
Pagi ini Zila sangat bahagia, sebab ini kali pertama dia akan ke kantornya Naga. Naga sangat tidak keberatan mengajak Zila ke kantor. Naga juga berjanji akan mengumumkan bahwa dia sudah menikah kembali, tapi tidak dalam waktu dekat ini. Naga masih merahasiakan pernikahannya, sebab ada sebuah misi dan demi keselamatan Zila sendiri.
"Apakah Kak Naga tidak keberatan kalau aku ikut ke kantor? Lalu bagaiman dengan orang-orang kantor, bukankah mereka tidak tahu bahwa Kak Naga sudah menikah lagi?" tanya Zila sedikit ragu.
"Tidak usah ragu atau khawatir, biarkan itu menjadi urusanku. Kamu cukup santai saja, nanti juga semua orang akan tahu siapa kamu dengan sendirinya. Tapi untuk saat ini, aku belum mau mengumumkan siapa kamu sebenarnya pada orang kantor, sebab ...." Naga berhenti seakan ragu untuk melanjutkan kata-katanya.
"Sebab apa, Kak?" Zila penasaran sembari menatap Naga.
"Aku mau jujur sebelum meneruskan kata-kataku," jedanya.
"Jujurlah, aku lebih suka Kak Naga jujur walau akan menyakitkan daripada bohong tapi lebih menyakitkan," ungkap Zila. Naga menatap Zila dengan ragu dan khawatir.
"Ayolah, tidak perlu ragu. Kak Naga jujurlah sama aku, aku akan berusaha menerima dengan hati yang lebih terbuka jika Kak Naga jujur."
"Baiklah." Naga diam sejenak untuk mengatur nafasnya. "Sebenarnya bukan aku tidak ingin terbuka pada orang kantor kalau kamu adalah istri aku dalam watu dekat ini, tapi karena suatu hal yang mendadak datang, aku memutuskan memberitahukan kamu pada orang kantor ditunda dulu. Aku akan membiarkan mereka perlahan-lahan tahu sendiri siapa kamu tanpa aku beri tahu, bagaimana, apakah kamu tidak keberatan?"
__ADS_1
"Lantas kenapa harus begitu, Kak? Apakah Kak Naga malu menikah denganku?" duga Zila sedikit terlihat kecewa.
"Bukan begitu, Sayang. Itu tidak benar. Aku ada misi khusus dan siasat di balik semua ini. Karena seseorang di masa lalu aku justru datang dengan tiba-tiba dan mendatangiku ke perusahaan Naga Group Bandung," ungkap Naga jujur. Sejenak Zila keheranan dan penasaran siapa sebenarnya orang yang dimaksud Naga? Apakah Dila mantan istrinya?
"Dila mantan istriku tiba-tiba datang kemarin ke perusahaan. Aku sangat terkejut dan marah sebab tanpa seijinku dan tanpa undangan dari perusahaan Naga Group, Dila datang mengatasnamakan dirinya sebagai Investor bagi perusahaan Naga Group, sementara Naga Group tidak sedang memerlukan investasi dari siapa-siapa?" ungkap Naga jujur. Zila melihat pada kedalaman mata Naga, tidak ada kebohongan di situ.
"Lalu apakah Kakak serta staf direksi menerimanya?" Zila ingin menggali lebih dalam mengenai sikap Naga terkait kedatangan mantan istrinya ke Bandung. Kemarin-kemarin saat Naga menandatangani kerja sama dengan beberapa kliennya di Surabaya, Dila tiba-tiba ada di sana, dan berusaha ingin menjebak Naga. Dila seakan dikirim untuk merintangi jalan Naga, atau justru ini ujian bagi pernikahan Naga dan Zila dengan hadirnya Dila.
"Lalu keuntungan atau kerugian apa yang akan aku dapatkan dari merahasiakan pernikahan kita dari orang-orang kantor termasuk Dila mantan istri Kak Naga?"
Demi keselamatan kamu tentunya. Dari tindakan yang tidak menyenangkan Dila, sebab aku merasa Dila akan berbuat sesuatu yang tidak baik jika mengetahui bahwa kamu adalah istriku. Biarkan dia tahu dengan sendirinya, itu lebih baik. Aku hanya akan mengenalkan kamu sebagai teman dekat yang berperan sangat dominan. Jadi, tugas kamu adalah membuat dia semakin dilanda cemburu dan kecewa serta ingat akan pengkhianatannya dulu, supaya dia merasakan pedihnya bagaimana rasanya sakit hati," papar Naga terlihat berambisi.
"Kakak ingin balas dendam pada dia lewat aku?" tanya Zila penasaran.
__ADS_1
Bisa jadi. Itu salahnya sendiri yang datang menghampiri untuk kembali menggangguku dan berusaha mengambil hatiku. Jad, tidak ada salahnya jika aku memanfaatkan istriku sendiri, bukan? Sebelum dia berhasil dengan rencananya, lebih baik aku menggagalkan lebih dulu rencananya." Naga mengakhiri penjelasannya terhadap Zila sehingga Zila paham.
"Baiklah, sampai di sini aku paham, meskipun aku belum bisa diperkenalkan ke publik demi kebaikan dan balas dendam Kakak," setuju Zila sepakat dengan siasat yang akan dijalankan Naga. Walaupun demikian, Zila memang sedikit kecewa, tapi dia kan mencoba mengikuti rencana suaminya jika itu memang kebaikan baginya juga kebaikan bagi Naga.
Atas kesepakatan yang telah disepakati bersama, Naga dan Zila akhirnya pergi bersama dengan Zila ke perusahaan Naga Group. Beruntungnya Zila dalam kondisi baik-baik saja, malah Zila seakan tidak merasakan sedang hamil. Rupanya sang jabang bayi sedang mendukung san Ibu dalam menjalankan aktivitasnya sekarang ini.
Mobil memasuki kawasan pabrik besar yang ada di kota itu, lalu memasuki area parkir. Naga dan Zila segera keluar dari mobil Naga yang mewah keluaran terbaru. Sambil berjalan menuju ruang office, Zila tidak henti-hentinya mengagumi keadaan pabrik yang kokoh dan luas serta bertingkat. Ternyata sekaya ini suaminya. Zila tidak menduga dia berjodoh dengan lelaki kaya raya seperti apa yang selama ini diimpikannya bersama Kobar, pamannya.
"Sayang, jalannya biasa saja, jangan sambil ternganga seperti itu, nanti orang-orang salah mengartikan rasa kekagumanmu terhadap pabrik ini," tegur Naga mengingatkan seakan tahu apa yang sedang Zila pikirkan.
"Aku sangat terkagum-kagum dengan pabrik dan semua yang Kak Naga miliki ini. Ternyata cita-cita aku sejak dulu bersama paman Kobar akhirnya terwujud juga, yaitu menikah dengan pria kaya raya untuk membayar hutang paman Kobar pada rentenir." Pengakuan Zila mengingatkan Naga kembali pada kenangan saat dirinya bersama anak buahnya turun tangan menangani Juragan Desta yang memberikan pinjaman dengan cara mencekik sang peminjam.
Saat itu hutang Kobar yang menurutnya sudah mencapai 500 juta, harus lunas akibat Naga dan anak buahnya yang melakukan tindakan yang sudah tepat, sehingga Juragan Desta melunaskan hutang orang-orang termasuk Kobar yang dibungakannya secara tidak wajar. Entah kenapa, ketika berhadapan dengan anak buah Kobar, orang-orang Juragan Desta termasuk dirinya merasa ketakutan setelah melihat lambang tato di tangan anak buahnya Naga. Di situ Naga dianggap sudah sangat berjasa bagi Kobar dan orang-orang sekitar yang meminjam uang pada Juragan Desta, karena berkatnya hutang mereka lunas dan bunganya dihapuskan.
__ADS_1
Naga dan Zila memasuki office, seorang Resepsionis seumurannya menyambut Naga dengan sopan. Naga membawa Zila pada sebuah lift menuju ruangan CEO di lantai 6. Pada saat memasuki lift, tidak diduga Naga bertemu orang dimasa lalunya yang telah menyisakan luka dan membuat luka itu merekah kembali. Siapakah dia?