ekpres mematikan itu, kini tersadar sudah, karena mendengar suara tawa yang riuh itu. Matanya yang memerah karena menahan sedih dan takut, menatap ke atas pondok. Di atas sana sudah nyangkut pria yang pernah dicintainya. Zahra berlari ke arah pondok. Ezra terheran-heran melihat kelakuan Zahra yang memohon-mohon pada orang-orang yang ada di tempat itu untuk menurunkan Ferdy.
"Halwa...!"
Ezra kesal, karena istrinya itu terlihat sangat mengkhawatirkan bocah tengil yang sok jago itu.
"By.. tolong Ferdy!" pintanya pada Ezra yang kini menyeretnya agar pergi dari tempat itu.
Suara sumbang dari para penonton tak dihiraukan Ezra lagi. Dia harus cepat pergi dari tempat itu. Meminta Bimo memeriksa postingan di media sosial. Jangan sempat gara-gara insiden ini, membuat semuanya jadi kacau.
__ADS_1
"Ada apa ini? apa yang terjadi?" ujar seorang guru berjenis kelamin laki-laki. Proses ujian telah selesai dan sebagian guru sudah pada pulang. Jadi, guru datang disaat perkelahian telah usai.
"Ada apa ini? astaga.... Ferdy.... kenapa kamu malah tidur di sana?" ujar seorang ibu guru. Kali ini ada empat guru yang ada di tempat itu.
Ezra tidak mau membuang waktu di tempat itu. Zahra terlihat seperti tidak mau pergi dari tempat kejadian perkara. Kali ini Ezra tak mau bersabar lagi. Pria itu membopong Zahra laa bridal style.
"By... Turunkan aku By. Kita harus tolong Ferdy." Ujar Zahra dengan berurai air mata, berontak agar Ferdy menurunkannya.
"Sekali lagi adek sebut namanya. Maka aku tak akan pernah muncul lagi di hadapanmu!" tegas Ezra dengan tatapan matanya yang tajam. Pria itu kini menghentikan langkahnya. Bersiap melepas Zahra, apabila ingin menghampiri Ferdy.
Zahra terdiam, ucapan suaminya itu terdengar tak main-main. Akhirnya wanita itu pasrah dalam gendongan Ezra. Zahra seperti itu, karena dia kasihan pada Ferdy.
"Pak Ezra, berhenti..!" Wali kelas Ferdy dan Zahra terlihat mengejar Ezra yang sudah jauh melangkah.
"Bapak tak boleh pergi, ini semua perlu penjelasan." ujar Wali kelas yang berjenis kelamin pria itu
"Tanyakan padanya, masalahnya apa." Ujar Ezra penuh kewibawaan, menoleh kebelakang, ternyata Ferdy sudah diturunkan.
TBC
__ADS_1
Like coment positif dan vote. Raih give away pulsa 20 RB.