Istri Liar Sang CEO

Istri Liar Sang CEO
Bab 58 Musim 2 Mencintai Adik Sepupu


__ADS_3

Beberapa saat yang lalu, di kamar yang akan ditempati Nagi. Hilda masih merengek dan bergelayut manja di lengan Nagi. Hilda yang merupakan Kakak sepupu bagi Nagi, tidak menempatkan perasaannya sebagai kakak sepupu melainkan sebagai seorang perempuan yang menyukai lawan jenisnya.



Nagi tumbuh besar di rumah Naga. Sejak kedua orang tuanya berpisah, Nagi ditelantarkan. Baik ibu atau ayah Nagi, tidak ada yang peduli dengan nasib Nagi. Beruntung Pak Hasri dan Bu Hilsa mau merawatnya. Bu Hilsa tidak keberatan Nagi tinggal dan dirawat bersama anaknya. Lagipula saat itu Bu Hilsa baru memiliki anak satu yaitu Naga. Saat itu usia Nagi baru dua tahun, kondisinya sangat memprihatinkan. Nagi menangis di pangkuan Bu Hilsa seakan tahu kondisi kedua orang tuanya yang berpisah.



Beruntung saat itu Naga yang usianya jauh lebih tua sembilan tahun, sangat senang dan menyambut kehadiran Nagi. Naga menjadi terhibur sejak kehadiran Nagi, Naga juga sangat sayang pada Nagi. Sejak saat itu Naga dan Nagi seperti layaknya adik dan kakak. Naga selalu melindungi Nagi. Dan untungnya Nagi tidak rewel dan tidak merepotkan.



Menginjak usia Hilda 15 tahun, Bu Hilsa selalu mempercayakan Nagi untuk antar jemput sekolah, sebab Bu Hilsa sangat khawatir jika Hilda pulang sendiri. Sejak itulah Hilda merasa ketergantungan dengan Nagi dan timbul perasaan cinta pada Hilda remaja pada Nagi yang saat itu sudah kuliah dan menginjak usia 23 tahun. Namun saat itu Nagi tidak pernah tahu bahwa Hilda memendam rasa cinta untuknya. Setiap pulang sekolah, Nagi selalu mampir ke toko es krim dan membelikan es krim kesukaan Hilda.



"Kak Nagi, ayo bukain es krimnya, kita makan satu berdua saja, ya, es krimnya," rengek Hilda seraya menyodorkan es krim untuk dibuka Nagi. Nagi tidak pernah membantah selalu mengabulkan permintaan Hilda.



Setelah es krim itu dibuka, Hilda mulai menyuap pada mulutnya, lalu memberikan ke mulut Nagi. Awalnya Nagi menolak, tapi atas rengekan Hilda akhirnya Nagi mau dan mengikuti maunya Hilda. Es krim pun digigit mulut Hilda setelah itu ke mulut Nagi. Sampai pada gigitan terakhir merupakan bagian Nagi, dan di sini ide ekstrim Hilda muncul, dia berusaha meniru sebuah adegan film yang dibintangi salah satu aktor Korea kesayangannya yang ikut menggigit es krim yang terakhir.



Sehingga yang terjadi, sebuah gigitan dari bibir ke bibir terjadi tanpa diduga. Hasrat liar Hilda mendadak timbul, Hilda bukan melepaskan, dia menahan pagutan itu dengan melingkarkan tangannya di pinggang Nagi. Sejenak Nagi tersentak dan terpaku tidak percaya apa yang sedang dilakukan Hilda dan dirinya. Bahkan Nagi merasa Hilda memberikan peluang untuknya membalas ciuman itu.



Satu menit, debaran jantung keduanya sama-sama berdetak kencang. Hilda kemudian melepaskan ciumannya dan tangannya di pinggang Nagi.


__ADS_1


"Kak Nagi, ini ciuman aku yang pertama dengan seorang cowok. Kak Nagi telah menodai bibir ini untuk yang pertama kali. Jadi, mulai saat ini kita harus pacaran. Aku dan Kak Nagi pacaran," ujarnya penuh dengan nada paksaan. Nagi tiba-tiba tersentak, dia seolah tersadar dari sebuah mimpi.



Ciuman tadi bersama Hilda, entah kenapa sangat berkesan dan saat ciuman itu terjadi dengan durasi yang lumayan lama, ada getaran dalam dada Nagi yang terpanggil, getaran cinta yang selama ini tidak pernah ada untuk siapapun kecuali Diara sang Sekretaris yang kini bekerja di kantor Papa Hasri, jakarta.



Diara, gadis baik dari kampung yang baru bekerja satu tahun di kantor Papa Hasri. Nagi mencintainya. Namun Diara tidak pernah membalasnya, alasannya karena dia ingin fokus bekerja membantu ibunya yang seorang janda di kampung. Niat mulia gadis lugu itu menarik simpatik dan rasa cinta dalam diri Nagi. Tapi apa dikata, Diara tidak mau membuka hatinya untuk Nagi.



"Saya mohon Pak Nagi, biarkan hubungan relasi kita dalam sebuah pekerjaan tetap berjalan apa adanya, tanpa diembel-embeli hubungan di luar pekerjaan. Saya di sini hanya ingin fokus dalam bekerja. Saya bawahan Anda dan Anda atasan saya," ujarnya sebagai ungkapan penolakan yang Nagi anggap sangat formal.



Nagi patah hati, dan kecewa dengan penolakan Diara. Untuk melupakan kekecewaannya, Nagi yang masih diberi wewenang sebagai Manager Marketing di perusahaan Papa Hasri, memutuskan mengambil cuti dengan waktu yang lumayan lama yaitu dua minggu. Dan kedatangannya ke Bandung merupakan target liburannya. Dia akan menghabiskan liburannya di kota Bandung.




"Bagaimana, Kak, tawaran aku? Kita pacaran saja, tapi jangan ketahuan Papa atau Mama atau Kak Naga dan seisi rumah ini. Bagaimana?" ulang Hilda sembari memberikan kerlingan di matanya membuat dada Nagi semakin bergemuruh.



"Tapi, De, kita tadi sudah melakukan hal diluar nalar. Kita ini saudara dan sepupuan, Kak Nagi sayang kamu sejak dulu, tapi bukan sebagai pacar." Nagi berusaha menyangkalnya di mulut, tapi di hati tidak, seperti ada magnet yang mengajaknya untuk lebih dari sekedar menyayangi sebagai saudara sepupu.



"Kita jadian saja dan pacaran, bagaimana? Kak Nagi masih single, aku juga. Malah sejak usia aku 15 tahun aku sudah menyukai Kakak, dan tahu tidak cita-cita aku adalah memacari Kakak dan menikah bersama Kakak," ungkap Hilda membuat Nagi terhenyak atas pengakuan polosnya.

__ADS_1



"Benarkah, maksudnya benarkah kamu punya perasaan itu sejak usia kamu 15 tahun?" Nagi mencoba meyakinkan.



"Bukan perasaan itu, Kak. Tapi perasaan cinta," ralat Hilda sembari menatap lekat wajah Nagi yang benar-benar tampan mempesona.



"Aku tidak rela wajah tampan Kak Nagi dimiliki orang lain. Oleh karena itu, aku ingin memiliki Kakak seutuhnya. Seumpama Papa dan Mama tidak mengijinkan, lebih baik kita bina hubungan backstreet saja," ungkapnya memberi saran.



Sejenak Nagi geleng-geleng kepala ingin menyangkal, tapi hatinya begitu gembira mendengar ungkapan gadis cantik di depannya ini.



"Kita sepupu, De. Kedudukan kita dalam hubungan darah adalah, aku adik sepupu kamu dan kamu kakak sepupu aku."



"Dalam agama kita dibolehkan Kak menikah antara sepupu, daripada Kak Nagi jaiu-jauh mencari jodoh yang belum tentu jelas, lebih baik aku yang di depan mata," ujarnya masih terdengar memaksa.



"Iya, Kakak pernah mendengar akan hal itu bahwa saudara sepupuan boleh menikah. Tapi, Kakak masih belum yakin jika yang membina hubungannya adalah saudara sepupu dari ayah kita. Apakah aku boleh menjalin hubungan dengan kamu sebagai kakak sepupu aku? Kita lebih baik bertanya lebih jauh pada para Ustadz atau Ustadzah yang tinggi ilmunya biar tahu haditsnya."



Hilda yang mendengar semua perkataan Nagi barusan, tersenyum penuh harap. Sebab apa yang dikatakan Nagi barusan seakan memberi peluang untuk dirinya bisa menjalin hubungan lebih serius dibandingkan cuma hubungan saudara sepupuan bellaka.

__ADS_1


Boleh nggak sih saudara sepupuan menikah, yang mana anak-anaknya ini merupakan anak dari bapaknya yang adik kakak? Yang perempuan anak dari kakak bapaknya si laki-laki? Yang paham jawab ya, Author masih dangkal pengetahuan agamanya, takut salah....


__ADS_2